Kaskus

Story

sayulovmeAvatar border
TS
sayulovme
Whats wrong with me? Im addicted to you! [True Story]
Perkenalkan...

gue sekarang 23 tahun, just call me say (sounds weird eh?) emoticon-Bingung (S)
di sini gue mau ceritain tentang cerita yang mungkin ada yang pernah ngalamin hal begini juga. Cerita berawal di saat gue kerja di salah satu redaksi majalah.

Gue sangat berterima kasih untuk yang sudi mampir ke sini dan apalagi bermurah tangan untuk nge-rate ataupun kasih cendol. Kritik dan saran sangat gue butuhkan mengingat gue bukan penulis. Gue cuma mencoba share cerita ini karna selama ini gue SR di sfth dan komen2 sedikit di cerita yang gue pantengin pakai id prime gue. Gue sudah perkirakan nanti bakal ada yang bilang kalo cerita gue stensilan, okay gue akuin ada beberapa part nanti yang bakal rada "hot" tapi menurut gue masih normal kok. Akhir kata..selamat membaca emoticon-Kiss (S)


Sebaiknya yang belom punya KTP jangan terlalu serius baca ini emoticon-Malu (S)

Index : Special thanks untuk Bang Lucky emoticon-Kiss (S)
1. I wanna see your abra cadabra bra bra bra
2. Secret 'Meeting'
3. Si Bodoh
4. Makan Siangnya Pake Gossip
5. The Power Of Engagement Ring
6. After Party
6. After Party (Confession)
7. Berdua Denganmu (Minus Setan Penggoda)
8. Berdua Denganmu (Plus Sodaranya Sadako)
9. Stay Away From Me
10. The Devil Wears Jersey
11. Takdir Memang Kejam
12. Free Food And Shit
13. Awkward Moment With Mak Lampir
14. Kelewat Batas
15. KAMEHAMEHA
16. He About To Lose Me
Diubah oleh sayulovme 29-09-2014 22:56
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
4
32.2K
217
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
sayulovmeAvatar border
TS
sayulovme
#15
5. The Power Of Engagement Ring
Waktu balik ke kubikel, Tara disemparin Bian, dia bilang kalau tadi resepsionis telpon ngasihtau kalau ada yang nungguin Tara di bawah.

“Siapa?” emoticon-Bingung (S)

“Tadi sih bilangnya namanya Andre, mbak..ops sori keceplosan” emoticon-Big Grin

“Andre?”

“Yaudah gue ke lobi sekarang deh”

“Andre sapa Ra?”

Shit! Tara lupa kalau Saskia ada tepat di belakangnya. Tadi, Saskia ngikut Tara ke kubikel karena mau ngopiin mp3 album terbaru girlsband T-ara. emoticon-Malu (S)

“Andre sapa Ra?” Saskia sampe harus ngulangin nanya ke Tara. Gestur tubuhnya nandain kalo dia lebih curiga dari sebelumnya.

“Baiknya cepetan deh mbak, soalnya tadi si masnya agak buru2”

“Iya iya”

“Andre sapa sih Ra?” tanya Saskia untuk yang ketiga kalinya, sekali lagi nanya dapat ciuman Rob Pattinson deh. emoticon-Genit

“Ada deh” Tara senyum aja

“Temen lo nginep semalem?” tatapannya penuh selidik

“Kapan2 gue cerita ya, it’s so complicated”

“Ra, woi Ra..sebagai temen gue....”

Tara larinya cepet banget. Belom sempet Saskia selesai ngomong eh dia udah ada di dalam lift. Lambaikan tangan ke arah Saskia yang masih ngomel2 di kubikelnya.

Sorry Sas, mungkin nanti kalo gue udah siap.
Kepada Saskia dia bisa cerita semuanya. She’s a very good friend of her, no doubt about it. Rekan kerja yang baik dan nggak munafik. Apa yang ada di pikirannya langsung diungkapkan tanpa basa basi.

