Kaskus

Story

pujangga1000Avatar border
TS
pujangga1000
Kelakuan Anak Kuliah
Kelakuan Anak Kuliah

Takut mati? Jangan hidup ~
Takut hidup? Mati saja... - Anak kostan

Quote:

Quote:

Buat ngobrol santai
(click!)Kamar 3A

Quote:


emoticon-rainbow----------------------------------------------------------------------------------emoticon-rainbow

emoticon-rainbow========================================emoticon-rainbow


pujangga1000
Diubah oleh pujangga1000 19-09-2016 03:37
faeyzarbnAvatar border
hllowrld23Avatar border
yusrillllllAvatar border
yusrillllll dan 23 lainnya memberi reputasi
22
3.9M
7.4K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
pujangga1000Avatar border
TS
pujangga1000
#2643
Masa lalu Rara 1
"Errrr...."

Gue bingung. Waktu menunjukan sudah lewat jam 6 pagi. Sinar matahari pagi terlihat menembus kain gorden hijau yang dipakai untuk menutup jendela di kamar, hmm mungkin, 3x4 meter ini.

Tik..
Tok..
Tik..
Tok..


Suara dari detak jam dinding bergambar burung kuning yang lebih dikenal sebagai tweety. Kalau difilm-film, sepasang anak manusia itu harusnya saling bercengkrama setelah "kejadian" barusan atau minimal senyum. Ternyata apa yang terlihat di film itu ajaran sesat. Ahh gue lupa, memang film itu sudah dilabeli sesat oleh khalayak umum. Jadi gue gak bisa berpatokan padanya.

Aishhh..

Dia tertidur didekat gue yang masih setengah duduk menyandar pada dinding. Well, baru saja dia berpindah posisi seperti ini. Tidak sampai sepuluh menit. Sebelah tangan gue diraihnya. Lalu dimain-mainkannya antar jemari gue dan dia. Tapi tetap, dalam kondisi mata tertutup.

"Haruskah gue cabut?"
"Tapi bagaimana gue mengatakannya?"
"Rasanya tidak sopan kalau langsung pergi begitu saja"
"Tapi gue punya kuliah jam 7 pagi"
gundah gue dalam hati

Ini yang gue pikirkan saat itu. Entahlah. Gue merasa situasi seperti ini sangat canggung. Gue ingin segera pergi untuk menghilangkan rasa aneh dalam hati gue. Bukan karena kuliah. Bukan juga karena sopan atau tidak. Bukan.. Bukan karena itu.. Tapi gue hanya tidak suka dengan suasananya sekarang.

Apa gue harus memindahkan kepalanya ke bantal? Lalu dia akan membuka matanya dan menatap gue keheranan. Setelah itu, gue permisi pulang karena harus kuliah? emoticon-Thinking

GRRRRR!!!

Aneh banget gak sih?!
Lo ngomong donk!
Jangan cuman tiduran sambil mainin jari!
emoticon-Mad

Satu menit...
Dua menit...
Lima menit...


Bahkan gue bisa mendengar suara ayam berkokok dari luar rumah, tapi gue tidak mendengar sepatah kata pun dari mulut Rara..
Fuuuuuhhh emoticon-Nohope

"Kamu jijik gak liat aku?" Akhirnya Rara bersuara
" emoticon-EEK! "

Dia membuka matanya. Menatap gue dalam-dalam.
Gue mencerna pertanyaannya barusan. Apa yang dimaksud olehnya?

"Mak... Maksud kamu" Gue gagap karena tiba-tiba diajak ngobrol
"Iya, kamu gak jijik liat aku?" Tanya dia lagi

Kali ini dia menghentikan permainan jarinya. Seakan-akan menunggu gue untuk menjawab pertanyaannya.

"Ngak... Emang kenapa?" Tanya gue balik

Rara beranjak bangun. Telunjuk sebelah tangannya menunjuk ke arah perutnya.
Gue sudah melihatnya tadi. Tapi gue tidak berani berkomentar.
Rara menatap gue lagi

" emoticon-Belo "
"(gue menggelengkan kepala)"

Rara kembali tidur, tapi kali ini dia menghadap ke arah yang berlawan dari gue. Seakan-akan membuang wajahnya dari gue.
Gue menyentuh pundaknya. Bermaksud untuk memutar badannya lagi ke arah gue. Tapi Rara melawan.

"Kamu kenapa?" Tanya gue
"..." Tidak ada jawaban
"Aku gak jijik kok" Kata gue
"Gak usah bohong" Katanya pelan

Gue diam setelah kata-kata Rara terakhir. Jujur saja, ini pertama kali gue melihatnya. Ya sebenarnya ada perasaan aneh setelah melihat perutnya. Bulu kuduk gue merinding.

Rara memutar badannya.

"Dulu aku hamil.." kata dia tiba-tiba
" emoticon-Kagets "
"Dulu-dulu banget.."
" emoticon-Belo "

Matanya sedikit berair. Dia menceritakannya dengan pelan. Menceritakan asal-usulnya..

Dulu, ketika Rara masih SMA. Dia hamil diluar nikah. Cowoknya. Rara tidak menceritakan secara detail, yang pasti cowoknya brengsek. Rara mengandung sendirian ditemani keluarganya. Tapi sayangnya keluarga besar malah mencercanya. Akhirnya dia mulai depresi dan seakan-akan tidak menginginkan bayi dalam kandungannya.

