Kaskus

Story

VeronicasAvatar border
TS
Veronicas
★ MY ROOMATE ★
Halo Kaskusers sekalian, ijinkan aku bergabung disini. Aku ingin belajar menulis, dan semoga SFTH ini tempat yang tepat untukku dalam belajar menulis. Aku akan menulis sebuah cerita, ya cerita tentang pengalaman pribadiku. Aku sangat senang jika ada komentar, saran, dan kritik tentang tulisanku. Selamat membaca ya....


Quote:


INDEKS


Spoiler for indeks:
Diubah oleh Veronicas 31-12-2015 23:26
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
13.1K
140
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
VeronicasAvatar border
TS
Veronicas
#122
Seminggu setelah peristiwa kematian orang tua Wanda. Wanda akhirnya datang kembali ke kosan. Aku hanya dua hari saja menemani dia di rumahnya. Aku kembali ke kosan karena masih banyak hal yang perlu aku kerjakan yaitu, kuliah. Tentu aku senang dengan kembali Wanda, beberapa hari ini aku sendirian di kamar, tidak ada teman untuk bercerita lagi. Tapi tunggu, sepertinya ada hal yang aneh dengan dirinya. Iya memang benar datang sendiri, tapi ia datang mengendarai mobilnya sendiri. Aku yang ketika itu diluar akan menyambutnya melihat dirinya sedang merokok tatkala ia keluar dari pintu mobilnya. Kepulan asap muncul bersamaan dengan dia. Seketika aku hanya berdiri saja.

"Hei... Ag.."

"Bantu aku bawa barang-barangku." Pinta Wanda dari luar.

"Eh..iya." Aku agak canggung.

Setelah aku membawakan barang-barang Wanda yang sangat banyak, banyak sekali. Terutama makanan, aku harusnya girang. Tetapi yang menjadi pusat perhatianku adalah Wanda yang sedang merokok. Ia duduk di luar sambil bakar rokok. Aku pun menghampirinya.

"Wan, kamu gak apa-apa kan ?" Tanyaku heran.

"Don't worry, ini kebiasaan lamaku."

"......"

"Aku sengaja bawakan makanan itu, kesukaanmu kan?"

"Eh iya.. makasih Wan."

"Dan sekarang tenang aja klo mau main, aku bawa mobil. Kemana pun kau ingin pergi, jangan khawatir."

"Iya...Wan."

Entah kenapa saat itu juga aku merasa ada yang berubah dari dirinya. Dari ekspresi wajahnya yang kosong dan bicaranya yang menurutku tanpa emosi itu ada yang tidak beres. Aku kembali ke kamar dan membereskan barang-barang Wanda sambil sesekali memperhatikan Wanda di luar.

"Ag.... mau ikut gak ?" Seru Wanda.

"Kemana Wan?"

"Ikut sajalah..."

"Yaudah."

Aku segera mengambil sweater merah kesayanganku.

Waktu itu sore hari, Wanda mengajaku pergi ke tempat yang benar-benar aku tidak tahu. Tidak seperti kebanyakan orang, aku orang yang tidak suka berpergian atau hang out kemana pun, aku dasarnya anak rumahan apalagi di kota orang, aku tidak berani atau tidak menaruh minat sedikit pun untuk hang out.

"Mau kemana Wan?" Tanyaku kepada Wanda.

"Sudah.. temani saja aku."

Di dalam mobil pun Wanda terus mengisap rokok, entah habis berapa batang yang ia habiskan hari ini. Aku tidak menghitungnya. Aku tidak bermasalah dengan perokok, tapi aku baru pertama kali melihat Wanda merokok. Tidak ada obrolan yang terjadi diantara kita ketika berada di dalam mobil. Ketika itu hanya dihiasi lagu-lagu favorit Wanda.

"Kita.. sampai.."

...................


0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.