Kaskus

Story

masternagatoAvatar border
TS
masternagato
HATI MALAIKAT DARAH IBLIS (POSITIF HIV AIDS)

Bissmillah.
Assalamualaikum.

Nb: kontak bbm berubah: 5AB07E99
Wa:08128886670
Line:
@masternagato

mas ter nagato proudly Present
HATI MALAIKAT DARAH IBLIS
’BLACK WORLD’

DISCLAIMER

1. sangat dianjurkan mencopy dan memperbanyak. Share kepada dunia tulisan busuk ini! (kayanya lebay banget sih?)
Ijin atau tanpa seijin dari penulis (buat ane sah-sah aje)
pelanggaran hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai dengan hati nurani lau sendiri.
.
2. Kisah dalam cerita ini adalah fiksi belaka kalau ada kesamaan nama, tempat atau kejadian itu cuma kebetulan semata.

Selamat membaca tulisan busuk ini!

*******

Petunjuk arah baca HD
Kalo membaca tanda:
*******
Berarti pergantian waktu, bisa tempat, tokoh.
Atau bisa tokoh sama waktu dan tempat berbeda?
Bisa aja cuma di alam mimpi!
Kalo membaca tanda:
-------
Ini menandakan hari yang sama.
Bisa berbbeda waktu, berbeda tokoh, berbeda tempat, tapi tetap dihari yang sama.
Bisa juga menunjukan kelanjutan alur cerita!
*******

soudtrack: Eminem Not Afraid

Langsung update add line:
@masternagato
Pin bb: 5AB07E99

WhatsappBrother-sister
Jangan lupa
emoticon-army
Bikin
emoticon-Bookmark (S)
sekalian
emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Malu
Atas saran berbagai pihak.
emoticon-army:
Yang mau memberikan donasi seikhlasnya.

emoticon-Malu
Untuk terwujudnya buku ini
Rekening bank btpn
Kode bank 213

Norek:
90010415858
Rudi hermawan

emoticon-Malu

sedikit sinobsis:
bersetting di tahun 2003.
Rudi kelas 2 SMA.
Masuk ke blackworl, drugs user tingkat dewa.
Menjadi drugs dealer.
Hidup penuh bling-bling,wanita.
Teman-teman yang mengelilingi karena uang.
Dengan time skip.
Rudi yang di tahun 2014.
Sudah berkeluarga,punya anak.
Hidup dengan kemiskinan,tanpa penglihatan,positif HIV?
*******
’HIV AIDS salah satu penyakit paling menakutkan.’
’penyakit kutukan’
’yang terkena tak tertolong!’
’sampah masyarakat’
’jauhi orang-orang sampah itu’
’tak ada obatnya!’
’pasti mati’
dan masih banyak lagi label stigma yang menempel!
Yang berpendapat sama dengan stigma di atas!
Monggo jangan di teruskan membaca.
Why..?

Guest what?
Yang nulis HIV+
emoticon-Thinking
jadi harus di jauhi.. Nanti ketularan.
emoticon-Hammer2

emoticon-Ngakak (S)
warning 16+ only.
emoticon-army
Minimal SMA kelas satu boleh lanjut baca, wajib malah!
emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)

"Ini nyata gan?"
"terserah.! Anggap aja fiksi"
HIV (Human Immunodeficiency Virus)
AIDS (Acquired Immunodeficiency Deficiency Syndrome)
ane nulis ini biar bro-sis mikir sejuta kali!
Untuk tenggelam di blackworl,sex,drugs.
Dan buat yang sudah terkena!
Bangun! Bangkit! Kembalikan warna hidup lo sebelumnya.
Gak ada yang mau bertemen ama lo?
Minder?
Sekeliling lo penuh kepalsuan?
Takut? Trauma?
Sumpah demi Allah

