- Beranda
- Stories from the Heart
Dari pada jadi silent reader ane coba share pengalaman serem ane gan ..
...
TS
kantongkardus
Dari pada jadi silent reader ane coba share pengalaman serem ane gan ..
Bismillah."
"ini kisah pengalaman ane gan,dan ini thread pertama juga
sebelumnya ane penggemar kaskus cuman jadi silent reader aja sebenernya ane ingin bagi cerita ane ini sejak tahun 2010-han tapi ane ragu-ragu namun akhirnya berbagai pertimbangan Cukup sangat lama serta waktu ane yang beberapa tak sempet karena kesibukan akhirnya ane coba share ke agan agan meski dengan plot yang kurang jelas ane harap semua ini bisa di jadiin pelajaran atau di petik hikmahnya saja,tujuannya supaya kita lebih sadar bahwa alam ini begitu hebat di ciptakan dengan berbagai cara oleh sang maha super jenius Tuhan semesta alam".
update 3-3 -2015
Quote:
"ini kisah pengalaman ane gan,dan ini thread pertama juga
sebelumnya ane penggemar kaskus cuman jadi silent reader aja sebenernya ane ingin bagi cerita ane ini sejak tahun 2010-han tapi ane ragu-ragu namun akhirnya berbagai pertimbangan Cukup sangat lama serta waktu ane yang beberapa tak sempet karena kesibukan akhirnya ane coba share ke agan agan meski dengan plot yang kurang jelas ane harap semua ini bisa di jadiin pelajaran atau di petik hikmahnya saja,tujuannya supaya kita lebih sadar bahwa alam ini begitu hebat di ciptakan dengan berbagai cara oleh sang maha super jenius Tuhan semesta alam".
Quote:
Quote:
langsung aja simak kisah ane gan.
Quote:
Plot 1
“saat daun daun jatuh basah di tanah
atau hujan dan angin tiba
kala itu ane selalu gak tenang
Alam ini gak ane mengerti
andai mimpi atau nyata kadang semua nya
berada di luar logika
hukum fisika ataupun teori-teori tentang dimensi yang lain
ane yakini itu tapi yang ini begitu tak biasa
mungkin semuanya hanyalah kuasa tuhan yang maha pemilik seluruh jiwa”
****
Umur ane sekarang 28 tahun kisah ane ini terjadi ketika profesi ane sebagai tukang ojek malam karena sebelumnya ane hanya menganggur
sedangkan siangnya ane hanya membantu bapak ane di sawah,karena terus terang saja latar belakang keluarga ane sebenarnya adalah seorang petani,gan
sebelumnya ane pernah bekerja di sebuah pabrik plastik di daerah karawang lumayan lama dengan gaji yang lumayanlah cukup untuk ane
tp entah kenapa ane merasa tak betah saja,waktu itu seorang teman kerja ane bertanya
apa alasan ane untuk memutuskan berhenti tiba tiba,padahal menurutnya ane dan dia termasuk salah satu kepercayaan bos bahkan apabila ane mengajukan naik gaji pun mungkin sang bos takkan banyak pikir panjang guraunya,
yaa ane Cuma bisa tersenyum sedih mendengarnya mengoceh gan,
tapi jika ditanya alasan,
alasan ane waktu itu pada teman kerja, ane hanya menjawab
“ya ane merindukan kampung ane serta kedua orang tua dan adik-adik ane,lagi pula orang tua ane sudah pada udzur ,serta adik ane ada yang masih sangatlah kecil sedangkan ane anak pertama sekaligus tulang punggung keluarga,ya sebuah alasan sederhana“
mendengar ane ngerocos bercerita singkat doi lalu hanya diam saja
meskipun beberapa teman menyuruh ane untuk mempertimbangkan keputusan ane
ane tetap dengan pilihan ane.
