- Beranda
- Stories from the Heart
PERUMAHAN GAIB
...
TS
Lintang.Adicted
PERUMAHAN GAIB
Quote:
Cerita ini berbeda dengan cerita sebelumnya Gara2 Nepuk Bantal Tengah malem(Kisah nyata).
Quote:
PERUMAHAN GAIB
Mungkin cerita ini terlihat seperti Bualan dan Fiktif Belaka tapi terserah anda pembaca untuk percaya atau hanya menganggap ini Cuma cerita malam belaka , semua tergantung anda . Saya hanya penulis amatir yang mencoba untuk berbagi beberapa pengalaman misteri yang terjadi di Perumahan yang saya diami .
Beberapa orang yang ada dalam cerita :
saya Kulih Dion, adik saya SMA San , adik saya SD Dian , dan yang Terkecil 2 tahun vian . saya berempat saudara. Dan satu lagi teman saya yang ada di cerita ini bernama Rian. Rumah 1 Yeni, Rumah 5 Nazwa
Perumahan GAIB
Perumahan GAIB yang biasa saya katakan bersama Masyarakat tempat saya tinggal. Cerita ini saya angkat dari beberapa kisah Misteri yang terjadi di Perumahan yang saya tinggali dan dengan beberapa tetangga yang terkena imbas dari hal mistis tersebut , kejadian ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama tapi baru-baru ini saya menyadari hal mistis ini benar nyata , karna berdampak pada seluruh keluarga saya .
Gambaran Perumahan saya tinggali.
Spoiler for Gambar:
Terlihat ada beberapa rumah dengan bertuliskan angka yang akan diangkat dalam cerita ini.
Perumahan tempat saya tidak terlalu ramai, ini di karnakan Perumahan yang saya tinggali Buntu . Dan rumah Rian terlihat sangat jauh dari pemukian dan dikelilingi hutan yang diberi jalan setapak untuk dilewati cukup 1 motor , memang rumah dia adalah batas dari Perumahan dan tidak melanjutkan pembangunan sampai rumah tersebut.
Rumah Jadul Tak Berpenghuni
Spoiler for show:
Seperti pada gambar sebelumnya, Rumah Jadul ini terletak di bagian belakang Perumahan, Sebenarnya Rumah Jadul ini bukan tidak diberi jalan untuk kesana tapi karna ada beberapa alasan jalan untuk kerumah tersebut ditutup secara permanen.
Dulu waktu ( Sekolah dasar ) saya dan teman-teman anak perumahan sering bermain di Rumah Jadul Tersebut karna beberapa alasan seperti , jalan keRumah itu hanya bisa dilewati satu orang saja karna hanya ada satu kayu yang membatasi pergerakan agar kaki tidak terkena air, seluruh area Rumah itu di penuhi dengan air yang menutupi seluruh tempat berpijak kecuali kayu tersebut , Rumah Jadul itu sangat nyaman Hingga dulu kami sebut itu sebagai Markas , ya memang benar setiap pulang sekolah kami menghabiskan waktu sampai adzan berkumandang di rumah tersebut. Sampai suatu kejadian yang membuat Rumah tersebut dilarang dan di tutup secara permanen.
Dulu waktu ( Sekolah dasar ) saya dan teman-teman anak perumahan sering bermain di Rumah Jadul Tersebut karna beberapa alasan seperti , jalan keRumah itu hanya bisa dilewati satu orang saja karna hanya ada satu kayu yang membatasi pergerakan agar kaki tidak terkena air, seluruh area Rumah itu di penuhi dengan air yang menutupi seluruh tempat berpijak kecuali kayu tersebut , Rumah Jadul itu sangat nyaman Hingga dulu kami sebut itu sebagai Markas , ya memang benar setiap pulang sekolah kami menghabiskan waktu sampai adzan berkumandang di rumah tersebut. Sampai suatu kejadian yang membuat Rumah tersebut dilarang dan di tutup secara permanen.
