- Beranda
- Stories from the Heart
Pengalaman Seram Menjalin hubungan dengan wanita jadi-jadian (1)
...
TS
kismisnet
Pengalaman Seram Menjalin hubungan dengan wanita jadi-jadian (1)
KOMEN PALING TOLOL
siapapun berhak bikin id sesuka nya
kalau gua di blog gua juga copas itu wajar buat ngeramein web gua
dan itu jg blog gua,wajar juga kl gua isi cerita gua
ini kritis tp malah keliatan idiotnya
karena orang ini berhak komentar,gw jg berhak counter pendapat idiotnya
pake bilang absolutely .....
tapi argumennya sangat idiot
hampir semua kaskuser yang punya blog ngepost ke kaskus biar blog nya juga rame
Kenalin gan nama ane hengki (bukan nama sebenarnya)
ini pengalaman misteri tak terlupakan ane di tahun 2006
fyi ane bekerja sebagai operator warnet
khusus shift malam di surabaya
Rumah yang sekaligus di jadikan sebagai warnet
untuk ruangan depannya adalah model bangunan kuno
jaman belanda,di sewa oleh seorang pemuda dari madiun bernama
rama (bukan nama sebenarnya) dan ruang kecil yang di sekat
untuk kamar tidurnya,volume kamarnya masih cukup untuk 3 orang
dan 1 komputer,dengan porsi berdesakan.
Yang terkadang pun ane menginap di warnet atau kadang
ane pulang di rumah kakek ane
Singkat cerita tetangga kakek ane seorang juragan
elpiji dan minuman galon yang menjual secara pesan antar
meminta bantuan ane untuk membagi brosur dengan keliling
antar kampung ke kampung,ane menyebar brosurnya
setiap jam 4sore hingga jam11 malam
karena jam12 ane sudah harus siap di warnet.
sekedar info,bagi para pekerja di toko kelontong itu
pekerjaan membagi brosur adalah momen yang paling di tunggu
selain mendapat penghasilan tambahan,aku dan kawan-kawan lainnya
bisa mendapat kesempatan untuk sekedar cuci mata
atau mencari kenalan pembantu/baby sitter yang masih muda dan bening.
Pekerjaan itu per 2 bulan sekali
dan estafet hingga 5 hari kedepan
teringat di malam ke 4 sekitar jam setengah 10
ane sedang berjalan berdua bersama indra
yang juga pekerja di toko itu
mendapat kesempatan membagi brosur
di deretan rumah-rumah dan ruko besar
pinggir jalan raya,ane di deretan rumah sebelah kanan jalan
dan indra di deretan rumah sebelah kiri jalan
ketika ane berjalan tepat di depan
ruko yang gelap tak berpenghuni
dan hanya seekor anjing liar jalanan
yang berada di balik pagar ruko kosong itu
Ane berpapasan dengan seorang
wanita dewasa dan gadis belia yang tampak berumur 20tahun
ane menyapa dan memberi selembaran brosur tersebut
siapa tau nanti dia membutuhkan
tepat di bawah penerangan jalan yang sayup
tiba-tiba lampunya mati,sempat kaget karena matinya lampu jalan
tapi dengan cepat ane berikan 2 lembaran brosur
"maaf mbak ini brosur,kalau mau pesan elpiji dan minuman galon" ane sembari senyum
"oh ya makasih..." senyumnya dingin
sekilas nggak ada yang menarik dari wanita ini
tapi entah ane tertarik sekali untuk tahu nama mbak ini
dengan kecentilan ane ngajak kenalan
"oya kl boleh tau mbak tinggal di mana?" tanya ane
"di belakang kampung sini mas.."
"ooh bisa kok kl delivery.."
"mau mampir??" sahut si ibu yang ane kira kakaknya
hah nawarin mampir,baru ketemu laki2 di jalan malam2 begini? dalam hati ane
"oh nggak mbak makasih,lain kali aja,tp kl boleh minta no hpnya" ane ceplas ceplos
"boleh .." sembari menyambar tangan ane dan menulis no hpnya dan menulis namanya
"ooh namanya rossa wah nomor nya sama
jadi bisa teleponan agak lama nih kl gk ganggu hehehe" sahut ane
"yaa boleh aja,tapi kalau waktunya tidur jangan di telepon ya..."
"okee makasih,oh ya aku lanjut dulu ya nanti aku sms"
Lalu ane tengok teman ane si indra yang bengong di seberang jalan
sambil melambai tangan,ane samperin si indra
"kamu ngapain tadi di dpn ruko itu? kok lama banget di sana" tanya indra
"ya ngasih brosur ke 2 perempuan yang papasan sama aku dan aku
ngajak kenalan terus di ajak mampir,krn keburu-buru aku cm minta no hp" jawab ane
"kenalan?? ooh..."
"iya gelap sih emang gk keliatan? iri yaaa dr tadi gk dpt kenalan cewek"
belum selesai aku ngomong,tiba tiba dia teriak
Awas ulaarr!!! ane kaget dan benar ular kecil di pundak kanan ane
seketika indra tampol ular kecil itu dengan gulungan tebal
brosur di tangannya dan hilanglah ular tersebut
benar-benar hilang,tak jelas kemana jatuhnya.
Ane melongo indra tambah bengong,ular dari mana dan kemana?
memang tadi indra menunggu di dekat
tanaman bougenville yang tingginya 2 meter
di pinggir jalan dan ane sempat berdiri sejenak di situ
yang cuma beberapa detik untuk menyalakan rokok.
Apa iya dari tanaman itu?
"nih ndraa...no hp cew itu aku di kasih ..." ane coba nunjukkin indra
no hp yang di tulis rosa di punggung pergelangan tangan kiri ane
dia menulisnya tepat di bawah jari kelingking.
dan menulis segaris dimana tangan ane sejajar di hadapan rossa
sekalian pamer ke indra bahwa ane dapat kenalan cewek
"Astagaaa...kok bisa ada kelabannng,kamu gk berasa?" indra kaget
aku tambah kaget,dari mana asal kelabang ini?
barusan ane ngerokok dengan tangan kiri dan nggak ada sedikitpun
yang ane lihat selain coretan tangan rossa,bahkan nggak berasa
ada yang menggeliat.