akhirnya lalu ane pun memutuskan untuk pulang saja,ya seperti yang agan agan tahu untuk mencari pekerjaan akhir akhir ini sangatlah sulit apalagi latar belakang pendidikan ane tidaklah tinggi. hanya s3 alias sma gan itu pun terseok seok biaya
entahlah gan waktu itu ane merasa bodoh saja apalagi untuk bekerja banyak yang nolak ane,sadis gan kisah ane akhirnya dari pada enggak ada kerjaan seorang teman bapak nyaranin sementara ane ngojek aja (maklum gan d kampung ojeglah matapencaharian paling populer setelah bertani)lagian gan sayang motor ane ga kepake sempet ane tolak tp dipikir balik ya ia juga yang penting halal dan ada kegiatan lah supaya ane ga jenuh.
tetapi gan
entahlah alasan sebenarnya
ane memutuskan berhenti kerja adalah
ane ngerasa selalu di ganggu oleh sesuatu
lebih tepat lagi dia tak nampak secara fisik, firasat ane menerka bahwa mahluk itu adalah seorang mahluk halus perempuan ya gan itupun tebak tebak buah manggis karena ane gak punya six sense tapi ga tau juga gimana ane bisa ngambil kesimpulan seperti itu.
ngerasanya yakin aja
Continue Reading >>>>
Quote:
“saat daun daun jatuh basah di tanah
atau hujan dan angin tiba
kala itu ane selalu gak tenang
Alam ini gak ane mengerti
andai mimpi atau nyata kadang semua nya
berada di luar logika
hukum fisika ataupun teori-teori tentang dimensi yang lain
ane yakini itu tapi yang ini begitu tak biasa
mungkin semuanya hanyalah kuasa tuhan yang maha pemilik seluruh jiwa”
****
Umur ane sekarang 28 tahun kisah ane ini terjadi ketika profesi ane sebagai tukang ojek malam karena sebelumnya ane hanya menganggur
sedangkan siangnya ane hanya membantu bapak ane di sawah,karena terus terang saja latar belakang keluarga ane sebenarnya adalah seorang petani,gan
sebelumnya ane pernah bekerja di sebuah pabrik plastik di daerah karawang lumayan lama dengan gaji yang lumayanlah cukup untuk ane
tp entah kenapa ane merasa tak betah saja,waktu itu seorang teman kerja ane bertanya
apa alasan ane untuk memutuskan berhenti tiba tiba,padahal menurutnya ane dan dia termasuk salah satu kepercayaan bos bahkan apabila ane mengajukan naik gaji pun mungkin sang bos takkan banyak pikir panjang guraunya,
yaa ane Cuma bisa tersenyum sedih mendengarnya mengoceh gan,
tapi jika ditanya alasan,
alasan ane waktu itu pada teman kerja, ane hanya menjawab
“ya ane merindukan kampung ane serta kedua orang tua dan adik-adik ane,lagi pula orang tua ane sudah pada udzur ,serta adik ane ada yang masih sangatlah kecil sedangkan ane anak pertama sekaligus tulang punggung keluarga,ya sebuah alasan sederhana“
mendengar ane ngerocos bercerita singkat doi lalu hanya diam saja
meskipun beberapa teman menyuruh ane untuk mempertimbangkan keputusan ane
ane tetap dengan pilihan ane.
akhirnya lalu ane pun memutuskan untuk pulang saja,ya seperti yang agan agan tahu untuk mencari pekerjaan akhir akhir ini sangatlah sulit apalagi latar belakang pendidikan ane tidaklah tinggi. hanya s3 alias sma gan itu pun terseok seok biaya
entahlah gan waktu itu ane merasa bodoh saja apalagi untuk bekerja banyak yang nolak ane,sadis gan kisah ane akhirnya dari pada enggak ada kerjaan seorang teman bapak nyaranin sementara ane ngojek aja (maklum gan d kampung ojeglah matapencaharian paling populer setelah bertani)lagian gan sayang motor ane ga kepake sempet ane tolak tp dipikir balik ya ia juga yang penting halal dan ada kegiatan lah supaya ane ga jenuh.
