- Beranda
- Stories from the Heart
[ Science Fiction ] CODING A LIFE
...
TS
User telah dihapus
[ Science Fiction ] CODING A LIFE
![[ Science Fiction ] CODING A LIFE](https://s.kaskus.id/images/2015/03/21/6940295_20150321082520.jpg)
Quote:
Spoiler for Daftar Isi - Coding A Life:
Please Kindly Enjoy
Diubah oleh User telah dihapus 25-10-2015 02:27
anasabila memberi reputasi
1
16.5K
84
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
User telah dihapus
#1
[Chapter 0 ] - Trouble-Shooter

Quote:
"eh? Apa katamu?"
"Ari,ini serius.. seseorang menekan bel itu lebih dari empat kali" tegas temannya yang ternyata mereka sedang berimajinasi sedari tadi.
"ah maaf,saking seriusnya aku sampai tidak dengar" kata pemuda berambut gondrong menutupi telinga serta mata kirinya dengan model belah pinggir di bagian depannya,
tubuhnya kurus,tinggi dan berkulit putih.ia bangkit dari duduknya setelah meminta maaf dan pergi membukakan pintu sementara temannya masih berada di ruang tengah,
duduk di depan laptopnya.
"kurasa pemilik rumahnya sedang pergi" kata seorang pemuda di depan rumah mereka.
"tidak mungkin,mereka berdua selalu menghabiskan banyak waktunya di rumah,aku rasa mereka akan segera keluar" jawab seorang pria bertubuh gemuk yang datang bersama pemuda tadi.
"ah..Robi,apa kabar?" sapa pemuda berambut gondrong tersebut setelah membukakan pintu rumahnya.
"aku baik-baik saja" jawab pria gendut bernama Robi dengan santai.
"kau terlihat lebih kurus dari minggu lalu.. Masuklah" balas pemuda pemilik rumah tersebut.
"kau masih saja suka mengamati orang lain,Ari"
Robi dan temannya telah masuk dan duduk disofa ruang tamu diikuti dengan Ari,sesekali ia terlihat mengamati pemuda yang dibawa Robi.
"apa Ilham di rumah?,aku membawakan sesuatu untuknya" tanya Robi.
"iya,dia ada" jawab Ari disusul kedatangan pemuda bertubuh tinggi dan lebih terisi dibanding ari,
berkulit putih dan berpotongan rambut pendek serta memakai kacamata dengan bingkai berbentuk persegi panjang berwarna hitam.
"ada masalah lagi?" tanya pria bernama Ilham tersebut.
"benar,aku dapat masalah lagi di siang bolong seperti ini.. Tapi sebelum itu,aku ingin memperkenalkan kalian dulu.."
kata Robi,tubuhnya menghadap ke arah pemuda di sebelahnya dengan tangan yang terbuka mempersilahkan temannya memperkenalkan diri.
"..Namaku Angga,aku baru tinggal di kota ini selama 3 bulan,kebetulan penginapanku tidak jauh dari rumah Robi jadi kami berdua saling kenal sejak minggu-minggu ini.. senang bertemu kalian"
kata pemuda bertubuh sedang dan tidak terlalu tinggi pula,berpakaian kemeja tanpa motif berwarna abu2 dengan kulit berwarna sawo matang berambut pendek mengikuti tren anak muda saat ini.
"kau seorang programer yah?" tanya Ari.
"benar,bagaimana kau tau?" pemuda tersebut kembali bertanya.
"bukan apa-apa,Robi selalu datang membawa segala macam masalah tentang pekerjaannya,jadi jika ada seseorang yang ingin ia kenalkan pada kami pasti seorang yg berhubungan dengan dunia IT" jawab Ari.
"benar juga,Robi juga menawariku bekerja bersamanya.. Ee.. Siapa namamu?" Tanya Angga.
"namaku Ari,sering-seringlah datang kesini"
"namaku Ilham,senang bertemu denganmu" sapa Ilham.
"iya" balas Angga.
"baiklah Robi,kita menuju ke permasalahanmu" kata ilham menyondongkan posisi duduknya.
"begini,kemarin aku meminjam laptop milik Angga untuk membuka akun emailku karena daya batre laptopku sudah habis, dan saat aku mencoba membukanya lagi pagi hari ini,ternyata tidak bisa" jelas Robi sembari menyalakan laptop yang baru ia keluarkan dari tasnya.
"bukankah itu hanya permasalahan biasa,kau hanya perlu menklarifikasi akun emailmu dan semuanya kembali normal kan?" tanggap Ari.
"sudah ku coba,tapi semua akses untuk mendapatkan akunku kembali tidak berfungsi,lalu setiap aku mencoba mengaksesnya..muncul halaman baru dengan kode aneh yang tidak ku ketahui" jelas Robi menghadapkan layar laptopnya pada Ilham.
"aku sudah berusaha membantu Robi,walau secara paksa pun aku tetap tidak berhasil,seperti ada script yang rumit membatasi akses tersebut,dan juga untuk kode itu tidak ada yang ku ketahui selain alamat blogku yang tercantum di baris akhir" kata Angga menyampaikan pendapatnya.
"biar kulihat kodenya,untuk akunnya biar Ilham yang tangani" kata Ari.
Robi memperlihatkan kode di halaman browser laptopnya pada Ari sementara Ilham membuka laptop miliknya yang sedari tadi berada di samping kirinya.
