- Beranda
- The Lounge
Cuplikan Kisah Nyata Satuan Tugas Rajawali Kompi Pemburu
...
TS
pioneer1980
Cuplikan Kisah Nyata Satuan Tugas Rajawali Kompi Pemburu


DI GALI DI KUMPULKAN BERDASARKAN KISAH NYATA
BASED FROM A TRUE STORY
BASED FROM A TRUE STORY
INDEX KISAH 1
KOMPI PEMBURU RAJAWALI
KOMPI PEMBURU RAJAWALI
✔1. [Credit : Agan Kopralcepak] - Pengenalan
✔2. [Credit : Agan Kopralcepak] - First Blood
✔3. [Credit : Agan Kopralcepak] - Kebiasaan Tentara Kita
✔4. [Credit : Agan Kopralcepak] - Kapal Selam Siapa
✔5. [Credit : Agan Kopralcepak] - Siapa David Alex
✔6. [Credit : Agan Kopralcepak] - Penyelamatan Post Terpencil
✔7. [Credit : Agan Kopralcepak] - Salah Lirik
✔8. [Credit : Agan Kopralcepak] - Penyerangan Gudang Bawah Tanah
✔9. [Credit : Agan Kopralcepak] - Fretilin Kena Tsunami
✔10. [Credit : Agan Kopralcepak] - Lulik
✔11. [Credit : Agan Kopralcepak] - Mengerjai Bos Baru
✔12. [Credit : Agan Kopralcepak] - Misteri Gugurnya Sang Danton
✔13. [Credit : Agan Kopralcepak] - Yang Paling Di Timtim
✔14. [Credit : Agan Kopralcepak] - Sengsaranya Nongkrong di Kotis
✔15. [Credit : Agan Kopralcepak] -Collateral Damage
✔16. [Credit : Agan Kopralcepak] - Mencari Brimob Yang Hilang
✔17. [Credit : Agan Kopralcepak] - Penyergapan Dalam Kota
✔18. [Credit : Agan Kopralcepak] - SS-1 Pindad
✔19. [Credit : Agan Kopralcepak] - HomeBase Tak Kalah Tegangnya
✔20. [Credit : Agan Kopralcepak] - Salah Sasaran
✔21. [Credit : Agan Kopralcepak] - Mengenang Sang Komandan Rajawali
✔22. [Credit : Agan Kopralcepak] - Nyasar Membawa Berkah
✔23. [Credit : Agan Kopralcepak] - Memburu Si Pembakar
✔24. [Credit : Agan Kopralcepak] - Penasaran
✔25. [Credit : Agan Kopralcepak] - Perbandingan Fretilin dan GAM
✔26. [Credit : Agan Kopralcepak] -Panah SGI
✔27. [Credit : Agan Kopralcepak] - Membekuk Gerilyawati
✔28. [TS] - Disekolahkan Biar Pandai!
✔29. [TS] - Cerita Sari Aceh
✔30. [Credit : Formil] -Taktik Decoy
✔31. [Credit : Formil] - Rajawali Sektor Timur 1998
✔31. [Credit : Agan Kopralcepak] - Penghadang Yang Dihadang
✔32. [Credit : Agan Kopralcepak] - Mencoba Peralatan Baru
✔33. [Credit : Agan Kopralcepak] - Lulik
✔32. [TS] - Intermezo1
✔33. [TS] - Intermezo2
✔34. [Credit : Alexanderhagal] -Jiancok Asu Koen!
✔35. [Credit : FORMIL] - Intermezo3
✔36. [Credit : FORMIL] - Lembah Mistis
✔37. [Credit : FORMIL] - Oleh-Oleh
✔38. [Credit : FORMIL] - Lelucon Saat Kontak
✔39. [Credit : FORMIL] - Istirahat Pun Guyon
✔40. [Credit : FORMIL] - Sydrom Mata Kuning
✔41. [Credit : FORMIL] - 501 Duel Jarak Dekat
✔42. [Credit : agan Zenergun] - Bobby Trap
✔43. [Credit : KakRhoma] - Si Ular
✔44. [TS] - Nenek Mengenang Cucu
✔45. [TS] - Arwah Mengunjungi Komandan
✔46. [TS] - Mat engasr
✔47. [TS] - Membom Dedemit
✔48. [TS] - Tumbangnya Orang Sakti- Bag 2.
