Kaskus

Entertainment

jawamotorsportAvatar border
TS
jawamotorsport
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
Selamat Pagi Siang Sore Malem....
Berikut ini ane bakal bahas tentang Sejarah Perjalanan motorsport (motor laki / motor batangan) buatan pabrikan Suzuki di indonesia. Mungkin banyak yang mengira kalau motor ini produk gagal, tetapi banyak juga lho yang punya dan populasinya hampir menyebar hingga wilayah pelosok Indonesia. Dan penggemarnya juga lumayan banyak, walaupun gak sebanyak populasi motorsport Honda dan Yamaha. Bisa dibilang pemilik Suzuki Thunder adalah orang yang punya ikatan batin dengan merk Suzuki, atau penggemar Suzuki. Suzuki Thunder hadir di Indonesia dalam 2 jenis varian kapasitas mesin, yaitu 125cc dan 250cc.

Suzuki Thunder GSX 250
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di IndonesiaSejarah Perjalanan Suzuki Thunder di IndonesiaSejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
Yup... Suzuki Thunder pertama kali diperkenalkan di Indonesia tahun 1999 dengan mesin 250cc, waktu itu motor ini masih didatangkan secara CBU langsung dari Suzuki Jepang, baru kemudian pada tahun 2003 didatangkan secara CKD atau dirakit di Indonesia. Dijual di Indonesia hingga tahun 2005. Motor ini merupakan motor 250cc pertama di Indonesia. Awalnya motor ini diplot sebagai pesaing Honda Tiger 200cc, Yamaha Scorpio 225cc dan Kawasaki Eliminator Boss 175cc.
Sayangnya penjualan Suzuki Thunder 250 ini kurang laris karena beberapa faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan kurang larisnya Thunder 250 adalah pada saat itu Indonesia baru saja lepas dari krisis moneter, sehingga persepsi masyarakat Indonesia motor ini cc nya terlalu besar dan mahal, bayangin aja harganya waktu itu terlalu mahal jika dibandingkan pesaingnya Tiger dan Scorpio, dulu Thunder 250 dijual 20jt-an, sedangkan Tiger dan Scorpio dijual dibawah 20jt. Faktor selanjutnya design Thunder 250 ini dianggap terlalu classic dan kurang fitur. Buat sebagian orang berpendapat kita beli motor diatas 20jt tetapi design dan fiturnya kurang lengkap. Memang sih Thunder 250 ini tidak dilengkapi indikator bensin pada speedometer layaknya kebanyakan motor yang beredar di Indonesia. Malah terkesan kembali ke tahun 80-an karena minim fitur. Design swing arm Thunder 250 juga bagi sebagian orang dianggap ketinggalan jaman karena masih memakai arm bulet seperti motor jaman dulu. Untuk kaki-kakinya terlihat kurang gahar... Ukuran roda depan dan belakang juga berbeda diameter, depan ukuran 18" dan belakang 17". Dan memang dari awal dijual 1999 hingga terakhir 2005 di Indonesia Suzuki tidak melakukan perbahan apapun dari segi design, fitur, dan kaki-kakinya.
Menurut data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) penjualan Thunder 250 ini hanya laku 750-800 unit se Indonesia dalam setahun, beda banget dengan pesaingnya Honda Tiger yang bisa 1000 unit per bulan se Indonesia. Sehingga Suzuki terpaksa harus menghentikan penjualan Thunder 250 pada 2005 dan digantikan oleh penerusnya yang 125cc.
Tapi dibalik itu semua, Suzuki memasangkan engine 250cc yang sangat powerfull di jamannya dan durability mesin 250cc buatan Suzuki ini bisa dibilang jauh lebih baik dari pesaingnya. Berikut spesifikasi Thunder 250 yang beredar di Indonesia:

Panjang X lebar X tinggi : 1.975 x 765 x 1.075 mm
Jarak sumbu roda : 1.310 mm
Berat kosong : 132 kg
Suspensi depan : Teleskopik 37mm
Suspensi belakang : Lengan ayun, sokbreker ganda
Ban depan : 3.00 x 18
Ban belakang : 120/80 - 17
Rem depan : Cakram hidraulik 260 mm
Rem belakang : Teromol
Kapasitas tangki BBM : 15 Liter
Tipe mesin : 1-Cylinder, 4 tak SOHC, 4-valve, TSCC, pendinginan udara
Diameter x langkah : 72 x 61,2 mm
Volume silinder : 249 cc
Perbandingan kompresi : 9,0 : 1
Sistem pengapian : CDI
Karburator : Mikuni BSR 32 mm
Daya maksimum : 20 dk / 7.500 rpm
Torsi maksimum : 2,1 kg-m / 6.000 rpm
Kopling : Manual , tipe basah
Gigi transmisi : 5 kecepatan

