- Beranda
- Stories from the Heart
Aku mah gitu orangnya
...
TS
veronita
Aku mah gitu orangnya
Quote:
Quote:
Spoiler for penting:
Spoiler for index:
Diubah oleh veronita 23-07-2015 16:44
0
65.3K
469
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
veronita
#157
Part 16
Bel pulang sekolah belum berbunyi. Tapi diluar kelas sudah nampak Reno setia menunggu. Untuk ukuran seorang cowok boleh lah, pikirku dalam hati.
"lama yah nungguin aku? Hehehe" kataku dengan mimik sok cute sok imut dan sejenisnya
"gpp kok, haus ga? nih aku beliin jus jeruk..."
"hehehe makasih yah... Kamu tau aja..."
"aku hari ini ada jadwal latihan, pulang sore"
"pulang jam berapa? Aku juga mau ikutan ekskul modern dance, boleh yah?"
aku meminta ijin dengan Reno. Memegang tangannya seraya mendekatkan wajahku dipipi sebelah kiri Reno. Tak ketinggalan kedipan maut andalanku.
"hmm... Kalau itu nggak mengganggu sekolah kamu, iya boleh, tapi inget... Pelajaran tetap nomer 1"
"ok siap..."
sebenarnya aku gemes. Ingin mencium pipi Reno. Tapi situasinya kurang mendukung. Masih ada beberapa siswa berseliweran.
"aku siap-siap dulu ya kelapangan, nanti baliknya aku yang anter"
tiba-tiba Reno menyingkap poniku dan mengecup keningku. Setelah itu seperti biasa dia selalu mengacak-acak rambutku.
Setelah Reno berlalu, aku menoleh kekanan kiri. Mereka yang disekitar sini nggak mungkin buta. Pasti melihat Reno mencium keningku. Ah aku jadi tersipu. Untung saja nggak ada Jessy atau pun Ridho.
- - - - -
modern dance itu biasa dipakai di acara pembukaan suatu acara. Misalnya event olahraga, otomotif atau yang lainnya.
Ternyata susah juga kalau belum terbiasa. Hari ini aku mencoba latihan di aula sekolah. Belum ada 1 jam aku sudah merasa kelelahan. Seragam sekolah yang kukenakan kurang nyaman.
Dari luar aula tampak beberapa anak ekskul PA. Dari luar aula orang bisa melihat jelas aktifitas didalamnya. Ada beberapa jendela dengan kaca bening yang lumayan besar.
Jujur saja aku merasa sedikit risih awalnya jadi tontonan anak PA. Entah apa yang ada dipikiran mereka.
Ketika aku duduk dipinggir aula, Doni melintas. Mengenakan celana pendek, kaos tak berlengan. Dipinggangnya terlihat beberapa perlengkapan, sepertinya perlengkapan untuk latihan panjat tebing.
"ngapain pada disini? Gw kasih waktu berapa menit? Karena lo pada telat, 1 seri, 1x putaran, abis itu siap2 latihan"
Dengan tegas Doni menegur anggota-anggotanya yang sedari tadi malah asik menonton anak modern dance. Doni itu cool banget. Berwibawa. Aku hanya bisa sedikit melirik, dalam hati sedikit memuji.
Bel pulang sekolah belum berbunyi. Tapi diluar kelas sudah nampak Reno setia menunggu. Untuk ukuran seorang cowok boleh lah, pikirku dalam hati.
"lama yah nungguin aku? Hehehe" kataku dengan mimik sok cute sok imut dan sejenisnya
"gpp kok, haus ga? nih aku beliin jus jeruk..."
"hehehe makasih yah... Kamu tau aja..."
"aku hari ini ada jadwal latihan, pulang sore"
"pulang jam berapa? Aku juga mau ikutan ekskul modern dance, boleh yah?"
aku meminta ijin dengan Reno. Memegang tangannya seraya mendekatkan wajahku dipipi sebelah kiri Reno. Tak ketinggalan kedipan maut andalanku.

"hmm... Kalau itu nggak mengganggu sekolah kamu, iya boleh, tapi inget... Pelajaran tetap nomer 1"
"ok siap..."
sebenarnya aku gemes. Ingin mencium pipi Reno. Tapi situasinya kurang mendukung. Masih ada beberapa siswa berseliweran.
"aku siap-siap dulu ya kelapangan, nanti baliknya aku yang anter"
tiba-tiba Reno menyingkap poniku dan mengecup keningku. Setelah itu seperti biasa dia selalu mengacak-acak rambutku.
Setelah Reno berlalu, aku menoleh kekanan kiri. Mereka yang disekitar sini nggak mungkin buta. Pasti melihat Reno mencium keningku. Ah aku jadi tersipu. Untung saja nggak ada Jessy atau pun Ridho.

- - - - -
modern dance itu biasa dipakai di acara pembukaan suatu acara. Misalnya event olahraga, otomotif atau yang lainnya.
Ternyata susah juga kalau belum terbiasa. Hari ini aku mencoba latihan di aula sekolah. Belum ada 1 jam aku sudah merasa kelelahan. Seragam sekolah yang kukenakan kurang nyaman.
Dari luar aula tampak beberapa anak ekskul PA. Dari luar aula orang bisa melihat jelas aktifitas didalamnya. Ada beberapa jendela dengan kaca bening yang lumayan besar.
Jujur saja aku merasa sedikit risih awalnya jadi tontonan anak PA. Entah apa yang ada dipikiran mereka.
Ketika aku duduk dipinggir aula, Doni melintas. Mengenakan celana pendek, kaos tak berlengan. Dipinggangnya terlihat beberapa perlengkapan, sepertinya perlengkapan untuk latihan panjat tebing.
"ngapain pada disini? Gw kasih waktu berapa menit? Karena lo pada telat, 1 seri, 1x putaran, abis itu siap2 latihan"
Dengan tegas Doni menegur anggota-anggotanya yang sedari tadi malah asik menonton anak modern dance. Doni itu cool banget. Berwibawa. Aku hanya bisa sedikit melirik, dalam hati sedikit memuji.

Diubah oleh veronita 30-05-2015 08:39
pulaukapok memberi reputasi
1
