Kaskus

Story

TheSaint007Avatar border
TS
TheSaint007
“Kamuflase Bali: Tentangku, Mereka dan Kita”
Halo agan penghuni SFTH ! Gue mau membagikan sepenggal cerita hidup gue dari gue awal lahir hingga sekarang kuliah, maaf gan bila kurang rapi, coz gue bukan penulis yang handal emoticon-Malu (S)
Tapi bakal gue kembangi agar makin hari makin baik .. emoticon-Blue Guy Cendol (S)
NOTE :
1. Semua yang ada dalam cerita adalah nama palsu untuk menjaga privasi emoticon-I Love Indonesia (S)
2. Cerita ini 99% true story (1%-nya ada yg TS kalimat ucapnya berubah karena beberapa kalimat percakapan TS lupa) emoticon-Cape d... (S)
3. Beberapa cerita yang menurut TS benar-benar privasi, enggak akan TS ceritakan dalam apertemen TS ini emoticon-Blue Guy Peace
4. Bagi yang kenal TS, tolong jangan ngungkit" yak :mahos
5. Bagi ada yang nama percis spt di cerita, mohon maaf nh emoticon-I Love Indonesia (S)
6. Jadwal update nunggu mood TS yak emoticon-Kiss (S)
7. Bagi KASKUSER yang kepo-an boleh, kalau menurut gue kepo-nya masih wajar pasti gue jawab emoticon-Blue Guy Cendol (S)

“Kamuflase Bali: Tentangku, Mereka dan Kita”

=====================================================================================================

Mungkin ini cerita pantas di dengarkan sambil nyanyi lagu ini

=====================================================================================================
Quote:


Spoiler for INDEX (TAHUN SD):


Spoiler for INDEX (TAHUN SMP):
Diubah oleh TheSaint007 20-03-2015 10:32
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
5.5K
37
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TheSaint007Avatar border
TS
TheSaint007
#6
Part 3 – Saudaraku, menurut akta
Sebelum ini cerita melangkah makin jauh. Gue mau ceritain saudara gue, saudara yang menurut gue ya Cuma sebatas akta semata. Gue anak ke 2 dari 3 bersaudara. Jujur gue nggak deket banget sama abang dan adik gue. Terutama sama abang gue, kejadian di masa lalulah yang menjadi masalah itu, luka yang walau sudah lama, entah kenapa lukanya nggak kering-kering sampai sekarang gue nulis ini. Ada banyak kejadian yang membuat gue dulu benci dan benar-benar renggang hubungan gue sama abang gue.

Abang : Nu ! Minggir sana, abang mau main sama temen abang
Gue : Yaaahh.. Bentar

Setelah gue gentian posisi, abang gue sama temannya main, dan ada terjadi masalah sedikit di PS 1-nya

Abang : Eh nu, itu CD nya error ya. Kamu sana pencet tombol restart dong (PS 1 waktu itu)
Gue : Iya bang..

Setelah gue pencet itu tombol restart. Eh ternyata gamenya bisa, tapi gue udah terlanjur pencet. Dan gue di suruh tahan pencetan gue di tombol restart tersebut sembari abang gue main.

Gue : Bang, tangan gue capek ini
Abang : Ya bentar lagi deh
Temennya : (berbisik kecil) Eh.. Kasian itu adek lo, udah lo usir sekarang malah di gituin
Abang : Gpp.. Udah biasa

Gue di sini benar-benar sakit banget, gue ngerasa nggak di anggep. Dan abang gue ini agak cepet emosian orangnya, dan setiap dia ada masalah atau marah. Segala yang gue lakuin pasti salah dimatanya. Dan ujung-ujungnya gue jadi samsak tinju sama dia. Gue sedari kecil sudah sering di bully sama abang gue sendiri. Gue pernah ngadu sama ibu atau ayah gue, tapi mereka ngeresponnya biasa dan menurut gue malah pilih kasih.
Kenapa gue nggak berani ngelawan ? Dia abang gue ! Ya walau gue Cuma anggap itu berdasarkan akta saja. Dan adik gue ? Gue sudah ada tekat dalam diri, gue nggak mau nurunin sifat ringan tangan untuk mukul. Adek gue hampir nggak pernah gue pukul, walaupun gue kesel sama dia, tapi yang jadi samsak tinju gue itu meja, tembok, lemari. Gue sama adek gue Cuma debat aja kalau tengkar. Jadi itu mengapa tokoh abang dan adek gue di dalam cerita ini nggak bakal muncul terlalu banyak. Mengapa gue cerita ini ? Karena perjalanan gue yang ini akan ngaruh ke masa gue SMP dan SMA, jadi gue harus nulis hal ini. Beberapa peristiwa enggak bisa gue umbar di sini, terlalu banyak hingga gue lupa. Tapi untuk catatan, abang gue pas udah gede ini, dia agak berubah sih.. Cuma yang namanya luka lama ini sulit di sembuhkan, abang gue itu sekarang ngerantau. Tiap dia pulang ke Bali, dia pasti pergi entah sama pacarnya atau sama temen-temennya..
Jadi gue itu salah satu sebab kenapa gue bahkan enggak terlalu tau banyak riwayat hidup abang gue, kita-kita saling enggak terbuka dalam hal ini. Yang gue anggep sebagai kakak itu, Mas gue yang di Surabaya, dia sepupu gue.. Gue deket sama dia, gue ngerasa di lindungi & gue ngerasa punya "kakak" walaupun tidak tertulis di akta gue emoticon-Berduka (S)
Diubah oleh TheSaint007 03-02-2015 12:44
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.