✔49. [Credit : Agan Erwinparikesit] - Masuk Kolam Bag 2.
✔50. [Credit : Agan Erwinparikesit] - Bukit Tengkorak Bag 2. Bag 3. Bag 4.
✔51. [Credit : Agan Erwinparikesit] - Memenuhi Tantangan GAM
✔52. [TS] - Dor! GAM Malah Ketawa
✔53. [TS] - Insiden Caracas
✔54. [Credit : FORMIL] - Rajawali 330 TOD Papua
INDEX KISAH 2
OPERASI OPERASI DI TIMTIM, PAPUA & ACEH
OPERASI OPERASI DI TIMTIM, PAPUA & ACEH
Timor Timur
✔[Credit : FORMIL] - Operasi Linud TerbesarBag.2 Bag.3 Bag.4
✔[URL=...][Credit : FORMIL] - Grup 1/Kopassandha Membuka Operasi Seroja[/URL]
✔[Credit : FORMIL] - Si Kancil
✔[Credit : FORMIL] - Serangan Heroin Di Gunung Qablaque Bag.2 Bag.3 Bag 4.
✔[Credit : FORMIL] - Operasi Kikis Bag 2.
✔[Credit : Agan Gemahripahlohji] - Kisah Bapak Ane
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Kisah Bapakku Di Timtim
✔[TS] - Sepenggal Kisah Prabowo di Medan Tempur
✔[Credit : Agan Samueltirta] - Behind Enemy Lines Tim Umi Bag.2
Bag.3 Bag.4
✔[Credit : Agan Samuel Tirta] - Rambo Yg Sebenarnya : PRATU SUPARLAN
✔[Credit : Agan Samuel Tirta] - Gugurnya Sukisno
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : TANDA LAHIR
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : TIDUR NGELONIN GRANAT
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : IBUUUU...SAKITNYA BUUUUK..!
Bag 2.✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane :KONYOL-KONYOLAN Bag 2.
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : INDERA KE ENAM Bag 2.
✔[Credit : Shahpanzer] - Tangguhnya Si Krebo Hutan
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : BUAH SETAN
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : LETNAN MUDA KERAS KEPALA
✔[Credit : Agan Jagm] - (Foto) Pemburu Krebo Hutan
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : LOBSTER
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : LOBANGNYA BUAYA
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : KAPTEN MARAHI MAYOR
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : PETA OH PETA Bag 2.
✔[Credit : FORMIL] - EPIC FOTO
✔[Credit : FORMIL] - ( Foto ) Rekapitulasi Yg Gugur di Timtim
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : BAD DAY FOR LOGISTIC Bag 2.
✔[Credit : Agan Pemakanmayat] - Beberapa Penghadangan Truk TNI Yg Banyak Memakan Korban
✔[Credit : TS] - Penghadangan Di Baunoraq
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - Timtim Band Of Brother : Kisah Bapak Ane : HUNTED Bag 2.
✔[Credit : Agan Bakulmendoan] - ( Foto ) Makam Bapak Ane
✔[Credit : Agan Ekolistrik] - ( Foto ) Bapak Ane Gugur di Timtim
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - ( Foto ) TIMTIM BAND OF BROTHER : Koleksi Bapak Ane 1
✔[Credit : Agan Alexanderhagal] - ( Foto ) TIMTIM BAND OF BROTHER : Koleksi Bapak Ane 2
✔[Credit : Pelita] - TIMTIM SEBUAH PERJUANGAN
✔[Credit : Agan Samueltirta] - Ku Lakukan Demi Keluargaku Bag 2. Bag 3. Bag 4. Bag 5.
Bag 6.
Diubah oleh pioneer1980 12-11-2014 08:26
andriyanzaky131 dan 8 lainnya memberi reputasi
9
1.7M
2.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
pioneer1980
#1973
lanjutan..
Tapi Bokap tetep berusaha menjaga wibawa sang komandan dengan bilang kalau nggak kelihatan sungai mungkin sungainya lagi kering, dan juga agar personel ini tetep solid dan nggak hilang kepercayaanya ama komandan....bisa berbahaya apabila pasukan kehilangan kepercayaan terhadap komandan di medan laga......Bokap pun meminta agar Danton menghentikan pasukan untuk beristirahat sejenak, kemudian Bokap mendekalti Danton
Bokap : “nDan...maaf, komandan yakin kalau ini rute yang benar??” (sambil berbisik)
Danton : “ terus opo'o??”