Ane siap kapan aja jadi best friend forever!
Melewati semua cobaan yang ane anggap adalah pujian dari Allah
ane bukan siapa-siapa.
Cuma orang buta pengangguran kelas berat.
Bermodalkan laptop jadul dengan pembaca layar.
Dengan tetesan darah, dengan gerimis air mata.
Dengan sepenuh hati..
Berharap kejelekan ane jadi kebaikan lo.
Kesedihan ane menjadi kebahagiaan buat lo.
Salah langkahnya ane menjadi jalan buat lo.
Penyakit ane menjadi kesehatan buat lo.
"kenapa pemeran utamanya Rudi sama ama agan?"
"habis gak ada yang lebih bagus dari Rudi, yang lebih mahal banyak!"
emoticon-Hammer2
harapan utama ane. Menurunkan tingkat HIV AIDS walaupun cuma beberapa %
setidaknya menghambat kecepatan tingkat HIV AIDS yang menggila setiap detiknya.
Harapan ke dua.
Tentu saja tulisan ini jadi sumber penghasilan ane!
Gak ada yang bisa ane lakuin selain nulis!
Setiap hari bini kerja nyari nafkah!
Bayangin perasaan ane yang cuma enak-enakan dirumah!
Asli mending tusuk ane gan.. Daripada ane ngerasain ini setiap hari.
emoticon-Frown
emoticon-Mewek
stop!
Ane gak minta di kasihani.
Tapi ane berharap buat agan-sista bantuin nerbitin tulisan ane ini.
Kendala ane di modal gak ada!
Boro-boro buat publish keseharian ane juga susah.
Ngiklanin rumah buat modal di fjb.
Ampe capek nyundulnya belum ketemu jodohnya tuh rumah.
Entah kenapa ane yakin aja kalo ini jadi novel, pasti laris.
emoticon-Hammer2
impianya sih kalo jadi novel.
Taruh di sekolahan, yayasan narkoba atau HIV AIDS.
Taruh dirumah sakit tempat HIV AIDS.
Kalo bisa di toko buku apalagi.
Yah cuma harapan.
Mudah-mudah dikabulkan allah, aamiin.

dan agan sista ada yang tertarik.
Apalagi dilirik penerbit.
"kenapa gak langsung ngirim ke penerbit gan?"
"karena tulisan ane,ane ngerasa berantakan perlu di poles.. Perlu ada yang ngeditorin.
Penerbit mana mau nerima tulisan mentah ane!"
emoticon-Mewek

"emang tulisanya udah tamat gan?"
"boro-boro,. Males-malesan nulisnya. Kalo ada yang nerbitin tuh! Baru semangat"
sebetulnya sih tokoh utamanya bukan cuma Rudi.
Banyak tokoh utama lainya.
Termasuk pembaca ane sebut tokoh utama juga disini.


cerita ini agan-sista
Bakal nemuin 3type orang HIV
emoticon-army

Ini pakai pengamatan ane sendiri dan bahasa ane seadanya:
Jadi gak bakal ketemu kalo search di google.
emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Hammer2

1: saver: orang yang terkena HIV dan sadar akan HIVnya!
2. Invite: orang terkena HIV tapi dendam!
Dan membahayakan orang lain.
Menyebarkan HIV ke orang lain!
Biasanya faktornya adalah type invite ini terkena HIV tapi gak terima!
Masih bisa disadarkan type yang ini.
3. Zero: orang ini terkena HIV tapi ia gak tahu!
Ini yang paling berbahaya!
Ia gak tahu.
Yang terkena gak tahu!
Semua gak tahu.
Tahu-tahu pada kena HIV.

Sedikit saran dan percobaan buat agan-sista.
Supaya lebih bersyukur atas nikmat Allah
Kalo agan-sista di rumah sendiri.
Terserah mau malem boleh, siang juga boleh.
Coba lakuin kegiatan sambil di tutup pake apa aja matanya.
Sejam aja coba rasain.abis itu agan-sista renungin.
Seberapa nikmat Allah yang diberikan.
Banyak yang nyoba saran ane ini.
Nanti pandangan agan-sista berubah, setelah melakukan percobaan di atas.
emoticon-Shakehand2

Index setelah pariwara berikut ini:yang mau bergabung di FHD (fans hati malaikat darah iblis)
Invite pin: 5AB07E99

Mau memberikan donasi silakan
Rekening btpn.
Kode bank 213
Norek:
90010415858
Atas nama Rudi hermawan

Call/sms/whatsapp:
08128886670
Update add line:
@masternagato

selamat membaca
emoticon-Selamat
HATI MALAIKAT DARAH IBLIS
’BLACK WORLD’
Mau membeli buku ini?

Mau memberikan donasi untuk membantu tulisan ini
:thubup
Menjadi novel
emoticon-Malu

emoticon-Malu
"apa yang didapetin kalo ngasih donasi gan?"
"gak ada! Ente dapet ucapan terimakasih sedalamnya dari lubuk hati ane!"
emoticon-Mewek
Mudah-mudahan dengan donasi gotong royong seikhlasnya.

Bisa menerbitkan tulisan busuk ane.
aamiin..
Bisa di bilang ini sumbangan lebih tepatnya kale
emoticon-Malu
Rekening btpn.
Norek:
90010415858
Rudi hermawan.


