- Beranda
- Stories from the Heart
You Are My Happiness
...
TS
jayanagari
You Are My Happiness

Sebelumnya gue permisi dulu kepada Moderator dan Penghuni forum Stories From The Heart Kaskus 
Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian
Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.
Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan

Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian

Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.
Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan

Orang bilang, kebahagiaan paling tulus adalah saat melihat orang lain bahagia karena kita. Tapi terkadang, kebahagiaan orang itu juga menyakitkan bagi kita.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.
Quote:
Quote:
Diubah oleh jayanagari 11-08-2015 11:18
gebby2412210 dan 49 lainnya memberi reputasi
48
2.2M
5.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•1Anggota
Tampilkan semua post
TS
jayanagari
#2518
PART 99A – When The Summer is Gone, and The Roses Falling – Part 1
Mawar & Cinta
Seorang besar di masa lalu pernah berkata, “apabila orang mencintai seseorang, dia belajar sesuatu mengenai dirinya sendiri.” Mungkin diantara pembaca ada yang mengerti arti kata-kata itu, atau siapa yang menciptakan ungkapan itu. Awalnya gue juga bingung menerjemahkan maksud kata-kata diatas. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, gue jadi memahami apa arti mencintai, dan apa efek mencintai seseorang untuk diri gue sendiri.
Gue yakin, semua pembaca gue disini pasti pernah jatuh cinta, setidaknya sekali seumur hidupnya. Kebanyakan dari kita merasakan candu yang menyenangkan, yang diakibatkan dari reaksi kimiawi di otak kita pada waktu kita jatuh cinta. Tapi mungkin hanya beberapa yang bisa merasakan apa esensi sesungguhnya dari saling mencinta.
Buat sebagian orang, mencintai adalah akhir dari pencarian, dimana mereka akhirnya menemukan seseorang untuk menambatkan hatinya, dengan harapan untuk selamanya. Buat sebagian lain lagi, mencintai adalah bagian integral dari sebuah seri kehidupan, series of life, yang tidak bisa dielakkan oleh manusia yang memiliki akal dan perasaan. Buat kebanyakan orang, mencintai adalah seni kehidupan yang paling kompleks.
Gue memilih untuk menggabungkan ketiganya, dengan harapan akan mencapai hasil akhir yang dituju.
Ketika gue liat seseorang yang gue cintai tersenyum, pada waktu itulah gue merasakan ada semacam aliran kasat mata yang terhubung ke gue, dan membuat gue merasakan kebahagiaan yang dia rasakan. Begitu pula sebaliknya. Dengan demikian gue merasakan manfaat cinta bagi hidup gue. Manfaat yang tidak bisa gue jelaskan dengan kata-kata manusia, tapi bisa gue jelaskan melalui sebuah rangkaian kata hati.
Tapi di sisi lain, itu juga berarti kita mempercayakan seseorang untuk berada di posisi paling strategis untuk melukai kita. Buat gue, itulah kompleksitas yang memang harus kita semua hadapi. We fall in love, we broken heart, and life goes on. Itu tiga hal utama yang paling berpengaruh di kehidupan cinta kita sebagai manusia.
Semua yang fana pasti akan berakhir. Begitu pula cinta manusia, dan kisah manusia. But for every end, there is a new beginning. Seperti 4 musim di dunia yang berjalan seimbang. Seperti mawar yang mekar, jatuh ke tanah, layu, dan menjadi awal dari tumbuhnya mawar yang lain.
Mawar adalah bunga cinta. Menurut mitologi Yunani, mawar diciptakan oleh Chloris, Dewi Bunga, dari tubuh seorang Nimfa yang tak bernyawa di hutan. Nimfa atau Nymph adalah makhluk mitologis berwujud wanita, sering diidentikkan dengan peri atau bidadari. Kemudian Chloris meminta bantuan dari Aphrodite, Dewi Cinta, untuk memberikan kecantikannya. Begitu pula dengan Dionysius, Dewa Anggur, yang diminta untuk memberikan sarinya agar bunga itu beraroma harum. Hal yang sama diberikan oleh Three Graces yang memberikan pesona, kecerahan dan sukacita. Terakhir Zephyr, sang Angin Barat meniupkan awan sehingga Apollo, sang Dewa Matahari bisa menyinari bunga tersebut, dan menjadi bermekaran dengan indah. Begitulah awal mula kelahiran Rose, sang Ratu Bunga.
