Ane cm mo bagi sedikit ilmu tentang lalu lintas terutama tilang dan segala hal yg berkaitan dengan hal tersebut pada agan2 sekalian,soalnya ane baca beberapa thread ttg tilang ada sedikit kesalahan konsep dari agan2
Langsung ja yah gan
Spoiler for tilang:
Tilang adalah bukti pelanggaran,dmn berkas tilang itu ada 5 rangkap :
1.MERAH: diberikan pada pelanggar yg tdk koperatif dgn petugas n tdk mengaku salah, diseleseikan dengan sidang di pengadilan
2.BIRU : diberikan pada pelanggar yg kooperatif dgn petugas mengaku salah, berlaku denda maksimal, denda disetorkan melalui bank yang ditunjuk
3.HIJAU : untuk pengadilan
4.PUTIH : untuk kejaksaan
5.KUNING : untuk arsip POLRI
Spoiler for tilang:
Tilang menggunakan system BAP singkat dan bersifat verztek(pelanggar dapat diwakilkan pada saat sidang)jadi tidak ada hubungannya dengan slip merah atau biru,dua2nya dpt diwakilkan
Spoiler for tilang:
Untuk denda2 yg ada di daftar tilang adalah denda maksimal yang harus dibayarkan jika pelanggar tdk hadir sidang,denda itu bisa berkurang jika agan2 sekalian hadir sendiri di sidang dan bicara langsung dengan hakim.
Saat ini menurut UU Polri tdk dapat menerima titipan denda,adapun jika agan mnt diwakilkan pd sidang,agan2 harus menyetor langsung k Negara via bank,seterusnya bukti setor tadi yg harus diserahkan ke Polri utk dibawa ke sidang. Cuma ada bbrapa daerah yg belum melaksanakan karena berbagai factor di temapat ane,GORONTALO kita masih nyetor k Polri karena belum ada bank yang siap untuk pelaksnaan administrasinya,hal ini akibat otoda jadi tiap daerah tdak merata kesiapannya.
Ni gan daftar denda2 tilang yg berlaku sekarang
Spoiler for keterangan:
-LB : luka berat
-LR : luka ringan
-MD : meninggal dunia
-Laka: kecelakaan lalu lintas
-Rambu dkk : smw petunjuk jalan,marka jalan(gari2 putih),traffic light,side bar,fasilitas pejalan kaki
-APIL : traffic light
-Ranmor : kendaraan bermotor
-R2 : roda 2
-R4 : roda 4
-TNKB : plat nomor
-STCK : surat tanda coba kendaraan
-Komponen utama: spion,speedo,lampu2(warna sesuai ketentuan),knalpot,klakson,ban(layak pakai)
-\tEmergency kit : kunci2 roda,p3k,segitiga hazard,ban cadangan,dongkrak
Spoiler for denda tilang:
Pasal 273 = penyelenggara jalanyg tidak segera membetulkan jalan rusak sehingga menimbulkan korban laka
\t\t
(1)LR : 6 bln /12 juta
\t\t
(2)LB : 1 tahun / 24 juta
\t\t
(3)MD :5 tahun / 120 juta
\t\t
(4) penyelenggara jalan tdk memasang tanda pada jalan rusak atau sdg perbaikan:6 bln /1,5 juta
Pasal 274 = melakukan perbuatan mengganggu fungsi jalan hingga laka : 1 tahun / 24 juta
Pasal 294 = berbelok tdk menggunakan lampu sein ato isyarat tangan : 1 bln / 250 ribu
Pasal 295 = berpindah jalur/menyalip tidak menggunakan lampu sein atau isyarat tangan : 1 bln / 250 ribu
Pasal 297 = balapan liar di jalan2 umum : 1 tahun / 3 juta
Pasal 310 = (1)lalai dlm berkendara hingga laka : 6 bln / 1 juta
(2)lalai dlm berkendara hingga laka LR : 1 tahun / 2 juta
(3)lalai dlm berkendara hingga laka LB : 5 tahun / 10 juta
(4)lalai dlm berkendara hingga laka MD : 6 tahun / 12 juta
Pasal 311 = (1)sengaja mengemudi yg membahayakan(ugal2an) : 1 tahun / 3 juta
(2)sengaja mengemudi yg membahayakan hingga laka : 2 tahun / 4 juta
(3)sengaja mengemudi yg membahayakan hingga laka LR : 4 tahun / 8 juta
(4)sengaja mengemudi yg membahayakan hingga laka LB : 10 tahun / 20 juta
