- Beranda
- Stories from the Heart
[ Science Fiction ] CODING A LIFE
...
TS
User telah dihapus
[ Science Fiction ] CODING A LIFE
![[ Science Fiction ] CODING A LIFE](https://s.kaskus.id/images/2015/03/21/6940295_20150321082520.jpg)
Quote:
Spoiler for Daftar Isi - Coding A Life:
Please Kindly Enjoy
Diubah oleh User telah dihapus 25-10-2015 02:27
anasabila memberi reputasi
1
16.5K
84
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
User telah dihapus
#22
[Chapter 7 ] - Blue and White

Ari dan yang lainnya telah sampai di rumah,sosok pria gendut yang sudah tidak asing telah menunggunya di halaman depan rumahnya.
"Sudah menunggu lama? ..ayo masuklah" kata Ari membuka kunci pintu rumahnya.
sementara semuanya ikut masuk ke dalam dan duduk di sofa,Robi justru tersenyum-senyum sendiri melihat penampilan baru Ari.
"kau terlihat bagus dengan potongan rambut seperti itu" kata Robi memuji.
"Hoh,terima kasih" balas Ari dengan antusias.
"ada sesuatu yang terjadi?" tanya Ilham yang ingin langsung menuju ke pokok permasalahan.
"Oh,benar.. akun temanku dicuri oleh seseorang,pencurinya mengganti password dan semua data yang dibutuhkan untuk mengakses akun tersebut" jelas Robi.
"Akun penting?" tanya Ilham sementara Ari dan Angga hanya diam menyimak keduanya.
"Tentu,dia teman satu kantorku,selain bekerja disana dia juga memilih menjadi freelance di sebuah website online.. masalahnya adalah semua saldo selama dia bekerja masih
ada di akun tersebut dan belum dicairkan"
"..Baiklah,untuk akunnya bisa ku kembalikan lagi,tapi saldonya mungkin sudah hilang"
"Tenang saja,pemiliknya bilang saldo akun itu belum memenuhi nominal transaksi sehingga tidak akan bisa dicairkan begitu saja"
"begitu.."
Ilham sudah mengambil dan mengaktifkan laptop di hadapannya sementara Robi memeberikan alamat website dan akun user milik temannya pada Ilham,
berbeda dengan Ari yang duduk manis memperhatikan temannya,Angga justru mendapat ide dari kasus ini.
"Tunggu sebentar,bukankah Ari juga bisa melakukan hal ini? ..maksudku kalian sama-sama seorang hacker tapi hanya Ari yang belum pernah menunjukkan kemampuannya" kata Angga.
"..baiklah,sudah lama juga aku tidak membela kebenaran.. Haha.." jawab Ari diikuti dengan tertawa,Ilham pun meminjamkan laptopnya pada Ari.
"Aku ingin menonton pertarungannya,tunggu sebentar" kata Angga meminta Ari agar dirinya menunggu selama Angga menyiapkan laptopnya.
"Oh,pelakunya juga sedang mengakses akun ini sekarang" kata Ari.
"Apa maksudnya?" tanya Robi yang tidak mengetahui apa-apa.
"saat kasus Email milikmu kemarin,aku hanya memainkan data di server pusatnya saja,berbeda dengan saat ini.. bisa dibilang Ari dengan sang pelaku kasus ini sedang memperebutkan akses akun milik temanmu" jelas ilham pada Robi.
"itu artinya seperti saat perlombaan tadi yah?" tanya Angga yang telah selesai menyiapkan laptopnya.
"benar" jawab Ilham singkat.
"Oke,dimana server- " tanya Angga yang terhenti karena melihat Ari sudah menutup dan mengembalikan laptopnya pada Ilham.
"Server apa? aku sudah selesai" kata Ari dengan enteng.
"masa? secepat itu?" tanya Angga tidak percaya.
"pelakunya masih pemula,yang bisa dia lakukan hanya mencuri data saja,levelnya bahkan di bawah amatir" jelas Ari sambil menulis sesuatu di selembar kertas.
"begitu.. pantas saja.." balas Angga setelah rasa penasarannya tergantikan oleh pertanyaan bahwa siapa diantara kedua temannya itu yang lebih hebat.
