Kaskus

Story

natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.

Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.


I Am (NOT) Your Sister

Big thanks to quatzlcoatlfor cover emoticon-Smilie

Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
imamarbaiAvatar border
pulaukapokAvatar border
itkgidAvatar border
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465K
3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
#145
A Part 10
Aku harus bilang apa sama ayah ketika aku tidak bisa membawa kak Fe rumah sakit. Aku tidak mengerti apa yang dipikirkan kak Fe, bukannya mengkhawatirkan ibunya, dia malah ingin masuk ke rumah. Egois!

Aku sudah cukup capek hari ini, aku tidak mengerti jalan pikiran kak Fe. Untuk pertama kalinya aku merasa kesal dengan kak Fe, dia itu kenapa ? Selama ini aku selalu berusaha untuk mencuri perhatiannya kepadaku, aku ingin lebih dekat dengan dia, terutama karena kita sekarang kita keluarga. Aku ingin menjadi adiknya.

Aku putuskan untuk segera pergi meninggalkan rumah. Di jalan aku masih memikirkan apa yang merasuki kak Fe sehingga dia cuek terhadap apa yang terjadi dengan ibunya. Padahal ibunya tidak henti-hentinya menceritakan dirinya dan memujinya, selalu. Aku sampai frustasi mengacak rambut-rambutku sendiri saking tidak mengertinya jalan pikiran kak Fe.

TID…TID… suara klakson mobil dari belakang, aku menoleh, mobil sedan warna hitam itu, aku sering lihat. Ketika posisi pintu depan berada tepat disamping kiri badanku, pengemudi mobil tersebut membuka kaca jendelanya, dan benar saja itu adalah kak Fe. Mobil sedan itu sering diparkir di garasi rumah dan jarang dipakai, makanya aku familiar dengan mobil itu.

Aku tidak percaya kalau orang yang mengemudi itu kak Fe, dia menyuruhku untuk segera masuk ke dalam mobil. Makin heran saja aku dengan pikirannya. Tapi, aku jadi lega, ternyata kak Fe masih peduli dengan ibunya.

Di dalam mobil aku memperhatikan kak Fe, dia yang masih mengenakan seragam SMA tampak panik dan khawatir.

“Beli makanan dan minuman, beliin roti keju dan susu cokelat buat gue.” Perintah dia ketika memberhentikan mobil di sebuah minimarket.
Aku segera turun dari mobil dan bergegas masuk ke dalam supermarket. Ketika di pintu masuk aku berpapasan dengan kak Bram yang hendak keluar…

Kami berpapasan untuk beberapa saat, tapi
aku buru-buru.

~********`

Sesampainya di rumah sakit, kami pun langsung pergi menuju ruangan ibu. Aku segera menemui ayah untuk menanyakan kabar ibu. Untungnya kata ayah, ibu sudah mendingan. Tak lama, aku masuk ke ruangan ibu untuk menemani ibu yang sedang tertidur. Sementara ayah dan kak Fe sedang membicarakan sesuatu di luar.

Hoammz… aku mengantuk, aku duduk disamping ibu tapi mataku sudah tidak kuat, aku sesekali menahan rasa kantuk ini supaya tidak tidur dalam posisi duduk.

“Ni, ayo pulang.” Ajak kak Fe membangunkan aku ketika aku hampir saja masuk ke alam tidur.

“Ayo, kak… aku gak kuat nih ngantuk.. pengen tidur cepat.. besok sekolah pagi ada pr yang belum aku kerjakan lagi…” Bicaraku sambil menguap dan sudah mulai ngelantur.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.