"aneh ya tadi ular sekarang kelabang??
coba kita liat buka semua bajumu
jangan2 di balik bajumu ada tupai lagi" ledek si indra.
Setelah di pastikan bahwa tak ada apa2 yang menempel
di tubuh ane,kami pun melanjutkan tugas
hingga jam 11 sepanjang jalan itu ane mikir
dari mana 2 binatang buas ini
bahkan ane lupa mau pamer bahwa ada no hp rossa
di tangan ane.
Sesampai di warnet ane langsung mandi karena
memang surabaya panas,selain berkeringat karena jalan kaki jauh tentunya
di kamar mandi warnet ini kesannya angker
lorongnya mirip bangsal,sepi..di sini adalah kos-kosan khusus karyawan
yang umumnya setelah lelah bekerja mereka langsung istirahat
dan lampu depan kamar masing2 kos ini tidak terlalu terang
walau lampunya putih
tapi hanya kesannya saja angker,1 tahun aku di sini tidak pernah
sedikitpun merasa keganjilan bahkan merinding
namun baru malam ini..berjalan di lorong ini
aneh banget rasanya,lembab hawanya,semriwing...
setelah memasuki kamar mandi seperti biasa ane slalu cuci muka
terlebih dulu sebelum menyiram badan,dan tentunya sambil ngaca
sesekali aku menoleh ke kiri melihat kran bak mandi
serasa dari ekor mata ku nampak sosok yang tersenyum di depan kaca!
glek,dengan kaget seketika ane pandangi cermin lagi
tidak ada yg aneh,tapi merindingku lebih hebat di banding
ketika berjalan di lorong tadi,tak lama kemudian
seolah listrik turun tegangan,lampu berkedip lalu normal lagi
ketika sehabis berkedip dari bayangan kaca nampak wajahku
yang sedang tersenyum,padahal ane sedang tidak tersenyum
ane kaget dan hanya pakai handuk lalu membawa baju yg tergantung
dan pergi ke depan,dengan wajah yang
masih berbusa sabun,segera aku basuh wajah di kran depan warnet.
kejadian tersebut tak ku ceritakan pada rama si owner warnet
dan tak lama kemudian rama pamit hendak akan pergi
jalan2 tengah malam di surabaya
bersama teman2nya yang datang dari kampung
dari taman bungkul ke taman prestasi,lalu ke taman apsari
dan kuliner warung nasi ikan pari/iwak pe di wonokromo
untuk tau wisata malam surabaya
rencananya mereka akan balik ke warnet setelah subuh
dan dia berpesan
"kalo ngantuk,tutup aja warnet nggak apa
toh usernya cuma 3 dan kayaknya mereka bentar lagi pulang
dari pada habis2in listrik juga"
ane jaga warnet sendiri
hawanya bikin ane ngantuuuuk banget
sejenak ane tertidur dan terbangun sekitar jam setengah 2
sehabis 3 user tersebut membayar billing,warnet ane tutup.
setelah tutup,ane beranjak ke bilik depan
untuk bersiap tidur,baru saja lampu kamar di matikan
ada yang mengetuk
"lah tadi katanya besok pagi..." tanyaku heran
tanpa curiga,walau tak ada suara motor masuk sebelumnya
tak kulihat pula di depan terparkir motornya rama
apalagi yang tadi perginya rame-rame
kemana kah teman-temannya?
lalu dia nyelonong,berbaring telungkup
"rama...hey.....itu pada kemana teman2mu,yaah moloor" tak ada jawaban
perasaan ane gak enak banget asli,bahkan untuk berbaring
di sebelahnya ada perasaan
yang menahan ane supaya untuk tetap terjaga
entahlah,pikirku...
lalu hp ku berdering
dan kulihat yang panggilan masuk dari....RAMA!!
what the hell?? kenapa aku semakin merinding ketakutan
pengen melihat ke belakang,tapi...takut hp masih belum ane angkat
dan benar ketika menengok ke belakang,bukan lagi rama yang tertidur telungkup
tapi pocong yang sedang terduduk dan tersandar
menghadap ke arah ane dengan wajah seram,hancur berantakan...
maaf kalau ceritanya kacau gan,maaf juga nunggu part selanjutnya
masih ngetik di notepad dulu
Sumur gan:
kisah misteri
Part 2
Part 3
Part 4 [end]
Quote:
siapapun berhak bikin id sesuka nya
kalau gua di blog gua juga copas itu wajar buat ngeramein web gua
dan itu jg blog gua,wajar juga kl gua isi cerita gua
ini kritis tp malah keliatan idiotnya
karena orang ini berhak komentar,gw jg berhak counter pendapat idiotnya
pake bilang absolutely .....
tapi argumennya sangat idiothampir semua kaskuser yang punya blog ngepost ke kaskus biar blog nya juga rame
Quote:
Quote:
Kenalin gan nama ane hengki (bukan nama sebenarnya)
ini pengalaman misteri tak terlupakan ane di tahun 2006
fyi ane bekerja sebagai operator warnet
khusus shift malam di surabaya
Rumah yang sekaligus di jadikan sebagai warnet
untuk ruangan depannya adalah model bangunan kuno
jaman belanda,di sewa oleh seorang pemuda dari madiun bernama
rama (bukan nama sebenarnya) dan ruang kecil yang di sekat
untuk kamar tidurnya,volume kamarnya masih cukup untuk 3 orang
dan 1 komputer,dengan porsi berdesakan.
Yang terkadang pun ane menginap di warnet atau kadang
ane pulang di rumah kakek ane
Singkat cerita tetangga kakek ane seorang juragan
elpiji dan minuman galon yang menjual secara pesan antar
meminta bantuan ane untuk membagi brosur dengan keliling
antar kampung ke kampung,ane menyebar brosurnya
setiap jam 4sore hingga jam11 malam
karena jam12 ane sudah harus siap di warnet.
sekedar info,bagi para pekerja di toko kelontong itu
pekerjaan membagi brosur adalah momen yang paling di tunggu
selain mendapat penghasilan tambahan,aku dan kawan-kawan lainnya
bisa mendapat kesempatan untuk sekedar cuci mata
atau mencari kenalan pembantu/baby sitter yang masih muda dan bening.