Yup.. kalo dilihat dari speknya sih memang sepertinya sama saja dengan mesin Suzuki GN250 yang beredar di Eropa & Amerika, yang membedakan hanya dilengkapi kick starter versi Indonesia.
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
Thunder 250 ini disebut juga GSX250 versi Indonesia, karena hanya ada di Indonesia. Dan Suzuki Jepang khusus menjual Thunder GSX 250 untuk pasar Indonesia saja.
Suzuki GSX 250, atau yang lebih dikenal dengan Suzuki Thunder 250 merupakan Motor Turing tangguh yang sudah dihentikan produksinya oleh Suzuki Indonesia. Akan tetapi Nggak banyak yang Tahu, walaupun mesinnya hanya sebuah mesin Karbu SOHC ada 4 Klep tertanam di dapur pacunya. Lho sama aja dong sama Yamaha V-Ixion dan Jupi MX? . . . maksudnya Sama-sama 4klep githu. Betul sama, tapi ada yang ngebedain . . . Desain TSCC (Twin Swirl Combustion Chamber) !! Inilah resep power mesin yang nggak bisa ditiru motor brand lain. Ya iyalah, soalnya udah dipatenin sama Suzuki Jepang dengan Paten No 771502 . . . kalo Majalah Superbike Bilang : SUZUKI THUNDER 250 . . . What Make It Stick?

TSCC ini nggak hanya diaplikasikan ke Suzuki GSX, GS, GN dan GZ series . . . akan tetapi juga diaplikasikan sampai ke desain dapur pacu Moge-moge superbike Suzuki Terkini seperti GSX R1000 nya. Kayak apa sih TSCC itu? Dengan segala keterbatasan ilmu mesin, Saya akan coba jelaskan secara lugas. TSCC merupakan desain unik silinder head yang bentuknya mirip dua cekungan. Bentuk ini memungkinkan terjadinya dua putaran (swirl) campuran dari udara+BBM terpisah. Penempatan Busi ditengah silinder head juga merupakan satu paket dalam Paten ini . . . Oleh karena itu bro dapat lihat letak Busi Thunder 250 agak masuk ke dalam blok mesin. Oiya, TSCC ini hanya bisa diaplikasikan pada silinder yang memiliki 4 klep di dalam satu silindernya. Kalo untuk mesin yang 2 klep tiap silindernya gak bisa.
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
intake dari satu karburator dipecah menjadi dua dan membentuk swirl ‘terpisah’
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
penampang samping atas dan bentuk dua cekungan pada dinding atas silinder head
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
Penempatan Busi di tengah Head bertujuan agar percikan bunga apinya dapat menjangkau kedua swirl campuran udara-bensin tersebut, hal inilah yang menghasilkan suatu pembakaran yang terjadi lebih Sempurna, CEPAT dan Efesien. Pembakaran Yang lebih cepat dan Efesien inilah yang menimbulkan side effect : Power Nambah, pembakaran sempurna menyebabkan penekanan emisi gas buang, meningkatkan respon throtel di semua RPM, dan meminimalisasi efek ngelitik (detonation). Desain Mesin TSCC memang merupakan jawaban atas perkembangan teknologi klep dalam dapur pacu, pada perkembangannya desain TSCC dipadu juga dengan teknologi DOHC. Sejauh ini (IMHO) TSCC merupakan salah satu desain Terbaik untuk motor yang memiliki 4 klep per silinder !!

OK, jelas, tujuannya (TSCC) untuk membuat turbulensi (kembar-red) campuran bahan bakar. (Turbulensi kembar ini membuat proses pembakaran) lebih homogen, lebih mudah terbakar, lebih bertenaga !!
Yamaha dan Honda cuma satu turbulensi, berkeliling lateral(horizontal) . Kalau suzuki ini radial (vertikal), dua lagi !!!
Plus Thunder 250 memiliki 2 lubang knalpot yang membuat kecepatan aliran gas buang lebih cepat dibanding 1 lubang knalpot besar dan saat klep ovelap akan meningkatkan efek TSCC, yang muaranya akan dapat sedikit membantu peningkatan performa karena kurva powerband bisa dapat halus (mulus) pun range power rpm-nya bisa Lebar.
Oleh karena itu, terlepas dari harga spare partnya Suzuki ini yang cukup tinggi dan agak sulit dicari. Ane masih sangat merekomendasikan motor ini sebagai motKas yang memiliki Value yang cukup tinggi . . . apalagi harganya sudah mulai sangat terjangkau saat ini.

