Kaskus

Story

javieeAvatar border
TS
javiee
BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"
BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"


Spoiler for RULES:


BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"


INTRO

Perkenalkan, nama gw Raden Fajar Putro Mangkudiningrat Laksana...Bohong deng, kepanjangan...sebut aja gw Fajar. Tinggi 175 cm berat 58kg. bisa disebut kurus karena tinggi dan berat badan gw ga proposional. emoticon-Frown. Gw ROCKER...!! Pastinya Rocker Kelaparan.
Gw terlahir dari keluarga biasa saja yang serba "Cukup". dalam arti "cukup" buat beli rumah gedongan, "cukup" buat beli mobil Mewah sekelas Mercy. (ini jelas jelas bohong). yang pasti gw bersyukur dilahirkan dari keluarga ini.

Gw Anak pertama dari 3 bersaudara. Adik adik gw semuanya perempuan. Gw keturunan Janda alias Jawa Sunda. Bokap asli dari Jepara bumi Kartini. Tempatnya para pengrajin kayu yang terkenal di Nusantara bahkan diakui oleh Dunia. Tapi bokap gw bukan pengusaha mebel seperti kebanyakan orang Jepara. Nyokap gw asli Sumedang Kota yang terkenal dengan TAHU nya. Tapi wajahnya sama sekali nggak mirip tahu ya. Sunda tulen nan cantik jelita. Beliau bidadari gw nomer "1" di dunia ini.

Spoiler for INDEKS:


Spoiler for INDEKSII:
Diubah oleh javiee 06-04-2015 23:49
anasabilaAvatar border
nona212Avatar border
manusia.baperanAvatar border
manusia.baperan dan 4 lainnya memberi reputasi
3
729K
2.9K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
javieeAvatar border
TS
javiee
#1714
PART 79
Hari yang cerah di musim panas 2009. Tak seperti biasanya, pagi itu gw menghabiskan waktu nongkrong sendirian di kantin kampus ditemani segelas kopi panas. Gw mangkir alias cabut alias mbolos kuliah pagi itu. Keadaan disini sepi. Hanya ada segelintir mahasiswa saja yang ada disini. Gw ambil jimbot dari dalam saku, namun hanya gw genggam bimbang apa yang harus gw lakukan terhadap ini jimbot. Selang satu menit kemudian, jempol gw reflek memencet tombol menu, tab message, lalu berkali kali memencet tombol 'bawah'.

"Jar lu kemana aja? Nggak pernah ada kabarnya. Gw kangen sama lu. Kapan kita ngopi bareng lagi?"

Itulah sebuah sms dari Ana yang 'mungkin' membuat Bunga sedikit curiga terhadap gw. Bunga bertanya baik baik siapa itu Ana? Ada hubungan apa gw dengan Ana? Dan gw menjawab jujur apa adanya bahwa gw tidak ada apa apa sama Ana. Dia hanya sebatas teman nongkrong di kantin. Tapi Bunga tidak mempercayai gw begitu saja sebab disitu tertulis kata 'kangen' yang menitikberatkan kalau gw ada something. Lagian ada ada bae dah si Ana sms gw segala pake Kangen!

Masalah itu memang tidak berdampak apa apa terhadap hubungan gw dengan Bunga, sampai detik itu hubungan gw tetap baik berjalan seperti biasa. Tak ada cekcok atau ambek ambekan. Namun ada satu permintaan Bunga yang membuat gw sedikit tersudutkan. Bunga bersikeras mau 'ketemu' sama Ana. Tapi untuk apa? Alasan dia sih hanya ingin memastikan sejauh apa hubungan gw dengan Ana. Gw tidak menolak, tidak juga keberatan. Toh memang gw nggak ada apa apa sama Ana.

"Woi Jar!" Panggil Ridwan, teman sekelas gw.

"Eh lu Rid..." sahut gw.

"Ngapain lu sendirian disini? Bukanya masuk kelas..." Ujarnya.

"Lah lu sendiri ngapain disini?" Gw balik nanya.

"Haha, males gw cabut aja!"

"Si kehed!!"

"Oya Jar, gw butuh gitaris buat acara festival di kampus bulan depan.." Ajak si Ridwan.

"Ngeband maksud lu?"

"Iya. Kebetulan belum ada gitaris nih. Gw liat liat kayanya lu punya skill oke juga." Ucapnya.

"Haha gw mah amatiran Rid, cuma bisa dangdutan doang..." Gw merendah.

"Halah segala boong lu sama gw. Mau ga lu?"

"Ama siapa aja?" Tanya gw.

"Ada temen gw. Masih anak kampus sini juga. Seangkatan..."

"Oouh. Genre?"

"Kita nge-Rock Jar hehe.."

"Waaanjir berat amat....Gw biasa dangdutan, kaga mampu gw kesitu....Hahaha"

"Kampreet!! Yaudah ntar sore gw mau latian di studio ****. Kalo lu dateng ke studio, berarti lu setuju sama ajakan gw. Kalo lu ga dateng, its ok nggak apa apa. Gw nyari gitaris laen."

"Oke deh...nanti gw pikirin dulu."

