- Beranda
- Stories from the Heart
Akhirnya Ku Menemukanmu...
...
TS
viraajha
Akhirnya Ku Menemukanmu...
Haloo agan dan sist penghuni SFTH permisi numpang lewat.. eh maksudnya numpang eksis ..eh bukan juga cuma mau numpang coret-coret diforum ini sedikit (moga berkenan ya)...
..
Sebelum mulai cerita gw akan sedikit memperkenalkan diri, nama gw VIRA usia gw tahun ini menjelang 26 tahun dan alhamdulilah sudah tidak single lagi.
..Gw cuma mau sedikit menceritakan kisah hidup gw tentang "Indahnya Penantian dan Buah Manis dari Kesabaran". Sebelumnya maaf kalau nanti banyak kekurangan dalam penulisan dan untuk menjaga privasi semua orang yang gw ceritakan disini maka dari itu semua nama adalah samaran.
Akhirnya ku menemukanmu....
Saat hati ini mulai meragu...
Akhirnya ku menemukanmu...
Saat raga ini ingin berlabuh....
..Sebelum mulai cerita gw akan sedikit memperkenalkan diri, nama gw VIRA usia gw tahun ini menjelang 26 tahun dan alhamdulilah sudah tidak single lagi.
..Gw cuma mau sedikit menceritakan kisah hidup gw tentang "Indahnya Penantian dan Buah Manis dari Kesabaran". Sebelumnya maaf kalau nanti banyak kekurangan dalam penulisan dan untuk menjaga privasi semua orang yang gw ceritakan disini maka dari itu semua nama adalah samaran."Ada kalanya kita merasa yang DEKAT terasa JAUH dan yang JAUH terasa sungguh DEKAT"..
This is My Story .........."Akhirnya Ku Menemukanmu"...
Quote:
Akhirnya ku menemukanmu....
Saat hati ini mulai meragu...
Akhirnya ku menemukanmu...
Saat raga ini ingin berlabuh....
Spoiler for INDEKS I:
Spoiler for INDEKS II:
Spoiler for Notes:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 18 suara
Siapakah Pria yang akan menjadi Suami Vira?????
Asta
6%
Tiyan
61%
Doni
6%
Mas Arya
0%
Mas Anto
6%
Belum nongol di cerita
22%
Diubah oleh viraajha 02-09-2016 14:35
dewisuzanna memberi reputasi
1
115.8K
823
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
viraajha
#2
PART 2 - Akhir Menjadi Awal Bag.2
Sesampainya di rumah aku langsung masuk kamar dan memilih untuk segera istirahat walaupun aku lihat mama sudah menungguku tuk sekedar mendengar cerita perjalananku hari ini.
Sudah hampir tengah malam dan mataku belum juga bisa terpejam, banyak pertanyaan dikepalaku yang belum dapatkan jawabannya. Asta ada apa sebenarnya denganmu? Tidak ada satupun sms atau telepon darimu semenjak tadi kamu mengantarku. Padahal kamu tahu kondisi ku saat ini, apa tidak ada kekhawatiran yang ada di benakmu asta?., tapi aku tetap mencoba berfikir positif bahwa kamu juga lelah dan hanya ingin beristirahat jadi kamu tidak sempat menghubungiku.
Esok paginya aku terbangun dengan kepala yang sedikit pusing, mungkin karena jam tidurku yang kurang dan kondisi badanku yang kurang sehat. Aku langsung mengambil hpku sambil berharap ada sms atau telp dari asta dan ternyata itu semua hanya harapanku saja karena di hp ku tidak ada satupun aktifitas yang berubah semenjak terakhir aku lihat sebelum aku tertidur, mungkin asta masih tidur karena terlalu lelah dan ingin menikmati liburannya di rumah. Aku langsung bergegas ke kamar mandi dan bersiap berangkat ke kantor. Aku hanya minta cuti sehari saja, hanya untuk acara asta.
Aku menyemangati diriku sendiri walaupun rasanya badanku enggan beranjak dari tempat tidur.
Banyaknya kerjaan sedikit melupakan tentang kegundahan yang aku rasakan saat ini, tapi sampai menjelang aku pulang kerja pun asta masih belum menghubungiku. Entah mengapa aku hanya ingin menunggu asta yang terlebih dulu menghubungiku karena aku ingin memastikan pada diriku sendiri kalau asta masih sama seperti asta yang pertama kali aku kenal.
Kegundahanku semakin bertambah karena sampai menjelang tengah malam pun asta masih belum menghubungiku. Rasanya malam ini aku tidak akan bisa tidur dengan keadaan fikiran seperti ini. “Asta, seberapa sibuk kamu sampai kamu tidak sempat tuk sekedar hanya mengirim sms menanyakan kabarku?” Tanyaku dalam hati. Sakit rasanya merasakan perubahanmu ini asta, aku hanya bisa bertanya sendiri tanpa tahu jawaban sebenarnya dari mulutmu. Aku hanya bisa menangis merasakan ini semua,”Aku merindukanmu yang dulu Asta...”.
Quote:
Sudah hampir tengah malam dan mataku belum juga bisa terpejam, banyak pertanyaan dikepalaku yang belum dapatkan jawabannya. Asta ada apa sebenarnya denganmu? Tidak ada satupun sms atau telepon darimu semenjak tadi kamu mengantarku. Padahal kamu tahu kondisi ku saat ini, apa tidak ada kekhawatiran yang ada di benakmu asta?., tapi aku tetap mencoba berfikir positif bahwa kamu juga lelah dan hanya ingin beristirahat jadi kamu tidak sempat menghubungiku.
Esok paginya aku terbangun dengan kepala yang sedikit pusing, mungkin karena jam tidurku yang kurang dan kondisi badanku yang kurang sehat. Aku langsung mengambil hpku sambil berharap ada sms atau telp dari asta dan ternyata itu semua hanya harapanku saja karena di hp ku tidak ada satupun aktifitas yang berubah semenjak terakhir aku lihat sebelum aku tertidur, mungkin asta masih tidur karena terlalu lelah dan ingin menikmati liburannya di rumah. Aku langsung bergegas ke kamar mandi dan bersiap berangkat ke kantor. Aku hanya minta cuti sehari saja, hanya untuk acara asta.
Aku menyemangati diriku sendiri walaupun rasanya badanku enggan beranjak dari tempat tidur.
Banyaknya kerjaan sedikit melupakan tentang kegundahan yang aku rasakan saat ini, tapi sampai menjelang aku pulang kerja pun asta masih belum menghubungiku. Entah mengapa aku hanya ingin menunggu asta yang terlebih dulu menghubungiku karena aku ingin memastikan pada diriku sendiri kalau asta masih sama seperti asta yang pertama kali aku kenal.
Kegundahanku semakin bertambah karena sampai menjelang tengah malam pun asta masih belum menghubungiku. Rasanya malam ini aku tidak akan bisa tidur dengan keadaan fikiran seperti ini. “Asta, seberapa sibuk kamu sampai kamu tidak sempat tuk sekedar hanya mengirim sms menanyakan kabarku?” Tanyaku dalam hati. Sakit rasanya merasakan perubahanmu ini asta, aku hanya bisa bertanya sendiri tanpa tahu jawaban sebenarnya dari mulutmu. Aku hanya bisa menangis merasakan ini semua,”Aku merindukanmu yang dulu Asta...”.
Diubah oleh viraajha 17-02-2015 13:53
0