- Beranda
- Stories from the Heart
Belum dikasih pemanis
...
TS
Anchemoun2nd
Belum dikasih pemanis
Quote:
Quote:
assalamualaikum dan salam sejahtera untuk kita semua
saya yang amatir ini mau menyumbang tulisan harap di izinkan
mohon maaf juga bila ada kesamaan cerita, nama dan tempat
dan juga saya sangat mengharapkan kritik dan saran nya loh
apalagi disaat saya salah(typo, kata kata kasar, dll) langsung aja tegur, hehe
saya yang amatir ini mau menyumbang tulisan harap di izinkan
mohon maaf juga bila ada kesamaan cerita, nama dan tempat
dan juga saya sangat mengharapkan kritik dan saran nya loh
apalagi disaat saya salah(typo, kata kata kasar, dll) langsung aja tegur, hehe
Quote:
rules
- patuhi general rules KASKUS dan H2H
- tolong jangan oot, one liner(kecuali udah quote post orang lain) apalagi posting gambar porno, insult, sara
- tulisan saya ini di tunjukkan untuk mereka yang udah dewasa dan bisa membedakan antara benar dan salah jadi jika ada bagian bagian di tulisan saya yang berbau dewasa harap maklum dan dimohon pembaca bisa menyikapi nya dengan bijak.
- tolong respect sesama pembaca dan penulis
- ini real story jadi dilarang kepo ya, semua udah di tata rapi yang bertujuan menjaga privasi orang orang yang ada di tulisan saya
- kritik dan saran sangat diharapkan tapi tolong sopan, silahkan PM langsung saya atau posting di bawah
Quote:

Quote:
terima kasih buat kawan kawan mau repot repot menengok dan membaca rules, sekali lagi mohon bimbingan nya, saya masih belajar, harap maklum dan nikmatilah tulisan dari jari jari amatiran ini.


Quote:
INDEX
- part 1. mentari pun belum ada namum amarah sudah di puncak
- part 2. sebaik-baik nya awal untuk seorang anak manusia - part 1
- part 3. sebaik-baik nya awal untuk seorang anak manusia - part 2
- part 4. sebaik-baik nya awal untuk seorang anak manusia - part 3
- part 5. sebaik-baik nya awal untuk seorang anak manusia - part 4
Diubah oleh Anchemoun2nd 19-09-2014 18:47
anasabila memberi reputasi
1
1.6K
Kutip
8
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Anchemoun2nd
#3
sebaik-baik nya awal untuk seorang anak manusia
Spoiler for :
Quote:
"mati gue" berkata Harud dalam hati. seluruh tubuh terasa kaku, lemas dan perut mual disaat ibu nya mencengram majalah majalah porno milik nya sambil bertanya kepada nya. "jelaskan apa ini! punya siapa ini! kenama ibu menemukan majalan kotor ini di kamar mu? hah!" penuh amarah. saat itu Harud baru saja pulang dari rutinitas sore nya bermain bersama teman teman sebaya.
"umur mu masih 11 tahun, Harud! apa yang ada di pikiran kamu! siapa yang ngajarin kamu baca baca majalan ini? dari siapa kamu dapat ini semua?" bentak si ibu sambil menahan amarah dan air mata. Harud terdian seribukata, hanya bisa memaki di dalam hati namun tak tau siapa yang ahrus di salahkan. "jawab harud!" bentak ibu nya lagi seraya melongok ke luar jendela dimana suara mobil suami nya berasal. "tunggu sampai ayah tau masalah ini!" bergegas menghampiri suami nya yang baru pulang kerja.
kemarahan si ayah tak bisa di bendung, dia memukul pinggul Harud sekuat tenaga menggunakan majalah majalah tersebut. sore itu suasana di rumah di meriahkan oleh tangisan Harud dan teriakan memaki ayah nya. adik laki laki Harud hanya bisa mengintip dari dalam kamar dan tenggelam dalam diam. malam yang panjang kala itu, Harud harus tidur menahan rasa sakit di sekitar pinggul dan bokong nya akibat hantaman pukulan ayah nya. memalukan memang, metode seperti ini masih banyak terjadi di negara ini, bahkan beberapa bisa mengalami yang lebih parah.
saat itu Harud masih duduk di kelas 4 SD, namun dia sudah mengenal dunia seks bebas, walau pun sebatas melihat gambar dan membaca majalah majalah porno. lingkungan nya lah yang memaksa Harud mengenal itu semua, dari mulai memalak, berkelahi bahkan tawuran dan rokok pun sudah menjadi sahabat karib nya, karna itu di sekolah dia agak di takuti oleh teman teman nya.
saat itu dia berpacaran dengan Dara teman sekelas nya, mereka menghabiskan waktu berdua di sekolah berdua, jam istirahat dan sepulang sekolah mereka terus berdua, Harud di kala itu di mabuk cinta yang sangat mendalam. ya memang mereka masih sangat muda utnuk bisa merasakan itu semua, namun cinta tak bisa melihat, cinta bisa memabukkan tidak hanya mereka yang dewasa namun mereka yang dibawah umur pun bertekuk lutut oleh ke hebatan cinta.