(5)sengaja mengemudi yg membahayakan hingga laka MD : 12 tahun / 24 juta
Pasal 312 = jika terlibat laka tp tdk berhenti,menolong,lapor polisi: 3 tahun / 75 juta
sumber : UU/22/2009 & PP 41-44 th 1993(aturan ini msh berlaku sampe ada penggantinya)
Sekian artikel dari saya,semoga bermanfaat
Quote:
update aturan terkait lalu lintas PP 32 th 2011 ttg MANAJEMEN DAN REKAYASA, ANALISIS DAMPAK, SERTA MANAJEMEN KEBUTUHAN LALU LINTAS PP 37 th 2011 ttg FORUM LLAJ PP 55 th 2012 ttg KENDARAAN PP 80 th 2012 ttg PEMERIKSAAN KENDARAAN BERMOTOR Perkap 5 th 2012 ttg Registrasi dan Indentifikasi Kendaraan Perpol 7 th 2021 ttg Perubahan Perkap 5/2012Registrasi dan Indentifikasi Kendaraan Perkap 9 th 2012 ttg SIM+lampirannya PP 50 th 2010 ttg Penerimaan Negara Bukan Pajak di POLRI PP 60 th 2016 ttg Perubahan PP/50/2010 ttg PNPB POLRI PP 76 th 2020 ttg Perubahan PP/60/2016 ttg Perubahan PNPB POLRI
oke thanx
berarti dominan dari sticker aja boleh ya, warna dasar body item semua
iya gan,yg penting warna dominan kendaraan sama kaya yg tertulis di stnk n bpkb ya....perhatikan juga jenis warnanya,sebab bbrp atpm mencantumkan jenis glossy / metalic / doff dalam fakturnya yg mana itu jadi dasar entry data di stnk n bpkb
Quote:
Original Posted By abatzzz►Permisi gan numpang nanya. Jadi ceritanya ane punya motor baru nih, ane pengen masang lampu depan ane pake lampu HID + Proyektor jadi nantinya sorot lampu terang benderang tapi tidak mengganggu pengendara lain. Nah yg mau ane tanya,
1. apakah menggunakan lampu HID + Proyektor seperti yg ane sebutkan barusan legal di Indonesia? Secara yg ane tau menggunakan lampu yg mengganggu pengendara lain itu legal, tapi kalo ditambah proyektor?
2. semisal legal, apa boleh kalo ditambah angel eye berwarna warni (merah misalnya)?
Kalo bisa disertakan pasal yg mangatur ya gan. Thx
kurang lebih kayak gini
Spoiler for angel eye:
Jawaban terbaik n terlengkap ane cendolin dah
1.selama pemasangannya tidak membahayakan diri sendiri dan penggunan jalan lainnya,itu legal gan....caranya gmn,cari di gugel cara setting lampu yg bener....sama di PP 55 th 2012 ttg kendaraan pasal 23-34
2.untuk semua lampu yg mengarah ke depan tidak boleh berwarna selain warna putih atau kuning gan....
Quote:
PP 55 th 2012
Pasal 23
Sistem lampu dan alat pemantul cahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf i meliputi: a. lampu utama dekat berwarna putih atau kuning muda;
b. lampu utama jauh berwarna putih atau kuning muda; c. lampu penunjuk arah berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip;
d. lampu rem berwarna merah;
e. lampu posisi depan berwarna putih atau kuning muda;
f. lampu posisi belakang berwarna merah; g. lampu mundur dengan warna putih atau kuning muda kecuali untuk Sepeda Motor;
h. lampu penerangan tanda nomor Kendaraan Bermotor di bagian belakang Kendaraan berwarna putih;
i. lampu isyarat peringatan bahaya berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip;
j. lampu tanda batas dimensi Kendaraan Bermotor berwarna putih atau kuning muda untuk Kendaraan
Bermotor yang lebarnya lebih dari 2.100 (dua ribu seratus) milimeter untuk bagian depan dan berwarna
merah untuk bagian belakang;
k. alat pemantul cahaya berwarna merah yang ditempatkan pada sisi kiri dan kanan bagian belakang Kendaraan Bermotor.