Pekerjaan itu per 2 bulan sekali
dan estafet hingga 5 hari kedepan
teringat di malam ke 4 sekitar jam setengah 10
ane sedang berjalan berdua bersama indra
yang juga pekerja di toko itu
mendapat kesempatan membagi brosur
di deretan rumah-rumah dan ruko besar
pinggir jalan raya,ane di deretan rumah sebelah kanan jalan
dan indra di deretan rumah sebelah kiri jalan
ketika ane berjalan tepat di depan
ruko yang gelap tak berpenghuni
dan hanya seekor anjing liar jalanan
yang berada di balik pagar ruko kosong itu
Ane berpapasan dengan seorang
wanita dewasa dan gadis belia yang tampak berumur 20tahun
ane menyapa dan memberi selembaran brosur tersebut
siapa tau nanti dia membutuhkan
tepat di bawah penerangan jalan yang sayup
tiba-tiba lampunya mati,sempat kaget karena matinya lampu jalan
tapi dengan cepat ane berikan 2 lembaran brosur
"maaf mbak ini brosur,kalau mau pesan elpiji dan minuman galon" ane sembari senyum
"oh ya makasih..." senyumnya dingin
sekilas nggak ada yang menarik dari wanita ini
tapi entah ane tertarik sekali untuk tahu nama mbak ini
dengan kecentilan ane ngajak kenalan
"oya kl boleh tau mbak tinggal di mana?" tanya ane
"di belakang kampung sini mas.."
"ooh bisa kok kl delivery.."
"mau mampir??" sahut si ibu yang ane kira kakaknya
hah nawarin mampir,baru ketemu laki2 di jalan malam2 begini? dalam hati ane
"oh nggak mbak makasih,lain kali aja,tp kl boleh minta no hpnya" ane ceplas ceplos
"boleh .." sembari menyambar tangan ane dan menulis no hpnya dan menulis namanya
"ooh namanya rossa wah nomor nya sama
jadi bisa teleponan agak lama nih kl gk ganggu hehehe" sahut ane
"yaa boleh aja,tapi kalau waktunya tidur jangan di telepon ya..."
"okee makasih,oh ya aku lanjut dulu ya nanti aku sms"
Lalu ane tengok teman ane si indra yang bengong di seberang jalan
sambil melambai tangan,ane samperin si indra
"kamu ngapain tadi di dpn ruko itu? kok lama banget di sana" tanya indra
"ya ngasih brosur ke 2 perempuan yang papasan sama aku dan aku
ngajak kenalan terus di ajak mampir,krn keburu-buru aku cm minta no hp" jawab ane
"kenalan?? ooh..."
"iya gelap sih emang gk keliatan? iri yaaa dr tadi gk dpt kenalan cewek"
belum selesai aku ngomong,tiba tiba dia teriak
Awas ulaarr!!! ane kaget dan benar ular kecil di pundak kanan ane
seketika indra tampol ular kecil itu dengan gulungan tebal
brosur di tangannya dan hilanglah ular tersebut
benar-benar hilang,tak jelas kemana jatuhnya.
Ane melongo indra tambah bengong,ular dari mana dan kemana?
memang tadi indra menunggu di dekat
tanaman bougenville yang tingginya 2 meter
di pinggir jalan dan ane sempat berdiri sejenak di situ
yang cuma beberapa detik untuk menyalakan rokok.
Apa iya dari tanaman itu?
"nih ndraa...no hp cew itu aku di kasih ..." ane coba nunjukkin indra
no hp yang di tulis rosa di punggung pergelangan tangan kiri ane
dia menulisnya tepat di bawah jari kelingking.
dan menulis segaris dimana tangan ane sejajar di hadapan rossa
sekalian pamer ke indra bahwa ane dapat kenalan cewek
"Astagaaa...kok bisa ada kelabannng,kamu gk berasa?" indra kaget
aku tambah kaget,dari mana asal kelabang ini?
barusan ane ngerokok dengan tangan kiri dan nggak ada sedikitpun
yang ane lihat selain coretan tangan rossa,bahkan nggak berasa
ada yang menggeliat.
"aneh ya tadi ular sekarang kelabang??
coba kita liat buka semua bajumu
jangan2 di balik bajumu ada tupai lagi" ledek si indra.
Setelah di pastikan bahwa tak ada apa2 yang menempel
di tubuh ane,kami pun melanjutkan tugas
hingga jam 11 sepanjang jalan itu ane mikir
dari mana 2 binatang buas ini
bahkan ane lupa mau pamer bahwa ada no hp rossa
di tangan ane.
Sesampai di warnet ane langsung mandi karena
memang surabaya panas,selain berkeringat karena jalan kaki jauh tentunya
di kamar mandi warnet ini kesannya angker
lorongnya mirip bangsal,sepi..di sini adalah kos-kosan khusus karyawan
yang umumnya setelah lelah bekerja mereka langsung istirahat
dan lampu depan kamar masing2 kos ini tidak terlalu terang
walau lampunya putih
tapi hanya kesannya saja angker,1 tahun aku di sini tidak pernah
sedikitpun merasa keganjilan bahkan merinding
namun baru malam ini..berjalan di lorong ini
aneh banget rasanya,lembab hawanya,semriwing...
setelah memasuki kamar mandi seperti biasa ane slalu cuci muka
terlebih dulu sebelum menyiram badan,dan tentunya sambil ngaca
sesekali aku menoleh ke kiri melihat kran bak mandi
serasa dari ekor mata ku nampak sosok yang tersenyum di depan kaca!
glek,dengan kaget seketika ane pandangi cermin lagi
tidak ada yg aneh,tapi merindingku lebih hebat di banding
ketika berjalan di lorong tadi,tak lama kemudian
seolah listrik turun tegangan,lampu berkedip lalu normal lagi
ketika sehabis berkedip dari bayangan kaca nampak wajahku
yang sedang tersenyum,padahal ane sedang tidak tersenyum
ane kaget dan hanya pakai handuk lalu membawa baju yg tergantung
dan pergi ke depan,dengan wajah yang
masih berbusa sabun,segera aku basuh wajah di kran depan warnet.
