- Beranda
- Stories from the Heart
Because everyone has their own light
...
TS
sigitsf
Because everyone has their own light

Introduction
Setelah sekian lama jadi Silent Rider akhirnya ane membuka cerita Real Story hanya ada beberapa ditambah bumbu penyedap.
Demi menghindari para kepoers yang mungkin bisa datang dari mana saja ane samarkan tokoh dari cerita ane ini.
Cerita ini 80% Real 20% fiksi bila ada kesamaan tokoh mohon maaf

Insya Allah kalau banyak yang buka tenda dimari ane bakal rajin update, karena ga bisa ceritain langsung semuanya real time maklum masih pelajar

Quote:
INDEX
SATU
DUA
Diubah oleh sigitsf 04-12-2014 21:50
anasabila memberi reputasi
1
1.4K
9
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
sigitsf
#3
SATU
SATU
Gerimis malam ini masih mengguyur perumahan Griya Asri membuat warga komplek bermalas-malasan didalam rumahnya masing-masing. Namun berbeda dengan sigit yang tampak sedang gelisah memikirkan sesuatu, dia hanya seorang diri berada dirumahnya karena sudah beberapa hari ini orang tuanya pergi keluar kota dan sudah beberapa kali dia kedatangan tamu yang tak diundang yang menanyakan keberadaan orang tuanya.
Tiba-tiba dari luar rumahnya terdegar suara motor memasuki garasi rumahnya.
''Git buruan beresin baju lo, masukin semua dalem tas!" Perintah kakanya yang tiba-tiba langsung masuk kedalam rumah.
"Loh ada apa emang ko buru-buru banget?" Tanya sigit yang merasa keheranan
"Udah nanti gue jelasin dijalan, buruan" jawab kakanya.
"Iya-iya bentar sabaarrr..." jawab sigit sekenanya.
Entah setan apa yang memasuki kaka sigit itu samapi dia rela jauh-jauh dari Cikarang ke Bekasi cuma untuk nyulik ade semata wayangnya itu.
Sigit yang masih terheran-heranpun hanya menurut setelah beres mereka lantas lansung meninggalkan perumahan tersebut walau dihadang rintikan air hujan dan udara dingin yang mengigit.
35 menit mereka sampai di sebuah SPBU yang lengkap dengan mushola yang nampak asri dipinggiran jalan kali malang.
''Ka emang ada apaan sih lo nyulik gue gini ?" selidik sigit memulai pembicaraan
"Tadi gue dapet tefon dari bapak suruh jemput lo buat dibawa kerumah gue, sementara lo tinggal disana tadi kata bapak ada yang orang yang mau dateng kerumah dan ngancem lo, kita takut lo kenapa-napa" jelas kaka panjang lebar
"oh orang itu lagi" gumamnya.
Gerimis malam ini masih mengguyur perumahan Griya Asri membuat warga komplek bermalas-malasan didalam rumahnya masing-masing. Namun berbeda dengan sigit yang tampak sedang gelisah memikirkan sesuatu, dia hanya seorang diri berada dirumahnya karena sudah beberapa hari ini orang tuanya pergi keluar kota dan sudah beberapa kali dia kedatangan tamu yang tak diundang yang menanyakan keberadaan orang tuanya.
Tiba-tiba dari luar rumahnya terdegar suara motor memasuki garasi rumahnya.
''Git buruan beresin baju lo, masukin semua dalem tas!" Perintah kakanya yang tiba-tiba langsung masuk kedalam rumah.
"Loh ada apa emang ko buru-buru banget?" Tanya sigit yang merasa keheranan
"Udah nanti gue jelasin dijalan, buruan" jawab kakanya.
"Iya-iya bentar sabaarrr..." jawab sigit sekenanya.
Entah setan apa yang memasuki kaka sigit itu samapi dia rela jauh-jauh dari Cikarang ke Bekasi cuma untuk nyulik ade semata wayangnya itu.
Sigit yang masih terheran-heranpun hanya menurut setelah beres mereka lantas lansung meninggalkan perumahan tersebut walau dihadang rintikan air hujan dan udara dingin yang mengigit.
35 menit mereka sampai di sebuah SPBU yang lengkap dengan mushola yang nampak asri dipinggiran jalan kali malang.
''Ka emang ada apaan sih lo nyulik gue gini ?" selidik sigit memulai pembicaraan
"Tadi gue dapet tefon dari bapak suruh jemput lo buat dibawa kerumah gue, sementara lo tinggal disana tadi kata bapak ada yang orang yang mau dateng kerumah dan ngancem lo, kita takut lo kenapa-napa" jelas kaka panjang lebar
"oh orang itu lagi" gumamnya.
Diubah oleh sigitsf 04-12-2014 22:05
0