Bokap : “gini ndan, saya yakin betul saat briefing saya lihat ada sungai yang dekat dengan lokasi ini, tapi dari tadi saya nggak lihat ada sungai loh nDan....ini anak-anak sudah kebingungan kayaknya, situasi kayak gini nggak bagus loh ndan”
Danton : “ ngene loh san (sersan), saya udah yakin betul kalau saya sudah bener baca petanya....arahnya pun dah bener, lha ini saya pake kompas dari arloji saya (dulu biasanya tentara make arloji yang ada kompas kecilnya, bokap juga punya soalnya)...”
Bokap : “oh ya udah ndan”
setelah ngobrol, Danton pun memerintahkan agar pasukan kembali bergerak...lagi-lagi Bokap di towel-towel rekannya, tuh rekannya bilang ke bokap sambil berbisik
Rekan bokap : “klek...iki temenan bener tah dalane?? prasaku awak ndhewe iki kesasar klek...mugo-mugo ae gak di sergap karo Fretilin, modyar kabeh awak ndhewe engkok..” (klek...ini beneran jalannya?? perasaan gue kita ini tersesat...moga-moga aja nggak di sergap ama fretilin, mampus semua nanti kita nih)
Bokap : “wis ojo rame ae....ngetuto ae lah, matek gak matek iku wis ono takdire” (udah jangan rame aja....ngikut aja lah, hidup mati itu dah ada takdirnya)
Tapi yang di khawatirkan pasukan agaknya sedikit demi sedikit mulai terbukti...sudah hampir 1 hari berjalan, tetep nggak ketemu perkampungan, sungai dsb......akhirnya Bokap pun meminta Danton untuk menghentikan perjalanan dan memberi kesempatan pasukan agar bermalam, di tempat tersebut.....tapi tetep beberapa orang mendapat giliran jaga dan DILARANG KERAS ngerokok, mainan senter, berisik apalagi bikin api unggun...bisa sangat berbahaya..kalau ada yang ngelanggar bisa di jundul ama yang lainnya. Menurut penuturan Bokap malam itu ketika sang komandan tertidur, bokap memanggil sang radioman, beliau meminta peta yang di bawanya untuk di periksa...
Dannnn....ternyata BENAR...sang Danton salah baca peta !!...bener-bener salah !!, jado posisi pasukan saat itu sudah jauh dari rute yang di tentukan, kalaupun kembali setidaknya bisa makan waktu 1 hari lagi...tapi ya udahlah nggak papa...besok Bokap yang akan menyampaikan ke Danton perihal tersebut.
Besoknya Bokap pun ngomong ke Danton, dan akhirnya Danton pun mengakui kalau nggak seberapa bisa baca peta, begh !! dalam hati bokap ngumpat “JANCOOOOOOOK !!! gak ngomong ket wingi !!”...tapi ya udahlah nasi sudah menjadi bubur, akhirnya Bokap pun meminta dengan sangat agar kali ini, dia yang megang petanya, sebelum mereka melanjutkan perjalanan hari itu, Bokap berinisiatif untuk menghubungi komando lewat radio, saat itu menurut bokap yang menkjawab adalah Danki, Pak Nainggolan. Eh lhadalah ketika Bokap melaporkan kalau pasukan tersesat di luar rute patroli, pak Nainggolan malah nanya balik kayak gini :
Pak nainggolan : “ klek...bekal kamu itu masih cukup berapa hari??”
Bokap : “sekitar 2 hari lagi nDan”
Pak nainggolan : “ Ya udah...jalan terus, sampai ketemu rute yang bener, nggak usah manja minta di jemput ama helikopter segala, kau ini sudah raider...masak tersesat aja bingung kau !!” (abies itu di tutup)
perasaan Bokap saat itu...”Asssu, podo gendhenge dadakno !!” (Anj*ng, sama gilanya ternyata !!)
....