DAFTAR ISI:

Update langsung ad line:
@masternagato

BAB1: KABUKI

BAB2 BAGIAN1: PENGANTIN KOPLAK

BAB2 BAGIAN2: PENGANTIN KOPLAK



BAB SIDE STORY: PENCARIAN SAHABAT 12 TAHUN

BAB3 BAGIAN1: TULISAN BERBICARA

BAB3 BAGIAN2: TULISAN BERBICARA

BAB4 BAGIAN1: OTAK MAFIA
BAB4 BAGIAN2: OTAK MAFIA

BAB5 BAGIAN1: PRODUK GAGAL

BAB5 BAGIAN2: PRODUK GAGAL

BAB6: SAVE HOUSE



BAB7: OTAK ATIK



BAB8: TEKAD BLENDER



BAB9 BAGIAN1: EMOTION



BAB9 BAGIAN2: EMOTION


BAB WARNING: WAJIB BACA


BAB WARNING: WAJIB BACA



BAB10: LATIHAN MEMBUNUH

BAB11 BAGIAN1: UNDER THE INFLUENCE



BAB11 BAGIAN2: UNDER THE INFLUENCE



BAB : warning2: galaw gak penting!



BAB12 BAGIAN1: CANDIED MANGO MISERABLE



BAB12 BAGIAN2: CANDIED MANGO MISERABLE



BAB13: NGENES AWARDS



BAB14: TULISANKU ATAU KELUARGAKU

BAB15 BAGIAN1: HEY MAN



BAB15 BAGIAN2: HEY MAN



update FHD16: koberlaw



BAB16 BAGIAN1: RIP



BAB16 BAGIAN2: RIP




BAB WARNING3: PETUNJUK ARAH



BAB17 BAGIAN1: LOVE NOTES FOR MY DRUGS



BAB17 BAGIAN2: LOVE NOTES FOR MY DRUGS



BAB18 BAGIAN1: POCONG VS KUNTILANAK



BAB18 BAGIAN2: POCONG VS KUNTILANAK



BAB19 BAGIAN1: FROZEN HEART




BAB19 BAGIAN2: FROZEN HEART



REHAT



BAB WARNING4: FHD LEGOWO


BAB20: MENGECOH HITUNGAN LANGIT



BAB21 BAGIAN1: BIG MOM



BAB21 BAGIAN2: BIG MOM



BAB22: SATU TITIK X SEPULUH=SEPULUH



BAB23 BAGIAN1: FOUR GODFATHER




BAB23 BAGIAN2: FOUR GODFATHER



BAB24 BAGIAN1: ROLLER HEARTS




BAB24 BAGIAN2: ROLLER HEARTS



BAB25: VIRGIN SEGAW


BAB26 BAGIAN1: MASIH HIJAU

BAB26 BAGIAN2: MASIH HIJAU



BAB27 BAGIAN1: FIRST JACKPOT



BAB27 BAGIAN2: FIRST JACKPOT


BAB28 BAGIAN1: FOR SENTIMENTAL REASON


BAB28 BAGIAN2: FOR SENTIMENTAL REASON

BAB28 BAGIAN3: FOR SENTIMENTAL REASON


video zamirah monster kecil


wait yo!
IN PROGRESS
emoticon-I Love Kaskus
emoticon-I Love Indonesia
Kontak:

WA: 08128886670

Pin bbm: 5AB07E99
line:
@masternagato

Twitter: @masternagato
Diubah oleh masternagato 24-03-2017 22:20
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
256.6K
1.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
masternagatoAvatar border
TS
masternagato
#699
BAB17-1
HATI MALAIKAT DARAH IBLIS
BAB17-1:
LOVE NOTES FOR MY DRUGS
BACKSOUND:

*******
Oh cintaku kokainku sayang.
Tanpamu, aku kehilangan arah.
Tanpamu, aku tak bisa menolong diriku sendiri.
Kau tak tahu, betapa aku mencintaimu.
Kau tak tahu, bagaimana perasaanku jika kau dimiliki orang lain.
Katakanlah, kalau kau lebih mencintaiku.
Kau membuatku merasa lebih seksi.
Katakanlah, kau hanya untuku, miliku, seutuhnya.
Kau membuatku, ingin menyentuhmu di semua bagian dirimu.
Katakanlah, kau mencintai darah dan tubuhku.
Kau membuatku, ingin selalu merasa bersamamu.
Selalu berjalan berdua denganmu.
Selalu memelukmu.
Selalu mendapat kehangatan darimu.
Katakanlah, kau tergantung padaku, aku membutuhkan perkataan itu.
Kau membuatku, bahagia melihatmu disampingku saat ku terbangun.
Dan siap memakaimu, memasukanmu ke dalam darah, merasakan cintamu pada tubuhku.
Katakanlah, kau takan pernah berhenti mencintaiku.
Katakanlah, kau takan membuatku patah hati mencarimu.
Sayang kaulah yang terbaik, sayang kaulah jalanku, sayang kau memperlakukanku sangat istimewa.

