Kaskus

Story

jayanagariAvatar border
TS
jayanagari
You Are My Happiness
You Are My Happiness


Sebelumnya gue permisi dulu kepada Moderator dan Penghuni forum Stories From The Heart Kaskus emoticon-Smilie
Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian emoticon-Smilie
Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.

Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan emoticon-Smilie




Orang bilang, kebahagiaan paling tulus adalah saat melihat orang lain bahagia karena kita. Tapi terkadang, kebahagiaan orang itu juga menyakitkan bagi kita.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.



Quote:


Quote:
Diubah oleh jayanagari 11-08-2015 11:18
rukawa.erikAvatar border
devanpancaAvatar border
gebby2412210Avatar border
gebby2412210 dan 49 lainnya memberi reputasi
48
2.2M
5.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
jayanagariAvatar border
TS
jayanagari
#3910
PART 129

Spoiler for OST:


Quote:


Anin memandangi gue dengan tatapan tak percaya, kemudian menutup mulutnya dengan sebelah tangan. Gue tersenyum memandangi Anin. Sosok yang telah gue rindukan selama ini. Berbulan-bulan gue gak melihatnya. Belasan ribu kilometer gue mengejarnya. Tiga negara gue singgahi untuk bertemu dengannya. Sekarang dia di sebelah gue, dengan segala hal yang gue sayangi.

Quote:


Anin mengalihkan pandangan ke danau yang berkilau di hadapannya. Dia menghela napas, dan kemudian menggosok hidungnya pelan dengan satu sisi telapak tangannya. Gue memandangi Anin. Dia masih seperti yang dulu, dengan rambut coklat kemerahan kesayangan gue. Bahkan gelang etniknya mengintip dari balik mantelnya. Gue menyadari bahwa bibirnya sedikit bergetar.

Quote:


Anin terdiam, membisu memandangi kapal-kapal kecil yang melintas di ujung seberang danau. Dia menggigit bibir, sambil menghapus air mata lembut yang mulai mengalir di pipinya. Gue masih menghapal kebiasaannya itu. Apabila dia menggigit bibir, hanya ada 2 kemungkinan, dia mau manja, atau dia menahan rasa sedih. Kali ini pasti yang terakhir. Kedua tangannya kembali dimasukkan ke dalam kantong mantel.

Quote:


Gue menunduk, dan memainkan jemari yang gue silangkan satu sama lain. Begitu banyak yang ingin gue ungkapkan ke Anin, tapi lidah gue terasa kelu. Segala angan dan pikiran itu hanya bermain-main di dalam kepala gue, tapi gak bisa gue ucapkan dalam kata-kata.

Quote:


Anin menangis perlahan, dan dia menghapus airmata yang jatuh di pipinya. Ingin rasanya gue menghapus airmatanya, seperti yang telah gue lakukan selama 5 tahun ini. Tapi kali ini gue gak bisa melakukan itu, dan itu sangat menyiksa gue.

Quote:


Anin menarik napas panjang, hidungnya berair ternyata. Entah itu karena dia kedinginan, atau karena menangis. Dia kemudian memandangi arah lain sambil mengedip-kedipkan mata, berusaha menyetop airmatanya yang masih mengalir.

Quote:


Gue tersenyum lembut, dan menegakkan punggung gue, kemudian membalikkan badan menghadap Anin.

Quote:


Gue menarik ransel yang sedari tadi gue letakkan di antara kaki. Gue buka ransel itu, dan merogoh salah satu kantong terdalam yang ada. Sambil merogoh itu gue berkata ke Anin.

Quote:


Gue mengeluarkan sebuah barang yang gue bawa dari Indonesia, berkelana di Eropa hingga akhirnya tiba di tepi danau Geneva. Sebuah barang kecil yang menjadi motivasi gue menempuh perjalanan panjang ini. Sebuah kotak kecil berlapiskan kain beludru berwarna biru tua.

Quote:


Anin memandangi gue, dan barang yang gue bawa di hadapannya. Kemudian bibirnya bergetar lebih keras, dan akhirnya runtuhlah pertahanannya. Dia menangis cukup keras sambil menutupi mulutnya. Dia kemudian memegang pergelangan tangan gue, yang memegang kotak cincin itu.

Gue tersenyum.

Quote:

Diubah oleh jayanagari 27-04-2015 14:44
khodzimzz
jenggalasunyi
pulaukapok
pulaukapok dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.