Petaka Sahabat GAIB
Spoiler for show:
Pagi itu saya bersama teman-teman sibuk mempersiapkan bahan masakan seperti Singkong , Ikan kecil ( hasil dari menangkap di area Rumah Jadul ) , Beberapa Bunga ( Biasa anak Cewe ) . Dan Kamipun mulai bermain masak-masak dengan Api kecil yang terbuat dari beberapa dedaunan yang di beri Pondasi batu bata di sekelilingnya dengan panci yang terbuat dari kaleng ikan Sarden yang masih utuk atas kaleng penutupnya. Kami bermain seolah olah itu adalah masak yang sebenarnya.
Tidak ada keanehan sampai masak itu selesai , tetapi Rian teman kecil saya ini sangat senang kelihatannya , berbeda dengan teman saya yang lain Rian Paling Ekpresif dia menyiapkan segalanya seperti piring dari daun, dan dia juga pun menghiasi maskan hasil kami olah dengan berbagai macam bunga disekitarnya, tetapi ya tentu saja tidak ada yang berani memakannya. Nah disitu keanehan bermulai sampai saat kami selesai bermain masak – masakan mendadak hujan turun lebat dengan sambaran kilat yang anehnya sangat terang menurut saya .
Semua teman saya ketakutan dan ingin pulang tetapi anehnya Rian teman saya ini tetap asik seolah tidak mendengar hujan dan kilat yang ada disekitarnya , sampai dia selesai dengan dekorasi masakkanya diapun berkata yang membuat kami takut bukan kepala, di Berkata “ eh, ini makanannya aku taruh dikamar ya , biar ada yang ngabisin “ dengan nada seolah dia tau bahwa ada orang lain selain kami yang akan menghabiskan makannanya . tidak sampai disitu, Ketika Rian selesai meletakkan makanan itu saya dan teman-teman melihat sekilas dari kejauhan tepat dibelakang Rian bersamaan dengan cahaya kilat terlihat sosok hitam kecil lebih kecil dari badan Rian lewat sekelibatan , jujur saja saya tidak merasa takut karna saya hanya mengira itu cuma angin yang bertiup karna hujan lebat , tapi setelah saya menanyakan dengan teman-teman mereka juga melihat itu .Disitu kami mulai tambah takut lagi karna hal tersebut . Setelah beberapa lama hujan reda kamipun pulang kerumah masing-masing waktu itu pukul 05.30 sore .
Mulailah Teror Malam Itu Di Perumahan tempat tinggal saya, waktu itu pukul 09.00, ayah dan Ibu Rian Berkeliling Perumahan Mencari Rian si Kecil sahabat saya ini, dengan air mata yang membasahi pipinya ibu Rian lari kecil dengan senter yang cukup terang ditangannya mencari Rian yang tidak ditemukan diseluruh tempat di Perumahan itu. Dan saya beranikan diri bercerita kepada orang tua saya bahwa kami tadi bermain di Rumah Belakang Komplek , orang tua saya langsung berteriak dan memberitahukan kesemua warga bahwa mungkin Rian ada di Rumah Jadul itu.
Semuanya lari menuju Rumah Jadul dan berkumpul didalamnya tetapi apa yang terjadi , ternyata Rian teman Kecil saya ini tidak ada ditempat tersebut. Pecahlah suara tangis orang tua Teman saya itu di Rumah Jadul tersebut.
Berberapa menit setelah pecahnya tangisan orang tua Rian, tiba-tiba ada pembicaraan , kenapa ada piring dengan campuran bunga seperti sesajen terletak didalam kamar Rumah itu, saya pun langsung masuk dan mengatakan bahwa itu bikinan Rian, lalu saya mengatakan apa yang dikatakan rian sebelumnya “ katanya biar ada yang menghabiskan “ , dan disitu saya tersentak dan hilang akal , apa yang saya liat bahwa makanan yang padahal berada di atas piring yang terbuat dari dedaunan tersebut benar-benar habis dan hanya tersisa bebungaan diatasnya, tangan dan kaki saya bergetar seolah ini memang seperti apa yang dikatakan Rian bahwa memang benar ada orang lain yang ada ditempat ini.