Akhirnya pasukan pun dia ajak berbelok ke kanan, untuk menuruni bukit, sambil mencari keberadaan sungai, dan ternyata benar setelah beberapa jam berjalan mulai terdengar samar-samar suara air mengalir dengan deras..berarti sungai sudah dekat, bokap memutuskan untuk berjalan kembali melalui pinggiran sungai mengikuti aliran sungai, meskipun sebenarnya berbahaya...nggak ada jalan lain lagi selain melakukannya, ternyata benar nggak lama kemudian salah satu pasukan melihat banyak sekali jejak-jejak kaki di tepi seberang sungai, dan yang pasti itu bukan jejak kaki sepatu milik ABRI saat itu, berarti di dekat situ ada aktivitas manusia, bisa jadi fretilin......Bokap segera lapor ke Danton, Danton pun memerintahkan untuk melakukan pengintain buat memastikan, kalau bener fretilin......HAJAR !!
Selama kurang lebih 2 jam pasukan mengintai, ternyata benar dari balik rerimbunan pohon, muncullah 6 orang yang membawa senjata campuran ada G3, M16 dan Mauser, mereka sedang mengambil air....Danton masih belum memerintahkan untuk menembak, tapi pasukan dah mulai tegang, jari-jari mereka banyak yang sudah mulai masuk ke trigger, bahkan menurut penuturan Bokap jarinya sudah ngejer pengen narik trigger maedsen saetter-nya.....akhirnya ketika Danton berteriak “...SIKAT !!...”.....langsung suara tembakan bersahut-sahutan dari balik pepohonan, kilat-kilat cahaya peluru seperti menghujani posisi fretilin tersebut....itu fretilin cuman bisa tersentak kaget tanpa sempat membalas, dan akhirnya semuanya terkapar bersimbah darah di tepi sungai...tapi tembakan belum berhenti, kali ini Bokap dan rekan-rekannya mengarahkan tembakan ke rerimbunan pohon, mengantisipasi apabila ada anggota fretilin lain yang masih ada di antara rerimbunan pohon...sesekali granat di lontarkan melalui GLM, suaranya lumayan bikin nyali ciut “Blang...Blang...Blang”.....
suara-suara teriakan pasukan pun ikut meramaikan suasana
“ Buongkoh koen !!”, “ Ajur, ajur, ajur...panganen iki !!” (sambil memuntahkan tembakan)...setelah dirasa aman, Danton memerintah beberapa anggotanya untuk menyebrang sungai guna memeriksa mayat-mayat tersebut, tentunya dengan dilindungi oleh tembakan rekan-rekannya yang lain.....ternyata dari hasil penggeledehan, di temukan sebuah dokumen yang menunjukkan adanya kamp fretilin lumayan besar di sekitar daerah tersebut.....
Sedangkan mayat-mayat fretilin tadi...di hanyutkan aja ke sungai, senapan-senapannya, dikubur ama pasukan agar nggak di temukan ama temen-temennya tuh fretilin
Pasukan pun melanjutkan perjalanan...setelah 14 jam berjalan, akhirnya mereka berhasil menemukan rute yang sudah di tentukan...tapi patroli nggak berhenti sampai situ, mereka harus tetep melaksanakan perintah patroli cuman, yang seharusnya cuman 3 hari jadi nambah 2 hari lagi, total 5 hari....untuk menyiasatinya....pasukan hanya makan 2 kali sehari, yang seharusnya 3 kali sehari...akhirnya masa patroli pun habis...pasukan menuju posisi Extraction Zone sesuai di peta.
Alhamdulillah kali ini lancar nggak pake tersesat....kemudian Danton menghubungi Komando untuk dijemput, 30 menit kemudian Helikopter tiba, semua pasukan naik...dan akhirnya misi berakhir dengan bahagia hehehehe
ternyata tersesat 2 hari itu membawa hikmah....pasukan bisa bawa “oleh-oleh”...sampai di markas, Danyon dateng sambil tersenyum dan menyalami pasukan satu-satu....si pak nainggolan cuman senyum-senyum ke arah Bokap...sambil ngomong
“Gimana klek....masih pengen kesasar lagi kau??”
Bokap njawab “nggak papa ndan, asal kesasarnya ama komandan..”
Pak Nainggolan : “Wakakakakakakakak......”
Trus gimana nasib tuh Letnan?? dia dipindah tugaskan ke Dili menjadi Danramil disana...
