Kaskus

Story

aqiaqiAvatar border
TS
aqiaqi
CINTA NGUMPET - NGUMPET
ASSALAMUALAIKUM WR. WB


Sebagai anak baru, ijinin ane memperkenalkan diri, ane aqiaqi, ane baru di SF ini awalnya ane maen ke SF ini sebagai SR tapi akhirnya ane memutuskan untuk bergabung dengan SFTH , buat agan - aganwati yang budiman, jangan segan segan memberi kritik, saran dan masukan buat ane, karena ane masih dalam tahap belajar


Spoiler for CHAPTER 1:



Spoiler for index update:


Quote:
Diubah oleh aqiaqi 20-12-2015 23:04
anasabilaAvatar border
elianasidik914Avatar border
elianasidik914 dan anasabila memberi reputasi
0
28.5K
239
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
aqiaqiAvatar border
TS
aqiaqi
#11
Cinta Ngumpet Ngumpet – Chapter 4 : Cemburu
Entah kenapa itu yang ada yang gue pikirkan (cewe aneh). Apa karena itu yah gue jadi tergila-gila banget sama dia. Sari memang punya daya magis yang luar biasa untuk memikat hati lelaki (menurut gue sih gitu). Disaat gue sakit, Sari dengan setia nemenin gue smsan, dia care banget (entah nyata apa perasaan gue doang). sampe-sampe gue berkhayal kalo Sari sebenernya juga suka sama gue (seandainyaaaaaa). Namun entah kenapa malam itu Sari tidak membalas sms-sms yang gue kirim, dan gue mengalami peperangan batin kayak di sinetron-sinetron yang sering emak gue tonton:

“dia pasti udah bosen sama lu”, muncul suara di kuping kiri
“mungkin dia lagi gak punya pulsa”, ada bisik di kuping kanan.
Dan terus begitu sampe gue kepikiran dan ternyata itu memperburuk keadaan tubuh gue, guepergi ke dokter dan dokter berkata,

“Dik Lana, sebaiknya adik istirahat selama 3 hari, biar nanti dokter yang buatkan suratnya”, kata dokter dengan lembut (kalo bayar mahal biasanya dokternya lembut)

“tapi dok, saya harus sekolah masa tahun ajaran baru saya gak masuk?”, jelas gue.
“kalo maksain sekolah paling kamu nanti di rawat dirumah sakit”,kata dokter tersenyum menang.

“rumah sakit? Di rawat? = MAHAL”, pikir gue,
“okelah dok”, jawab gue bete karena artinya gue ga akan melihat wah si cantik dalam beberapa hari.

Malam itu Sari lagi-lagi tak kunjung memberi kabar dan gue pun tidur lebih awal dan berharap kalau besok pagi dia ngucapin selamat pagi buat gue :’).


Gue gak pernah nyangka, setelah sembuh dari sakit (akibat begadang), kembali masuk sekolah, gue mengalami mimpi buruk. Sejak gue divonis ga boleh sekolah seminggu sama dokter, Sari gak pernah bales sms gue, yang gue inget hanyalah ketika gue tidur dan bangun di pagi hari ada sms dari dia kayak begini:

“ [gambar peri] Ya Allah, Jagalah Kakekku ini dari semua yang mengganggunya, aku tidak ingin dia terluka emoticon-Wink

Di sekolah Sari tidak pernah mau menampakan dirinya di hadapan gue lagi. Dia selalu berusaha menghindari gue, dan gue merasa kalau mungkin gue punya kesalahan sama dia, jadi gue berusaha menjauh walau hait ini terasa berat dan tak mungkin melupakannya.

Seminggu sudah gue dan Sari tak saling tersenyum, bahkan senyuman gue diabaikan gitu aja. Hari itu gue bersama temen-temen jomblo ngenes gue yaitu Aiko dan Prasetyo pergi ke warnet karena gue ketinggalan pelajaran selama seminggu, jadi gue minta bantuan mereka untuk nyelesai tugas yang di kasih ke gue di warnet. Dan siapa yang menyangka kalau warnet itu adalah tempat yang jadi malapetaka buat gue. iseng-iseng selingan nyari bahan buat nyelesain tugas, gue login facebook, dan kebenaran yang harusnya terungkap, kini terungkap sudah. Dengan jelas terpampang di sana, status pertama yang gue lihat adalah tulisan “Sari Indriyani is in relationship with Andy( bla bla bla)”, sejenak gue diem gak percaya, sampe kedua temen gue ini mengagetkan gue

“hoy cumi, hoy” kata Aiko sambil jewer kuping gue,
“aw, sialan bener nih bocah”, respon gue dengan emosi yang berlebihan,
Rupanya Aiko dan Prasetyo menangkap respon yang gue keluarkan,

“kenapa lu bro? Biasa aja dong, biasanya juga gak gini kalo di jewer??” tanya Prasetyo,
“oh sorry ko, sorry gue kaget”, gue minta maaf sama Aiko,
“kaget? Kaget apa patah hati??, kata Prasetyo meledek dan gue cuma bisa diam,
“lu baru tau lan? Dia kan udah seminggu ini pulangnya di jemput cowonya”, kata Aiko,
“dia? Dia siapa?”, jawab gue pura pura bego,
“alah pura-pura oon lu cumi, Sari lah siapa lagi??”, kata Prasetyo.
“terus hubungannya sama gue apaan??”, gue mengelak,
“lu gak mau tahu kalo selama lu sakit Sari ngomong apa aja sama kita??” gertak Aiko,
“eh? emangnya apaan?? Wah lu jangan bilang yang engga engg deh, lu pasti ngarang nih” tanya gue penasaran,

“naaah kan bener, lu patah hati yaaaa?”, cuma
“hahaha” mereka tertawa serempak, tapi bagi gue tawa mereka terdengar seperti jeritan orang-orang dalam siksa kubur (hii).

Di dalam diem itu gue pikiran gue jauh melanglang buana.untung aja gue berhasil nahan emosi gue untuk ga nangis waktu itu. Badan gue terasa ringan, darah gue mendidih, ya gue tau ini perasaan apa, ini adalah perasaan manusia biasa yang di selimuti hawa napsu yang luar biasa akibat menahan kecewa yang teramat sangat, atau lebih ngetopnya ini disebut C.E.M.B.U.R.U.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.