Semua wargapun merasakaan keanehan tersebut dan berasumsi bahwa memang benar ini ulah makhluk GAIB dan merekapun berembuk untuk mencari jalan keluar. Sampai mencapai hasilnya mereka memanggil orang Pintar yang tau tentang Agama untuk membantu mencari Rian. Beberapa Menit Orang Pintar dari Seberang Perumahan kamipun datang dan Warga menceritakan kejadian dan cerita yang terjadi , langsung setelah mendengar pernyataan warga , orang pintar tadi seolah percaya sepenuhnya menyuruh seluruh warga menyiapkan beberapa barang yang menurut saya cukup aneh . seperti Nyiru ( atau tepisan buat pemilah Beras ) dan beberapa buku Yasin.
Tetapi sayangnya saya tidak meliat secara penuh proses pencarian tersebut karna saya juga kecil dan tentu orang tua saya khawatir dengan saya waktu itu. Tetapi dari cerita yang beredar bahwa Rian teman saya ini ditemukan bukan dirumah Tersebut tetapi tepat di sebelah Rumah itu dengan penuh keringat ditubuhnya dan seperti terikat dibelakang Pohon Pisang , dengan menangis dan kelelahan Rianpun diangkat dan dimandikan dengan surat-surat yang di Bacakan oleh Orang Pintar tersebut .
Ketika tenang dan Warga masih berkumpul di Rumah Rian, orang pintar tadi bercerita, “ Bapak-Bapak, tolong anak-anak jangan dibiarkan main ketempat itu lagi, soalnya disitu banyak penghuni GAIBnya terutama anak kecil, takutnya seperti Rian yang Lupa waktu bermain dengan sahabat GAIBnya sampai lupa dengan Rumah Tempat Tinggalnya. Maka Disitulah awal mula murka Warga dengan Rumah Tersebut, tetapi setelah berunding rumah tersebut tidak dihancurkan karna warga tidak mengetahui asal usul rumah tersebut tetapi jalan menuju rumah itu Ditutup dan Di asingkan.
Tidak ada keanehan sampai masak itu selesai , tetapi Rian teman kecil saya ini sangat senang kelihatannya , berbeda dengan teman saya yang lain Rian Paling Ekpresif dia menyiapkan segalanya seperti piring dari daun, dan dia juga pun menghiasi maskan hasil kami olah dengan berbagai macam bunga disekitarnya, tetapi ya tentu saja tidak ada yang berani memakannya. Nah disitu keanehan bermulai sampai saat kami selesai bermain masak – masakan mendadak hujan turun lebat dengan sambaran kilat yang anehnya sangat terang menurut saya .
Semua teman saya ketakutan dan ingin pulang tetapi anehnya Rian teman saya ini tetap asik seolah tidak mendengar hujan dan kilat yang ada disekitarnya , sampai dia selesai dengan dekorasi masakkanya diapun berkata yang membuat kami takut bukan kepala, di Berkata “ eh, ini makanannya aku taruh dikamar ya , biar ada yang ngabisin “ dengan nada seolah dia tau bahwa ada orang lain selain kami yang akan menghabiskan makannanya . tidak sampai disitu, Ketika Rian selesai meletakkan makanan itu saya dan teman-teman melihat sekilas dari kejauhan tepat dibelakang Rian bersamaan dengan cahaya kilat terlihat sosok hitam kecil lebih kecil dari badan Rian lewat sekelibatan , jujur saja saya tidak merasa takut karna saya hanya mengira itu cuma angin yang bertiup karna hujan lebat , tapi setelah saya menanyakan dengan teman-teman mereka juga melihat itu .Disitu kami mulai tambah takut lagi karna hal tersebut . Setelah beberapa lama hujan reda kamipun pulang kerumah masing-masing waktu itu pukul 05.30 sore .
