- Beranda
- Film Indonesia
Doea Tanda Cinta | Maret 2015
...
TS
bukansbytapifby
Doea Tanda Cinta | Maret 2015

Quote:
Release date : 21 Mei 2015
Production : Cinema Delapan
Director : Benoa dan Rick Soerafani
Cast : Rizky Hanggono, Fedi Nuril, Ernest Samudera, Tika Bravani, Tio Pakusadewo, Ingrid Widjanarko, Donny Kesuma, Rendy Kjaernett, Trisa Triandesa, Albert Fakdawer, Dallas Pratama, dan Agatha Valerie
Bagoes (Fedi Nuril) dan Mahesa (Rendy Kjaernett) yang sama-sama masuk Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah. Keduanya menjalin persahabatan dan bersama-sama berjuang selama masa pendidikan. Meski keduanya sempat terlibat konflik asmara dengan seorang wanita bernama Laras (Tika Bravani), namun pada akhirnya mereka bersatu demi menjaga kedaulatan Indonesia.
Production : Cinema Delapan
Director : Benoa dan Rick Soerafani
Cast : Rizky Hanggono, Fedi Nuril, Ernest Samudera, Tika Bravani, Tio Pakusadewo, Ingrid Widjanarko, Donny Kesuma, Rendy Kjaernett, Trisa Triandesa, Albert Fakdawer, Dallas Pratama, dan Agatha Valerie
Bagoes (Fedi Nuril) dan Mahesa (Rendy Kjaernett) yang sama-sama masuk Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah. Keduanya menjalin persahabatan dan bersama-sama berjuang selama masa pendidikan. Meski keduanya sempat terlibat konflik asmara dengan seorang wanita bernama Laras (Tika Bravani), namun pada akhirnya mereka bersatu demi menjaga kedaulatan Indonesia.
Quote:
Trailer
Teaser
Andien - Siapa (Original Sound Track)
Teaser
Andien - Siapa (Original Sound Track)
Spoiler for Pic:






[URL="Sumber"]Google.com[/URL]
Spoiler for News:
Doea Tanda Cinta: Film Tentang Cinta Tanah Air dan Keluarga
Tahun 2015 mendatang, dunia perfilman Indonesia akan disuguhkan film bergenre action drama yang berjudul Doea Tanda Cinta. Film ini merupakan produksi dari Cinema Delapan yang sebelumnya telah sukses merilis dua film anak, yaitu Pasukan Kapiten dan Princess, Bajak Laut, & Alien. Dalam menggarap Doea Tanda Cinta ini Cinema Delapan juga berkolaborasi dengan Benoa dan Rick Soerafani sebagai sutradara.
Menurut sang Produser, Alfani Wiryawan, film ini merupakan gabungan antara drama cinta dan perang. Selain itu, inti yang ingin disampaikan di film ini adalah memberikan gambaran tentang seperti apa kehidupan prajurit TNI kepada masyarakat Indonesia. Cerita asmara juga menjadi bagian penting di film ini, di mana karakter Bagoes dan Mahesa (Rendy Kjaernett) yang masuk akademi militer jatuh cinta kepada wanita yang sama bernama Laras (Tika Bravani).
"Film ini menggambarkan kisah kehidupan seorang prajurit TNI sejak masih pendidikan di Akademi Militer (Akmil) di Magelang, dan juga di saat penugasan di medan operasi," ujar Alfani saat acara syukuran jelang syuting perdana film Doea Tanda Cinta di Jakarta, Selasa (14/10) sore.
Ia juga menambahkan, dengan film ini ia berharap masyarakat Indonesia bisa lebih mengenal dan bangga dengan prajurit Indonesia. "Dengan film ini, kami berharap masyarakat Indonesia bisa lebih mengenal kehidupan prajurit yang sebenarnya, sehingga mencintai dan bangga memiliki TNI Angkatan Darat (AD)," tambahnya.
