- Beranda
- Stories from the Heart
You Are My Happiness
...
TS
jayanagari
You Are My Happiness

Sebelumnya gue permisi dulu kepada Moderator dan Penghuni forum Stories From The Heart Kaskus 
Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian
Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.
Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan

Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian

Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.
Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan

Orang bilang, kebahagiaan paling tulus adalah saat melihat orang lain bahagia karena kita. Tapi terkadang, kebahagiaan orang itu juga menyakitkan bagi kita.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.
Quote:
Quote:
Diubah oleh jayanagari 11-08-2015 11:18
gebby2412210 dan 49 lainnya memberi reputasi
48
2.2M
5.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
jayanagari
#1165
PART 68 – I Call You Through The Rain eps. 9 (End)
Gue memandangi mata Vina lekat-lekat. Tatapan matanya terasa meneduhkan, bahkan penuh rasa ikhlas disana. Gue tersenyum tipis, berharap senyuman gue ini bisa menguatkan hati Vina dan hati gue sendiri.
Mendadak Vina memeluk gue erat, dan gue balas memeluknya erat. Gue tau gue salah melakukan ini, tapi gue merasa inilah yang harus gue lakukan. Vina menangis di pundak gue, dan gue menenangkannya dengan mengelus-elus rambutnya.
Vina mengucapkan itu sambil menangis hebat di pelukan gue. Tubuhnya bergetar dan suaranya mengeras. Untuk menenangkannya, gue mempererat pelukan gue dan mengelus-elus rambutnya.
Vina terus menangis dalam pelukan gue. Sementara itu gue memandangi langit yang mendung, yang masih menumpahkan hujan. Entah kenapa, satu-satunya yang bisa gue pikirkan waktu itu bukan Vina, melainkan Anin yang berada nun jauh disana. Gue merasa sangat merindukan sosok Anin.
Pada waktu itu gue berdoa, supaya hubungan gue dan Anin tetap berjalan baik-baik saja. Gue berdoa supaya Vina bisa cepet mendapatkan yang terbaik. Dan gue berdoa supaya gue bisa bertemu Anin secepatnya. Di dalam kebisuan dan pelukan itu, gue memandangi hujan, dan memanggil nama Anin dalam diam. Gue berharap panggilan gue ini menggema melewati hujan ini, dan sampai ke Anin.
I call you through the rain.
Quote:
Gue memandangi mata Vina lekat-lekat. Tatapan matanya terasa meneduhkan, bahkan penuh rasa ikhlas disana. Gue tersenyum tipis, berharap senyuman gue ini bisa menguatkan hati Vina dan hati gue sendiri.
Quote:
Mendadak Vina memeluk gue erat, dan gue balas memeluknya erat. Gue tau gue salah melakukan ini, tapi gue merasa inilah yang harus gue lakukan. Vina menangis di pundak gue, dan gue menenangkannya dengan mengelus-elus rambutnya.
Quote:
Vina mengucapkan itu sambil menangis hebat di pelukan gue. Tubuhnya bergetar dan suaranya mengeras. Untuk menenangkannya, gue mempererat pelukan gue dan mengelus-elus rambutnya.
Quote:
Vina terus menangis dalam pelukan gue. Sementara itu gue memandangi langit yang mendung, yang masih menumpahkan hujan. Entah kenapa, satu-satunya yang bisa gue pikirkan waktu itu bukan Vina, melainkan Anin yang berada nun jauh disana. Gue merasa sangat merindukan sosok Anin.
Pada waktu itu gue berdoa, supaya hubungan gue dan Anin tetap berjalan baik-baik saja. Gue berdoa supaya Vina bisa cepet mendapatkan yang terbaik. Dan gue berdoa supaya gue bisa bertemu Anin secepatnya. Di dalam kebisuan dan pelukan itu, gue memandangi hujan, dan memanggil nama Anin dalam diam. Gue berharap panggilan gue ini menggema melewati hujan ini, dan sampai ke Anin.
I call you through the rain.
Spoiler for open:
chanry dan 7 lainnya memberi reputasi
8


: gue…gue gak tau bakal kayak gimana tanpa lo dideket gue….