Tapi Bokap tetep berusaha menjaga wibawa sang komandan dengan bilang kalau nggak kelihatan sungai mungkin sungainya lagi kering, dan juga agar personel ini tetep solid dan nggak hilang kepercayaanya ama komandan....bisa berbahaya apabila pasukan kehilangan kepercayaan terhadap komandan di medan laga......Bokap pun meminta agar Danton menghentikan pasukan untuk beristirahat sejenak, kemudian Bokap mendekalti Danton
Bokap : “nDan...maaf, komandan yakin kalau ini rute yang benar??” (sambil berbisik)
Danton : “ terus opo'o??”
Bokap : “gini ndan, saya yakin betul saat briefing saya lihat ada sungai yang dekat dengan lokasi ini, tapi dari tadi saya nggak lihat ada sungai loh nDan....ini anak-anak sudah kebingungan kayaknya, situasi kayak gini nggak bagus loh ndan”
Danton : “ ngene loh san (sersan), saya udah yakin betul kalau saya sudah bener baca petanya....arahnya pun dah bener, lha ini saya pake kompas dari arloji saya (dulu biasanya tentara make arloji yang ada kompas kecilnya, bokap juga punya soalnya)...”
Bokap : “oh ya udah ndan”
setelah ngobrol, Danton pun memerintahkan agar pasukan kembali bergerak...lagi-lagi Bokap di towel-towel rekannya, tuh rekannya bilang ke bokap sambil berbisik
Rekan bokap : “klek...iki temenan bener tah dalane?? prasaku awak ndhewe iki kesasar klek...mugo-mugo ae gak di sergap karo Fretilin, modyar kabeh awak ndhewe engkok..” (klek...ini beneran jalannya?? perasaan gue kita ini tersesat...moga-moga aja nggak di sergap ama fretilin, mampus semua nanti kita nih)
Bokap : “wis ojo rame ae....ngetuto ae lah, matek gak matek iku wis ono takdire” (udah jangan rame aja....ngikut aja lah, hidup mati itu dah ada takdirnya)
Tapi yang di khawatirkan pasukan agaknya sedikit demi sedikit mulai terbukti...sudah hampir 1 hari berjalan, tetep nggak ketemu perkampungan, sungai dsb......akhirnya Bokap pun meminta Danton untuk menghentikan perjalanan dan memberi kesempatan pasukan agar bermalam, di tempat tersebut.....tapi tetep beberapa orang mendapat giliran jaga dan DILARANG KERAS ngerokok, mainan senter, berisik apalagi bikin api unggun...bisa sangat berbahaya..kalau ada yang ngelanggar bisa di jundul ama yang lainnya. Menurut penuturan Bokap malam itu ketika sang komandan tertidur, bokap memanggil sang radioman, beliau meminta peta yang di bawanya untuk di periksa...
Dannnn....ternyata BENAR...sang Danton salah baca peta !!...bener-bener salah !!, jado posisi pasukan saat itu sudah jauh dari rute yang di tentukan, kalaupun kembali setidaknya bisa makan waktu 1 hari lagi...tapi ya udahlah nggak papa...besok Bokap yang akan menyampaikan ke Danton perihal tersebut.
Besoknya Bokap pun ngomong ke Danton, dan akhirnya Danton pun mengakui kalau nggak seberapa bisa baca peta, begh !! dalam hati bokap ngumpat “JANCOOOOOOOK !!! gak ngomong ket wingi !!”...tapi ya udahlah nasi sudah menjadi bubur, akhirnya Bokap pun meminta dengan sangat agar kali ini, dia yang megang petanya, sebelum mereka melanjutkan perjalanan hari itu, Bokap berinisiatif untuk menghubungi komando lewat radio, saat itu menurut bokap yang menkjawab adalah Danki, Pak Nainggolan. Eh lhadalah ketika Bokap melaporkan kalau pasukan tersesat di luar rute patroli, pak Nainggolan malah nanya balik kayak gini :
Pak nainggolan : “ klek...bekal kamu itu masih cukup berapa hari??”
Bokap : “sekitar 2 hari lagi nDan”
Pak nainggolan : “ Ya udah...jalan terus, sampai ketemu rute yang bener, nggak usah manja minta di jemput ama helikopter segala, kau ini sudah raider...masak tersesat aja bingung kau !!” (abies itu di tutup)
perasaan Bokap saat itu...”Asssu, podo gendhenge dadakno !!” (Anj*ng, sama gilanya ternyata !!)