Selain akan disuguhkan sosialiasi kehidupan prajurit TNI AD di dalam lingkungan maupun di luar Akmil. Tak lepas pula berbagai adegan yang diyakini dapat menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, rela berkorban untuk bangsa dan negara, pantang menyerah, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Yang menarik adalah masyarakat juga akan dipertontonkan aksi perang dan pembebasan sandera dengan menggunakan helikopter dan alutsista asli yang canggih.
Selain Rendy Kjaernett dan Tika Bravani, film Doea Tanda Cinta juga dimeriahkan oleh Rizky Hanggono, Tio Pakusadewo, Ingrid Widjanarko, Donny Kesuma, Ernest Samudera, Trisa Triandesa, Albert Fakdawer, Rizky Hanggono, Dallas Pratama, dan Agatha Valerie.
Menurut rencana, film ini akan memulai syuting pada tanggal 16 Oktober 2014 dan tayang di bioskop Indonesia pada Maret 2015.
Sumber
Doea Tanda Cinta, Angkat Kisah Angkat Kisah Siswa Akmil
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sukses dengan dua film anak berjudul "Pasukan Kapiten" dan "Princess, Bajak Laut, & Alien", rumah produksi Sinema Delapan kembali mengangkat sebuah film layar lebar berjudul "Doea Tanda Cinta".
Film tersebut mengangkat kisah prajurit TNI sejak mengecap pendidikan di Akademi Militer (Akmil), di Magelang, Jawa Tengah, sampai ke medan operasi. Melalui film yang dijadwalkan syuting pada pertengahan Oktober 2014 itu, akan menyuguhkan kehidupan siswa selama mengikuti pendidikan di Akademi Militer.
"Dengan film ini, kami berharap masyarakat Indonesia bisa lebih mengenal kehidupan prajurit yang sebenarnya, sehingga mencintai dan bangga memiliki TNI Angkatan Darat (AD)," ucap Alfani Wiryawan, produser film, ditemui di kawasan Jalan S Parman, Jakarta.
Tim produksi menurut dia, melakukan riset mendalam. Mereka melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak untuk mendapatkan informasi terkait kehidupan dan kegiatan di Akademi Militer. Mereka antara lain para petinggi di tubuh Angkatan Darat.
"Kami sudah menghadap Pangkostrad, Kasad, Danjen Kopassus, Danjen Akademi Militer, Gubernur Akademi Militer itu untuk menarik informasi dan riset dari mereka. Ini benar-benar riset yang valid," lanjutnya.
Selain mengangkat kegiatan para siswa Akademi Militer, film itu juga mengangkat sisi lain mereka. Misalnya tentang kehidupan asmara dan persahabatan mereka yang terbangun selama mengecap pendidikan.
"Kami angkat sisi fun-nya juga. Persahabatan mereka itu lucu dan menyenangkan, penuh canda dan tawa. Ya, menertawakan kesengsaraan selama proses pendidikan. Di film ini ada kisah cinta juga," tandasnya.
sumber
Kisah Cinta, Persahabatan dan Perjuangan di 'Doea Tanda Cinta'
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah produksi Cinema 8 tengah mempersiapkan film terbaru mereka berjudul "Doea Tanda Cinta". Sebelumnya Cinema 8 sukses membesut dua film anak, "Pasukan Kapiten" serta "Princess, Bajak Laut & Alien".
"Doea Tanda Cinta" akan bercerita enam laki-laki yang memulai persahabatannya saat memasuki Akademi Militer (Akmil) di Magelang. Kisah cinta, persahabatan dan perjuangan akan mengiringi perjalanan mereka selama masa pendidikan hingga akhirnya terjun ke medan perang.
"Pendidikan di Akmil memang berjalan dengan disiplin tinggi, tapi mereka menjalaninya dengan banyak cerita. Mereka tidak menjadikan itu semua sebagai sesuatu yang berat, tapi fun hingga banyak kejadian yang lucu," ujar Alfani Wiryawan selaku produser film "Doea Tanda Cinta" dalam syukuran jelang syuting, Selasa (14/10) siang, di Jakarta.