Katakanlah, bila ada kataku yang salah, membuatmu pergi menjauh.
Aku akan terus mengejarmu, berbuat apapun agar kau tetap disisiku.
Katakanlah, keseharianku berkeliaran mengerjakan sesuatu untuk menghilangkan rasa rinduku padamu.
Kau membuatku merasa dari lubuk hatiku yang paling dalam.
Bahwa kau mencintaiku, katakanlah itu sayang.
Aku menunggumu, tak bisa mengeluarkanmu dari kepalaku.
Aku berusaha jadi yang terbaik untukmu, menjadi kuat untuk selalu mendapatkanmu.
Aku membuat diriku sendiri menjadi gila hanya untuk menyentuhmu sayang.
Oh sayangku ganjaku manisku.
Aku tak tahu apa yang kau perbuat padaku, saat kita bersama.
Kau memberi warna-warni saat berkumpul dengan teman-teman.
Aku tak tahu apa yang kau katakan.
Yang kutahu itu perbuatanmu, Kau lucu, membuatku tertawa tanpa sebab.
Aku tak tahu tentang apa ini.
Yang kutahu, kau membuatku betah menonton Tom and Jerry.
Kau bersamaku, memberi ciuman yang membuatku geli.
Disini kita bermain.
Aku menyayangimu, walau kau tak pernah serius terhadapku.
Disini kita berdiri bersama.
Membuktikan perkataanku, kau tak menyimak.
Disini kita saling menatap.
Kau mengerti kalau aku berkata perlahan, dan berulang-ulang.
Terlalu lambat, aku tak mengerti dirimu.
Aku belum siap, aku tak berpura-pura, aku tak bisa serius bila bersamamu.
Terbaik yang bisa kulakukan disaat terakhir bersamamu, mencari jalan kedapur.
Kau membuatku menjadi koki terbaik.
Jangan menolaku, aku sungguh menyayangimu.
Walau aku tak begitu mengenalmu.
Berikan aku waktu, karena aku benar-benar menginginkanmu.
Jangan jawab mungkin, kau menyakitiku.
Walau sakit, aku tetap penuh tawa bersamamu.
Oh cintaku shabuku impianku.
Sayang, kau membuatku hidup diatas langit.
Kau sangat seksi.
Melihat cahaya kristalmu melebihi matahari.
Kau sangat seksi.
Melihat tubuhmu membuat fantasiku menjadi nyata.
Kau sangat seksi.
Melihat bempermu seperti mobil sport yang siap kukendarai.
Kau sangat seksi.
Kau begitu panas.
Seseorang tolong sirami aku dengan air dingin.
Kau begitu menggoda.
Melihatmu menari di jalanan silver.
Aku tahu sayang kau ingin bergerak.
Aku tahu sayang, aku ingin kau bergerak terus.
Melihatmu menari dijalanan silver.
Aku tak ingin kau berhenti, teruslah berjalan bolak-balik dijalur silver.
Kau tahu sayang, aku mencintaimu saat kau bergerak indah.
Kau tahu sayang, kau bisa lihat dimataku.
Aku berharap kau tak pernah habis teruslah menari untuku.
Kau sangat menggoda, aku ingin hidup selamanya bersamamu.
Kau sangat menggoda, suara seksimu terus berputar dikepalaku.
Kau sangat menggoda, teruslah menari untuku, aku takan pernah lelah melihatmu di jalur silver.