Jadi buat yang punya Suzuki Thunder GSX 250 ini emang kudu bangga, karena termasuk motor canggih yang melebihi jamannya, disaat Honda dan Yamaha masih memasangkan teknologi jadul di mesinnya, Tapi Suzuki justru memasangkan mesin yang tergolong powerfull tahun 1999-2005. Bisa dibilang Thunder 250 ini mesin unggul tapi baju jadul...emoticon-I Love Indonesia (S)
Populasinya memang jarang sekarang di Indonesia, dulu yang punya motor ini dianggap orang kaya lho gan, karena harganya waktu itu 1999-2005 diatas 20jtemoticon-Cape d... (S)
Kabarnya sih top speed motor ini dalam kondisi sehat dan standard mampu digeber maximal 150km/h untuk yang versi CBU 1999-2002, sedangkan untuk versi CKD 2003-2005 hanya mampu mentok 130 an km/h. Hal itu karena dibatasi oleh limiter pada CDI-nya, tetapi yang bikin joss pada motor ini adalah akslerasinya mulai dari 0-120 km/h lebih cepat dan gesit daripada Kawasaki Ninja 250R, tetapi pada rpm atas bisa disalip deh sama Ninja 250 twin. Dan banyak orang yang mengira kalo mesinnya itu 2 silinder karena ada 2 pipa lubang knalpot keluar dari mesinnya. Padahal cuma 1 silinder, tapi 4 klep SOHC.

Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
stripping dan warna terakhir thunder 250 tahun 2005
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia
Sejarah Perjalanan Suzuki Thunder di Indonesia




Update I = page 1
Update II = page 1
Update III = page 1
Update IV = page 1
Update V = page 6

Diubah oleh jawamotorsport 05-08-2015 13:57
feraldi2001Avatar border
BlueGuy.BanciAvatar border
Feraldi.NovalAvatar border
Feraldi.Noval dan 4 lainnya memberi reputasi
5
105K
255
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.3KAnggota
Tampilkan semua post
jawamotorsportAvatar border
TS
jawamotorsport
#5
UPDATE II
Suzuki Thunder EN 125
kaskus-image

Yup... sekarang ane bakal bahas tentang generasi lanjutan Suzuki Thunder, yaitu Thunder 125cc. Banyak yang mencibir motor keluaran suzuki ini, banyak yang bilang motor cc kecil tapi body gede, lelet, atau segala macam.
Sejatinya motor ini selain diseting sebagai penerus generasi Thunder 250 (mungkin sengaja dibikin 125cc karena 250 kurang laris kali ya emoticon-Ngakak) dan juga diseting sebagai motorsport (motor batangan) low entry (motor murah). Jadi buat solusi ni yang gak punya duit cukup banyak tapi pengen punya motorlaki dan gak mau naik motor bebek/matic, bisa juga melirik Thunder 125 ini. Thunder 125 ini hadir disaat Honda menghentikan penjualan GL-Max 125cc pada tahun 2004, jadi pasar motorsport murah waktu itu kosong dan diisi oleh thunder 125 ini.

Thunder EN 125 ini memang dibuat di negeri China oleh Suzuki Haojue, tetapi dibawah pengawasan langsung oleh pihak Suzuki Jepang. Dan dijual ke hampir seluruh dunia, makanya versi awal Thunder 125 ini tidak dilengkapi kick starter, karena memang produk global seperti itu. Jadi salah besar kalo ada yang bilang Thunder 125 keluaran pertama itu buatan Jepang, emang dari awal dibuat di China gan. Bisa dilihat di mika lampu stop belakang itu ada tulisannya Haojue, itu nama pabrikan China yg membuat Thunder 125.

Dari segi design dan penampilan sih beda tipis sama sang kakak, Thunder 250, tapi untuk fiturnya lebih lengkap dari Thunder 250 karena speedometernya telah dilengkapi indikator bensin dan indikator gigi. Sedangkan untuk kaki-kakinya udah dilengkapi velg casting wheel walaupun masih terlihat cungkring, tapi memang buat imbangin mesin yang hanya 125cc.

