Kaskus

Story

kantongkardusAvatar border
TS
kantongkardus
Dari pada jadi silent reader ane coba share pengalaman serem ane gan ..
Bismillah."

Quote:



Quote:
Diubah oleh kantongkardus 13-02-2022 20:00
kloteranAvatar border
kasuskerAvatar border
zeeussAvatar border
zeeuss dan 7 lainnya memberi reputasi
6
72.6K
246
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
kantongkardusAvatar border
TS
kantongkardus
#81
plot #4
Quote:


Quote:


sekian ane tersadar ane coba menggerakan kedua tangan dan kaki,pelan ane berdiri dada ane terasa sesak setelah itu ane mendengar orang orang berbicara dari jauh seperti berada dalam ruangan yang hampa, suara suara itu bergema kini di sekitar ane.
namun saat itu semuanya tak ane perdulikan lagi

semuanya di sekitar kini mulai menghitam dan menjadi gelap ane takut dan was was tapi,
rasanya saat itu ane sudah tak mempunyai tenaga walaupun untuk melangkah
nafas yang mulai melemah dan kedua mata ini sepertinya sudah tak kuat untuk terbuka lagi
di tengah suasana tak menentu kemudian ane hanya bisa merangkak pelan dan mencari tempat untuk bersandar
saat itu rasanya pilu benar benar mengharu biru
mengusai dan menjadi raja

Quote:


Tiba Tiba ada rasa rindu yang pelan pelan menguat
Ane rindu ibu, bapak, adik adik ane, jalanan kampung ane, dan pak kamal,tawa riang,pagi,udara sejuk semua hal kini terbayang seperti sebuah potongan film yang seolah olah membuat serasa bahwa hidup itu sangat berarti.
untuk semua orang rasanya ane pengen kembali walaupun hanya sedetik mungkin hanya untuk meminta maaf
andaikan ane telah berbuat salah dan mendzolimi mereka.

Ada seberkas cahaya menerangi sisi ruangan gelap ini pelan pelan sudah mulai berubah.
walaupun mata telah terpejam saat itu semuanya bisa terlihat entahlah.
cahaya itu terasa hangat menyentuh sebangian wajah lalu mata
namun semua nya masih bisu tak ada orang lain di sana selain ane
meski berat pelan ane bukakan kedua mata ane,terasa perih
sehalus udara yang sangat nyaman menghentak
membuat ane serasa bisa kembali bernafas..
secara pelan ane mencoba untuk duduk tegap
dalam tekanan batin serta merta nafas yang mulai mengalun tajam.
dan agak aneh rasanya perasaan saat itu,
ane pelan menyadari
bahwa ane telah berada di sebuah sejenis padang rumput berwarna seperti merah sangat luas
agak mulai heran karena dari tadi ane bersandar dan mungkin alam telah mulai siang hari pikir ane saat itu masih dalam keadaan duduk tapi secara samar samar ane melihat jalan yang panjang terbentang
sempat ane bertanya dimana ini..

namun semuanya terasa sangat ringan seperti tekanan Gravitasi yang lebih rendah
perlahan ane berdiri dan tiba tiba saja ane seperti tersedot secara kuat dan tak mampu melawan..
sangat cepat dan kuat hingga tiba tiba saja ada cubitan sentuhan dan tepukan tepukan di pipi..
tiba tiba seperti aliran darah serasa hagat di mengalir semua tubuh,

dan berikutnya secara perlahan terdengar suara suara seperti bapak..lama lama semakin jelas dan
..ane pun tersadar..dengan agak kaget dalam nafas yang ngos ngosan ane coba melihat kearah kiri dan kanan
akhirnya ane coba baca istigfar walau terasa pelan sekali bahkan hampir saja tak bersuara
di sekitar, ane lihat ada bapak, paman serta pak ilham dan seorang laki laki..yang ane belum kenal..
kepala ane masih sedikit pusing..dan dunia terasa sangat berat.
setelah beberapa saat ane di suruh minum air putih
seperti yang sangat kehausan ane habiskan satu mug penuh air itu .
bapak ane mengusap ngusap kening ane sementara pak ilham duduk di hadapan ane laki laki di samping nya lalu minta diri dan mengucapkan assalamualaikum kontan ane ngucapin waalaikum salam serentak beserta pak ilham meskipun beliau bicara tidak sekeras ane hanya sebuah suara lembut di sertai gerakan bibir saja terlihat dari ujung mata kiri ane sementara ane hanya melihat ke arah kanan dimana arah pria itu pergi.

