Kaskus

Story

aqiaqiAvatar border
TS
aqiaqi
CINTA NGUMPET - NGUMPET
ASSALAMUALAIKUM WR. WB


Sebagai anak baru, ijinin ane memperkenalkan diri, ane aqiaqi, ane baru di SF ini awalnya ane maen ke SF ini sebagai SR tapi akhirnya ane memutuskan untuk bergabung dengan SFTH , buat agan - aganwati yang budiman, jangan segan segan memberi kritik, saran dan masukan buat ane, karena ane masih dalam tahap belajar


Spoiler for CHAPTER 1:



Spoiler for index update:


Quote:
Diubah oleh aqiaqi 20-12-2015 23:04
anasabilaAvatar border
elianasidik914Avatar border
elianasidik914 dan anasabila memberi reputasi
0
28.4K
239
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
aqiaqiAvatar border
TS
aqiaqi
#72
Cinta Ngumpet Ngumpet - Chapter 20 : "PENYESALAN"
“je e je el e le ka emoticon-Stick Out Tongue” mulai gue sms Sari, dan tak lama menunggu dia pun bales sms gue,
“a pe a pa ? tumben pake ejaan sgala mas? emoticon-Stick Out Tongue”,
“iseng aja, lg apa kamu? ”,
“lagi ngerangkum materi nih, mas lagi apa? emoticon-Stick Out Tongue”,
“lagi diem aja, eh aku ganggu gak?” kata gue basa-basi,
“tumben nanya gitu, tiap malem kan biasa jadi pengganggu emoticon-Stick Out Tongue
“eh dasar cumi :P, sar..”, kata gue bersiap melakukan hal bodoh itu,
“apa? Aneh deh perasaan..” dia menangkap kejanggalan sms gue,
“itu, ada temen aku yang mau kenalan, minta nomer kamu katanya”,
“kelas? Siapa? Terus kamu kasih?” kata dia,
“seangkatan kok, namanya Rony, engga aku kasih, aku kan belum bilang sama kamu, gimana? Mau kenalan?” kata gue sambil berharap dia gak mau,

“kalo niatnya pengen kenal dan berteman sih gapap,itung-itung nambah temen kan  kasih aja nomer aku” kata dia menjawab apa yang tidak gue harapkan,

“oh gitu, oke bentar yah”, kata gue. Di dalam hati gue mulai putus asa dan menyalahkan diri gue kenapa gue gak bisa kayak orang-orang yang mengambil langkah berani dan menghadapi resiko yang ada. Dengan berat hati gue sms si Rony,

“malem bro, ni lana, ni nomernya si Sari, silahkan kenalan, dia udah gue kasih tau kok” kta gue, rupanya si Rony stand by dengan hpnya sehingga dengan
Sekejap dia langsung bales sms gue,

“yooooa masbrooo, thanks banget nih masbro”,
“yo sip” jawab gue singkat.

Dan mungkin karena si Rony mulai melancarkan aksi ‘perkenalan’ dengan Sari, Sari jadi disibukkan dengan smsnya, sehingga Sari mulai gak lancar bales sms gue. Dasar nasib jadi pemuja rahasia, gue gak mau merasa sakit tapi malah menyakiti diri sendiri. Tapi apapun yang gue lakukan itu semua gue lakuin semata karena gue pengen melihat Sari bahagia.

Seminggu telah berlalu, Sari tidak pernah menyebut nama Rony dalam pembahasan percakapan ataupun menyinggung soal teman barunya itu. Yang terjadi hanyalah komunikasi gue dan Sari yang kembali macet dan tersendat-sendat. Beberapa kali di sekolah gue lihat si Rony sedang mendekati Sari dan sedikit bercanda. Pernah gue dekati mereka dengan maksud ingin tau apa yang mereka bicarakan, tapi si Rony selalu menghindar. Kini Sari sudah mendapatkan teman yang bisa membuat dia merasa nyaman pikir gue.
Tiga minggu setelah gue memperkenalkan mereka, nampaknya si Rony semakin berani, bahkan gue denger si Rony berbual ke teman-temannya kalo dia akan segera dapetin Sari, dan itu membuat gue semakin frustasi. Berkali-kali gue membodohi diri gue, mencaci kelakuan gue, dan menyesali mental pengecut yang gue miliki. Kalo di banding Rony gue bukan apa-apa, Rony lebih berani, lebih bisa mengakrabkan diri dan lebih percaya diri (atau mungkin over conffident).
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.