"..kalau kau sempat berfikir bahwa aku lebih hebat dari Ilham,kau salah..
Ini,password barunya.. katakan padanya untuk tidak menggunakan nama idolanya sebagai password,pelakunya pasti rekan kerja yang berada satu ruangan dengannya" kata Ari memberikan selebaran kertas berisi password yang ia buat.
"Tentu akan ku sampaikan,terima kasih semuanya" balas Robi yang menerima selebaran kertas tersebut.
"Ilham lebih hebat darimu?" tanya Angga.
"..baik bahasa pemrograman yang kau gunakan,bahkan milikku dan milik Egi hanya bisa sebatas merusak data yang dalam hal ini adalah kerusakan software"
"lalu.. apa maksudnya Ilham lebih hebat?"
"Blue Moon milik Ilham tidak hanya bisa merusak software.. melainkan ia juga bisa merusak komponen hardware sekaligus"
"Heh? kerusakan hardware.. apa itu bisa terjadi?"
"yah,laptopku pernah rusak olehnya satu kali. ..dan,apa masalahnya sudah selesai,Robi? ku pikir kami perlu istirahat hari ini"
"Oiya ini sudah malam yah,haha.. Angga apa kau mau ikut pulang bersamaku?" kata Robi yang mengambil kunci motornya dan berpamitan untuk pulang.
"em..Baiklah,aku juga akan pulang.. sampai ketemu lagi" kata Angga sambil beranjak dari sofa,walau dirinya belum ingin pulang dan masih meyimpan banyak pertanyaan pada dua temannya.
"Hoh.. hati-hati di jalan" balas Ari.
hari sudah mulai gelap,setelah Angga dan Robi pergi keduanya berjalan menuju kamarnya masing-masing,kamar Ari berada di lantai dua sedangkan Ilham berada di lantai bawah tepat disamping tangga untuk naik ke lantai atas.
sesampainya di tempat tidur nampaknya Ari telihat melamun sambil terbaring di atas ranjangnya.
Spoiler for Dimensi Program:
-- dret dret -- bunyi HP milik Ari yang bergetar,hal tersebut membuyarkan lamunannya.
setelah pergi untuk memeriksa HPnya,Ari nampaknya menerima sebuah SMS dari seseorang yang ia baru kenal hari ini,Linda. Ia bilang dirinya ingin berkunjung ke rumah Ari esok pagi.
Malam berlalu dengan cepat,semua orang tertidur dengan pulasnya hingga suara ayam membangunkan mereka di pagi hari.
"Hay.. Kalian sudah bangun kan?" suara Linda dari halaman depan rumah Ari,nampaknya dia juga datang bersama Egi sedangkan Ari hanya melambaikan tangan dari lantai 2.
"Rumah mereka berdua bagus juga" kata Egi mendatangi pintu rumah hendak menekan bel.
"kalian datang juga ..masuklah" sapa Ilham membukakan pintu rumahnya.
"Tidak disangka akan berkumpul lagi hari ini" kata seseorang dari kejauhan yang ternyata adalah Angga.
"Haha,benar.. akhirnya berkumpul lagi" sapa Egi.
Ari pun turun ke lantai bawah dan bergabung bersama keempat rekannya yang sudah terlebih dahulu duduk di ruang tamu,ia pun menyapa ketiga temannya terlebih dahulu sebelum akhirnya mereka saling berbincang.
"Apa koneksi internet disini memang selambat ini?" tanya Angga yang sedari tadi memainkan Handphonenya.
"Haha.. bagaimana yah,karena ini hampir akhir bulan jadi wajar jika batas pemakaian umumnya sudah habis.. maka dari itu kecepatannya menurun derastis" jelas Ari.
"Kalau begitu pakai saja punyaku" kata Egi menanggapi perkataan Ari dan membuka tasnya seperti mencari sesuatu.
"Wah,kau datang jauh-jauh kesini dengan membawa modem juga? apa tidak repot?" tanggap Ari.
"Bukan,tenang saja.. ngomong-ngomong kau ingat koneksi di rumah kami kemarin,Ilham?" tanya Egi yang terlihat telah mengambil sebuah smartphone dari tasnya.
"aku ingat,kenapa?" balas Ilham.