tetapi gan
entahlah alasan sebenarnya
ane memutuskan berhenti kerja adalah
ane ngerasa selalu di ganggu oleh sesuatu
lebih tepat lagi dia tak nampak secara fisik, firasat ane menerka bahwa mahluk itu adalah seorang mahluk halus perempuan ya gan itupun tebak tebak buah manggis karena ane gak punya six sense tapi ga tau juga gimana ane bisa ngambil kesimpulan seperti itu.
ngerasanya yakin aja
Continue Reading >>>>
Quote:
Quote:
Quote:
update 3-3 -2015
Quote:
Quote:
hidden plot
plot#6
plot#6
Diubah oleh kantongkardus 13-02-2022 20:00
zeeuss dan 7 lainnya memberi reputasi
6
72.6K
Kutip
246
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kantongkardus
#59
plot #3
Spoiler for for kisah#3:
Berita meninggal nya pak kamal telah tersebar seantaro kampung,ini merupakan sebuah kabar duka yang sangat dalam selain sebagai tetua desa yang sangat di hormati juga karena beliau adalah seorang ulama juga di kenal sangat peduli terhadap semua orang serta semangat kebersamaan rendah diri dan gotong royong yang selalu beliau tekankan.
ane adalah seorang yang belakangan cukup dekat dengan beliau di karenakan beliaulah yang banyak membantu masalah yang ane hadapi.
meski dengan berbagai cara ane menyikapi problematika hidup ane beliau tetap sabar membuka pintu dan ikhlas membantu siapa saja yang butuh pertolongan seperti ane.
saat itu ane masih terbaring sakit di rumah, ane bahkan tak sempat untuk mengantar pak kamal ke tempat perisirahatanya yang terakhir.ane cukup menyesali hal ini tetapi karena saat itu sebagian tubuh ane masih lebam lebam dan sangat masih sakit untuk berdiri, lagi pula daerah pinggang ane cukup ngilu untuk di gerakan, kecelakaan yang ane hadapi saat itu ternyata lumayan berat.
ane sebenernya berharap untuk bisa pergi paling tidak mengantar jenazah beliau tetapi banyak orang melarang ane dan menyuruh ane sebaiknya untuk tetap beristirahat saja di rumah.
Quote:
"malam dan siangpun berlalu
titik titik embun di pagi hari mulai berjatuhan
kabut sering turun hingga membuat pagi terasa kelabu
namun pagi tetaplah pagi yang damai
saat mentari
pelan mulai menyinari
menyingkap hawa dingin membuat hari menjadi merona dan berwarna.."
titik titik embun di pagi hari mulai berjatuhan
kabut sering turun hingga membuat pagi terasa kelabu
namun pagi tetaplah pagi yang damai
saat mentari
pelan mulai menyinari
menyingkap hawa dingin membuat hari menjadi merona dan berwarna.."
setelah pak kamal tiada kehidupan diri ane selanjutnya terasa sangat kosong, ane tak tahu bagaimana sepertinya ane sangat kehilangan sosok yang selalu ada membantu ane.
masih ada tanda tanya besar dalam diri ane tentang kejadian demi kejadian yang menimpa ane, selama beberapa hari ane Cuma dirumah kadang banyak diam dan melamun.
pekerjaan ngojek sudah sama sekali enggak kepikiran lagi yang ada hanyalah sunyi dan sepi dan merasa sendiri.
Quote:
"ane seperti memiliki sebuah dunia terasing
dunia yang dimana hanya ada ane
dan tak ada orang lain
sesuatu yang terjadi memang harus terjadi
…misteri apa sebenarnya ini
kala itu tak ada sebuah jawaban yang pasti."
dunia yang dimana hanya ada ane
dan tak ada orang lain
sesuatu yang terjadi memang harus terjadi
…misteri apa sebenarnya ini
kala itu tak ada sebuah jawaban yang pasti."
di lain sisi ada dorongan kuat dalam diri ane untuk bangkit melawan semua itu tapi di sisi yang lain kadang ane merasa tak kuasa untuk menghadapi cobaan demi cobaan untuk ane ini
apalagi berhubungan dengan hal yang sangat membuat ane ketakutan, meski saat itu hampir setiap hari selalu ada kerabat ataupun warga desa menjenguk ataupun sekedar melihat keadaan ane sebagian besar dari mereka mendukung ane tetapi tetap saja seperti ada sesuatu tabir misteri yang membuat ane tak merasa tenang.