Mulailah Teror Malam Itu Di Perumahan tempat tinggal saya, waktu itu pukul 09.00, ayah dan Ibu Rian Berkeliling Perumahan Mencari Rian si Kecil sahabat saya ini, dengan air mata yang membasahi pipinya ibu Rian lari kecil dengan senter yang cukup terang ditangannya mencari Rian yang tidak ditemukan diseluruh tempat di Perumahan itu. Dan saya beranikan diri bercerita kepada orang tua saya bahwa kami tadi bermain di Rumah Belakang Komplek , orang tua saya langsung berteriak dan memberitahukan kesemua warga bahwa mungkin Rian ada di Rumah Jadul itu.
Semuanya lari menuju Rumah Jadul dan berkumpul didalamnya tetapi apa yang terjadi , ternyata Rian teman Kecil saya ini tidak ada ditempat tersebut. Pecahlah suara tangis orang tua Teman saya itu di Rumah Jadul tersebut.
Berberapa menit setelah pecahnya tangisan orang tua Rian, tiba-tiba ada pembicaraan , kenapa ada piring dengan campuran bunga seperti sesajen terletak didalam kamar Rumah itu, saya pun langsung masuk dan mengatakan bahwa itu bikinan Rian, lalu saya mengatakan apa yang dikatakan rian sebelumnya “ katanya biar ada yang menghabiskan “ , dan disitu saya tersentak dan hilang akal , apa yang saya liat bahwa makanan yang padahal berada di atas piring yang terbuat dari dedaunan tersebut benar-benar habis dan hanya tersisa bebungaan diatasnya, tangan dan kaki saya bergetar seolah ini memang seperti apa yang dikatakan Rian bahwa memang benar ada orang lain yang ada ditempat ini.
Semua wargapun merasakaan keanehan tersebut dan berasumsi bahwa memang benar ini ulah makhluk GAIB dan merekapun berembuk untuk mencari jalan keluar. Sampai mencapai hasilnya mereka memanggil orang Pintar yang tau tentang Agama untuk membantu mencari Rian. Beberapa Menit Orang Pintar dari Seberang Perumahan kamipun datang dan Warga menceritakan kejadian dan cerita yang terjadi , langsung setelah mendengar pernyataan warga , orang pintar tadi seolah percaya sepenuhnya menyuruh seluruh warga menyiapkan beberapa barang yang menurut saya cukup aneh . seperti Nyiru ( atau tepisan buat pemilah Beras ) dan beberapa buku Yasin.
Tetapi sayangnya saya tidak meliat secara penuh proses pencarian tersebut karna saya juga kecil dan tentu orang tua saya khawatir dengan saya waktu itu. Tetapi dari cerita yang beredar bahwa Rian teman saya ini ditemukan bukan dirumah Tersebut tetapi tepat di sebelah Rumah itu dengan penuh keringat ditubuhnya dan seperti terikat dibelakang Pohon Pisang , dengan menangis dan kelelahan Rianpun diangkat dan dimandikan dengan surat-surat yang di Bacakan oleh Orang Pintar tersebut .
Ketika tenang dan Warga masih berkumpul di Rumah Rian, orang pintar tadi bercerita, “ Bapak-Bapak, tolong anak-anak jangan dibiarkan main ketempat itu lagi, soalnya disitu banyak penghuni GAIBnya terutama anak kecil, takutnya seperti Rian yang Lupa waktu bermain dengan sahabat GAIBnya sampai lupa dengan Rumah Tempat Tinggalnya. Maka Disitulah awal mula murka Warga dengan Rumah Tersebut, tetapi setelah berunding rumah tersebut tidak dihancurkan karna warga tidak mengetahui asal usul rumah tersebut tetapi jalan menuju rumah itu Ditutup dan Di asingkan.
Spoiler for Lanjutan:
Diubah oleh Lintang.Adicted 15-10-2014 12:28
-1
180.3K
Kutip
1.3K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Lintang.Adicted
#624
PART RUMAH 1
Dapur Tertawa
Spoiler for show:
Dapur Tertawa itu saya judul yang terlintas dipikiran saya untuk Part Rumah 1 ini , kronologisnya dirumah 1 didiami 2 anak kecil dibawah 10 tahun , 2 orang dewasa belom menikah , dan orang tua mereka .