kejadian tersebut tak ku ceritakan pada rama si owner warnet
dan tak lama kemudian rama pamit hendak akan pergi
jalan2 tengah malam di surabaya
bersama teman2nya yang datang dari kampung
dari taman bungkul ke taman prestasi,lalu ke taman apsari
dan kuliner warung nasi ikan pari/iwak pe di wonokromo
untuk tau wisata malam surabaya
rencananya mereka akan balik ke warnet setelah subuh
dan dia berpesan
"kalo ngantuk,tutup aja warnet nggak apa
toh usernya cuma 3 dan kayaknya mereka bentar lagi pulang
dari pada habis2in listrik juga"
ane jaga warnet sendiri
hawanya bikin ane ngantuuuuk banget
sejenak ane tertidur dan terbangun sekitar jam setengah 2
sehabis 3 user tersebut membayar billing,warnet ane tutup.
setelah tutup,ane beranjak ke bilik depan
untuk bersiap tidur,baru saja lampu kamar di matikan
ada yang mengetuk
"lah tadi katanya besok pagi..." tanyaku heran
tanpa curiga,walau tak ada suara motor masuk sebelumnya
tak kulihat pula di depan terparkir motornya rama
apalagi yang tadi perginya rame-rame
kemana kah teman-temannya?
lalu dia nyelonong,berbaring telungkup
"rama...hey.....itu pada kemana teman2mu,yaah moloor" tak ada jawaban
perasaan ane gak enak banget asli,bahkan untuk berbaring
di sebelahnya ada perasaan
yang menahan ane supaya untuk tetap terjaga
entahlah,pikirku...
lalu hp ku berdering
dan kulihat yang panggilan masuk dari....RAMA!!
what the hell?? kenapa aku semakin merinding ketakutan
pengen melihat ke belakang,tapi...takut hp masih belum ane angkat
dan benar ketika menengok ke belakang,bukan lagi rama yang tertidur telungkup
tapi pocong yang sedang terduduk dan tersandar
menghadap ke arah ane dengan wajah seram,hancur berantakan...
maaf kalau ceritanya kacau gan,maaf juga nunggu part selanjutnya
masih ngetik di notepad dulu
Sumur gan:
kisah misteri
Part 2
Part 3
Part 4 [end]
Diubah oleh kismisnet 04-07-2015 13:40
axxis2sixx memberi reputasi
1
131.6K
602
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kismisnet
#2
Pengalaman Seram Menjalin hubungan dengan wanita misterius (2)
Di sebuah jalan raya yang sepi
di terangi lampu jalanan,tampak sosok berjalan sambil
menangis tersedu,langkah lunglai ke arah ane
dengan postur badan yang ane rasa kenal,dan rambut sepundak
"rosa,,kamu kenapa? kok nangis? sendirian lagi di sini? dari mana?"
"aku takut tadi sehabis maghrib ada kecelakaan truk yang tabrak
perempuan sampai meninggal,aku merasa bersalah
karena nggak nolong perempuan itu,aku takut..." dia menangis tersedu
"udah jangan nangis,kamu gk akan kenapa-napa kok
bukan salah kamu,yang salah supir truknya
kamu nggak bakal kena sanksi hukum" kata ane nenangin dia
"bukan itu,masalahnya arwah perempuan itu ngikutin aku...." kata dia
sambil nunjuk ke atas
Jlegg ane kaget,ada sesosok perempuan yang melayang di atas
rosa dan berlumuran darah,sebagian darahnya menetes di pundak ane
dengan wajah menyeringai ke arah ane,parahnya lagi rosa seketika hilang
ane curiga rosa di culik perempuan itu.
"ngapain sih tidur sini,heeeeh banguuun..." teriak suara yg ane kenal
Rama,dia membangunkan ane yang tertidur di tepat garis tengah pintu kamar
"jangan2 kamu mabuk lagi.." suara rama semakin keras
kepalaku sangat pusing,sesaat ane sadar
soal pocong yang membuat ane pingsan
dan soal perempuan yang melayang di atas rosa ternyata hanyalah mimpi.
ane baru sadar ternyata ini sudah pagi.
"nggak mabok kok,cium aja bau mulutku gk bau minuman kan
aku buka pintunya karena hawanya panas.." kata ane masih sembunyikan apa yang terjadi
ane pandangi tempat dimana pocong itu duduk
bukannya takut tp ane malah tidur di tempat itu
karena naluri ane merasa gk terima bahwa makhluk pendatang itu
nyerobot tempat tidur ane,sambil memikirkan mimpi dan kejadian semalam
ane ingat,nomor hp rosa di tangan ane,kok masih jelas
bukannya kalau kena busa sabun dan air paling nggak
kehapus dikit-dikit ya...
coba telepon hp rossa,terputus...
kedua ketiga tulalit....
gk jelas,ah hapus aja dari tangan dan contact hp..
sore ini ane berkumpul di toko murah,nama toko kelontong
tetangga kakek ane,kali ini regu penyebar brosur
lebih lengkap ada 8 orang,masing2 terdiri dari 2 orang
dan salah satunya ada si pemilik toko sendiri
sebut saja namanya tony (bukan nama sebenarnya)
kl ane manggilnya bos
"bos semalem ane nemu kenalan cewek di daerah kramat gantung
manis sih..mau sepik sepik gak? udh ane hapus tadi dr contact
soalnya nomornya tulalit,tp msh ada sih di riwayat panggilan" goda ane
"nggak heraaan kl kamu selalu nemu,buat aku aja gimana?
kalau sampai berhasil aku ajak kencan cewek itu
nanti aku bantu kamu tukar tambahkan hp baru" tantangnya
siapa yang gak mau,toh ane jg gk tertarik sm rosa
malam ke 5 bagi brosur ini sudah selesai dari jam8
"di sini bos aku kenalan sm dia" kami berdiri persis di tempat aku pertama ketemu rosa
"yo wis sini aku telepon"
tak lama kemudian..