Dalam membuat cerita berlatar TNI Angkatan Darat ini, diakui Fani bukanlah perkara mudah. Ia harus menghadap ke sejumlah petinggi TNI AD, mulai dari KSAD, Pangkostrad, Danjen Kopassus, Danjen Akmil dan Gubernur Akmil untuk melakukan riset.
Namun dengan begitu, ia bersama Rick Soerafani selaku sutradara jadi mendapat gambaran yang jelas dan dukungan dari TNI Angkatan Darat.
"Walaupun adegan perang di film ini hanya 20 persen, tapi TNI AD menyatakan siap membantu sepenuhnya. Bahkan mereka menyiapkan dukungan dalam penyediaan alutsista terbaik yang dimiliki," kata dia.
"Dengan film ini kami berharap masyarakat bisa lebih mengenal kehidupan prajurit yang sebenarnya," ujar dia.
"Doea Tanda Cinta" didukung para sineas Tanah Air, yakni penulis skenario Jujur Prananto (Ada Apa dengan Cinta, Ungu Violet, Petualangan Sherina), penata kamera Yunus Pasolang (Pasukan Kapiten, Catatan Harian Si Boy, Bangsal 13), dan co-producer Andi Manoppo.
Film ini juga dibintangi sejumlah nama pemeran Indonesia, seperti Tika Bravani, Rizky Hanggono, Tio Pakusadewo, Ingrid Widjanarko, Donny Kesuma, Rendy Kjaernett, Ernest Samudera, Trisa Triandesa, Albert Fakdawer, Rizky Hanggono, Dallas Pratama, dan Agatha Valerie.
Pembetot Dewa 19, Yuke Sampurna juga akan tampil sekaligus mengisi soundtrack film yang rencananya akan tayang pada Maret 2015 ini.
sumber
Diubah oleh bukansbytapifby 12-04-2015 20:38
0
27.4K
Kutip
35
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Film Indonesia
3.6KThread•5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bukansbytapifby
#1
Comment
Quote:
Original Posted By bungateratai►Kemaren ane udah nonton gan.
Keren nih film.
Ulasan ane nih.
Mampir juga ke blog ane untuk review film Indonesia lainnya di sini.
Keren nih film.
Ulasan ane nih.
Quote:
Kesan pertama ketika melihat video promosinya saat saya sedang nonton Mad Max: Fury Road. Waktu itu saya menganggap bahwa Doea Tanda Cinta akan banyak menampilkan aksi pertarungan, pertempuran dan suasana kaku militer. Namun nyatanya ketika kemarin saya menonton film arahan Rick Soerafani ini menyuguhkan banyak adegan yang tidak saya duga sebelumnya.
Berkisah tentang kehidupan Bagus (Fedi Nuril), seorang anak miskin yang bekerja di laundry; dan Mahesa (Rendy Kjaernett), seorang anak tentara yang hidup berkecukupan tapi memiliki sifat yang ngeblangsak; film yang diproduksi oleh Inkopad atas kerjasama dengan Benoa dan Sinema Delapan ini juga diramaikan dengan ikut bermainnya aktris cantik Tika Bravani sebagai Laras, wanita yang menjadi rebutan kedua taruna itu.
Dikemas kocak
Awal film, ketika dalam masa akademi militer (Akmil), ada banyak adegan kocak yang disuguhkan.pada film yang diproduseri oleh Alfani Wiryawan ini. Sungguh tidak disangka sebelumnya kalau film bertema militer ini bisa sekocak itu.
Meski demikian, ketika masuk dalam adegan serius semisal latihan dan misi penyelamatan, anda akan dibawa ke dalam suasana penuh aksi yang seru dan menegangkan.