Thunder 125cc ini awal dijual di Indonesia tahun 2004 hingga sekarang (2015) telah melalui beberapa perubahan minor dan tidak signifikan. Awalnya sekitar tahun 2006-2008 Thunder 125cc ini cukup laris di Indonesia, bahkan berdasarkan data AISI, penjualannya seluruh Indonesia mengalahkan penjualan Honda Megapro 160cc kala itu, tetapi sekarang walaupun masih tetap dijual, Thunder 125 ini kian lama kian turun penjualannya dan populasinya yg dulu sekitar tahun 2006-2008 banyak berkeliaran di jalanan pulau jawa, kini kian jarang. Mungkin karena designnya yang kurang update kali ya emoticon-Cape d... (S).

Thunder 125 ini awalnya (Thunder 125 V1) 2004-2005 memang mesinnya tidak dilengkapi kick start seperti layaknya motor yang beredar di Indonesia, lalu menuai banyak cibiran dan kritikan. Kemudian, baru tahun 2006 Suzuki Indonesia merilis versi revisi mesin dari thunder 125, yaitu Thunder 125 kick starter (Thunder 125 V2) dengan melakukan perubahan pada stripping, dan speedometer. Pengapian yang sebelumnya memakai TCI (seperti moge) merknya Denso Japan, lalu untuk versi 2006 keatas memakai DC-CDI dengan merk Denso China.
Kemudian pada pertengahan tahun 2006, Suzuki melakukan revisi pada Thunder 125 yang lebih dikenal dengan Thunder 125 V3, karena regulasi pemerintah saat itu bahwa semua kendaraan bermotor harus memenuhi standard emisi Euro II. Maka Thunder V3 ini dilengkapi dengan perangkat PAIR (Pulse Secondary Air Injection System) atau perangkat untuk menekan emisi gas buang dari mesin agar sesuai regulasi Euro II. Selain itu untuk Thunder V3 ini direvisi juga bagian saklar kirinya, sebelumnya tahun 2004-2006 awal saklar kirinya tidak dilengkapi tombol lampu deam, untuk versi ini hingga keatas telah dilengkapi. Dan untuk perangkat choke pada karburator yang sebelumnya ada di karbu, kini dipindah ke setir sebelahnya saklar kiri (kesannya mirip Honda Tiger)emoticon-Malu (S)
Sedangkan untuk saklar sebelah kanan direvisi tampilan dan bentuknya agar terlihat lebih manis (agak mirip Tiger juga sih bentuknya emoticon-Big Grin ). Dan dari segi knalpot juga direvisi dengan memperkecil diameter silincer dan cover knalpotnya. Untuk revisi ini, akselerasi Thunder 125 memang lebih responsif sih dari versi sebelumnya, walaupun masih agak lelet emoticon-Cape d... (S)

Memasuki tahun 2008-2010 Suzuki melakukan revisi lagi pada warna dan penambahan engine cover (under cowling) untuk mendongkrak tampilan saja. Dari segi mesin, fitur, dll. tidak ada perubahan dari versi sebelumnya. Thunder ini kemudian disebut dengan Thunder 125 V4. Nah untuk Thunder 125 versi inilah yang mesinnya sudah dibuat di Indonesia, dan beberapa part sudah dibuat di dalam negeri kita ini, walaupun ada beberapa part yang masih didatangkan dari china seperti kelistrikan dan part yang terbuat dari plastik. Tapi untuk mesin murni buatan Indonesia, bukan buatan china lagi seperti versi sebelumnya. Hal ini bisa dilihat pada head silinder tepat diatas busi terdapat kode part yang menandakan kalau itu buatan Indonesia, sedangkan untuk V1, V2, dan V3 tidak terdapat tulisan di head silindernya. Thunder V4 inilah yang diekspor oleh Suzuki Indonesia ke Filipina. Jadi thunder 125 yang beredar di Filipina itu buatan Indonesia emoticon-I Love Indonesia (S)

kaskus-image
kaskus-image

Berikut Spesifikasi Thunder EN 125 yang beredar di Indonesia:

Model: Suzuki Thunder EN 125
Tahun: 2004-2010
Produk terkait:
- Suzuki EN 125 (Inggris, Hongkong, China)
- Suzuki YES (Amerika Latin)

Mesin: 4-stroke, SOHC Single Cylinder
Kapasitas: 124 cc
Silinder: 1, tegak
Bore x stroke: 57 x 48.8 mm
Rasio kompresi: 9,2 : 1
Max. power: 11.5 ps @ 9.000 rpm
Max. torsi: 9.4 Nm @ 7500 rpm
Pendingin: udara
Karburator: Mikuni 26SS
- 2004-2005: - Main jet: 110
- Pilot jet: 12,5
- 2006- current : - Main jet: 107,5
- Pilot jet: 12,5
Filter: elemen busa polyurethane
Transmisi: 5-speed (1-N-2-3-4-5)
Kopling, manual, wet, constant mesh
Pengapian: TCI (2004-2005) dan DC-CDI (2006-sekarang)
Battery/accu: 12v-8Ah
Busi: NGK CR8E - ND U24ESR-N

