Kaskus

Story

whiteshark21Avatar border
TS
whiteshark21
[ Science Fiction ] CODING A LIFE
[ Science Fiction ] CODING A LIFE


Quote:



Spoiler for Daftar Isi - Coding A Life:



Please Kindly Enjoyemoticon-Toast
Diubah oleh whiteshark21 25-10-2015 02:27
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
16.5K
84
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread2Anggota
Tampilkan semua post
whiteshark21Avatar border
TS
whiteshark21
#46
[Chapter 19 ] - The Second One
kaskus-image


Terlihat sebuah artikel dengan foto gedung terbakar tercetak pada potongan koran yang Ari pegang.
"ini.. apa?" tanya Ari.
"sebuah komputer meledak dan menewaskan lebih dari 5 orang di sebuah gedung kantor" jawab Riki.
"hanya karena sebuah komputer?" tanya Ari lagi.

"yah,kejadiannya murni kecelakaan.. faktanya sebuah komputer saja dapat menewaskan 1 orang pemakainya karena ledakannya memang cukup kuat,berbeda dengan sebuah laptop yang mungkin hanya sampai luka bakar dan kerusakan organ tertentu" jelas Riki.
"..."
"namun kita tidak pernah tau ada barang apa saja di sekitar sumber ledakan tersebut,minimalnya benda-benda tersebut akan membuat api semakin besar"
"jadi ini yang diinginkan Henri?"

"Benar,kau bisa bayangkan semua komputer yang berada dalam keadaan menyala di dunia ini meledak secara serentak?"
"memangnya apa yang akan ia dapatkan jika melakukan hal itu?"
"sebenarnya targetnya hanya sebatas orang-orang penting saja,hanya saja.."

"hanya saja apa?"
"tempramen orang ini buruk sakali,jadi dia tidak perlu alasan apapun untuk melakukan hal itu jika memang ia mau"
"Sial,ini mengerikan sekali"
"Tidak ada cara lain,alasan terjadinya hal tersebut adalah karena teknik ini,begitu pula alasan hal tersebut dihentikan adalah juga karena teknik ini"

"kita bisa cegah hal ini kan?" tanya Ari menatap mata Riki dalam.
"secara langsung tidak bisa.. Henri bukan orang yang akan berhenti karena kata-kata saja" jawab Riki.
"tunggu.. apa maksudmu? apa sebenarnya yang kalian harapkan?" tanya Ari terkejut.
"Aku benci mengatakan ini.. kami pikir sebuah ledakan mampu mengcegah jutaan ledakan lainnya,bukan begitu?" jawab Riki menggelengkan kepala.

"!!?" respon Ari yang melihat Doni sedang berjalan menuju arah rumahnya.
"kau paham perkataanku barusan kan?" tanya Riki heran melihat Ari yang masih menoleh ke arah halaman depan rumahnya.
"Iya,aku paham.. dari pada itu untuk apa kakakmu kesini?" balas Ari yang membuat Riki juga menengok ke arah halaman depan rumah tersebut.
"yang benar? ..mana?" tanya Riki tak kunjung melihat yang dicarinya,sementara Ari berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah pintu yang menghubungkan tempatnya dengan ruang bagian dalam rumah.

"pintu depan tadi ku biarkan terbuka,jadi dia pasti sudah masuk" jawab Ari.
"heh,mau apa dia ke sini.. ayo cepat duduk,setidaknya pura-puralah sed-" balas Riki yang terhenti di akhir setelah menyadari apa yang sebenarnya dilakukan oleh Ari.
"yoo,di juga sudah di sini.." balas Ari sambil membuka pintu,dan terlihat Doni berdiri di baliknya dengan posisi tangan yang hendak menggapai gagang pintu.

"kau mengajari yang tidak perlu" komentar Doni yang ikut bergabung.
"tidak,aku tidak mengajari hal itu kok" balas Riki terhadap tuduhan kakaknya.
"aku sudah banyak mengerti tentang situasi ini" komentar Ari kembali duduk di kursinya.
"lalu? bagaimana latihannya?" balas Doni bertanya.

"Baru menulis text dengan kondisi HP terbalik" jawab Ari.
"kan sudah ku bilang itu hanya contoh" tanggap Riki.
"Lalu yang di sana?" tanya Ari.