mereka menjalin hubungan itu cukup lama, sesampai di pesta kelulusan Dara mencampakkan Harud. "kita udah lulus, kita bakalan susah lagi buat ketemu, aku mau masuk smp yang bukan di jakarta jadi kita sampai disini aja ya" dengan enteng dan dingin Dara mencampakkan Harud yang di tinggalkan diam tanpa bisa membalas ucapan Dara.
waktu terus berselang, saat itu kelas 1 smp dan beberapa bulan lagi Harud menghadapi ujian kenaikan kelas. jam istirahat seperti biasa Harud bersama teman teman nya menuju ke kantin dan memalak uang saku dari teman seangkatan bahkan dari kakak kakak kelas nya. sedang asyik mengancam satu dari kakak kelas nya untuk dimintai uang, Harud terdiam dan terpana saat melihat Dara ada di gerbang depan sekolah nya. tidak sendiri namun berduan dengan kakak kelas satu sekolah nya.
mereka berpacaran, bergenggaman tangan sambil bercanda ria, saat itu Harud hanya bisa melihat dari kejauhan. namun dia tak diam setelah nya, Harud mencoba mencari tau dan menghampiri si kakak kelas di jam pulang sekolah. tersenyum memang namun hati nya hancur saat dia mengetahui Dara berbohong dan lebih memilih pacaran dengan orang lain karna dia lebih kaya.
dari situ lah dimana Harud berkenalan dan bersahabat dekat dengan Akbar.
"umur mu masih 11 tahun, Harud! apa yang ada di pikiran kamu! siapa yang ngajarin kamu baca baca majalan ini? dari siapa kamu dapat ini semua?" bentak si ibu sambil menahan amarah dan air mata. Harud terdian seribukata, hanya bisa memaki di dalam hati namun tak tau siapa yang ahrus di salahkan. "jawab harud!" bentak ibu nya lagi seraya melongok ke luar jendela dimana suara mobil suami nya berasal. "tunggu sampai ayah tau masalah ini!" bergegas menghampiri suami nya yang baru pulang kerja.
kemarahan si ayah tak bisa di bendung, dia memukul pinggul Harud sekuat tenaga menggunakan majalah majalah tersebut. sore itu suasana di rumah di meriahkan oleh tangisan Harud dan teriakan memaki ayah nya. adik laki laki Harud hanya bisa mengintip dari dalam kamar dan tenggelam dalam diam. malam yang panjang kala itu, Harud harus tidur menahan rasa sakit di sekitar pinggul dan bokong nya akibat hantaman pukulan ayah nya. memalukan memang, metode seperti ini masih banyak terjadi di negara ini, bahkan beberapa bisa mengalami yang lebih parah.
saat itu Harud masih duduk di kelas 4 SD, namun dia sudah mengenal dunia seks bebas, walau pun sebatas melihat gambar dan membaca majalah majalah porno. lingkungan nya lah yang memaksa Harud mengenal itu semua, dari mulai memalak, berkelahi bahkan tawuran dan rokok pun sudah menjadi sahabat karib nya, karna itu di sekolah dia agak di takuti oleh teman teman nya.
saat itu dia berpacaran dengan Dara teman sekelas nya, mereka menghabiskan waktu berdua di sekolah berdua, jam istirahat dan sepulang sekolah mereka terus berdua, Harud di kala itu di mabuk cinta yang sangat mendalam. ya memang mereka masih sangat muda utnuk bisa merasakan itu semua, namun cinta tak bisa melihat, cinta bisa memabukkan tidak hanya mereka yang dewasa namun mereka yang dibawah umur pun bertekuk lutut oleh ke hebatan cinta.
mereka menjalin hubungan itu cukup lama, sesampai di pesta kelulusan Dara mencampakkan Harud. "kita udah lulus, kita bakalan susah lagi buat ketemu, aku mau masuk smp yang bukan di jakarta jadi kita sampai disini aja ya" dengan enteng dan dingin Dara mencampakkan Harud yang di tinggalkan diam tanpa bisa membalas ucapan Dara.
waktu terus berselang, saat itu kelas 1 smp dan beberapa bulan lagi Harud menghadapi ujian kenaikan kelas. jam istirahat seperti biasa Harud bersama teman teman nya menuju ke kantin dan memalak uang saku dari teman seangkatan bahkan dari kakak kakak kelas nya. sedang asyik mengancam satu dari kakak kelas nya untuk dimintai uang, Harud terdiam dan terpana saat melihat Dara ada di gerbang depan sekolah nya. tidak sendiri namun berduan dengan kakak kelas satu sekolah nya.
mereka berpacaran, bergenggaman tangan sambil bercanda ria, saat itu Harud hanya bisa melihat dari kejauhan. namun dia tak diam setelah nya, Harud mencoba mencari tau dan menghampiri si kakak kelas di jam pulang sekolah. tersenyum memang namun hati nya hancur saat dia mengetahui Dara berbohong dan lebih memilih pacaran dengan orang lain karna dia lebih kaya.
dari situ lah dimana Harud berkenalan dan bersahabat dekat dengan Akbar.
0
Kutip
Balas