"apanya tulalit,nyambung gini kok
ini,buruan kamu dulu yg ngomong
minta alamat dia nanti main ke rumahnya"tony sumringah
"hallo rosa ini hengki yg kemarin,umm...ganggu gak?"
"oh enggak,ada apa??"
"aku boleh main ke tempatmu?"
"main aja silahkan"
"tapi aku nggak tau rumahmu"
"ya udah tunggu aku di tempat semalem ya,aku jemput"
"oh ya rossa,,tp aku sama temanku..."
"nggak apa aku jemput sekarang"
gak ada 5 menit dia muncul dari gang yg berjarak 50 meter
dari tempat ane dan tony berdiri.
Setelah memasuki gang,dengan jalan berliku
meliuk kedalam,masih ada gang kecil di dalam gang
lebih dari 5 menit memasuki gang masih belum ketemu rumahnya
"masih jauh??" tanyaku
"udah deket kok" sahut rossa
"oh ya ini temanku..." aku mengenalkan tony
"toni..." sahutnya ramah
"aku rossa.."
aku lihat si bos ini tolah toleh dan berbisik
"daerah sini kan masih berseberangan 4 jalan raya
dan 1 sungai besar dari kampung kita,aku kok baru tau gang2 kecil di sini ya
udah gitu kampungnya kayak kampung mati,kan baru jam 8 ini"
kami berhenti di sebuah rumah tusuk sate gaya bangungannya
gak beda jauh sama rumah kakek ane,masih konstruksi rumah jaman kolonial
ada burung gagak bertengger di neonbox yg sudah usang depan pagar rumah ini
ane kaget,dan tony pura2 santai
"ayo masuk oya kenalin ini mama aku" sambut rosa sambil mengenalkan ibunya
wanita yang ane kira kakaknya
"saya tony tante,oya ini saya bawakan buah tante" tony memberikan bungkusan plastik itu
"di rumah ini kami hanya tinggal berdua
sebulan sekali papa rosa datang beliau kerja di irian" kata ibu nya
"kamu suka lukisan ya?" tanya ane ke rosa
"suka banget ,kamu ngeliat ke lukisan perempuan itu terus,kamu suka?" tanya rosa balik
"haaah?? enggak...cuma yg itu keliatan menonjol aja" ane ngeles
"lihat lukisan perempuan berkebaya kuning dengan sanggul itu
rasanya gk asing lagi bagi ane,dimana ya ane liat itu orang" gumam ane
"tante ini dulunya buka katering,sayang udah kolaps kalah saingan
ya kalau masih buka pasti bisa pesen elpiji dan minuman kemasan
kardus ya di tempat kamu" ibu rosa memulai obrolan
setelah 15 menit bertamu,tony mengajak pamit karena merasa sungkan
"ok kami pulang dulu ya,nanti kl ada waktu bolehlah kita jalan2 rame2" canda tony
"tau jalan pulangnya kan? apa perlu tante antar?" tanya ibu rosa
"oh nggak usah tante nggak apa-apa terima kasih" kata ane
sepanjang perjalanan dari rumah rosa ke gang depan tadi
kami merasa seolah sedang di perhatikan oleh beberapa pasang mata
tapi sangat sepi,bahkan tak ada toko kecil pun yg buka
untuk sekedar beli korek,karena kami lupa bawa korek untuk menyalakan rokok
"bahkan tukang bakso pun gak lewat sini ya saking sepinya" kata tony
"takut gk laku kali bos" jawab ane
"nah yang kampung sini pernah di bagi brosur belum?" tanya tony
"belum,orang baru ini masuk ke kampung sini" sahut ane
Semakin lama ane berjalan rasanya lamaa sekali
tak sampai juga di mulut gang tadi,berkelok,berliku,meliuk-liuk
ane dan tony saling diam,berjalan lama kelamaan ane
merasa sedikit pusing,seolah jalan yang terang ini berkabut
semakin tebal kabutnya
antara sadar dan tidak tiba2 ane merasa merasa melayang
berjalan sendirian,dan sampai di depan gang rumah kakek ane!!
kemana tony??
ane hubungi hp nya off,aneh bangett
besok sorenya ane mampir ke tokonya,saat tokonya sudah hampir tutup
dia bilang
"gilaaak aku jalan nyasar ketemu gang ketemu gang tembus gang lagi
tau-tau udah di kuburan mba ratu di dekat perak sana
sampe ke sini aku ngojek pulangnya
lah wong rumah dia itu daerah pertokoan dekat kramat gantung sana kok"
nggak beres tuh cewek pasti,aku telepon pas sampai rumah
malah hp nya tulalit,sekarang aku telepon juga tulalit
ati ati kamu hengky jangan-jangan itu wanita jadi-jadian
kapok deh aku ke sana,aku udah curiga sejak lihat
burung gagak di atas rumahnya" cerocos tony tanpa titik koma
detik itu juga aku datangi rumahnya sesampai di sana
sangat mudah sekali menemukan rumahnya
aku rasa tidak terlalu berbelit jalannya
kampungnya ramai,banyak anak kecil bermain
dan ibu2 yg kerepotan menyuapi anak2nya makan sore
sembari ibu2 itu bercengkerama,ada penjaja makanan lewat
seperti bakpao chik yen,bakso,siomay,tauwa
dan rosa sedang menyirami tanaman depan rumahnya
"nggak ada yang aneh,apa karena malam itu aja hawanya yang gak beres" gumamku
"tumben udah dateng jam segini,biasanya telpon dulu pas mau datang"
suara mama rosa ngagetin ane dari belakang
"ayo mampir dulu malah bengong.."
