- Beranda
- Stories from the Heart
I Am (NOT) Your Sister
...
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465.8K
3K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
natashyaa
#62
A Part 7
“Emang kak Felisha kenapa putus dengan kak Bram?” Tanyaku penasaran kepada rahmi di kelas ketika ibu guru sedang menerangkan nilai dan norma dalam Sosiologi.
“Kamu gak tau yah?”
“Iya aku kan gak tau.” Kataku.
“Kak Bram selingkuh dengan Susi jelas di depan mata kak Felisha. Waktu itu ketika sedang ada pensi di sekolah ini, kak Bram kan tampil di atas panggung, dia nyanyi. Terus tiba-tiba kak Felisha naik ke atas panggung saat itu juga lalu mengacungkan jari tengah ke arah kak Bram.”
“Masa?” Tanyaku lagi.
“Katanya sih, terus semua orang yang ada disana sontak kaget melihat kakakmu itu. Dan yang ngeband pun berhenti.”
“Terus sebab selingkuhnya gimana mi? Aku gak paham.”
“Aku juga gak tau. Aku juga kata orang.”
“Ah kamu mah…”
…….
“Hey kalian sedang ngobrol apa?” Kata bu Guru kepada kami.
“Ngomongin pelajaran ibu, Bu. Ya kan, mi?” Aku menginjakan kakiku ke kaki rahmi.
“Iya, bu.”
“Ngomongin apa?” Tanya ibu guru sekali lagi.
“Tadi aku sedang berdiskusi dengan Rahmi. Apakah suatu nilai sosial itu yang dianut itu sama disetiap masyarakat. Aku sedang mendiskusikan itu bu.” Kataku.
“Terus apa hasil diskusi kalian?” Tanya ibu guru lagi.
“Engggg…….” Aku tidak bisa menjawab.
“Apa mi?” Suaraku pelan.
“Mana aku tahu?” Balas dia juga berbisik pelan.
“Makanya perhatikan ketika ibu sedang mengajar, jangan mengobrol dan mengantuk.”
“Kalian kek kamar mandi, cuci muka kalian biar tidak ngantuk.”
“Baik.. Bu.”
Aku dan Rahmi pergi ke wc untuk mencuci muka. Padahal sebenarnya kami tidak mengantuk. Kami hanya sedang bergosip saja. Ketika aku sedang menunggu Rahmi, aku lihat seseorang didepanku sedang berjalan dengan kesal, menendang botol aqua plastik. Orang itu sangat ganteng menurutku.
“Hoi…” Rahmi membangunkan lamunanku.
“Lihat apa kamu…”
“Itu…”
“Apa..”
“Orang itu aku menunjuk ke arah dia.”
“Heh… itu loh kak Bram mantan pacar kakakmu.”
“Apa?”
……………………
“Kamu gak tau yah?”
“Iya aku kan gak tau.” Kataku.
“Kak Bram selingkuh dengan Susi jelas di depan mata kak Felisha. Waktu itu ketika sedang ada pensi di sekolah ini, kak Bram kan tampil di atas panggung, dia nyanyi. Terus tiba-tiba kak Felisha naik ke atas panggung saat itu juga lalu mengacungkan jari tengah ke arah kak Bram.”
“Masa?” Tanyaku lagi.
“Katanya sih, terus semua orang yang ada disana sontak kaget melihat kakakmu itu. Dan yang ngeband pun berhenti.”
“Terus sebab selingkuhnya gimana mi? Aku gak paham.”
“Aku juga gak tau. Aku juga kata orang.”
“Ah kamu mah…”
…….
“Hey kalian sedang ngobrol apa?” Kata bu Guru kepada kami.
“Ngomongin pelajaran ibu, Bu. Ya kan, mi?” Aku menginjakan kakiku ke kaki rahmi.
“Iya, bu.”
“Ngomongin apa?” Tanya ibu guru sekali lagi.
“Tadi aku sedang berdiskusi dengan Rahmi. Apakah suatu nilai sosial itu yang dianut itu sama disetiap masyarakat. Aku sedang mendiskusikan itu bu.” Kataku.
“Terus apa hasil diskusi kalian?” Tanya ibu guru lagi.
“Engggg…….” Aku tidak bisa menjawab.
“Apa mi?” Suaraku pelan.
“Mana aku tahu?” Balas dia juga berbisik pelan.
“Makanya perhatikan ketika ibu sedang mengajar, jangan mengobrol dan mengantuk.”
“Kalian kek kamar mandi, cuci muka kalian biar tidak ngantuk.”
“Baik.. Bu.”
Aku dan Rahmi pergi ke wc untuk mencuci muka. Padahal sebenarnya kami tidak mengantuk. Kami hanya sedang bergosip saja. Ketika aku sedang menunggu Rahmi, aku lihat seseorang didepanku sedang berjalan dengan kesal, menendang botol aqua plastik. Orang itu sangat ganteng menurutku.
“Hoi…” Rahmi membangunkan lamunanku.
“Lihat apa kamu…”
“Itu…”
“Apa..”
“Orang itu aku menunjuk ke arah dia.”
“Heh… itu loh kak Bram mantan pacar kakakmu.”
“Apa?”
……………………
ansari07 memberi reputasi
1