Pasal 106 Dilarang memasang lampu pada Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan yang menyinarkan: a. cahaya kelap-kelip, selain lampu penunjuk arah dan lampu isyarat peringatan bahaya; b. cahaya berwarna merah ke arah depan; c. cahaya berwarna putih ke arah belakang kecuali lampu mundur
lalu knp yg menjual gk ditangkap?penjual sebatas menjual,konsumenlah yg harus cerdas dalam menggunakan barang yg dibeli....
kecuali agan make lampu warna merah utk ke arah depan dalam acara kontes kendaraan,ane rasa gk mslh selama gk turun ke jalan raya.
Quote:
Original Posted By ch1pss►
ngudel2 perkap yg saya punya HID + projie belum ada peraturannya, balik ke kita masing - masing sih kalo masalah HID + projie, gimana kita bs bertenggang rasa dengan pengguna jalan yg lain. kan sinar HID + projie sangat terang dan terfokus, kalo salah nyetel ketinggian bs mmbahayakan pengguna jalan lain gan
saran saja pilih kelvinnya jangan yg terlalu tinggi, selain warna putih menyilaukan, jg gak tembus kabut, mending yg warm white aja 4300 K.
soal angel eye, balik lagi agan nyalainnya pas kapan? kalo nyalainnya pas malam dan disaat yg sama agan gak nyalain headlamp ya agan salah.
mau gak ngantri pengadilan?
silahkan ambil SIM dikejaksaan 1 minggu setelah tanggal sidang, cm dendanya saya gak tahu brp..
slip biru memang langsung bayar ke bank, tapi dengan jumlah maksimal.
pajak saja kan? kalau pajak urusan dispenda.
betul,sesuai kata agan chips....
ane menyarankan utk lampu depan tdk terlalu tinggi kelvinya...maksimal 4300k lah...warnanya bagus diliat,hujan lebat n kabut masih bisa tembus....diatas itu,ane gk rekomen,amat sangat berbahaya dlm situasi2 tertentu.
ane pake 4300k utk lampu utama n jauh,3000k utk lampu kabut
Ubek2 ke belakang deh ud pernah ane sama ts bahas soal lampu hid dan projie
1. Justru kl ente merasa lampu yg skrg kurang terang boleh aja mengganti lampu halogen menjadi hid tapiii harus diingat jangan sampai gara2 mengganti lampu hid menggaggu pengendara lain , yah supaya gak menggangu pengendara lain ditambahkan projector itu supaya cahaya yg dihasilkan lampu hid itu bisa fokus ke jalan dan tidak menyilaukan pengendara lain.
Jangan kyk bocah2 skrg mentang2 hid buat motor udah terjangkau byk yg harganya cm 200rban eh dia main ganti hid aja , tanpa menghiraukan gimana terganggunya pengendara lain :
Intinya asalkan tidak menggangu orang lain berarti boleh . karena di perkap/ uu gak ada pasal yg menerangkan melarang menggunakan lampu Hid atau projector
Kl dibilang hid ilegal Lha skrg aja lampu ori bawaan mobil aja udah banyak yg Hid
2. Penambahan angel eye juga diperbolehkan karena gak ada aturan yg melarang menggunakan angel eye asalkan lampu utama tetep menyala, nah untuk warna merah "kl gak salah" tidak boleh karena ts pernah membahas juga soal AE yg warna merah tsb nah untuk alasannya mungkin nunggu ts disini hadir .
dh ane tamabahin jawaban diatas....
ane juga pake angel eyes d mobil ane,agan argahantu pnh liat gambarnya kan.....AE ane warnanya kuning...dulu ane pake merah
begitu ane ketemu aturan yg melarang,ane ganti kuning...