"maaf,jam istirahat kerjaku hampir habis,aku harus segera kembali ke kantor" kata Robi sambil menutup laptopnya lalu memasukannya kembali kedalam tas.
"akan ku hubungi jika semuanya selesai"kata Ilham melihat Robi telah beranjak dari tempat duduknya.
"terima kasih.. dan kau Angga,kalau kau tidak sedang mengerjakan sesuatu,tinggallah di sini lebih lama untuk mengenal mereka lebih jauh lagi.. Aku pergi dulu" kata Robi menasehati Angga,lalu dirinya keluar dari rumah mereka berdua.
Ari terlihat memperhatikan pekerjaan Ilham sementara Angga masih diam di tempat duduknya sampai Ari akhirnya memulai percakapan dengannya.
"kau bisa bertarung juga yah ternyata?" tanya Ari dengan wajah menghadap ke Angga.
"bertarung? Apa maksudmu? ..aku tidak pernah mempelajari ilmu bela diri atau semacamnya-","maksudku kau ini seorang hacker,kan?" Ari memotongnya dengan pertanyaan baru.
"dari mana kau tau?" Tanya Angga.
"sebaiknya aku jelaskan kode tadi saja yah." Angga masih menyimak jawaban dari Ari sedangkan Ilham masih sibuk dengan laptop di hadapannya.
"di sana tertulis 2 buah alamat blog,aku yakin salah satunya adalah milikmu. Huruf X di sana menandakan pertemuan" jelas Ari.
"pertemuan?"
"untuk apa seorang bloger mengundang temannya dengan cara seperti ini? pasti maksudnya adalah menantangmu bertarung
dengan taruhan masing-masing blog milik kalian" Ari melanjutkan analisanya.
"Saling menyerang maksudmu? lalu apa arti huruf lainnya?"
"sudah jelas dia menantangmu untuk beradu kemampuan meretas dengannya,sebuah aktifitas hacking diibaratkan seperti mengendalikan robot untuk bertarung dengan tujuan melumpuhkan sistem milik musuh,untuk itu 2 huruf sebelum dan sesudah huruf X kemungkinan adalah nama masing-masing robot kalian berdua,kurasa milikmu yang berinisial 'GF',benar begitu?"
"benar,'GRAY FOX' "
"jadi itu nama robotmu.."
"lalu apa kau tau identitas pelakunya?"
"tidak sama sekali,tapi 3 karakter yang tersisa sepertinya memang ditujukan untuk mengingatkanmu pada seseorang"
"benar tersisa 'P3Y',apa artinya?"
"mungkin 'Past 3 Year' ,pelakunya adalah seorang laki-laki yang kau kenal semenjak 3 tahun yang lalu atau bisa juga kalian berdua sudah lama kenal namun pernah membuat janji atau semacamnya 3 tahun yang lalu,apa kau mengingat sesuatu?"
"kurasa aku mengingatnya sekarang"
"sebenarnya kasus email ini juga bagian dari tantangannya,dia tentu sadar bahwa itu bukan akun milikmu,tapi jika seseorang membuka akunnya menggunakan perangkat milikmu maka bisa dipastikan pemilik akun tersebut merupakan teman dekatmu.jadi dia melakukannya dengan harapan bahwa korbannya akan meminta tolong padamu"
"itu masuk akal juga,tapi dari mana kau tau dia laki-laki?"
"memang dari penampilanmu pasti kau punya beberapa kenalan perempuan,tapi jika dia perempuan
idealnya dia akan mengajakmu meminum kopi sambil membicarakannya di kafe atau tempat semacamnya"
"kau bahkan tau aku suka minum kopi,tebakanmu akurat sekali.."
"..sebagian besar programer memang suka kopi kan?"
"benar juga,baiklah.. kurasa aku sudah tau siapa orangnya"
"Yah,kurasa ilham juga sudah selesai dengan kasusnya"
Angga yang sedari tadi sibuk mengobrol tidak sadar bahwa ilham sudah tidak mengoprasikan laptopnya dan sedang duduk bersandar mendengarkan mereka berdua.
"eh.. Apa itu benar?" tanya Angga.
"aku sudah selesai 4 menit yang lalu" jawab Ilham.
"bagaimana bisa? Ku kira semua akses sudah tidak bisa digunakan.." tanya Angga.
"soal akses yang disediakan memang benar sudah tidak bisa digunakan lagi,yang ku lakukan barusan hanya menerobos masuk lalu memanipulasi sistem dan data di server pusatnya" jelas Ilham.
"apa itu berarti..kau juga seorang hacker yah?" tanya Angga dengan senyum lebar di wajahnya.
"iya.. Lebih tepatnya..
Kami berdua" kata Ilham,
Angga sempat menyudahi senyumnya dan menatap kearah Ari,kali ini senyuman kecil yang terlihat di wajahnya,ia tidak menyangka bertemu hacker yang seumuran dengannya.
"baiklah,karena kedua masalah ini telah diselesaikan.. Biarkan kami bersantai sejenak sambil mendengarkan ceritamu" kata Ari sambil menyendehkan tubuhnya yang sedari
tadi duduk tegap di samping kanan ilham..
#sambutan hangat untuk rekan baru
Diubah oleh User telah dihapus 09-08-2015 07:27
0