"oh enggak tante kebetulan ini lagi lewat.." kilah ane
"habis antar pesanan daerah sini? emang susah sih
kalau di kampung2 sini harus turun motor dan di tuntun bawanya" jelas mama rosa
malamnya sambil jaga warnet ane teleponan sama rosa
cukup lama cukup akrab dan hangat
ane menceritakan kalau ane kerja di warnet
dan rosa sempat reques download lagu2 favorit dia
termasuk video2 komedi kemudian di burning dvd,lalu akan di bayar
saat ane bawa pesanananya besok di rumahnya.
hubungan ane dan rosa semakin hari semakin akrab
tapi tony selalu menyindir bahwa dia adalah hantu
beberapa pertimbangan ane kalau dia hantu
1.hp nya selalu aktif saat di hubungi malam hari
(alibinya kalau siang sim card nya gantian sama ibunya)
2.kampungnya kalau malam selalu sepi
(tapi banyak kampung seperti ini di daerah surabaya
contohnya daerah kawatan dekat tugu pahlawan)
3.sejak perkenalan dengannya,ane mulai merasa merinding
serem,ganjil,dan seolah di bayangi oleh makhluk gaib
(yang ini mungkin hanya sugesti)
4.soal ane pulang dalam keadaan setengah sadar
begitupun dengan tony yang tersesat di komplek
pemakaman mba ratu tanjung perak,itu masih misteri
kalau dia hantu pasti dia tau aku sedang menyindirnya
"oh ya rossa,kamu percaya hantu gak?" tanya ane di telepon
"percaya,mereka kan ada di sekitar kita,mungkin di sekitar kamu.." jawabnya
seerrrr tiba2 angin berdesir di tengkuk ane
untungnya warnet ini masih ada 9 user dari 15 workstation yang tersedia
sambil mencari hiburan biar gak tegang ane nonton bokep
gak lama kemudian di warnet ane kedatengan cewek sendirian
biasanya kalau di warnet ane,user cewek di atas jam12
itu di temenin cowoknya dan lagi kebanyakan ane udah kenal
tapi ini,ane baru liat sekarang
"mas print warna bisa?"
"oh bisa mbak,silahkan.."
"rosa,bentar ya ada yg mau print,gk biasanya sih tengah malem gini" pamit ane di tlp
"ya udah aku jg mau bobo,jgn lupa ya pesanan aku ya,dadahh.."
begitu ane buka flashdisknya yang ingin dia print adalah
artikel mengenai metafisika,seperti ciri2 orang kena teluh/santet/kesurupan
dan cara penangannya,singkat cerita perempuan ini membuka praktek tarot di sebuah
pusat perbelanjaan,dan dia memberi kartu nama.
warnet ini tidak buka sampai jam 7 pagi seperti biasa
karena aku masih lelah
dan rama juga maklum terlebih dia juga pulang kampung
jadi jam setengah 4 aku sudah tutup warnet
sesaat tidur antara sadar dan mimpi,aku melihat bayangan rosa
"jangan dekati perempuan itu
dialah yang aku maksud hantu di sekitarmu tadi" teriak rosa di mimpi
wanita yang di maksud rosa adalah perempuan yang tadi
numpang print artikel tentang metafisik
tak lama kemudian di mimpi itu aku melihat pocong yang
ada di bayangan cermin di kamar mandi warnet
kemudian pocong itu mendekat dari belakang
tampak dari pantulan kaca,semakin dekat dekat dan...
aku terbangun,ternyata baru 5 menit aku tertidur
bau wangi kembang
kamboja+kenanga+melati+mawar+sedap malam+bunga kantil+arum dalu
campur aduk,namun ada yang aneh dengan tubuhku
tiba-tiba aku menggunakan kain warna putih
ya,aku seperti mayat yang baru di bungkus kain kafan!!
semuanya gelap,tidak ada lampu sedikitpun
ane kaget,panik,lemes,keringat dingin..
ane cuma bisa pasrah dan baca-baca doa
ayat kursi,al-falaq,an-nas,al-ikhlas
entah udah berapa kali baca doa-doa itu
akhirnya mix bau wangi tadi hilang,menjadi bau khas kamar
lampu kembali menyala,dan tubuh ane kembali seperti semula
ane beranjak pergi dari warnet,pulang ke rumah kakek
masih gak percaya dengan apa yang terjadi
sampai pagi,siang,sore ane masih bingung apa
yang selama ini terjadi sama ane??
gak ada tempat cerita,karena ane juga kasian
kakek ane udah tua,takutnya nanti kepikiran macem-macem
malam pun datang kembali,ane masih lemes,gak bisa tidur,tapi ngantuk...
masih berlanjut gan ke part selanjutnya semua saling berkaitan soalnya
ngetik di notepad dulu biar rapi
di terangi lampu jalanan,tampak sosok berjalan sambil
menangis tersedu,langkah lunglai ke arah ane
dengan postur badan yang ane rasa kenal,dan rambut sepundak
"rosa,,kamu kenapa? kok nangis? sendirian lagi di sini? dari mana?"
"aku takut tadi sehabis maghrib ada kecelakaan truk yang tabrak
perempuan sampai meninggal,aku merasa bersalah
karena nggak nolong perempuan itu,aku takut..." dia menangis tersedu
"udah jangan nangis,kamu gk akan kenapa-napa kok
bukan salah kamu,yang salah supir truknya
kamu nggak bakal kena sanksi hukum" kata ane nenangin dia
"bukan itu,masalahnya arwah perempuan itu ngikutin aku...." kata dia
sambil nunjuk ke atas
Jlegg ane kaget,ada sesosok perempuan yang melayang di atas
rosa dan berlumuran darah,sebagian darahnya menetes di pundak ane
dengan wajah menyeringai ke arah ane,parahnya lagi rosa seketika hilang
ane curiga rosa di culik perempuan itu.
"ngapain sih tidur sini,heeeeh banguuun..." teriak suara yg ane kenal
Rama,dia membangunkan ane yang tertidur di tepat garis tengah pintu kamar
"jangan2 kamu mabuk lagi.." suara rama semakin keras
kepalaku sangat pusing,sesaat ane sadar
soal pocong yang membuat ane pingsan
dan soal perempuan yang melayang di atas rosa ternyata hanyalah mimpi.
ane baru sadar ternyata ini sudah pagi.