Saat malam menjemput seperti biasa perasaan ane berbeda saking paranoidnya ane saat itu, ane selalu berharap bahwa di dunia ini tak ada malam semuanya siang hari..
hingga hari itupun tiba...
malam itu terasa sangat dingin dari biasanya
ane sama sekali tak bisa memejamkan mata meski telah ane coba sedemikian rupa.
walaupun sebelumnya ane telah tertidur dan kini tiba tiba saja terbangun
sedangkan saat itu waktu mungkin telah tengah malam
ane menarik nafas agak dalam dan kemudian mencoba bangkit dari tidur.
setelah dalam posisi duduk ane mencoba bersandar sementara kaki tetap dalam posisi selujuran.
dari jendela kaca ane lihat ke arah ruang utama di sebelah kanan kamar ane telah gelap sementara biasanya bapak masih menonton televisi bahkan sampai larut malam tetapi tidak kali ini
capek mungkin pikir ane.
malam itu begitu sunyi hanya detik jam yang terdengar mengalun tetap
ada rasa pegal di pinggang sebelah kanan dengan sigap ane pijatin sendiri
setelah beberapa saat ane mencoba kembali rebahan dan menutup mata
tiba tiba saja terdengar sesuatu yang sangat jauh
tapi lama lama kok seperti suara seseorang ...?
“..eh...”
ane agak kaget tetapi ane tetap diam dalam posisi tidur sambil menguatkan pendengaran
tentang apa yang tadi ane dengar
Quote:
"tiba tiba beberapa saat kemudian suara itu muncul lagi seperti sebuah jeritan perempuan yang sangat jauh sekali.
entah itu sebuah jeritan atau teriakan atau seperti memanggil..belum terlalu jelas
sementara setelah itu malam kembali sunyi"
entah itu sebuah jeritan atau teriakan atau seperti memanggil..belum terlalu jelas
sementara setelah itu malam kembali sunyi"
Agak bingung menyikapi ini saat itu hanya saja ane berpikir mungkin ane salah denger
ah sudahlah pikir ane
baru beberapa saat ane menutup mata
tiba tiba ada lagi suara ini seperti kata “aaaa” jauh sekali ane tiba tiba saja terbagun
dan ane yakin ane mendengar sesutu ane lihat ruang utama lalu kamar bapak telah gelap
ane sempat berpikir apa bapak ataupun ibu ane mendengar suara ?
belum jelas pertanyaan ane seperti mengambang di antara prasangka yang enggak enggak
ane mulai panik tapi ane coba mengontrol keadaan ane
sejurus kemudian tiba tiba ada suara perempuan muda di luar rumah sangat dekat tp pelan di balik kamar ane
terdengar jelas singkat blang “aaaa”
jantung tiba tiba bedecak kencang serasa memukul mukul dada perasaan mulai tak karuan belum habis rasa ini ane berniat untuk membangunkan bapak ane tiba tiba saja dari ruang utama yang gelap ane liat ibu ane berjalan mendekat ,agak sedikt terobati risau ane dengan replek ane coba bukakan pintu kamar ane pelan pelan dengan maksud agar ibu ane masuk kekamar ane.
tetapi aneh ibu Cuma diam di jendela dekat pintu masuk kamar saat ane liat sesaat ane manggil manggil
“bu..bu..”
tetapi ane menyadari satu hal sesaat ane liat lebih jelas meskipun terhalang gorden kamar yang bemotip dan bolong bolong itu bukanlah ibu ane..tiba bulu kuduk pun merinding di sertai kekagetan ane yang tiba tiba mencuat..
itu adalah seorang yang lain..
replek ane mundur kebelakang ane bilang Allahukbar Allahuakbar..tiba tiba saja ada pukulan keras di langit langit kamar satu dua tiga pukulan “dug dug dug..”kuat sekali sampai cat di langit langit kamar berjatuhan ke bawah serta merta membuat lampu goyang goyang.