Starter:
2004-2005 : electric
2006-sekarang : electric dan kick

Dimensi:
Panjang x lebar x tinggi: 1945 x 735 x 1070 mm
Jarak sumbu roda: 1265 mm
Jarak ke tanah: 160 mm
Tinggi jok: 740 mm
Kapasitas olie mesin: 1 liter
Tangki bbm: 14 liter (rest: 2 liter)
Berat: 127 kg

Suspensi:
- depan: telescopic
- belakang: swing arm, double shock
Rem:
- depan: cakram hidraulis
- belakang: tromol
Ban:
- depan: 80/90-18 M/C 45P
- belakang: 90/90-18 M/C 51P

Memasuki tahun 2011, suzuki Indonesia melakukan perubahan yang lumayan banyak pada Thunder 125, yaitu merevisi mesin. Sebelumnya banyak sekali keluhan pada mesin Thunder 125 yang dirasa vibrasinya tinggi, maka untuk keluaran 2011 hingga sekarang 2015 mesinnya dilengkapi engine balancing layaknya mesin FU, FXR, RGR, Shogun FL125.
Selain revisi mesin, Suzuki juga merevisi design velg, speedometer semi digital, tutup tangky, kapasitas tangky jadi 15 liter (sebelumnya 14 liter) dan warna.

kaskus-image

kaskus-image

Karena penambahan fitur pada mesin ini, maka power Thunder turun yang semula 11,5 ps, kini jadi 11,28 ps. Sedangkan torsi dan lainnya sama saja dari versi sebelumnya. Hanya saja untuk versi ini lebih nyaman dikendarai tidak gampang capek karena getarannya minim sekali. CDI jenis baru yang akan timbul suara "tiiiit" jika telah mencapai rpm 11000, karena versi sebelumnya tidak terdapat suara hanya getaran saja jika rpm sudah mencapai 11000. Thunder ini kemudian dikenal dengan EN 125-HAK atau Thunder 125 V5.

kaskus-image

Kelemahan dari thunder 125 ini ya powernya yang kecil, dan untuk top speed versi 2004-2010 mampu digeber hingga 110km/h dalam kondisi mesin sehat dan masih standard. Sedangkan untuk versi 2011-2015 sekarang hanya mampu maksimal 105km/h saja. Tapi lumayan lah Thunder 125 ini cocok buat kondisi jalan dalam kota, kalo buat luar kota top speed segitu ya menurut ane kurang, harus dilakukan ubahan biar bisa lebih dari itu. Untuk mesin Thunder 125 V5 ini TS masih belum begitu jelas buatan China atau Indonesia, yang jelas di China tidak ada Thunder 125 versi new engine yang dilengkapi kick starter, mungkin bisa jadi sudah buatan Indonesia atau Indonesia pesan khusus versi kick starter dari China untuk pasar Indonesia.

Dan lagi banyak pengguna Thunder yang mengeluhkan Thunder sering mogok kalo hujan, itu karena karet vakum karburatornya gampang sobek. Memang material Thunder 125 ini tidak sebaik Thunder 250 yang asli Jepang, tapi setidaknya bisa mengobati rasa keinginan pecinta Suzuki yang gak mampu beli Thunder 250, atau gak mampu beli sport 150cc merk lain, tapi gak mau naik bebek/matic.
Karakter mesinnya sih memang gak sulit-sulit amat kalo dibikin kenceng, tergantung duitnya dan mekaniknya mah kalo mau modif mesin thunder 125 biar kenceng top speed nambah.
Dibalik itu semua, Suzuki memang dikenal memiliki material yang awet dan kuat. Material logam yang kuat pun dijejalkan pada Thunder 125, meskipun buatan China, THunder 125 ini gak gampang keropos, beda banget sama motorsport Honda yang baru berapa tahun udah keropos.

Thunder 125 ini walaupun di Jawa populasinya semakin berkurang, tapi banyak ditemui lho diluar jawa, terutama pulau2 yang susah dapet bensin. Emang sih Tangky Thunder 125 yang gede mampu buat nampung bensin banyak, cocok buat pelosok yang susah nyari bensin.
Sekedar info aja, motor TS juga Thunder 125 kok, karena ane cuma mampu beli thunder 125, gak mampu beli vixion emoticon-Sorry

Tunggu update berikutnya
Diubah oleh jawamotorsport 11-06-2015 08:52
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.