Sekarang, setangkai bunga mawar dianggap merepresentasikan cinta manusia kepada sesamanya, kepada lingkungan, dan terutama cinta manusia terhadap Sang Pencipta. Pesona dan keharuman mawar dianggap sebagai representasi reaksi kimiawi cinta yang menyenangkan.
Itu adalah sekelumit cerita tentang mawar dan cinta. Dan ini adalah cerita tentang mawar gue.
Mawar & Cinta
Seorang besar di masa lalu pernah berkata, “apabila orang mencintai seseorang, dia belajar sesuatu mengenai dirinya sendiri.” Mungkin diantara pembaca ada yang mengerti arti kata-kata itu, atau siapa yang menciptakan ungkapan itu. Awalnya gue juga bingung menerjemahkan maksud kata-kata diatas. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, gue jadi memahami apa arti mencintai, dan apa efek mencintai seseorang untuk diri gue sendiri.
Gue yakin, semua pembaca gue disini pasti pernah jatuh cinta, setidaknya sekali seumur hidupnya. Kebanyakan dari kita merasakan candu yang menyenangkan, yang diakibatkan dari reaksi kimiawi di otak kita pada waktu kita jatuh cinta. Tapi mungkin hanya beberapa yang bisa merasakan apa esensi sesungguhnya dari saling mencinta.
Buat sebagian orang, mencintai adalah akhir dari pencarian, dimana mereka akhirnya menemukan seseorang untuk menambatkan hatinya, dengan harapan untuk selamanya. Buat sebagian lain lagi, mencintai adalah bagian integral dari sebuah seri kehidupan, series of life, yang tidak bisa dielakkan oleh manusia yang memiliki akal dan perasaan. Buat kebanyakan orang, mencintai adalah seni kehidupan yang paling kompleks.
Gue memilih untuk menggabungkan ketiganya, dengan harapan akan mencapai hasil akhir yang dituju.
Ketika gue liat seseorang yang gue cintai tersenyum, pada waktu itulah gue merasakan ada semacam aliran kasat mata yang terhubung ke gue, dan membuat gue merasakan kebahagiaan yang dia rasakan. Begitu pula sebaliknya. Dengan demikian gue merasakan manfaat cinta bagi hidup gue. Manfaat yang tidak bisa gue jelaskan dengan kata-kata manusia, tapi bisa gue jelaskan melalui sebuah rangkaian kata hati.
Tapi di sisi lain, itu juga berarti kita mempercayakan seseorang untuk berada di posisi paling strategis untuk melukai kita. Buat gue, itulah kompleksitas yang memang harus kita semua hadapi. We fall in love, we broken heart, and life goes on. Itu tiga hal utama yang paling berpengaruh di kehidupan cinta kita sebagai manusia.
Semua yang fana pasti akan berakhir. Begitu pula cinta manusia, dan kisah manusia. But for every end, there is a new beginning. Seperti 4 musim di dunia yang berjalan seimbang. Seperti mawar yang mekar, jatuh ke tanah, layu, dan menjadi awal dari tumbuhnya mawar yang lain.
Mawar adalah bunga cinta. Menurut mitologi Yunani, mawar diciptakan oleh Chloris, Dewi Bunga, dari tubuh seorang Nimfa yang tak bernyawa di hutan. Nimfa atau Nymph adalah makhluk mitologis berwujud wanita, sering diidentikkan dengan peri atau bidadari. Kemudian Chloris meminta bantuan dari Aphrodite, Dewi Cinta, untuk memberikan kecantikannya. Begitu pula dengan Dionysius, Dewa Anggur, yang diminta untuk memberikan sarinya agar bunga itu beraroma harum. Hal yang sama diberikan oleh Three Graces yang memberikan pesona, kecerahan dan sukacita. Terakhir Zephyr, sang Angin Barat meniupkan awan sehingga Apollo, sang Dewa Matahari bisa menyinari bunga tersebut, dan menjadi bermekaran dengan indah. Begitulah awal mula kelahiran Rose, sang Ratu Bunga.
Sekarang, setangkai bunga mawar dianggap merepresentasikan cinta manusia kepada sesamanya, kepada lingkungan, dan terutama cinta manusia terhadap Sang Pencipta. Pesona dan keharuman mawar dianggap sebagai representasi reaksi kimiawi cinta yang menyenangkan.
Itu adalah sekelumit cerita tentang mawar dan cinta. Dan ini adalah cerita tentang mawar gue.
pulaukapok dan 2 lainnya memberi reputasi
3