bersamaan dengan itu tiba tiba sosok seorang wanita di balik kamar dekat jendela ruang utama itu hilang yang ada tinggal kegelapan seperti biasa
bersamaan dengan itu kedenger suara bapak dan ibu ane sekilat mereka pun menyalakan ruangan utama dan meyerobot masuk ke kamar ane raut muka bapak seperti yang kaget dengan ane sedangkan ane sendiri hanya bisa melihat bapak tanpa bicara apa apa.
keringat dingin membasahi tubuh ane saat itu meski semua keadaan bisa di terkendali akhirnya.
esok harinya keadaan sudah normal seperti seperti sediakala namun ane makin menjadi jadi tambah parah pikiran ane kacau apalagi sejak kepergian pak kamal benar benar tak ada orang yang bisa menenangin ane.
saat itu ane gak bisa makan sama sekali meski dipaksa ane ga masuk
selalu ingin ada orang yang nemenin dan ga mau di tinggalin batin ane sangat lemah dan begitu ketakutan kala ane sering mendengar suara suara aneh walaupun saat siang hari sementara keluarga ane ataupun orang lain saat itu mereka sama sekali tak mendengar apa yang ane dengar.
akhirnya semua keluarga ane makin khawatir dengan keadaan ane kala itu mereka pun berinisiatif untuk menemuin orang pintar, salah seorang tetangga menganjurkan pak muhamad atau biasa lebih dikenal dengan sebutan pak ilham katanya ia seorang kiyai dari daerah anom nama daerah yang cukup jauh dari desa ane bahkan seumur hidup ane baru tahu ada nama daerah tersebut.
tapi meskipun begitu jauh jarak dari kampung ane ke rumah pak ilham,katanya pak ilham bisa di andalkan untuk mengobati ane dan itu di amini oleh sebagian orang di kampung termasuk paman ane sendiri.
Singkat cerita sekitar beberapa hari kemudian ya sekitar 8 atau sepuluh hari setelah kadaan ane agak baikan bapak berniat membawa ane kerumah pak ilham tentu saja dengan tujuan yang baik
awalnya sempet ane nolak tapi karena keadaan ane dan demi kebaikan ane akhirnya ane mau juga.
hari itu sekitar pukul sepuluh pagi ane mulai berangkat di sertai bapak serta paman sementara ibu memilih tinggal di rumah karena adik adik ane ada yang masih kecil,
oh ia ane adalah anak pertama dari 4 besaudara adik kedua ane laki laki saat itu sekitar umur 12 tahun yang ke tiga 7 tahunan dan si kecil masih berusia 4 tahun saat kejadian ini ane masih berusia sekitar 19 tahun sedangkan saat ini ane sudah hampir 28 tahun jalan.
di tengah perjalanan kami menemui bebarapa hambatan seperti hujan yang deras membuat jalanan licin
dulu jalanan di kampung ane sebagian udah di aspal kasar sedangkan sebagian lain yang hanya tanah merah serta batu batu seadanya , jalan ke anom adalah jalan yang masih tanah merah jadi kami harus hati hati, daerah yang kami lalui adalah pegunungan hutan belantara serta kebun kebun dan sebagian adalah rumah rumah penduduk yang berada di kaki kaki gunung meski tak begitu banyak, hujan masih sangat deras dan sebagian jalan tertutup longsoran kecil terlihat sebagian penduduk sekitar bergotong royong meski dengan alat seadanya untuk memindahkan batu dan tumpukan tanah merah dari jalanan yang meghalangi badan jalan apalagi jalanan di kampung memang sangat sempit dan berkelok kelok gan jalurnya sangat sulit apalagi saat hujan licin sekali.
ini sangat berbahaya dan bahkan bisa membahayakan nyawa jika suatu saat terjadi longsor yang cukup besar sahut paman ane,
sesaat kemudian di tengah hujan seseorang bapak menghentikan kendaraan kami dan beliau bilang untuk segera menepi, benar saja dungaan paman ane ternyata didepan katanya ada longsoran!