....Akhirnya pasukan pun dia ajak berbelok ke kanan, untuk menuruni bukit, sambil mencari keberadaan sungai, dan ternyata benar setelah beberapa jam berjalan mulai terdengar samar-samar suara air mengalir dengan deras..berarti sungai sudah dekat, bokap memutuskan untuk berjalan kembali melalui pinggiran sungai mengikuti aliran sungai, meskipun sebenarnya berbahaya...nggak ada jalan lain lagi selain melakukannya, ternyata benar nggak lama kemudian salah satu pasukan melihat banyak sekali jejak-jejak kaki di tepi seberang sungai, dan yang pasti itu bukan jejak kaki sepatu milik ABRI saat itu, berarti di dekat situ ada aktivitas manusia, bisa jadi fretilin......Bokap segera lapor ke Danton, Danton pun memerintahkan untuk melakukan pengintain buat memastikan, kalau bener fretilin......HAJAR !!
Selama kurang lebih 2 jam pasukan mengintai, ternyata benar dari balik rerimbunan pohon, muncullah 6 orang yang membawa senjata campuran ada G3, M16 dan Mauser, mereka sedang mengambil air....Danton masih belum memerintahkan untuk menembak, tapi pasukan dah mulai tegang, jari-jari mereka banyak yang sudah mulai masuk ke trigger, bahkan menurut penuturan Bokap jarinya sudah ngejer pengen narik trigger maedsen saetter-nya.....akhirnya ketika Danton berteriak “...SIKAT !!...”.....langsung suara tembakan bersahut-sahutan dari balik pepohonan, kilat-kilat cahaya peluru seperti menghujani posisi fretilin tersebut....itu fretilin cuman bisa tersentak kaget tanpa sempat membalas, dan akhirnya semuanya terkapar bersimbah darah di tepi sungai...tapi tembakan belum berhenti, kali ini Bokap dan rekan-rekannya mengarahkan tembakan ke rerimbunan pohon, mengantisipasi apabila ada anggota fretilin lain yang masih ada di antara rerimbunan pohon...sesekali granat di lontarkan melalui GLM, suaranya lumayan bikin nyali ciut “Blang...Blang...Blang”.....
suara-suara teriakan pasukan pun ikut meramaikan suasana
“ Buongkoh koen !!”, “ Ajur, ajur, ajur...panganen iki !!” (sambil memuntahkan tembakan)...setelah dirasa aman, Danton memerintah beberapa anggotanya untuk menyebrang sungai guna memeriksa mayat-mayat tersebut, tentunya dengan dilindungi oleh tembakan rekan-rekannya yang lain.....ternyata dari hasil penggeledehan, di temukan sebuah dokumen yang menunjukkan adanya kamp fretilin lumayan besar di sekitar daerah tersebut.....
Sedangkan mayat-mayat fretilin tadi...di hanyutkan aja ke sungai, senapan-senapannya, dikubur ama pasukan agar nggak di temukan ama temen-temennya tuh fretilin
Pasukan pun melanjutkan perjalanan...setelah 14 jam berjalan, akhirnya mereka berhasil menemukan rute yang sudah di tentukan...tapi patroli nggak berhenti sampai situ, mereka harus tetep melaksanakan perintah patroli cuman, yang seharusnya cuman 3 hari jadi nambah 2 hari lagi, total 5 hari....untuk menyiasatinya....pasukan hanya makan 2 kali sehari, yang seharusnya 3 kali sehari...akhirnya masa patroli pun habis...pasukan menuju posisi Extraction Zone sesuai di peta.
Alhamdulillah kali ini lancar nggak pake tersesat....kemudian Danton menghubungi Komando untuk dijemput, 30 menit kemudian Helikopter tiba, semua pasukan naik...dan akhirnya misi berakhir dengan bahagia hehehehe

ternyata tersesat 2 hari itu membawa hikmah....pasukan bisa bawa “oleh-oleh”...sampai di markas, Danyon dateng sambil tersenyum dan menyalami pasukan satu-satu....si pak nainggolan cuman senyum-senyum ke arah Bokap...sambil ngomong
“Gimana klek....masih pengen kesasar lagi kau??”
Bokap njawab “nggak papa ndan, asal kesasarnya ama komandan..”
Pak Nainggolan : “Wakakakakakakakak......”

Trus gimana nasib tuh Letnan?? dia dipindah tugaskan ke Dili menjadi Danramil disana...

Diubah oleh pioneer1980 11-11-2014 15:51
0