Kemudian Ridwan pamit pada gw untuk masuk ke kelas. Tadi bilangnya mau cabut, sekarang malah mau masuk. Plin plan lu Rid! Gw menghembuskan pelan kepulan asap putih sambil memikirkan ajakan Ridwan, lalu gw seruput kopi hitam ini. Seketika hati kecil gw mengucapkan sesuatu; "Kayanya seru juga punya band di kampus.". Dengan segenap hati gw setuju untuk gabung sama bandnya si Ridwan. Ya, gw jadi anak band lagi. Setelah sekian lama gw nggak pernah nyentuh gitar.

Sore pun tiba. Beres kuliah gw langsung berjalan menuju kantin untuk membeli beberapa batang rokok sebagai bekal gw nongkrong di studio nanti. Sebelumnya gw mengabari Bunya terlebih dulu melalui sms kalau sore ini gw nggak bisa jenguk dia di rumah. Ya, dia masih belum sehat. Kondisinya juga belum stabil jadi dia belum boleh masuk kuliah dulu.

Sampai di kantin kebetulan gw bertemu Ana. Dia langsung manggil gw kemudian berjalan menghampiri gw.

"Heh kemana aja lu?"

"Sibuk An...."

"Segitunya sampe ga pernah bales sms gw!"

"Hehe nggak ada pulsa."

"Payaah..."

"Yaudah gw cabut dulu yaak."

"Loh buru buru amat?"

"Gw cuma pengen beli rokok doang. Udah ada janji nih sama temen gw.."

"Emang mau kemana lu Jar?"

"Ke studio. Ngapa? Mau ikut?"

"Emm, di sana ngapain?"

"Lomba Azan!!" Jawab gw ngasal.

"Yeeh serius!"

"Ya mau ngeband lah Oneng."

"Ha? ngeband? gw ikut dong..."

"Yaudah ayo cepetan keburu sore."

"Iya iyaa...."

Ana membereskan laptopnya memasukkannya ke dalam tas. Kemudian kami berdua berjalan beriringan menuju parkiran motor lalu berangkat. Disepanjang perjalanan menuju studio, Ana terus bertanya pada gw tentang musik, musik dan musik.
"Band kesukaan lo apa Jar?"
"Penyanyi kesukaan lo siapa?"
"Lo paling suka gitar yang gimana?"
"Gw suka musik Jazz, kalo lu suka musik apa Jar?"
Kemudian gw menjawab, "Soneta, Rhoma Irama, Gitar buntung, Dangdut!". Yes olraitsss....

Sampailah gw di studio. Gw parkirkan motor lalu berjalan ke dalam diikuti Ana. Disana Ridwan sudah menunggu gw bersama kedua temannya. Dan gw terkejut, ternyata ada si Fauzi juga disini. Bocah kampret musuh bebuyutan STM gw.

"Woii kampret!!" Sapa gw.

"Laah...Ngapain lu disini?" Tanya dia.

Gw langsung salaman sama si Fauzi dan satu orang lagi yang gw ketahui bernama Robi. Gw Nggak nyangka ketemu sama Fauzi. Malahan gw satu band sama bocah ini. Kemudian gw duduk di kursi panjang disusul Ana. Robi mengajak ngobrol gw, sekedar tanya tanya sedikit tentang identitas gw. Si Robi ini orangnya asik, cepet akrab sama gw, omongannya renyah, becandaan mulu. Dia seringkali tertangkap basah ngelirik lirik Ana. Kayanya nih anak suka sama Ana.

"Bro, itu cewe siapa?" Bisik Robi pada gw.

"Oh, temen gw."

"Cantik yaa...Udah punya cowo belom?"

"Masih jomblo tuh. Ngapa? Lu mau?"

"......." Dia cuma nyengir.

"Yee kalo lu serius, gw ada No. Hpnya nih!"

"Gimana ntar deh gw malu...."

"Jeeh..."

Sok jaim lu Rob! Oya, si Robi ini ciri cirinya, badan tinggi-kurus (sama kaya gw, tapi gantengan gw), rambut gondrong (sama kaya gw, tapi gondrongan dia), celana jeans soek (Nah ini beda, semenjak sama Bunga, gw nggak pernah pake celana soek lagi), dan gelang dimana mana (Lagi lagi beda. Gw anti pake gelang). Setelannya Rocker abis lah pokoknya. Setelah dikasih tahu Ridwan ternyata si Robi ini pokalis. Jadi band ini mempunya formasi sebagai berikut;

-Robi (Pokaler & gitarer)
-Ridwan (Basser)
-Fauzi (Drummist)
-Gw (Pegang listrik)

*NB : Istilah "gitaris, bassis, pokalis, drummer", udah terlalu mainstream.

Tak perlu menunggu lama lagi, kita langsung masuk ke dalam studio. Setelah pemanasan sebentar/ jamming session, kita pun sepakat kalau list lagu yang bakal dibawain adalah : "Mandul-Rhoma Irama feat Elvi Sukaesih, Anggur Merah-Meggy Z, dan Didi Kempot-Stasiun Balapan."

"Tareek maang!!"
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.