saat itu siang menjelang sore hari karena terpaksa akhirnya kami menghentikan sejenak perjalanan kami, dengan harap harap cemas kami berharap hujan segera berhenti atau paling tidak agak sedikit reda
Dan kami bisa melanjtkan perjalan kami sementara ane sesaat terkesima dan agak cemas tentang kejadian ini takut takut ane pulang ataupun sampai kemalaman.
ane ragu dengan keadaan seperti ini kami bisa pulang dan pergi dengan cepat,atau bahkan kami sama sekali tidak bisa mencapai tujuan kami hari ini andai saja longsor yang terjadi cukup hebat dan membutuhkan beberapa alat berat, di samping itu medan jalan yang membuat kami tentu kesulitan selain licin dan bisa membuat ban selip itu lebih berabe .
setelah makan dari perbekalan yang disiapkan hujanpun masih berlangsung meski tidak sehebat tadi
kami terduduk lesu di dekat perapian rumah salah seorang penduduk yang dengan ramah mempersilahkan kami,daerah ini sebenarnya sangat berisiko lonsoran gan,selain berada di kaki bukit juga terilihat sebagian bukit bukit sudah di alih fungsikan menjadi daerah pertanian.sayuran sayuran tomat dan sebagainya.
salah seorang warga sempat mengobrol beberapa saat dengan kami menayakan ihkwal tujuan kami
setelah itu bapak ane pergi sesaat untuk memeriksa longsor yang terjadi di depan apa besar atau tidak bapak pergi dengan beberapa orang warga yang membawa alat seadanya seperti cangkul dan linggis
sedangkan paman tetap bersama ane.
beberapa saat kemudian setelah rundingan dengan paman ane kami akan mencoba untuk meneruskan perjalanan jika saja tidak ada longsor tapi andai saja ternyata benar ada longsoran yang besar yang menutupi akses jalan maka dengan terpaksa kami harus putar balik untuk pulang kembali.
karena daerah anom masih cukup jauh kira kira sejam perjalanan lagi, dari sini dan tak ada rute lain kecuali jalan kampung ini
setelah mendengar kabar dari bapak ane ternyata jalan sudah bisa di lalui meskipun harus sangat hati hati karena bisa saja terjadi longsor susulan yang lebih besar,dengan berbagai pertimbangan selain dari kondisi ane akhir nya dengan terpaksa kami membuat keputusan untuk melanjutkan perjalanan.
kepada warga kami pun pamit.
perjalanan ini cukup sangat melelahkan sekirar kira kira jam 4 lebihan kami mulai memasuki daerah hutan meski sore suasana hujan membuat hari terasa sudah sangat gelap dan tak ada satupun rumah penduduk ane mulai cemas termasuk bapak dan paman ane tetapi mau gimana lagi perjalanan ini harus di lanjutkan beberapa kali ban kami selip terpaksa bapak atau paman bergantian dorong sementara ane tak bisa berbuat banyak karena pinggang ane masih agak ngilu.
tapi setidaknya ini puncak yang indah saat tiba carry pick up taun 87 milik paman ane mogok di tengah hutan, dan di tengah hujan lagi kami bertiga hanya terdiam sementara ane juga binggung sementara paman berusaha menghidupkan mobil tapi tetep ga bisa..gan
jalanan di depan sudah sangat gelap di belakang juga demikian gelap sementara jam hampir setengah lima sore udah seperti malam saja gan..
tiba tiba saja sayup sayup ane denger suara kaya orang garuk garuk besi berkarat pake kuku berdecit decit ga terlalu jelas juga karena hujan, itu terjadi berulang ulang seperti dari arah kolong mobil bagian belakang. paman dan bapak ane ternyata juga denger kami semua bingung mau gimana setelah itu, tiba tiba sesuatu seperti sebuah bayangan hitam melintas cepat di depan kami entah apa yang pasti berbarengan dengan itu usaha paman untuk menyalakan mobil berhasil, mobil kembali nyala tanpa pikir panjang mobil langsung paman ane gas meraung raung agak sedikit lost kontrol tapi beberapa saat kemudian mobil cepat di kuasai dan meninggalkan jalanan tadi.