Sekarang saya sudah masuk ke bangku SMP, di Rumah 1 saya masih ingat ada teman saya bernama Gina tidak seumuran dengan saya tapi satu teman bermain dengan kami anak perumahan . Sekitar tiga bulan Gina dan keluarganya tinggal di Perumahan yang saya dan keluarga diami , keluarganya sangat bersahabat sehingga orang disekitarnya merasa nyaman sampai2 hampir seluruh isi kontrakan yang berada didepan rumahnya penuh dengan asal usul yang berkaitan darah dengan dirinya ( Sepupu jauh dan dekat ) . Semua keluarganya datang dari luar pulau kalimantan , mereka percaya akan kesuksesan pemilik Rumah 1. Dan saya pun percaya dialah orang terkaya yang dulu pernah mendiami Perumahan ini, sampai suatu musibah yang diluar nalar bisa menghancurkan keluarga mereka .
Bulan ke Empat , setelah beberapa bulan mereka tinggal Gina dan Keluarga Berencana Memperbesar Dapur Mereka , yang awalnya dapur yang mereka diami hanya cukup untuk masak dan Mandi saja , sekarang meraka akan membangun dapur yang hampir sama besar dengan bagian rumah ( 2 x Rumah sebelumnya ) , tetapi disinilah keganjilan bermula.
Sekarang saya sudah masuk ke bangku SMP, di Rumah 1 saya masih ingat ada teman saya bernama Gina tidak seumuran dengan saya tapi satu teman bermain dengan kami anak perumahan . Sekitar tiga bulan Gina dan keluarganya tinggal di Perumahan yang saya dan keluarga diami , keluarganya sangat bersahabat sehingga orang disekitarnya merasa nyaman sampai2 hampir seluruh isi kontrakan yang berada didepan rumahnya penuh dengan asal usul yang berkaitan darah dengan dirinya ( Sepupu jauh dan dekat ) . Semua keluarganya datang dari luar pulau kalimantan , mereka percaya akan kesuksesan pemilik Rumah 1. Dan saya pun percaya dialah orang terkaya yang dulu pernah mendiami Perumahan ini, sampai suatu musibah yang diluar nalar bisa menghancurkan keluarga mereka .
Bulan ke Empat , setelah beberapa bulan mereka tinggal Gina dan Keluarga Berencana Memperbesar Dapur Mereka , yang awalnya dapur yang mereka diami hanya cukup untuk masak dan Mandi saja , sekarang meraka akan membangun dapur yang hampir sama besar dengan bagian rumah ( 2 x Rumah sebelumnya ) , tetapi disinilah keganjilan bermula.
Yayan Buruh Musibah
Spoiler for show:
Cerita diawali dengan buruh kerja bangunan yang membangun belakang rumah itu , ada 5 buruh kerja yang profesional menurut saya , kerja tiap hari dari pagi sampai sore menjelang , tetapi di Hari ke Tiga musibah menimpa salah satu perkerjanya , sebut saya yayan . Yayan adalah buruh yang bekerja khusus dibagian tinggi ( Atap rumah ) yang saya masih dia membangung tiang pondasi atap rumah bak Spiderman yang bergelantungan kesana kemari. Tetapi nasib yang malang datang menimpa si Yayan, kamis itu Yayan dan teman kerjanya kerja keras sampai waktu istirahat yang mereka biasa nikmati di warung depan Perumahan dengan segelas kopi ditambah gorengan hangat. Tetapi kamis itu pak Yayan ini ngotot ingin menyelesaikan sedikit pekerjaannya sendirian di tempat itu . Setelah berseling sekitar 5 menit terdengar suara Kayu besar jatuh dari arah dapur tempat pak Yayan bekerja , tapi perihal ini hal yang biasa karna kerja yang bertemankan benda berat menurut warga sekitar itu hanya kayu atau mungkin balok yang sengaja tak sengaja Jatuh . saya pun tidak mengira itu menjadi hal yang besar menurut saya.