"nggak mabok kok,cium aja bau mulutku gk bau minuman kan
aku buka pintunya karena hawanya panas.." kata ane masih sembunyikan apa yang terjadi
ane pandangi tempat dimana pocong itu duduk
bukannya takut tp ane malah tidur di tempat itu
karena naluri ane merasa gk terima bahwa makhluk pendatang itu
nyerobot tempat tidur ane,sambil memikirkan mimpi dan kejadian semalam
ane ingat,nomor hp rosa di tangan ane,kok masih jelas
bukannya kalau kena busa sabun dan air paling nggak
kehapus dikit-dikit ya...
coba telepon hp rossa,terputus...
kedua ketiga tulalit....
gk jelas,ah hapus aja dari tangan dan contact hp..
sore ini ane berkumpul di toko murah,nama toko kelontong
tetangga kakek ane,kali ini regu penyebar brosur
lebih lengkap ada 8 orang,masing2 terdiri dari 2 orang
dan salah satunya ada si pemilik toko sendiri
sebut saja namanya tony (bukan nama sebenarnya)
kl ane manggilnya bos
"bos semalem ane nemu kenalan cewek di daerah kramat gantung
manis sih..mau sepik sepik gak? udh ane hapus tadi dr contact
soalnya nomornya tulalit,tp msh ada sih di riwayat panggilan" goda ane
"nggak heraaan kl kamu selalu nemu,buat aku aja gimana?
kalau sampai berhasil aku ajak kencan cewek itu
nanti aku bantu kamu tukar tambahkan hp baru" tantangnya
siapa yang gak mau,toh ane jg gk tertarik sm rosa
malam ke 5 bagi brosur ini sudah selesai dari jam8
"di sini bos aku kenalan sm dia" kami berdiri persis di tempat aku pertama ketemu rosa
"yo wis sini aku telepon"
tak lama kemudian..
"apanya tulalit,nyambung gini kok
ini,buruan kamu dulu yg ngomong
minta alamat dia nanti main ke rumahnya"tony sumringah
"hallo rosa ini hengki yg kemarin,umm...ganggu gak?"
"oh enggak,ada apa??"
"aku boleh main ke tempatmu?"
"main aja silahkan"
"tapi aku nggak tau rumahmu"
"ya udah tunggu aku di tempat semalem ya,aku jemput"
"oh ya rossa,,tp aku sama temanku..."
"nggak apa aku jemput sekarang"
gak ada 5 menit dia muncul dari gang yg berjarak 50 meter
dari tempat ane dan tony berdiri.
Setelah memasuki gang,dengan jalan berliku
meliuk kedalam,masih ada gang kecil di dalam gang
lebih dari 5 menit memasuki gang masih belum ketemu rumahnya
"masih jauh??" tanyaku
"udah deket kok" sahut rossa
"oh ya ini temanku..." aku mengenalkan tony
"toni..." sahutnya ramah
"aku rossa.."
aku lihat si bos ini tolah toleh dan berbisik
"daerah sini kan masih berseberangan 4 jalan raya
dan 1 sungai besar dari kampung kita,aku kok baru tau gang2 kecil di sini ya
udah gitu kampungnya kayak kampung mati,kan baru jam 8 ini"
kami berhenti di sebuah rumah tusuk sate gaya bangungannya
gak beda jauh sama rumah kakek ane,masih konstruksi rumah jaman kolonial
ada burung gagak bertengger di neonbox yg sudah usang depan pagar rumah ini
ane kaget,dan tony pura2 santai
"ayo masuk oya kenalin ini mama aku" sambut rosa sambil mengenalkan ibunya
wanita yang ane kira kakaknya
"saya tony tante,oya ini saya bawakan buah tante" tony memberikan bungkusan plastik itu
"di rumah ini kami hanya tinggal berdua
sebulan sekali papa rosa datang beliau kerja di irian" kata ibu nya
"kamu suka lukisan ya?" tanya ane ke rosa
"suka banget ,kamu ngeliat ke lukisan perempuan itu terus,kamu suka?" tanya rosa balik
"haaah?? enggak...cuma yg itu keliatan menonjol aja" ane ngeles
"lihat lukisan perempuan berkebaya kuning dengan sanggul itu
rasanya gk asing lagi bagi ane,dimana ya ane liat itu orang" gumam ane
"tante ini dulunya buka katering,sayang udah kolaps kalah saingan
ya kalau masih buka pasti bisa pesen elpiji dan minuman kemasan
kardus ya di tempat kamu" ibu rosa memulai obrolan
setelah 15 menit bertamu,tony mengajak pamit karena merasa sungkan
"ok kami pulang dulu ya,nanti kl ada waktu bolehlah kita jalan2 rame2" canda tony
"tau jalan pulangnya kan? apa perlu tante antar?" tanya ibu rosa
"oh nggak usah tante nggak apa-apa terima kasih" kata ane
sepanjang perjalanan dari rumah rosa ke gang depan tadi
kami merasa seolah sedang di perhatikan oleh beberapa pasang mata
tapi sangat sepi,bahkan tak ada toko kecil pun yg buka
untuk sekedar beli korek,karena kami lupa bawa korek untuk menyalakan rokok
"bahkan tukang bakso pun gak lewat sini ya saking sepinya" kata tony
"takut gk laku kali bos" jawab ane
"nah yang kampung sini pernah di bagi brosur belum?" tanya tony
"belum,orang baru ini masuk ke kampung sini" sahut ane
Semakin lama ane berjalan rasanya lamaa sekali
tak sampai juga di mulut gang tadi,berkelok,berliku,meliuk-liuk
ane dan tony saling diam,berjalan lama kelamaan ane
merasa sedikit pusing,seolah jalan yang terang ini berkabut
semakin tebal kabutnya
antara sadar dan tidak tiba2 ane merasa merasa melayang
berjalan sendirian,dan sampai di depan gang rumah kakek ane!!
kemana tony??