"koneksi itu.. buatanku sendiri" kata Egi dengan tersenyum lebar,yang akhirnya membuat teman-temannya terkejut.
"Apa?" tanya Ilham tidak percaya.
sementara Angga dan Ilham merespon dengan respon terkejut,Ari justru belum mengetahui tentang koneksi yang sedang mereka bicarakan.
"koneksi apa? apa aku melewatkan sesuatu kemarin?" tanya Ari mencoba mencari tau.
"Egi telah menelitinya selama bertahun-tahun setelah ia berhasil menciptakan bahasa pemrogramannya sendiri.. itulah alasanku mengakuinya dan itu pula alasan aku mulai mendalami ilmu IT saat itu." jelas Linda.
"sistemnya sudah kutananm di smartphone,jadi bisa ku bawa kemana-mana.. kalian boleh memakainya" tambah Egi.
"sejenius apa sebenarnya kau ini.." kata Angga dengan nada memuji.
"Koneksi ini baru bisa digunakan pada radius 100m saja,dengan batasan maksimal 500 pengguna. Selain itu..
apa kalian tidak mau tau apa yang sudah Linda kembangkan sampai saat ini?" kata Egi memancing ketiga temannya untuk bertanya.
"Linda?" tanya Ari dengan nada lirih.
"sama seperti Egi,dia memilih meneliti hal ini kerena menurutnya hanya kalangan orang kaya saja yang bisa menikmati kecepatan internet tinggi.. aku pun meneliti hal yang sama" kata Linda yang mencoba menarik perhatian ketiganya.
"sesuatu yang hanya dimiliki oleh orang-orang mampu yah.. apa itu?" tanya Ari.
"dari yang ku tau,hanya 20% dari seluruh pengguna komputer yang menggunakan operation system original,dari situ aku memutuskan untuk menelitinya" jawab Linda.
"Heh? jangan-jangan.. kau berhasil menciptakan Operation System sendiri?" tanya Angga.
"Yah,walau hasilnya belum sempurna saat ini,setidaknya Operation System milikku sudah bisa dikatakan layak untuk dipakai" jelas Linda.
Bukan hanya Angga saja yang terkejut,rupanya Ari dan Ilham yang ia anggap sangat hebat pun ikut terkejut dengan penemuan mereka.
Namun di sela-sela perbincangan mereka tiba-tiba Robi datang.
"Ari,Aku butuh bant-" kata Robi yang terpotong saat tiba di ruang tamu.
"Kalian sedang ada tamu yah,maafkan aku" lanjutnya.
"Tidak apa-apa,mereka teman kami. kenalkan,Yang laki-laki ini bernama Egi dan yang perempuan bernama Linda" kata Ari memperkenalkan temannya.
"Ah,kenalkan aku Robi.. teman mereka bertiga" balas Robi yang masih berdiri saja.
"Ada apa,kawan? duduklah" kata Ari.
"Aku ingin meminta tolong lagi pada kalian,semua sistem dan database di perusahaanku bekerja pagi ini dicuri oleh sekelompok orang,mereka mengaku sebagai komplotan hacker lewat pembicaraan telefon dengan bossku"
"Jadi bossmu memintamu mencari seseorang untuk menangani kasus ini.." tanggap Ilham yang kemudian mulai mencoba melacak pelakunya.
"benar,semua data yang dicuri adalah privasi pelanggan.. jika bossku tidak mau membayar sejumlah tebusan pada mereka,perusahaan tempatku bekerja akan dituntut oleh semua pelanggannya"
"baiklah,tunggulah disini sampai kami selesai" kata Ari menyiapkan laptopnya.
"aku juga akan ikut" tanggap Angga sambil mengeluarkan laptop miliknya dari tas.
"ketemu, ..mereka berjumlah 3 orang,servernya sudah siap" kata Ilham setelah berhasil melacak para pelakunya.
"Apa kami perlu undangan resmi untuk ikut bergabung?" tanya Egi dengan melempar senyum.
"Nope.. Selamat Datang"di server kami" jawab Ilham mempersilahkan kedua temannya untuk ikut bergabung.
#Ajakan untuk duo veteran baru
Diubah oleh User telah dihapus 09-08-2015 08:03
0