Strategi militer yang direncanakan untuk sukses ya misi pun begitu matang. Ketegasan para tentara dalam berucap dan memutuskan sesuatu patut diacungi jempol. Ini yang saya harapkan dari film yang semakin mantap dengan hadirnya aktor Rizky Hanggono sebagai Bramantio, kakak asuh taruna Bagus dan Mahesa, sekaligus saudara dari Laras.
Semangat menggapai cita
Meski bertema militer, film ini juga merupakan drama percintaan yang cukup rumit. Hanya saja sebagai dua orang sahabat, Bagus dan Mahesa tidak begitu menampilkan persaingan layaknya sinetron yang berkisah tentang cinta segitiga.
Bagus lebih kalem dan mengalah demi temannya. Drama percintaan dan konflik batin tidak begitu terasa. Jika dilihat dari drama yang seharusnya rumit, film ini tidak menampilkan hal itu. Doea Tanda Cinta hanya menampilkan usaha satu orang untuk mewujudkan cita dan cintanya.
Walaupun seperti itu, hal yang perlu dicontoh adalah semangat untuk menggapai cita, kerja keras dan konsisten.
Kesimpulan
Doea Tanda Cinta merupakan film seru, kocak dan penuh inspirasi, serta menunjukkan sedikit bocoran kepada penonton tentang kehidupan para taruna dalam pendidikannya di Akmil. Selain itu, film ini semakin keren dengan penggunaan alat militer asli seperti helikopter, pesawat penerjun, senapan dan beberapa lainnya.
Saya mengacungkan jempol untuk akting Fedi Nuril, santai dan mampu membawa sosok seorang Bagus menjadi taruna yang hebat tapi tetap kocak; dan Rendy Kjaernett, tanpanya Doea Tanda Cinta tidak akan pernah gereget seperti ini.
Melalui artikel ini, saya menyatakan semakin salut dengan tentara Republik Indonesia.
Secara keseluruhan, saya menilai film ini merupakan tontonan yang wajib disaksikan oleh seluruh bangsa Indonesia, khususnya anda yang berencana untuk menempuh pendidikan di Akmil.
Skor 9/10
Berkisah tentang kehidupan Bagus (Fedi Nuril), seorang anak miskin yang bekerja di laundry; dan Mahesa (Rendy Kjaernett), seorang anak tentara yang hidup berkecukupan tapi memiliki sifat yang ngeblangsak; film yang diproduksi oleh Inkopad atas kerjasama dengan Benoa dan Sinema Delapan ini juga diramaikan dengan ikut bermainnya aktris cantik Tika Bravani sebagai Laras, wanita yang menjadi rebutan kedua taruna itu.
Dikemas kocak
Awal film, ketika dalam masa akademi militer (Akmil), ada banyak adegan kocak yang disuguhkan.pada film yang diproduseri oleh Alfani Wiryawan ini. Sungguh tidak disangka sebelumnya kalau film bertema militer ini bisa sekocak itu.
Meski demikian, ketika masuk dalam adegan serius semisal latihan dan misi penyelamatan, anda akan dibawa ke dalam suasana penuh aksi yang seru dan menegangkan.
Strategi militer yang direncanakan untuk sukses ya misi pun begitu matang. Ketegasan para tentara dalam berucap dan memutuskan sesuatu patut diacungi jempol. Ini yang saya harapkan dari film yang semakin mantap dengan hadirnya aktor Rizky Hanggono sebagai Bramantio, kakak asuh taruna Bagus dan Mahesa, sekaligus saudara dari Laras.
Semangat menggapai cita
Meski bertema militer, film ini juga merupakan drama percintaan yang cukup rumit. Hanya saja sebagai dua orang sahabat, Bagus dan Mahesa tidak begitu menampilkan persaingan layaknya sinetron yang berkisah tentang cinta segitiga.