Oh sayangku chivasku semangatku.
Begitu banyak yang menyamaimu, tetap kau yang terbaik.
Kau type kesukaanku, begitu cepat menghapus kepedihan saat bersamamu.
Saat kau bersamaku, membuatku lebih nyaman.
Sayang betapa pengertian dirimu.
Tak perlu berada ditempat yang indah bila mengajakmu.
Tak perlu menelpon menanyai keadaanmu.
Temanku banyak tapi tak ada yang lebih mengerti diriku selain dirimu.
Gaya bicaramu, gaya jalanmu, gaya gerakmu.
Gaya penampilanmu, tawamu, aromamu.
Aku takan bisa hidup tanpamu.
Aku memikirkan hubungan kita.
Kau ada di waktu terbaiku.
Kau ada di saat waktu terburuku.
Kau ada di saat aku membutuhkan penambahan waktu.
Kau ada di saat waktu senggangku.
Melihatmu, bersamamu, senyumu, tawamu, aroma khasmu.
Sayangku, cintaku keras terhadapmu.
Sayangku, kau menemani setengah perjalananku.
Jangan pergi, jangan pergi, jangan pergi.
Aku siap mengikatmu dengan cincin.
Hariku keras, tapi kau paling tahu aku sayang.
Selalu ingin menidurimu setiap waktu.
Oh cintaku heroinku belahan jiwaku.
Kau tidur di lenganku, kita begitu dekat saat bersama.
Beritahukan seisi dunia kau paling mengerti diriku.
Kau meninggalkanku membuat dunia terbalik.
Beritahukan seisi dunia, aku tanpamu tak berdaya.
Aku sangat merindukanmu sampai ketulang sendi.
Kau pergi, aku kehilangan arah.
Kau pergi, hatiku terluka.
Sekarang aku menangis sendiri dikegelapan.
Aku merasa bodoh bila tak melihatmu.
Kau berubah menjadi tanpa perasaan.
Aku ingin bebas, ingin tanpamu, ingin melewatimu.
Aku tak bisa sayang, aku jatuh cinta terlalu dalam padamu.
Aku suka caramu, membuatku menjadi gila.
Aku menjadi gila, menjadi gila, hanya memikirkanmu.
Aku suka caramu, mereka takan mengerti sayang, aku takan pernah membiarkanmu pergi.
Kenapa kau tak tahu, betapa aku mencintaimu.
Kenapa kau tak tahu, hidupku hanya untukmu.
Kasih, aku punya ribuan kata untuk membuatmu kembali.
Melihatmu pergi meninggalkanku, membuatku kesepian.
Teringat perkenalan pertama kita, aku bersikap aneh.
Mungkin aku terlalu bodoh tak mengetahui betapa indahnya dirimu.
Aku takan berpura-pura sayang, faktanya kau juga mencintaiku.
Jika ada sesuatu yang bisa kulakukan untukmu, beritahu aku.
Agar kau tetap disisiku, agar kau terus mencintaiku, agar kau hanya untuku.
Kecepatan waktu begitu cepat, semua terasa lambat tanpamu.
Mungkin aku bisa mengubah hariku bila tanpamu, tapi aku tak mau itu sayang.
Kenapa aku begitu bahagia saat kau kembali sayang.
Kenapa aku merasakan cinta begitu dalam darimu.
Oh cintaku sayangku kekasihku.
Kalian semua adalah bagian dari hidupku.
Kalian pergi, jangan pergi.
Kalian pergi, jangan pergi.
Kalian semua membuatku menjadi diriku yang sebenarnya.
Bergerak, menari, bergoyanglah kalian semua disekelilingku.
Kalian pembuat uang terbaiku.
Kalian, kalian terlihat cantik tanpa apapun.
Kalian menyatukan uangku dan pikiranku.
Jika kalian bergerak menghilang, kalian takan teralihkan dari pandanganku.
Jika disebelah ada teman, disebelah ada kalian.
Aku berikan jarri tengah pada mereka yang menyentuh kalian.
Kalian mengajarkanku, tak perlu takut untuk lepas kendali.
Berbuat bebas sesuka hati, karena besok aku akan lupa apa yang kuucapkan hari ini.
Berbaliklah sayang, kau buat jet pribadiku siap lepas landas.
Tunjukan keahlianmu membakar kaloriku.
Aku akan mengoper ke tangan kiri, mengoper ke tangan kanan.
Kalian membuatku dipuncak permainan.
Kutukan kalian adalah perjanjian yang harus kubayar.
Kalian membuatku menjadi bathroom gangster, aku sangat menyukainya.
Bergerak, menari, bergoyanglah terus disekelilingku.
Jangan berhenti sampai terasa sakit sayang, teruslah seperti itu sampai tak ada yang bisa menyelamatkanku dari kalian.
Aku tak peduli pendapat orang lain tentang kalian.
Oh kalian semua kekasihku, cintaku. Dimanapun kalian berada.
Kalau kalian membaca ini, semoga kalian tahu betapa aku merindukan kalian.
Betapa aku mencintai kalian.

