Kaskus

News

agung_hariAvatar border
TS
agung_hari
Merawat Baterai "deep cycle"/ "industrial grade" supaya masa pakainya lama
Merawat Baterai "deep cycle"/ "industrial grade" supaya masa pakainya lama

Merawat baterai mungkin hal yang baru bagi sebagian orang, Namun alangkah baiknya jika kita memahami tipe/jenis baterai apa saja yang dapat dirawat secara rutin dan apa manfaatnya. Secara umum baterai dibagi menjadi 2 jenis. Baterai Basah (Lead-Acid) dan Baterai Kering (li-ion, Ni-cd, Ni-Mh, LiFePo4). Hanya jenis baterai basah yang dapat dirawat sehingga umur pakainya bisa lebih lama.
Spoiler for perawatan:

Ada 2 tipe baterai lead-acid yaitu:

  1. Baterai Starter/ Motive Battery / Crank Battery
  2. Stationary Battery/ Baterai penyimpan daya


Baterai dengan tipe starter umumnya memiliki plat yang tipis dan lebar, karena kegunaannya sebagai baterai starter, tipe ini banyak ditemukan pada baterai otomotive. Dinegara kita biasa sebut accu/aki. Baterai tipe ini tidak dapat dirawat karena memiliki elemen plat yg tipis, sehingga proses sulfatisasi yang terjadi dapat membuat plat menjadi korosi yang pada akhirnya baterai dinyatakan mati.

Yang kedua adalah tipe stationary atau bisa disebut juga industrial grade atau deep cycle. Karakteristik baterai ini memilki plat yang lebih tebal sehingga tidak mudah terjadi korosi dan tentu umur pakai menjadi lebih lama. Baterai Stasioner memiliki 2 jenis dalam aplikasinya, jenis Flooded dan VRLA (Valve Regulated Lead-Acid).

Flooded dapat ditemukan pada baterai forklift ataupun baterai mobil golf, dimana baterai jenis ini memerlukan proses pengisian air murni secara rutin

VRLA dapat ditemukan pada baterai data center, telekomunikasi, airplane, dsb. VRLA merupakan jenis baterai MF (maintenance free), sehingga tidak perlu memasukan air murni secara rutin. Baterai VRLA ada yg berteknologi AGM (absorbed glass mate) dan Gel. kedua tipe ini mendapat klaim dari perusahaan pembuatnya memiliki design life 10-20 tahun.

Pada kenyataannya baterai deep cycle / industrial grade memiliki umur yg relatif singkat, ditandai dengan menurunnya kapasitas penyimpanan serta waktu pakai baterai yang semakin singkat. Secara teknis hal ini disebabkan oleh sulfatisasi dan menyebabkan baterai tidak berkerja dalam performa yang maksimal. Seperti halnya Mekanikal-Elektrikal, Gedung, Alat Pemadaman Api, maka baterai pun seharusnya dirawat secara berkala. Tujuan tentu untuk membuat umur pakai menjadi lebih panjang.

Proses perawatan baterai pasti lebih hemat dan murah dibandingkan dengan pembelian baterai baru, dibeberapa tempat yang kami telah kunjungi walaupun design life baterai memiliki umur yg panjang, pada kenyataannya hanya 3-5 tahun saja performa maksimal yang bisa didapat. Alangkah baiknya jika umur pakai baterai bisa mencapai 2-3 kali lagi.
Diubah oleh agung_hari 16-10-2014 15:22
0
5.2K
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sains & Teknologi
Sains & Teknologi
KASKUS Official
15.9KThread13.5KAnggota
Tampilkan semua post
agung_hariAvatar border
TS
agung_hari
#1
Sebenernya Baterry Belum Tentu Rusak, Bisa Jadi Cuma Sulfatisasi
Kerusakan baterai karena penuaan secara alami adalah wajar, sebenarnya tanpa mempertimbangkankan kerusakan karena sulfatisasi, umur baterai mencapai 5 sampai 20 tahun tergantung jenis desain baterai dan aplikasi penggunaannya.
Spoiler for kerja battery:

Hal yang menjadi faktor utama dari baterai tidak berfungsi secara prematur adalah sulfatisasi yang disebabkan oleh adanya kristalisasi dari PbSO4 selama proses pembebanan BLA. Pada proses charge, PbSO4 akan diurai menjadi ion Pb2+ dan SO42-, pada kenyataannya ada timbal sulfat (PbSO4) yang tidak terurai dan membentuk kristal dan menempel pada elektroda.

Dengan berulangnya siklus pengisian dan pembebanan kristal ini secara bertahap menutupi dan menyumbat rongga pada elektroda yang memperkecil area kontak dengan H2SO4. Hasil akhirnya hambatan dari plak timbal Sulfat (PbSO4) ini akan semakin memperkecil arus sampai baterai tidak berfungsi.

Jadi jangan buang dulu battery nya, kemungkinan masih bisa hidup lagi
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.