Tetapi , ketika para Buruh datang dari istirahat yang panjang terlontar teriakan yang terdengar dari mulut mereka , seperti teriakan orang yang kehilangan motor ditambah tangis haru bak melihat film drama , seluruh warga berkumpul di depan Rumah Gina teman saya ini . Ternyata Yayan, Buruh kerja ini tergolek tak sadarkan diri di Lantai dapur belum jadi ini bersama kayu yang patah menimpa tepat di lutut dan kepala pak Yayan ini , darah bercecer hampir kering karna beberapa menit dibiarkan begitu saja tanpa ada yang menyadarinya dan luka yang membuka di bagian kaki dan kepala Pak Yayan . langsunglah pak Yayan di angkut kedalam Ambulan yang datang berselang beberapa menit kejadian . Sampai Sore hari di selimuti ketegangan wargapun mendengar Bahwa Bapak Yayan sudah sadarkan diri , dan Kabar dari pak Yayan tidak semudah dari kelihatannya , Kaki Pak Yayan Patah, akibat jatuh menimpa kayu yang menjadi pondasi dinding tepat di Tulang Keringnya, dan Kepala yang sobek terlihat bekas jahitan disana. Tetapi beliau tidak menceritakan kejadian apa yang terjadi sebelum itu dan mungkin cerita ini Cuma di ketahui oleh pemilik rumah dan teman buruh saja , agar tidak menjadi keKhawatiran warga sekitar rumahnya .
Walupun cerita itu di tutup tapi kejadian ganjil itu tidak berhenti , Ketika dapur itu jadi , 2 anak kecil yang tinggal di rumah Gina tidak ada yang betah kedapur rumah mereka , walaupun hanya untuk buang air besar ataupun mandi , jadi mereka mandi hampir setiap hari di samping depan rumah mereka yang ada aliran air ( keran ) , sayapun hampir tiap hari pasti bisa liat betapa seksinya adik kecil itu .
Tetapi , ketika para Buruh datang dari istirahat yang panjang terlontar teriakan yang terdengar dari mulut mereka , seperti teriakan orang yang kehilangan motor ditambah tangis haru bak melihat film drama , seluruh warga berkumpul di depan Rumah Gina teman saya ini . Ternyata Yayan, Buruh kerja ini tergolek tak sadarkan diri di Lantai dapur belum jadi ini bersama kayu yang patah menimpa tepat di lutut dan kepala pak Yayan ini , darah bercecer hampir kering karna beberapa menit dibiarkan begitu saja tanpa ada yang menyadarinya dan luka yang membuka di bagian kaki dan kepala Pak Yayan . langsunglah pak Yayan di angkut kedalam Ambulan yang datang berselang beberapa menit kejadian . Sampai Sore hari di selimuti ketegangan wargapun mendengar Bahwa Bapak Yayan sudah sadarkan diri , dan Kabar dari pak Yayan tidak semudah dari kelihatannya , Kaki Pak Yayan Patah, akibat jatuh menimpa kayu yang menjadi pondasi dinding tepat di Tulang Keringnya, dan Kepala yang sobek terlihat bekas jahitan disana. Tetapi beliau tidak menceritakan kejadian apa yang terjadi sebelum itu dan mungkin cerita ini Cuma di ketahui oleh pemilik rumah dan teman buruh saja , agar tidak menjadi keKhawatiran warga sekitar rumahnya .
Walupun cerita itu di tutup tapi kejadian ganjil itu tidak berhenti , Ketika dapur itu jadi , 2 anak kecil yang tinggal di rumah Gina tidak ada yang betah kedapur rumah mereka , walaupun hanya untuk buang air besar ataupun mandi , jadi mereka mandi hampir setiap hari di samping depan rumah mereka yang ada aliran air ( keran ) , sayapun hampir tiap hari pasti bisa liat betapa seksinya adik kecil itu .