Kalian boleh lihat mataku, kalian akan tahu betapa aku mencintai kalian.
Kalian boleh ceck darahku, betapa cinta kalian mengalir didarahku.
Aku takan membiarkan orang lain merebut kalian dariku.
Membiarkan orang lain merasakan cinta dari kalian.
Betapa pedih diriku.
Betapa sakit hatiku.
Aku mohon kalian hanya untuku.
Aku mohon ya allah.
Jadikanlah mereka para kekasihku hanya untuku.
Aku mohon ya allah.
Jangan biarkan orang lain mencintai mereka.
Amin.

-------
Aku terdiam membeku, terperangah melihat pemandangan dihadapanku.
Tak percaya? Serasa mimpi? Bergantian melihat Nanto yang kebingungan melihatku, melihat Jimbo tersenyum penuh kemenangan.
Berada di depan rumah Nanto, sederhana, pagar kayu, tumbuhan yang tak kukenal menghiasi pagar.
Mungkin aku sudah gila saat jam 04:00 berada di kampung kober, tepat dibelakang kompleku.
Bertamu dipagi buta? Memang aku rada sinting.
Rasanya semua itu terbayar berkali lipat dengan penemuan ini.

Aku memasuki pekarangan, mendorong pagar kayu yang sudah mau ambruk.menahan nafas, aku memeluk sofa butut seperti sahabat lama.
Tak tahu mengapa emosi keluar dari mata melihat sofa kesayanganku.
Terlintas semua kejadian saat kita bersama, saat sofa ini masih baru, sampai penuh robekan dan sundutan rokok.
Sofa butut memang sahabat sejati, selalu ada dirumah menemaniku.

"please man! Nanti aja acara katakan cinta ama sofa butut lo! Yang penting misi kita dulu!" tegur Jimbo, mengingatkan.
Mengusap mata, menghilangkan tetesan bahagia, aku merogoh kantong mau memberikan Nanto sisa uangku.
"woles man, gue tau lo mau kasih dolang ke Nanto kan? Udah gue bilang tadi lo tuh aslinya hebat man, jarang ada model kaya lo!
Kelemahan lo ya perhitungan terlalu cepat, keputusan terburu nafsu, intinya lo kurang pengalaman man! Kita ceck dulu dae kagak barang lo! Baru lo kasih dolang" bisik Jimbo, tegas.
Sial! Kenapa sih aku ini? Masa harus diceramahin Jimbo terus!
Membakar rokok menenangkan diri di sofa butut kesayanganku.

Nanto tampak seperti orang bingung, melihat aku yang begitu bahagia bertemu sofa butut.
"lah tong, lu mau ambil nih sofa? Ambil aja tong, gua jadi gak enak nih" ucapnya menyesal.
"kagak To! Gue cuma mau liat sofa ini doang kok, bukan mau ngambil nih sofa!" tukasku cepat, memberikan rokok.
"lah, ada-ada aja lu tong! Bentar, gua bikinin kopi" jawabnya geli.
Aku masih merasakan haru bertemu sofa, tapi hilang seketika mendengar tawaran kopi.
"enak aje lo To! Lo pikir gue orang tua? Lo tawarin kopi? Tuh si Jimbo kakek-kakek doyan kopi" sahutku sewot.
"man, lo gak tau enaknya kopi? Bakal nyesel lo nanti" timpal Jimbo, mengejek.
"lah iya tong! Kopi pan enak yak, yaudah teh mau?" tawarnya kegelian.
"teh manis, bolehlah, itu baru jiwa muda!" sahutku, senyuman joker.
Nanto masuk kedalam, secepat kilat memeriksa salah satu kaki sofa.
Butuh waktu seharian saat aku memodifikasi kaki sofa yang berbentuk seperti bambu.
Bisa kuputar dan tempat kosong untuk memasukan persediaanku.
Menyuruh Jimbo bangun, mengangkat sofa, memutar kaki sofa.
Plastik hitam terjatuh, mengantongi dengan cepat, mengembalikan semua keadaan di posisi semula.
Jimbo bertanya dari sorotan matanya, aku mengangguk penuh kemenangan.
Sayap setan mengelilingiku, tanduk iblis keluar perlahan dari kepala.
Terompet maut mendengung penuh kemenangan, genderang perang menyemarakan suasana hati.