Tampak kekagetan dari paman,bapak begitupun ane setelah beberapa saat kami hanya terdiam dan kejadian ini pun berlalu.
Sekitar setengah 6 sorean akhirnya dengan berbagai rintangan yang cukup sulit kami sampai di sebuah desa, cukup banyak rumah rumah sebagian seperti bedeng bedeng yang berjajar tak beraturan sebagian yang lain adalah rumah sederhana dan pos pos,setelah bertanya kepada seorang warga disitu akhirnya kami menuju rumah pak ilham.
kami di sambut oleh seorang laki laki setengah baya kira kira 60 tahunan lebih yang langsung dengan ramah mempersilahkan kami masuk,setelah sekian berbincang ikhwal tujuan kedatangan kami
pak ilham sesaat melihat ane dan menyuruh kami semua sembahyang magrib berjamaah d mushola yang tak jauh dari lokasi rumah pak ilham.
setelah selesai membaca kitab suci Al quran akhirnya pak ilham mulai berbicara,beginilah kira kira..
secara umum menurutnya gangguan jin yang terjadi pada kita di sebabkan kebiasaan hidup kita yang salah, karena lanjutnya hanya dengan dzikir yang ikhlas dan segenap hati percaya akan kekuatan dan manfaatnya tentu bakalan menghalau semua tolak bala termasuk jin jin ingkar atau pun bisik rayu tipu daya para setan, InsyaAllah
pak ilham lalu bilang bahwa aktivitas yang ane lakuin seperti jarang sembahyang ataupun berdoa memudahkan jalan bagi para jin jin yang ingkar untuk menguasai sebagian dan keseluruhan tubuh kita
hingga saat mereka bisa besemanyam dalam tubuh dan mengerogoti pikiran menempelkan perasaan perasaan was was berprasangka takut .
karena ternyata mereka lah yang mengarahkan ane memasuki eksistensi mereka agar ane menjauh dari dogma agama yang lurus ini dan hidup bebas berdampingan sehingga apa yang ane pikirkan sesungguhnya itu adalah pikiran pikiran mereka .
beberapa saat setelah itu di ambilah segelas air seteleh membaca satu ayat al qur’an lalu beliau menyuruh ane mencelup kan jarikelingking ane
seketika air yang tadinya putih bening pelan pelan berubah seperti tinta yang berwarna hitam lama lama pekat hitam..
ane kaget tentang hal ini gan begitupun bapak dan paman ane yang dari tadi Cuma terdiam saja
beliau lalu seperti berbicara dengan seseorang oh ada 4 jin katanya.
kira kira begitu denger hal itu ane hanya menduga duga jangan jangan dalam tubuh ane ada mahluk lain yang bersemayam gan, setelah sebelumnya mendengar cerita yang di sampaikan pak ilham tadi.
sementara rinai hujan masih terdengar meskipun agak pelan
setelah itu ane di suruh untuk meminum air putih tetapi rasanya seperti mirip air kelapa.
beberapa menit setelah itu dalam keadaan ane masih mengobrol dengan beliau tiba tiba kepala ane pusing dan ane mual mual seperti mau muntah serta batuk batuk ..dan paman ane di suruh memijit mijit kaki ane serta menekan nekan ibu jari kaki ane
sementara bapak memegang tangan dan pundak ane posisi ane kini jadi rebahan gan.
lama lama keringat dingin deras mengucur dari seluruh badan ane yang terasa sangat panas ane sangat ngeasa capek dan lemes gan seperti habis perjalanan jauh sekali bahkan sangat sulit untuk mengerak gerakan tangan..tiba tiba dalam pikiran selintas ane seperti milihat sebuah rumah dari kejauhan tapi lalu tiba tiba hilang begitu saja, tapi itu entah dimana
dalam hati ane berkata ada apa dengan ane apa yang terjadi,
ketika ane mau membaca istigfar seperti selalu ada yang menahan nya seperti bilang jangan jangan dan baru berhenti setelah ane gak niat baca istigfar,itu berlanjut berulang ulang, sementara itu ane masih mendengar pak ilham membacakan doa dan beberapa ayat.