Tapi sekali ini Tara merasa harus menutup bibirnya rapat2, nggak bisa cerita soal Andre. Saskia punya prinsip yang lumayan saklek soal hubungan asmara. Setia atau nggak sama sekali. Soalnya pernah ada skandal perselingkuhan di keluarganya. Ntah paman atau tantenya, lupa. Bukan orangtuanya sih. Tapi dia ngeliat sendiri kejadian itu. Liat aja tadi dia ngomongin soal Jude Law kayak apa? Total rage. Jadi, bayangin aja gimana reaksi Saskia kalau sampai tahu temennya itu wanita idaman lain. Apalagi kalau sampai Saskia jauhin Tara gara2 Andre. Nggak kebayang deh. Hidup Tara udah berat akhir2 ini. Ya soal kerjaan, soal ‘membagi’ Andre sama tunangannya, yang syukurnya belum pernah ketemu sama sekali. Nggak kebayang kayak apa rasa bersalah menumpuk di dirinya kalau sampai kenal sama cewek itu.

Sudah cukup buruk, Tara pertama kali bertemu Andre karena dikenalin pacarnya (yang sekarang sudah jadi mantan). Samuel dan Andre teman satu jurusan di kampus. Tara masih ingat kayak apa noraknya dia waktu kenalan sama Andre. Berwajah indo, tubuhnya tinggi tegap dan berotot di tempat2 yang tepat. Beberapa bulan kemudian, Tara ketemu Andre secara nggak sengaja di salah satu konter DVD bajakan di Poins Square. Waktu tahu Andre sendirian aja, Tara memutuskan untuk bersikap sedikit menggoda. Toh, dia dan Sam udah putus. By the way bukan karena masalah serius kok. Sama2 egois aja.

Akhirnya Tara dan Andre ngobrol2 dan besoknya ketemu lagi, sampai chemistry itu nggak bisa disangkal. Jadian deh. Tapi itu nggak berlangsung lama. Mereka tersandung masalah nggak direstuin orangtua. Ibu Andre mengintimidasi putra semata wayangnya itu untuk putus dari Tara. Ibunya berambisi besar menikahkan Andre dengan istri ideal.
Hey what’s wrong with me? emoticon-Frown Puncaknya, Andre dijodohkan dengan putri pengusaha batik yang masih keturunan keraton Solo. Malahan Andre cerita kalau ibunya sudah merencanakan acara pernikahan tahun depan. Pernah ada suatu percakapan yang bahas ini.

“Putri Solo Ndre?nggak salah?” mungkin suara Tara waktu itu jelek banget karna nahan supaya nggak nangis

“So, this is it then..” jangan nangis jangan nangis, gumam Tara seperti mantra

“Nggak. Aku nggak mau kita putus”
Tara menatap cowo itu bingung.

“Tapi kan kamu sudah resmi tunangan sama cewek itu...”

“Aku maunya sama kamu Ra”

Tara pikir Andre akan bilang terus terang sama orangtuanya. Ternyata nggak, solusinya adalah mereka tetap berhubungan (diam2) sampai cowok itu bisa meyakinkan ibunya kalau Tara adalah the one untuknya.

“Sampai kapan?”

“Secepatnya, sayang”

Dan ‘secepatnya’itu nggak kejadian sampai sekarang. Padahal Andre dan Putri Solo sudah jalan dua bulan lebih. Kalau aja dia bisa membenci Andre. emoticon-Mad (S)

SKIP

“Ra..disini. Sori aku tadi ke kamar mandi sebentar”

Tara tersenyum dan damn, cakep banget sih dia pakai jas biru tua yang senada dengan celananya.emoticon-Belo Saat ini, Andre bekerja sebagai general manager di sebuah perusahaan asing.

“hmm Ra..cincinnya” Tara memberikan cincin yang dia genggam

“Thanks ya, hun. I love you a lot” sambil cium pipi kiri dan kanan Tara

“Bye..” suaranya bergetar “Salam buat tunangan kamu” Tara mengucapkannya ketika Andre sudah jalan menjauhinya.


Di sudut sana ada seorang cowo yang menatap Tara terpaku di tempatnya.

Jadi itu cowok yang bikin Tara nggak ganti baju. Not bad. Tipe eksekutif muda. Tara punya kemampuan milih cowok berkualitas. Jo baru akan jalan begitu dia dengar Tara ngomong ‘tunangan kamu’. Tara nangis? Kenapa? emoticon-Bingung (S)
Diubah oleh sayulovme 13-09-2014 12:37
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.