Kesurupan Masal
Spoiler for show:
Hari rabu , hari itu ada acara sunatan di perumahan saya , sembari diadakanya atraksi kuda lumping yang biasa saya menyebutnya. Semua orang menikmati pertunjukan dan atraksinya, ruang ganti dan peralatan atraksi itu di taruh di Rumah Gina , tapi disitulah kejadian yang tidak masuk akal terjadi . waktu jam istirahat tepat waktu ashar semua anggota atraksi kelelahan dan tidur di rumah Gina , tetapi bukannya jam mulai acara ataupun atraksi dimulai, Semua orang didalam rumah berteriak brutal ( Kesurupan Masal ) . semua penonton Berkerumun di Depan rumah itu melihat apa yang terjadi , waktu itu saya kira ada 12 orang yang kesurupan secara bersamaan didalam rumah tersebut , hanya ada 4 orang yang tidak terkena dan merekapun berusaha menyadarkan dengan ayat yang saya lupa dan bahasa jawa yang asing bagi saya. Setelah kejadian yang aneh itu acara tetap di laksanakan sampai selesai.
Macan Hilang
Spoiler for :
Besok harinya suasana perumahan kembali seperti semula tetapi keganjilan tetap terasa, malam hari ketika semua orang masih ramai bercengkrama didepan ruma Gina, ada yang berteriak dari dalam Rumah Gina , seperti melihat hal yang diluar logika itu ternyata mukli kaka Gina , dia lari bak diKejar serigala dan mata yang melotot ke arah kerumunan dan sambil mengatakan “macan-macan!” tegas saja warga panik dan langsung menutup rumah itu, sampai terkumpulnya keberanian warga dan persiapan barang2 perang warga mulai memberanikan diri masuk dan mencari macan tadi , dan ternyata Nihil. Tidak ada tanda kehidupan bahkan jalan keluarpun tidak ada. Warga pun terdiam dan merasa aneh , tidak mungkin orang yang seperti melihat maling didepan matanya ini membual kepada seluruh warga. Tetapi malam itupun berlalu dengan keanehan yang jadi tanda tanya besar di benak seluruh warga.
Penampakan Makhluk Besar
Spoiler for show:
Senin pagi saya ingat saya akan pergi kesekolah pagi itu tapi waktu masih pukul 06.00 pagi. Yang artinya masih beberapa jam lagi untuk pergi kesekolah , tetapi pagi itu ada keributan tepat di depan rumah Gina ini. Saya bergabung dan mendengarkan apa yang terjadi kali ini, Sekarang yang menjadi Korban adalah Gina Teman saya yang satu ini pingsan tepat dikamar mandi dengan masih memakai pakaian lengkapnya . menurut keluarganya, Gina ingin mandi dan setelah beberapa menit tidak terdengar guyuran air dari dalam kamar mandi, mukli pun coba untuk memanggil tadi tidak ada jawaban terpaksa pintu kamar mandi di dobrak dan ternyata Gina melotot kearah atap seperti orang yang kehilangan akal dan melihat ketakutan yang begitu besar sehingga berteriakpun tidak bisa. Tetapi ketia Mukli kakaknya Gina ini senyadarkan Gina yang aneh itu , Blakk. Gina langsung Pingsan dan mulailah kepanikan sehingga warga sekitarpun mendengarnya.
30 Menit menunggu kesadaran Gina teman saya ini , akhirnya Gina sadar juga, tetapi dia langsung menangis dan minta tolong bak tidak menyadari bahwa hampir 10 warga berkerumun didepan matanya. Setelah disadarkan warga Gina mulai bercerita apa yang dilihatnya, Ujar Gina “ Tadi di Kamar Mandi ada orang Berbaju Hitam tinggi sampai punggungnya menyetuh atap kamar mandi rambut Panjang Mukanya Hancur , Matanya hilang satu , tapi satu matanya Melotot Meliat saya dan sambil Senyum dengan bibir yang setengah utuh “ Ujar Gina sambil bergelinangan air mata dan tangan yang erat tidak mau melepas tangan ibunya.