Aku siap membuat neraka beberapa hari ini menjadi surga.
-------
Aku terbangun karena helaan nafas dikuping, menengok, kaget wajah Vivi tertidur pulas begitu dekat.
Ia memluku seperti guling, kakinya tepat menindih processor.
Sial! Nih anak udah perawan masih kaya bocah! Kalo aku khilaf gimana coba?
Berusaha menggeser perlahan, takut membangunkanya.
Melihat jam 03:00 aku tertidur dilantai menggunakan kasur lipat, melihat kasurku penuh anak kecil tertidur.
Jimbo pulas di sofa, aku menggotong Vivi perlahan, memindahkan kekasur.
"anak tuyul bangke, ancur dah kamar gue" gumamku, melihat kekacauan seisi kamar seperti habis perang.
Mengambil handuk, mengelap ingus Yayan.
"Yan.. Yan.. Cuma lo yang cowok satu-satunya dikeluarga lo, jaga baik-baik kk-kk lo" ucapku, mengusap rambutnya.
Kembali tiduran dilantai, membakar rokok, menghela nafas.
Betapa sialnya tanpa ada stock kokain sama sekali? Jam segini paling bisa beli heroin ama Wonce.
Uang sisa rp150.000 habis buat apa? Aku tak ingat?
"Jim, Jim! Bangun woi!" membangunkanya dengan kaki.
Dasar kebo! Susah amat bangunya.
"Jim! Woi! Jimbo!" menendangnya agak keras.
Aku membetulkan posisi bantal, menarik asbak, aturan bisa tiduran sambil ngefly, eh malah cuma sambil ngerokok.
Mengernyit kesal, Jimbo tak bangun-bangun.
Mengambil gelas jus sebelah meja, tetap dalam posisi tidur, rasanya malas untuk bangun.
Kuambil sedotan di gelas, sedikit meminum.
Menargetkan kepala Jimbo sebagai sasaran, meniup air pas dimukanya.
"waduh!! Sialan lo man, gak lucu lo" omelnya kelabakan, kembali tertidur memunggungiku.
"Jim? Malah molor lagi lo" grutuku.
"apaan sih? Masih ngantuk gila" sahutnya malas.
"cimeng, mana cimeng Jim?"
"yang lintingan udah abis, yang belon jadi ada di tas gue ama papirnya juga" jawabnya setengah ngigo.
Melawan rasa malas, aku terbangun mengambil paketan ganja, mengendap keluar rumah perlahan, membuka semua pintu tanpa suara.
Menikmati udara pagi, menyandarkan pinggul di sofa yang empuk, dan paling kubenci.
Tanpa sadar merenggangkan buku-buku jari, memikirkan sofa butut yang sudah hilang tertelan bumi.
Meracik ganja asal-asalan dengan tiga papir kulinting secepat mungkin.
Dua hisapan mematikan, mendengar langkah kaki, siaga menengok kedalam.
Aku tersenyum geli, melihat Jimbo yang seperti habis cuci muka.
"ngapain lo bangun Jim?"
"ngapain? Gara-gara lo setan, gue gak bisa molor lagi" sahutnya kesal.
Ia lebih menggerutu melihat racikan ganjaku yang asal-asalan.
"yang bener aje lo man? Masa bijinya gak lo buang dulu?" omelnya, meracik ulang.
"males gue Jim" sahuku, tak bersalah.
Linting demi linting berputar, membuat pagi sunyi menjadi semarak oleh lelucon yang berulang-ulang.
"ngemeng-ngemeng man, soal sofa butut yang lo ceritain sebelum gintur tadi.
Cerita lo punya banyak kelemahan man, gue pikirin terus! Gue nemuin empat kelemahan" ucapnya serius.
Aku tersentak tak terima oleh ucapanya.
"kelemahan gimenong maksud lo man?" tukasku, menghisap ganja menggila.
"woles dong, kok kaya mau perang lo"
"oke, oke, gue dengerin ocehan lo" sahutku, mengangkat tangan menyerah.
"pertama lo pas tau, itu sofa dibuang ngape gak lo tanya lebih jelas ama Siti?"
"ape yang mau ditanyain jim? Kan udah dibuang?"
"lo mau dengerin apa mau ngajak ribut sih?" sahutnya geli.
"lanjut, setan lo man"
"kedua, nyokap lo paling belanja furnitur ditempat langganan yang di Matraman! Masih bisa dilacak sofa butut lo man!
Ketiga, komplek lo ini kan ketat bukan main penjagaanya, lo deket ama satpam sini? Lo bisa nanyain info sofa lo pas hari itu digerbang!" jelasnya serius.
Aku mencerna perkataanya perlahan, makin dipikir makin benar koreksinya.
"keempat, ini yang paling fatal dari lo man!
Gue tau lah tingkatan lo sampe mana, hebatnya elo gak perlu gue omongin man.