nah iya gue paling benci sama orang yang make HID tanpa pake projector, udah tau HID/bulb nya itu ga bisa HI/LOW lampunya, jadi pull terangnya di dalam relektor. harusnya headlamp nya itu difokusin kejalan, bukan ke orang2 pengendara dari arah lain
oh iya, lampu SEIN/SIGN diganti LED BIRU emangnya boleh ?
cek aturan yg ane posting diatas y gan....
lampu sign / penunjuk arah harus warna kuning dan kelap kelip
Quote:
Original Posted By M.Irfan21►Mau tanya donk yang tau ya
ane inget kejadian waktu ane kena tilang daerah Pondok Labu
ane kena tilang karna goncengin cewe ane dia ngga pake helm
alhasil ane kena tilang (ane terima aja karna ada sodara ane yang kerja di kejaksaan ampera jadi gratis)
cuman pertanyaanya
1. masa semua pada diberentiin (bahkan yang pake helm depan belakang diberentiin) tapi masa cuma ada orang pake seragam PNS kaga di berentiin
ini razianya tebang pilih ato gimana ya?
2. pas ane tanya surat tugas dari atasan ada atau ngga, polisinya malah jawab gini, "Seragam kami adalah surat tugasnya" (di sini rada aneh gan, ane rasa itu razia ga bener ya, kalau memang seragam adalah surat tugas, berarti polisi gadungan juga berhak donk? secara kan mereka pake seragam polisi walaupun bukan polisi beneran)
mohon yang tau jawab ya biar ane ngerti
thanks ya sesepuh
1.mslh surat perintah tugas,cek di pejawan y gan penjelasan ane soal ini
Quote:
PP 80/2012
Pasal 3
Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan meliputi pemeriksaan:
a. Surat Izin Mengemudi, Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, atau Tanda Coba Kendaraan Bermotor;
b. tanda bukti lulus uji bagi kendaraan wajib uji;
c. fisik Kendaraan Bermotor;
d. daya angkut dan/atau cara pengangkutan barang; dan/atau
e. izin penyelenggaraan angkutan.
Pasal 9
Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dilakukan oleh:
a. Petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan
b. Penyidik Pegawai Negeri Sipil di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 10
Petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat melakukan pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 secara berkala atau insidental.
Pasal 11
(1) Penyidik Pegawai Negeri Sipil di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan melakukan pemeriksaan atas ruang lingkup pemeriksaan Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e secara berkala atau insidental.
(2) Pemeriksaan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dilakukan di Jalan wajib didampingi petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
jadi dalam hal pemeriksaan dan penindakan kendaraan bermotor di jalan itu bisa secara rutin / berkala baik dari sat lantas sendiri maupun gabungan dgn satuan lain maupun instansi samping....razia ini yg harus n wajib ada dan dibawa surat perintah tugas(springas) krn sifatnya gabungan.
di pasal diatas juga disebut insidental,dalam artian sewaktu2,melihat sikon yg ada...shg tdk sempat membuat sprin baru...sprin biasanya menyusul.biasanya beberapa sat lantas sdh dibekali springas yg jangk waktunya bulanan shg kapan aja bisa melaksanakan pemeriksaan dan penindakan di jalan...
selain itu tmbhan ane di pejwan juga masuk kategori springas(cek di halaman depan ya gan)
itu dia razia gan, jadi sepengetahuan ane harus ada surat tugas dari atasan
nah jawaban pak polisi juga gimana gitu gan, kalo seragam = surat tugas, polisi gadungan otomatis juga bisa donk? tebang pilih dia razia karna kurang lebih 5 pengendara PNS lewat ga pernah di stop, dan bapak" pake pakaian lengkap kena stop
cek diatas y gan mengenai surat perintah tugas....
Setiap saran, opini dan masukan yang saya tulis adalah murni Pendapat Pribadi.
Tidak mencerminkan pendapat resmi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Gunakan untuk memperoleh "second opinion" untuk masalah Anda.
Kebijaksanaan dari para pembaca sangat disarankan.