sementara bapak dan paman ane mereka diam saja..
ada rasa aneh dalam hati ane walaupun saat itu ane gak tahu apa yang terjadi, ane menyayangkan sikap yang di tunjukan bapak dan paman ane dalam hati ane kenapa mereka tak menjawab salam?
sesaat setelah itu anepun mencoba bangkit duduk..di bantu sama paman ane dan bersander ke dinding yang sebelumnya telah di siapin bantal.

setelah beberapa menit kemudian ane mencoba mencari tahu tadi apa yang sudah terjadi, ane melihat ke bapak ane, dengan sebuah isyarat ane bertanya tentang keadaan ane tadi
meskipun cuman bentuk bibir dan tak ada suara tapi saat itu bapak ane Cuma duduk terdiam dan enggak memperhatiin isyarat ane.
ada rasa salah tingkah karena penasaran, ada rasa ingin bicara ada tapi perasaan ane gak enak karena kejadian tadi ane sadar dan enggak sadar ane takut ane ngelakuin sesuatu hal karena seingat ane tadi ane meronta dan menendang nendang ataupun berteriak teriak .

di balik seribu pertanyaan berkecambuk dalam hati ane
pak Muhammad(pak ilham) mulai berbicara,
di mulai dengan sebuah isyarat ia mulai menceritakan.
(mungkin ada yang terlewat ane minta maaf kira kira garis besarnya saja.)

Quote:


setalah mendengar penjelasan dari pak ilham dan setelah keadaan ane lebih baik kami di tahan untuk pulang karena selain waktu mulai menjelang malam kini hujan kembali menyelimuti kami saat itu dengan agak berat hati kami pun menginap.
sekitar dini hari pak ilham membangunkan kami untuk sholat tahajud lalu di lanjutkan dengan membaca ayat suci sampai menjelang shalat subuh setelah itu perasaan ane tenang gan dalam hati ini damai..sejenak bapak bertanya apa ane udah baikan ane jawab ia pak..meski sebagian pinggang masih terasa ngilu tp keadaan itu jauh lebih baik di banding sebelumnya..

setelah beribadah dari raut muka bapak serta paman ane terlihat lebih berbeda terasa sangat plong
hingga beban ekonomi, sulitnya hidup, berat nya perjalanan ataupun hal lain seakan hilang
yang ada hanyalah ikhlas hati seperti memuncah dan bersyukur akan karunia hidup ini.

sejauh dalam hidup ane inilah yang paling tenang gan terus terang hati terasa begitu mengebu gebu
entah kenapa dan begitu sulit untuk di ungkap..istilah kecenya “more than words” kira kira begitu..
sangat nyaman sekali semua hal terasa jadi ringan

(oh btw kalo agan agan merasa masalah yang berat atau gelisah dendam ataupun iri misalnya hati hati selain dari penyakit hati bisa saja ada penghuni lain yang membisiki jiwa agan ..cepat sembahyang dzikir dan berdoa lah)


alhamdullilah ini saat itu ane rasa sebuah momentum baru untuk ane memang benar kekuatan iman dan doa itu ribuan kali lipat lebih bikin kita tenang ..


hingga pagi di hari itu pun menjelang,
pelan pelan warna langit yang hitam mulai berubah jadi biru di sertai mentari yang mulai menghiasi sisi ufuk sebelah timur
dari halaman rumah pak ilham bisa dirasakan dingin yang memeluk badan kini mulai berganti menjadi hangat ..
setelah beberapa saat kami pun minta izin untuk berkemas dan pulang sebelumnya ane memberikan pak ilham sebuah kain tenun peninggalan nenek ane..itu lah cara ngunjungan (atau silaturahim) di kampung ane gan biasanya kain ataupun baju koko untuk laki laki serta kerudung dan kebaya untuk para wanita,tandanya dia sudah di anggap oleh keluarga ane sodara begitulah adat istiadat atau tradisi kampung hingga sejauh mata memandang itu adalah sodara..
pak ilham sempat menolak tetapi kemudian beliau menerimanya dengan penuh syukur ..sementara untuk sedikit uang yang kami berikan di amplop pak ilham dengan tegas menolak nya beliau justru marah karena menurutnya membantu adalah hal yang harus dilakukan semua manusia
dengan suara agak keras menyuruh kami untuk memberikan ke anak yatim saja

singkat cerita akhirnya kami pun minta diri untuk pulang.


Quote:



Quote:


Quote:

Diubah oleh kantongkardus 27-02-2015 09:26
aslavinovic
zeeuss
zeeuss dan aslavinovic memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.