kepala ane makin pusing sementara peluh bercucuran seperti air hujan yang tercurah membasahi tubuh ane
mata ane terasa terangkat keatas gan lama lama ane merasa tubuh ane ada yang mengontrol kuat sekali antara sadar dan tidak ane merasa ane berontak menendang nendang paman ane dan memukul mukul bapak ane, seperti ane punya sebuah amarah yang kuat entahlah ane juga teriak teriak gan juga memaki maki.
pandangan ane tiba tiba mengabur gan ane ngerasa ga bisa apa apa walaupun tubuh ane berkehendak lain semuanya tak bisa di kendalikan lagi.
dalam bentuk keadaan titik sadar yang sulit ane jelasin tiba tiba ane merasa bertemu seseorang eh bukan tapi beberapa orang salah satunya yang paling jelas adalah seorang wanita yang memiliki bentuk wajah aneh
ia memiliki bentuk mata yang besar hampir memajang sampai kedekat telinga lalu telinga yang memanjang atau agak rucing ke atas berbeda dari setiap manuasia di muka bumi ini dan rambut yang sangat sangat panjang kasar seperti kawat terurai tidak beraturan dan sangat lusuh.
ia juga terlihat memakai pakayan berwarna hitam tak begitu jelas tapi bentuk wajah yang bulat oval lalu meski ane liat secara samar tapi itu sangat menyeramkan
lalu wanita itu mendekati ane dengan gerakan gerakan seperti zigzag secara cepat ah ane hampir lupa untuk kejadian saat ni yang pasti
dia sepertimau mencekik leher ane
ia mendekat semakin mendekat ane meronta sekuat tenaga tapi tubuh ini sulit untuk di gerakan
hingga jarak sekitar beberapa meteran dia tertawa terbahak bahak wajah wanita itu melepuh dan berwarna merah
astagfirrulloh astgfirulloh teriak ane ia lalu menjauh sejauh mata memandang lalu mencoba mendekat lagi tp tiba tiba saja hilang.
ane rasain nafas ane masih terengah engah terseok- seok.
sekejap ane tiba tiba berada dalam suatu masa yang lebih ringan, entahlah rasanya emang seperti itu ane melihat seperti rumah rumah makin jelas makin jelas banyak orang berdatangan semuanya ane ga kenal kebanyakan dari mereka juga memakai pakaian hitam atau mungkin semua pakaian yang mereka kenakan berwarna hitam, mereka memperhatikan ane dari jauh sekali tetapi terdengar jelas samar samar dan saling berbisik dalam suatu bahasa dan itu bukan bahasa sunda yang ane kenali itu seperti pola bahasa yang berbeda gan sulit untuk di katakan
rumah rumah itu tersusun bertingkat seperti tali temali terbuat sejenis bambu atau pun kayu mungkin
warna langitnya seperti seperti suram kelabu bayak lubang lubang di tanahnya yang berwarna hitam legam seperti sejenis lumpur lebih mirip sebuah lapangan yang luas tanpa pohon daerahnya seperti lembab dan membuat ane tidak betah dan ingin segera pergi saat ane mulai merasa sendiri dan sangat takut sesaat kemudian seperti ada suara beep di telinga ane pun sadar walaupun tidak sepenuhnya ..
terdengar suara suara doa di luar namun serasa jauh gan..
tiba tiba ane seperti jatuh dari atas ke bawah dengan sangat cepat sepertinya tubuh ane ada yang memegang , ane juga merasa seperti tiupan tiupan angin yang sangat kuat di seluruh tubuh
seperti aliran angin lewat pipa yang tertiup kuat menyentak tubuh tapi di saat bersamaan dan lebih dari satu,..
Lanjut plot#4
Diubah oleh kantongkardus 27-02-2015 09:16
0
Kutip
Balas