Kaskus

Story

jayanagariAvatar border
TS
jayanagari
You Are My Happiness
You Are My Happiness


Sebelumnya gue permisi dulu kepada Moderator dan Penghuni forum Stories From The Heart Kaskus emoticon-Smilie
Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian emoticon-Smilie
Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.

Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan emoticon-Smilie




Orang bilang, kebahagiaan paling tulus adalah saat melihat orang lain bahagia karena kita. Tapi terkadang, kebahagiaan orang itu juga menyakitkan bagi kita.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.



Quote:


Quote:
Diubah oleh jayanagari 11-08-2015 11:18
devanpancaAvatar border
gebby2412210Avatar border
delet3Avatar border
delet3 dan 50 lainnya memberi reputasi
49
2.2M
5.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
jayanagariAvatar border
TS
jayanagari
#3181
PART 115

Beberapa hari setelah gue ketemu Sophia. Di rumah, gue duduk di depan TV sambil memainkan handphone gue di tangan. Gue lagi memikirkan kemungkinan untuk pergi ke Mumbai dan ketemu Anin disana. Gue samasekali belum pernah ke India, dan gue gak punya bayangan akan seperti apa kota Mumbai dan segalanya. Gue hanya berbekal informasi yang gue dapatkan di internet, termasuk alamat kantor Anin disana. Segala yang bisa gue dapatkan sudah gue catat di notes kecil milik gue. Tapi gue belum menceritakan rencana gue ini, kecuali ke Sophia.

Tami udah kembali ke rumahnya beberapa hari lalu, dan sekarang gue sendirian lagi disini. Gue beranjak dari sofa dan membuka kulkas, menemukan sekaleng minuman bersoda yang kemudian gue buka. Sambil berdiri di balkon dan memandangi jalanan dibawah, gue meneguk sedikit demi sedikit dari kaleng itu. Begitu banyak yang harus gue lakukan dan gue alami dalam waktu singkat. Sekali lagi gue harus berpacu dengan waktu, sebelum semua terlambat.

Gue merogoh kantong celana, dan mengambil handphone. Gue mencari satu nama, dan tanpa pikir panjang gue menelponnya. Menunggu beberapa saat, terdengar suara cewek di ujung sana.

Quote:


Gue langsung masuk kedalam, kemudian mandi dan bersiap-siap. 2 jam kemudian gue dan Sophia udah berada di dalam mobil milik Sophia, dan meluncur menuju salah satu mall. Gue yang nyetir waktu itu. Tanpa menoleh ke Sophia, gue bertanya pelan.

Quote:


Sophia terdiam, dan memandangi jalanan di hadapannya. Cukup lama. Kemudian gue dengar dia berbicara lagi.

Quote:


Di mall itu kami langsung menuju ke sebuah jewellery dan Sophia dengan antusias melihat-lihat seluruh etalase yang ada disitu. Para staf toko langsung mengerubungi kami, gara-gara Sophia antusias banget nanya-nanya. Ini yang mau beli siapa, yang semangat siapa, pikir gue gemas. Gue mencari-cari cincin yang pas, sementara Sophia mencari di sisi yang lain. Gue menemukan beberapa pilihan yang bagus, dan gue panggil Sophia.

Quote:


Sophia meneliti satu per satu, dan itu lama. Sampe bosen gue nungguin. Akhirnya pilihan dia jatuh di satu cincin platinum yang bertatahkan berlian kecil-kecil diatasnya. Gue tersenyum melihat pilihannya, karena diam-diam gue juga memilih itu. Gue sekali lagi menanyakan pendapatnya, dan pada akhirnya kami sepakat memilih cincin itu.

Esoknya, ketika gue sedang di mobil untuk menuju ke salah satu kantor mitra kerja gue, mendadak handphone gue berbunyi. Gue melihat identitas penelepon, ternyata dari Sophia. Gue angkat itu telepon.

Quote:


Mendadak gue harus ngerem karena mobil depan gue juga ngerem mendadak. Sialan, untung gak karambol. Salah gue juga sih, telepon sambil nyetir. Gara-gara itu untuk beberapa detik gue lupa kalo gue sedang menunggu jawaban dari Sophia. Baru gue membuka mulut untuk menanyakan ulang, terdengar suara Sophia dari ujung sana.

Quote:

jenggalasunyi
pulaukapok
chanry
chanry dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.