30 Menit menunggu kesadaran Gina teman saya ini , akhirnya Gina sadar juga, tetapi dia langsung menangis dan minta tolong bak tidak menyadari bahwa hampir 10 warga berkerumun didepan matanya. Setelah disadarkan warga Gina mulai bercerita apa yang dilihatnya, Ujar Gina “ Tadi di Kamar Mandi ada orang Berbaju Hitam tinggi sampai punggungnya menyetuh atap kamar mandi rambut Panjang Mukanya Hancur , Matanya hilang satu , tapi satu matanya Melotot Meliat saya dan sambil Senyum dengan bibir yang setengah utuh “ Ujar Gina sambil bergelinangan air mata dan tangan yang erat tidak mau melepas tangan ibunya.
Pembantu Seminggu
Spoiler for show:
Setelah kejadian itu keluarga Gina mulai mencari pembantu yang pastinya dari keluarganya juga yang mengontrak disekitar rumahnya, agar meramaikan dan menjaga anak meraka dikala mereka bekerja siang hari . Tapi bukannya meramaikan malah dalam 2 minggu pembantunya merasa terteror oleh makhul yang mendiami dapurnya Gina, Mulai dari pintu kamar mandi yang Tertutup sendiri dengan Keras, sendok yang jatuh sendiri dari meja makan , sampai air kamar mandi yang habis walaupun di isi berkali-kali. Sampai pada puncak ketakutan pembantu itu , di melihat hal yang sama yang dilihat oleh Gina di dapur waktu dia memasak sendirian , tepat dibelakang dia berdiri dan masih tetap tersenyum Lebar dengan bibir setengah utuhnya. Pembantu itu keluar dan tidak berani lagi menapakkan kakinya kerumah Gina walaupun hanya untuk silaturahmi.
Kehancuran Keluarga
Spoiler for show:
Entah ini menyangkut tentang adanya makhluk gaib ataupun bukan tetapi ini hanya berselang satu Bulan dari awal Keganjilan itu terjadi , sore itu Gina dan Tetangga sebelah ( Rumah 2 ) terjadi Perkelahian keluarga yang menyangkut masalah bisnis keluarga , Rumah 2 menyerahkan kepercayaan uang untuk keluarga Gina tetapi Bisnis keluarga Gina bangkrut tak bersisa , sehingga keluarga di Rumah 2 ini merasa ditipu dan di bodohi oleh keluarga Gina, terjadi pertengkaran hebat atara mereka sampai Rumah 2 mengeluarkan sebilah parang dan wargapun mulai turun tangan buat melerainya. Keluarga Gina hancur bisnis dan kepercayaan keluarga lainnyapun hilang, Gina dan Keluarga Pindah Rumah meninggalkan rumah 1 untuk di Kontrakkan.
Kembalinya Gina
Spoiler for show:
2014 ( Sekarang ) Gina kembali mendiami rumahnya tadi dia sudah berstatus sebagai istri , kali ini dia tidak diteror oleh makluk itu lagi tetapi sebagai gantinya iya setiap Kamis ( malam Jum’at ) selalu mengadakan pengajian dirumahnya sekarang sudah menjelang 3 bulan setelah dia datang. Tetapi satu hal yang tidak bisa dihilangkan konflik dengan tetangganya (rumah 2 ) tidak selesai, sekarang Gina yang berstatus sebagai pakar Hukum ( Pengacara ) mulai menuntut tetangganya itu karna hal-hal tidak menyenangkan selama dia tinggal lagi di rumahnya . Tetapi bulan ke Empat Gina akan pindah Rumah lagi, karna sebab yang saya tidak tahu.
Quote:
( Selama rumah Gina DiKontrakkan hanya kurun waktu 2-4 bulan orang yang mengontrak dirumahnya selalu berganti ) saya tidak tau sebab pasti, tapi menurut saya ini ada sangkut pautnya dengan kejadian sebelumnya.
0
Kutip
Balas