Ketika hamil usia muda, dia pernah mencoba untuk mengugurkan kandungannya. Tapi ketahuan oleh bapak ibunya. Sejak saat itu, dia malah dikekang oleh kedua orang tuanya. Bayangkan! Selama 9 bulan, dia ditahan dirumah, tidak diperbolehkan pergi keluar. Keluarganya malu dengan apa yang akan digosipkan tetangga.

Dia pernah mencoba untuk bunuh diri saking tertekannya. Tapi usahanya gagal. Akhirnya Rara berhasil melahirkan bayi nya ke dunia. Tapi lagi-lagi aneh. Mungkin karena keluarganya terlalu peduli dengan apa yang akan dikatakan mulut tetangga. Anak itu, yang notebene lahir dari rahim Rara, malah memanggil Rara sebagai mbak, bukan ibu. Anak itu diperkenalkan sebagai anak angkat dari panti asuhan dan kedua orang tua Rara, yang adalah kakek dan nenek anak itu, dipanggil sebagai ayah dan ibu.

Rara yang merasa hidupnya selama berbulan-bulan tidak berinteraksi dengan dunia luar, mulai keluyuran lagi. Dia mulai ketemuan dengan teman-temannya dari masa lalu. Tapi karena dia malu dengan bentuk badannya setelah melahirkan. Akhirnya perutnya diikat dengan kain sampai waktu yang lama agar terlihat kurus. Akibat dari perbuatan Rara ini, kulit diperutnya terlihat seperti keriput.

(Agak susah sih menjelaskannya. Semacam kulit yang tebal tapi berkeriput banyak. Selulit ya namanya? Mungkin gambar dibawah dapat menjelaskan)
Spoiler for :


***
Gue bengong tanpa bisa berkomentar dengan cerita Rara barusan. Matanya berair. Gue mengerti betapa tersiksanya dia ketika masa itu. Bahkan mungkin sampai sekarang. Dia tidak percaya diri dengan penampilannya, apalagi perutnya.

"Tapi aku bahagia sekarang" Kata Rara sambil mengusap matanya
" emoticon-Belo"
"Ada orang yang memperhatikan dan menjaga ku" Lanjutnya
" emoticon-Confused "

Siapa???

"Udah ya.. Malah jadi sedih gini haha" Katanya sambil memaksa tertawa

"Kamu gak mau tidur Jek?" Tanya Rara ke gue
"(gue menggelengkan kepala)"
"Kalo gitu, aku tidur dulu ya.." Lanjutnya lagi
"Ya" jawab suara pelan gue

"Kamu mau tinggal disini atau balik? Terserah kamu" Kata dia
"..."
"Kalau kamu mau pergi, pergi aja, gpp kok" Lanjut Rara diakhiri senyum
"..."

Akhirnya gue memutuskan pergi. Gue beranjak dari kasur. Memakai pakaian gue.
Ketika gue rasa tidak ada barang yang tertinggal,

Gue mendekati Rara.
Menarik dan memakaikannya selimut.
Gue tidak berani bertindak lebih.
Gue gak tau caranya...

Dia tersenyum dengan mata terpejam,
dan gue berlalu dari kamar dengan warna dominan kuning itu..

***
Rara punya orang yang memperhatikan dan menjaganya? Siapa?
Cowok? Atau Cewek?

Kenapa rumah itu kosong?
Bahkan ketika gue pulang pun, tidak ada sepatu/sandal lain didekat pintu utama.
Tidak ada kendaraan lain yang terparkir kecuali motor gue..

Katanya Rara masih punya ayah dan ibu yang menjaga anaknya.
Kenapa gue tidak melihat mereka?
Itu rumah orang tuanya?


Sepanjang perjalanan gue di motor, gue terus memikirkan tentang Rara.
Ada perasaan simpatik gue terhadap dia,
disisi lain, juga ada rasa penasaran..

Sebentar!

Abangnya Rara?
Sebentar.. sebentar..
Kalau maksudnya abang adalah saudara yang masih punya hubungan darah, kenapa tidak memakai kata "mas" atau "kakak"?
Lagipula penekanan kata "abang" ini sepertinya punya maksud lain..

"Ada orang yang memperhatikan dan menjaga ku"

Abang? Abang?
Seorang istri juga bisa memanggil suaminya dengan sebutan "abang"
Malah ini terdengar lebih masuk akal buat gue!
Itu rumah dia dengan suaminya.

Terus suaminya kemana?
Dan kenapa Rara masih bekerja sebagai LC kalau sudah bersuami?

Pikiran gue mulai kalang kabut..
Gue mulai berpikir yang tidak-tidak..
Sampai gue terbayang-bayang akan berita di telivisi bahwa ada suami yang tega atau bahkan menyarankan istrinya untuk "kerja malam" karena memang penghasilannya lumayan.

Apa benar Rara sudah punya suami sekarang?
Artinya barusan gue tidur sama istri orang??!
emoticon-Kagets
Diubah oleh pujangga1000 01-04-2015 03:14
oktavp
khodzimzz
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.