- Beranda
- Stories from the Heart
Kelakuan Anak Kuliah
...
TS
pujangga1000
Kelakuan Anak Kuliah
Quote:
Quote:
Quote:
----------------------------------------------------------------------------------
========================================
pujangga1000
Diubah oleh pujangga1000 19-09-2016 03:37
yusrillllll dan 23 lainnya memberi reputasi
22
3.9M
7.4K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
pujangga1000
#1173
A moment with Una 2
Spoiler for info:
"errrr" gue terkejut
"
""hmmmm" gue masih bergumam gak jelas
"
""Bercanda kok bang
" "
"Oh shit! Gue.. Gue... Gue bener-bener malu...
Bodoh! Kenapa gue bodoh banget! Itu tadi tanda-tanda! Apa gue se-cemen ini? Sampai si cewek harus memberi kode dulu kepada gue, dan parahnya gue gak bisa ngapain-ngapain. Apa sih susahnya bilang, "Kita kan uda jadian
"Cuman kalimat sesederhana itu dan gue gak bisa mengatakannya. Lidah gue kaku.
Sebentar

Kenapa gue jadi berharap kepada Una? Harusnya gue bersikap biasa aja kan? Toh emang gak ada hubungan apa-apa antara gue dan doi. Semua cuman sebatas lakon dengan peran kita masing-masing. Doi yang gak suka dideketin sama cowok dan gue yang bertugas sebagai tamengnya dari cowok lain itu.
Ada apa dengan gue? Apa ini cuman pelarian gue semata karena gue udah hampir bisa dipastikan tidak bisa mendapatkan hati Widya?
Kenapa? Kenapa gue dan Una ada disini? Kenapa gue ngajak Una jalan? Toh gue bisa jalan sendiri.
"Bang? "
"
"Una membuyarkan lamunan gue
"Yang tadi jangan dianggap serius, cuman bercanda kok" Kata Una
"
"Bercanda? Kenapa jadi bercanda? Apa memang Una sengaja? Apa ini cuman pikiran gue sendiri? Gue yang berharap dengan Una, tapi tidak demikian dengan Una. Atau kita sama-sama saling berharap?
Ahh gue butuh jawaban dari Una. Gue butuh jawaban dari dia, kenapa dia ngajak gue pura-pura jadian dulu. Gue butuh kejelasan apa dia suka gue atau ngak.
Gue harus tanya dia sekarang.
"Neng?" Kata gue
"ya bang?"
"errrr..."
"
""errrr..."
"
""errrr..."
"
"Kalimat itu gak bisa keluar dari mulut gue!
"Kenapa sih bang? Kebanyakan makan? hahahaha" Ledek Una
"
" (dalam hati)"Jalan aja yuk" Ajak Una
"Ya"
Bodoh! Bodoh! Bodoh!!

Una berdiri dan merapikan hoodienya. Gue masih menyesal.
"Hayuk, malah masih duduk, katanya mau jalan bang?
""
"Kalo gue bisa memukul kepala gue atas kebodohan gue sendiri, sudah pasti gue melakukannya. Ahhhh, gue butuh menenangkan diri dulu. Disisi lain, gue perlu mempersiapkan kata-kata yang tepat. Dan juga, gue butuh memperhitungkan segala kemungkinan yang bakal terjadi. Pokoknya gue gak siap sekarang! Nanti pas pulang, gue bakal tanya Una. Nanti gue harus berani!
jenggalasunyi dan 8 lainnya memberi reputasi
9