Jeleknya lo tuh, lo terlalu cepat ngambil keputusan, terlalu tergesa-gesa, yang bikin lo bakalan caur nanti.
Lo slalu nganggap enteng semua masalah man!"
mereplay kejadian-demi-kejadian, tersentak sadar dengan koreksinya yang tepat.
"motherfucker! Jim! Fucking jenius lo man" ucapku kagum, memberi salam tinju.
"jenius mah masih dibawah lo man, gue menang dipengalaman aje" jawabnya, membalas salam tinju.
Semangatku berkobar, misi sofa butut dimulai.
Mengatur rencana, karena tak mungkin bisa tidur lagi! Kami berjalan mendatangi pos block C.
Dari jauh terlihat api unggun kecil, biasa untuk pengusir nyamuk.dua satpam menjaga pos itu, satu terlelap di bangku kayu berselubung sarung.
Satu lagi Nanto duduk terngantuk-ngantuk.
Aku menahan geli melihat palanya mematuk-matuk seperti ayam.
"woi maliing!" ucapku, menepuk bahunya.
"mana, mana, maling? Mana?" sahutnya mengeluarkan jurus pukulan ayam ayan.
Aku, Jimbo terbahak-bahak, rada kagum ama jurus silatnya.
"buset dah tong? Bikin kaget lo" grutunya, menguap lebar.
Aku sengaja membawa kue, untuk teman ngobrol.
"to! Tadi malem lo jaga di gerbang kan?" tanyaku membakar rokok.
"kagak, gua digerbang lagi main, jadwal jaga disini gua" sahutnya, penuh makanan.
"Jim, mana aja? Udah lama gak maen kemari?"
"biasa To, pengangguran kismin, kagak sempet main kemari, kalo gue ada motor bisa sering kesini" sahut Jimbo, memberikan rokok.
"To, berapa hari yang lalu, gue lupa hari apa? Ada nganterin sofa kerumah gue lo tau gak?" tanyaku datar.
"oh, itu mah, gua tau banget Rud, pan pas gua lagi jaga di gerbang" jawabnya, terus memakan kue.
Aku, Jimbo saling melirik tegang.
"terus To? Pulangnya lo tau?" balasku, tegang.
"tau lah! Lah pan gua yang jaga, pulangnya tuh mobil bawa sofa yang biasa didepan rumah lo Rud.
Gua tanya mau diapain tuh sofa? Mau dibuang? Buset dah buat lo tuh sofa jelek kali yak.
Tapi buat gua mah masih bagus banget, daripada dibuang.
Gua suruh nganterin kerumah gua! Kasih rokok sebungkus beres dah" jelasnya lucu.
Hampir aku tak percaya dengan penjelasanya, rasanya adrenalin naik begitu cepat menembus langit.
Fuck! Sekarang aku percaya pengalaman diatas segalanya.
-------
Tanganku tak bisa berhenti gemetar, membuka plastik yang dari ikatanya kutahu belum ada yang membuka.
Jimbo selonjoran disofa bermain ps tanpa suara, tak mau membangunkan anak-anak.
Nafasku sesak, betapa bahagia melihat 3 gaw kokain, 3 gaw heroin, 1 ji shabu.
Melampiaskan kebahagiaanku memukul bahu Jimbo, ia menyengir, melempar rokok ke kepalaku.
Dengan tatakan komik, menyendok kokain, puas membuat sebaris mematikan."gokil lo man! Gak salah tuh panjangnya?" tegurnya, menggeleng khawatir.
Tak ambil pusing, snip sekeras mungkin.
Membakar rokok, mengosok hidung, senyuman sinting.
Mempersilahkan Jimbo memilih sesuka hati, ia membuat baris kokain tak sepanjang buatanku.
Akhirnya kesampaian lagi, tiduran ngefly, cuma kurang music aja.
Kalo nyetel lagu takut anak-anak pada bangun."lo berapa hari disini Jim?" tanyaku, melayang.
"ntar siang pada balik, gue juga balik man. Gue jaga warung minuman depan hotel astral" sahutnya, menggosok hidung.
"jabs makin banyak disana Jim?" tanyaku, merasakan dentuman dikepala.
"ah jabs abg bau kencur man, yang jam-b-t belon nongol udah jadi jabs" terkekeh, membakar rokok.
"muke gile lo man, tau dari mana jabs abg jam-b-t belon nongol?" tukasku geli.
"ntar kalo lo maen ke genjo, lo pasti berpendapat sama man! Malah sekarang banyakan gadun kere, berkeliaran di astral"
"man! Lo bawa tuh terserah lo mau bawa apa kek"
"ubasnya aje man, gue ambil seperempi"
*******
ke bagian2




Diubah oleh masternagato 05-10-2014 19:27
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.