ane hubungi hp nya off,aneh bangett
besok sorenya ane mampir ke tokonya,saat tokonya sudah hampir tutup
dia bilang
"gilaaak aku jalan nyasar ketemu gang ketemu gang tembus gang lagi
tau-tau udah di kuburan mba ratu di dekat perak sana
sampe ke sini aku ngojek pulangnya
lah wong rumah dia itu daerah pertokoan dekat kramat gantung sana kok"
nggak beres tuh cewek pasti,aku telepon pas sampai rumah
malah hp nya tulalit,sekarang aku telepon juga tulalit
ati ati kamu hengky jangan-jangan itu wanita jadi-jadian
kapok deh aku ke sana,aku udah curiga sejak lihat
burung gagak di atas rumahnya" cerocos tony tanpa titik koma
detik itu juga aku datangi rumahnya sesampai di sana
sangat mudah sekali menemukan rumahnya
aku rasa tidak terlalu berbelit jalannya
kampungnya ramai,banyak anak kecil bermain
dan ibu2 yg kerepotan menyuapi anak2nya makan sore
sembari ibu2 itu bercengkerama,ada penjaja makanan lewat
seperti bakpao chik yen,bakso,siomay,tauwa
dan rosa sedang menyirami tanaman depan rumahnya
"nggak ada yang aneh,apa karena malam itu aja hawanya yang gak beres" gumamku
"tumben udah dateng jam segini,biasanya telpon dulu pas mau datang"
suara mama rosa ngagetin ane dari belakang
"ayo mampir dulu malah bengong.."
"oh enggak tante kebetulan ini lagi lewat.." kilah ane
"habis antar pesanan daerah sini? emang susah sih
kalau di kampung2 sini harus turun motor dan di tuntun bawanya" jelas mama rosa
malamnya sambil jaga warnet ane teleponan sama rosa
cukup lama cukup akrab dan hangat
ane menceritakan kalau ane kerja di warnet
dan rosa sempat reques download lagu2 favorit dia
termasuk video2 komedi kemudian di burning dvd,lalu akan di bayar
saat ane bawa pesanananya besok di rumahnya.
hubungan ane dan rosa semakin hari semakin akrab
tapi tony selalu menyindir bahwa dia adalah hantu
beberapa pertimbangan ane kalau dia hantu
1.hp nya selalu aktif saat di hubungi malam hari
(alibinya kalau siang sim card nya gantian sama ibunya)
2.kampungnya kalau malam selalu sepi
(tapi banyak kampung seperti ini di daerah surabaya
contohnya daerah kawatan dekat tugu pahlawan)
3.sejak perkenalan dengannya,ane mulai merasa merinding
serem,ganjil,dan seolah di bayangi oleh makhluk gaib
(yang ini mungkin hanya sugesti)
4.soal ane pulang dalam keadaan setengah sadar
begitupun dengan tony yang tersesat di komplek
pemakaman mba ratu tanjung perak,itu masih misteri
kalau dia hantu pasti dia tau aku sedang menyindirnya
"oh ya rossa,kamu percaya hantu gak?" tanya ane di telepon
"percaya,mereka kan ada di sekitar kita,mungkin di sekitar kamu.." jawabnya
seerrrr tiba2 angin berdesir di tengkuk ane
untungnya warnet ini masih ada 9 user dari 15 workstation yang tersedia
sambil mencari hiburan biar gak tegang ane nonton bokep
gak lama kemudian di warnet ane kedatengan cewek sendirian
biasanya kalau di warnet ane,user cewek di atas jam12
itu di temenin cowoknya dan lagi kebanyakan ane udah kenal
tapi ini,ane baru liat sekarang
"mas print warna bisa?"
"oh bisa mbak,silahkan.."
"rosa,bentar ya ada yg mau print,gk biasanya sih tengah malem gini" pamit ane di tlp
"ya udah aku jg mau bobo,jgn lupa ya pesanan aku ya,dadahh.."
begitu ane buka flashdisknya yang ingin dia print adalah
artikel mengenai metafisika,seperti ciri2 orang kena teluh/santet/kesurupan
dan cara penangannya,singkat cerita perempuan ini membuka praktek tarot di sebuah
pusat perbelanjaan,dan dia memberi kartu nama.
warnet ini tidak buka sampai jam 7 pagi seperti biasa
karena aku masih lelah
dan rama juga maklum terlebih dia juga pulang kampung
jadi jam setengah 4 aku sudah tutup warnet
sesaat tidur antara sadar dan mimpi,aku melihat bayangan rosa
"jangan dekati perempuan itu
dialah yang aku maksud hantu di sekitarmu tadi" teriak rosa di mimpi
wanita yang di maksud rosa adalah perempuan yang tadi
numpang print artikel tentang metafisik
tak lama kemudian di mimpi itu aku melihat pocong yang
ada di bayangan cermin di kamar mandi warnet
kemudian pocong itu mendekat dari belakang
tampak dari pantulan kaca,semakin dekat dekat dan...
aku terbangun,ternyata baru 5 menit aku tertidur
bau wangi kembang
kamboja+kenanga+melati+mawar+sedap malam+bunga kantil+arum dalu
campur aduk,namun ada yang aneh dengan tubuhku
tiba-tiba aku menggunakan kain warna putih
ya,aku seperti mayat yang baru di bungkus kain kafan!!
semuanya gelap,tidak ada lampu sedikitpun
ane kaget,panik,lemes,keringat dingin..
ane cuma bisa pasrah dan baca-baca doa
ayat kursi,al-falaq,an-nas,al-ikhlas
entah udah berapa kali baca doa-doa itu
akhirnya mix bau wangi tadi hilang,menjadi bau khas kamar
lampu kembali menyala,dan tubuh ane kembali seperti semula
ane beranjak pergi dari warnet,pulang ke rumah kakek
masih gak percaya dengan apa yang terjadi
sampai pagi,siang,sore ane masih bingung apa
yang selama ini terjadi sama ane??
gak ada tempat cerita,karena ane juga kasian
kakek ane udah tua,takutnya nanti kepikiran macem-macem
malam pun datang kembali,ane masih lemes,gak bisa tidur,tapi ngantuk...
masih berlanjut gan ke part selanjutnya semua saling berkaitan soalnya
ngetik di notepad dulu biar rapi
Diubah oleh kismisnet 26-01-2015 03:12
axxis2sixx memberi reputasi
1

