Kaskus

Story

natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.

Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.


I Am (NOT) Your Sister

Big thanks to quatzlcoatlfor cover emoticon-Smilie

Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
imamarbaiAvatar border
pulaukapokAvatar border
itkgidAvatar border
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465K
3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
#83
F PART 9

Gue terduduk lesu dan capek. Sudah lebih dari tiga puluh menit gue dibiarkan diluar. Kemana perginya orang-orang sialan ini. Kondisi rumah gelap gulita, lampu depan tidak dinyalakan, mau jadi rumah hantu kah ?

Gue memegang perut gue yang keroncongan. Aduh, lapar. Gue belum makan. Gue bangkit melakukan hal yang sama lagi, gue menggedor-gedor pintu, gue tendang pintu rumah, tapi tetap saja tidak ada yang merespon.

Hari semakin larut dan gue masih terdampar di luar. Suasana semakin sepi dan mencekam. Masa iya gue mesti tidur di teras depan?
Hoammm….. Gue mengantuk dan mata gue sudah tinggal beberapa watt lagi. Gue sudah pasrah. Gue tertidur di kursi.

~*****~~

Loh gue kok berada di sebuah jempatan kayu yang panjang. Gue berada entah dimana, gue liat keatas langit bewarna merah sedangkan gue lihat ke bawah melihat sebuah jurang terjal dan gelap. Jembatan itu semakin lama semakin bergoyang. Gue ketakutan setengah mati, takut jatuh !! Gue memegang tali jembatan dengan erat supaya tidak jatuh.

“Kak..bangun kak..”
“Ka..?”
“Kak..Fe.”
“huaaahhh…. Dimana-dimana aku?” Teriak gue kaget dan seketika bangun. Gue memegang kaos Ani ketika gue bangun. Pantes saja tadi itu mimpi, dan badan gue merasa bergoyang-goyang mau jatuh itu gara-gara Ani bangunin gue. Gue memelotinya. Dasar kurang ajar !!!

“Heh, darimana lo? Orang rumah pada kemana. Gue dari tadi magrib pulang dan gak rumah masih gelap gulita.”
“Gue di telantarin sendirian disini. Gue kayak gak punya rumah aja. Lo kagak tau gue kelaparan? Gue belum makan.”
“Ka…” Ujar dia sementara gue terus nyerocos kesal.
“Terus lagi lo kagak tau gue dari tadi digigitin nyamuk ? Lo kagak tau gue belum mandi dari pagi, heh?”
“Sudah kak…”
“Bokaplu dan ibu gue kemana juga?”
“Oh iya, jangan-jangan kalian bertiga pergi, terus mampir di rumah makan, sementara gue terlantar disini dan mati kelaparan.
“Lo tau klo sampe gue kenapa-kenapa… Gue.. bakal…”
“SUDAH CUKUP KAK!!!!!” Ani berteriak di depan gue. Gue langsung berhenti ngomong karena kaget.
“Ibu.. di rumah sakit kak…” Ujar dia sambil mulai menitihkan air mata.
“Hah?” Gue tidak percaya.
“Maksud looo?”
“Dari tadi sore kita menelepon kakak, tapi hp kakak gak aktip.”
“Aku cari ke sekolah gak ada, ke rumah kak Andrea gak ada.”
“Sudah lah, ayo ikut aku sekarang juga.”
“Ikut kemana?” Kata gue.
“Ke rumah sakit lah kak.”
“Heh….” Gue heran.
“Ibu dirawat di ICU.” Kata dia.
itkgid
itkgid memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.