Bagus lebih kalem dan mengalah demi temannya. Drama percintaan dan konflik batin tidak begitu terasa. Jika dilihat dari drama yang seharusnya rumit, film ini tidak menampilkan hal itu. Doea Tanda Cinta hanya menampilkan usaha satu orang untuk mewujudkan cita dan cintanya.
Walaupun seperti itu, hal yang perlu dicontoh adalah semangat untuk menggapai cita, kerja keras dan konsisten.
Kesimpulan
Doea Tanda Cinta merupakan film seru, kocak dan penuh inspirasi, serta menunjukkan sedikit bocoran kepada penonton tentang kehidupan para taruna dalam pendidikannya di Akmil. Selain itu, film ini semakin keren dengan penggunaan alat militer asli seperti helikopter, pesawat penerjun, senapan dan beberapa lainnya.
Saya mengacungkan jempol untuk akting Fedi Nuril, santai dan mampu membawa sosok seorang Bagus menjadi taruna yang hebat tapi tetap kocak; dan Rendy Kjaernett, tanpanya Doea Tanda Cinta tidak akan pernah gereget seperti ini.
Melalui artikel ini, saya menyatakan semakin salut dengan tentara Republik Indonesia.
Secara keseluruhan, saya menilai film ini merupakan tontonan yang wajib disaksikan oleh seluruh bangsa Indonesia, khususnya anda yang berencana untuk menempuh pendidikan di Akmil.
Skor 9/10
Mampir juga ke blog ane untuk review film Indonesia lainnya di sini.
Quote:
Original Posted By alexander hagal►ane udah nonton film ini di hari kedua penayangan...
kesimpulanya....
KEREEEEEEEENNNNNN......
udah deh yang belum nonton buruan nonton, ente nggak akan kecewa kok....
meskipun ini film bertema kehidupan militer, tapi kisahnya enak di ikuti, acting para pemain filmnya bagus, nggak kaku, dialognya nggak di buat-buat...natural banget
apalagi pas kisah di akmil saat pendidikan militer, bah, kocak gan...seisi bioskop pada ketawa, lucu pokoknya
yang palin keren ya adegan waktu saat operasi, mulai penerjunan samapi baku tembak di tengah hutan....efeknya dah bagus
apalagi saat penampakan heli Apache...wohohohoho....tambah menohok banget dah
ane kasih nilai 7,5/10....buruan nonton, it's worth to see gan
kesimpulanya....
KEREEEEEEEENNNNNN......
udah deh yang belum nonton buruan nonton, ente nggak akan kecewa kok....
meskipun ini film bertema kehidupan militer, tapi kisahnya enak di ikuti, acting para pemain filmnya bagus, nggak kaku, dialognya nggak di buat-buat...natural banget
apalagi pas kisah di akmil saat pendidikan militer, bah, kocak gan...seisi bioskop pada ketawa, lucu pokoknya
yang palin keren ya adegan waktu saat operasi, mulai penerjunan samapi baku tembak di tengah hutan....efeknya dah bagus
apalagi saat penampakan heli Apache...wohohohoho....tambah menohok banget dah
ane kasih nilai 7,5/10....buruan nonton, it's worth to see gan

Quote:
Original Posted By Lycma►Ane baru nonton tadi siang. Alasan utama ane nonton film ini sebenernya karena temen SMA ane tampil di film ini. Dia juga jadi tactical director sama combat coreographer. Dia militer asli dan tampil di film sbg kol.Agam yg ngasih briefing sebelum operasi militer.
Diluar subjektivitas karena hal diatas, ane menilai film ini Kereen, bisa memberi gambaran kehidupan di Akmil dan membayangkan seramnya operasi militer di hutan tropis yg lebat.
Diluar subjektivitas karena hal diatas, ane menilai film ini Kereen, bisa memberi gambaran kehidupan di Akmil dan membayangkan seramnya operasi militer di hutan tropis yg lebat.
Diubah oleh bukansbytapifby 29-05-2015 21:14
0
Kutip
Balas