"...kami juga baru memulai" jawab Doni.
"lalu kenapa kau ustru ke sini?" tanya Riki.
"entahlah... ngomong-ngomong sejak kapan kalian berteman? tinggal satu rumah bukankah berarti kalian teman dekat?" tanya Doni.
"sejak di universitas.. apa dia melakukan sesuatu yang aneh hari ini?" jawab Ari kembali bertanya.

"dia tidak beranjak dari tempatnya selama ber jam-jam,membaca lebaran demi lembaran dari buku-buku yang ia pilih" balas Doni.
"Dia memang seperti itu,jika saja memori manusia dapat menyimpan semua data yang telah dipelajari oleh mereka.. mungkin saat ini dia yang paling tau semuanya" jelas Ari.
"maksudmu,dia bukan hanya menguasai dunia pemrograman saja?" tanya Riki.

"bukan,pemrograman adalah ilmu terakhir yang ia pelajari.. dia melewatkan setiap hal yang bersangkutan dengan pemrograman dan lebih memilih ilmu yang lain.. aku khawatir dia justru telah menguasai kebanyakan ilmu yang di pelajari di semua fakultas" jelas Ari.
"semua?" tanya Riki lagi.
"hoh,apa kau pernah membayangkan jika seseorang berhasil menguasai semua ilmu pengetahuan?" tanya Ari.


Quote:


"dia hanya masuk selama 2 minggu di tahun pertama pembelajarannya,pendiam di kelas dan sangat tidak akrab dengan semua temannya" lanjut Ari.
"2 minggu.. lalu?" tanya Riki.
"saat itu aku belum mengenalnya.. jadi semuanya masih sama seperti yang ia ceritakan padaku" jawab Ari.
"apa yang terjadi padanya?" tanya Doni menambahkan.
"dia hanya tidak suka dengan orang yang main-main.. jadi dia memutuskan untuk meninggalkan kelasnya" jawab Ari melanjutkan ceritanya.

Quote:

"weh,membolos?" tanya Riki.
"yah,dalam hal ini dia hanya tidak peduli dengan sistem sekolahnya.. yang dia lakukan semenjak itu hanya mengurung diri di perpustakaan kampusnya" jawab Ari.
"berapa lama hal tersebut bertahan? bukankah ia pasti akan dikeluarkan kalau seperti itu?" tanya Riki.
"Yah,aku tidak tau apa yang orang ini lakukan dengan semua buku di perpustakaan.. tapi tepatnya pada ujian akhir semester 1 dia kembali muncul di depan teman-temannya" jelas Ari.


Quote:


"yoo... bertahun-tahun masa sekolahnya ia jalani dengan cara yang sama,mengunjungi perpustakaan maupun memesan langsung dari toko buku,hal yang terjadi selalu sama yaitu pemahaman yang luar biasa pada setiap bidang yang ia pelajari" lanjut Ari.
"dia satu universitas denganmu kan? bagaimana kalian akhirnya saling mengenal?" tanya Doni lebih lanjut tentang Ari.
"secara singkat saja,sebenarnya dia sudah lebih tau dari dosen-dosen yang mengajar di universitas kami.. siswa fakultas elektronik yang mempu mangimbangi semua fakultas lainnya,hanya terbatas dalam hal pemrograman" jawab Ari.

Quote:


"biar ku tebak,kau berhasil mengalahkannya karena kau menggunakan bahasa pemrograman milik Hasan kan?" kata Riki setelah mendengar cerita panjang dari Ari.
"Yah,tepatnya setelah kami lulus dari universitas.. sejak saat itu kami mulai akrab satu sama lain" balas Ari.

"Eh,mau kemana lagi?" tanya Riki melihat Kakaknya beranjak dari tempat duduk.
"sudah jam 9 lebih,aku ada janji" jawab Doni.
"yah,jangan bilang padanya kalau kau mendengar kisahnya dariku" kata Ari.
"hmm.." balas Doni mengiyakan.




di lain tempat,sebuah mobil berwarna hitam tengah parkir di depan rumah seseorang,sang supir nampak keluar untuk membukakan pintu belakang mobilnya.
"pagi-pagi sekali" sapa seorang gadis dari teras rumahnya.
"Ayo,seorang guru tidak boleh telat di hari pertamanya mengajar" balas seorang pemuda lewat kaca mobilnya yang terbuka.
"hmm.." balas gadis tersebut mengiyakan sambil berjalan memasuki mobil tersebut.

#Sisi yang berseberangan
Diubah oleh whiteshark21 09-08-2015 08:25
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.