- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#5093
Spoiler for Part 122:
Akhirnya gw memutuskan buat balik ke dalam sekolah aja, nunggu tika selesai jam terakhir pelajarannya. Karena gw udah mulai berkomitmen mau setia sama tika aja.
Gw: tas, aku ke dalem dulu ya. Ada perlu
Tasya: oh yaudah
Gw: gak apa-apa ya ditinggal sendiri
Tasya: gak apa-apa kok, bentar lagi juga pulang
Gw: yaudah aku tinggal ya
Tasya: iya, nanti aku sms ya
Gw: iya
[/quote]
Lalu gw pergi ninggalin tasya dan masuk ke dalam sekolah. Mau ngapain dia sms gw? cantik sih, tapi... yasudahlah, gw gak mau nyakitin tika lagi. Walaupun dia gak tau, atau mungkin dia tau tapi dia diem aja? Gw juga gak tau. Setelah menunggu beberapa lama di di dekat lapangan tengah sekolah, kelas tika bubar, tika pulang, dia ngeliat gw, sikapnya biasa-biasa aja kaya biasanya, padahal di sms tadi kaya yang cemburu.
Tika: langsung pulang?
Gw: gak tau, kamu mau langsung pulang?
Tika: langsung pulang aja deh, aku cape
Gw: yaudah langsung pulang aja
Ternyata gw salah, walaupun wajahnya masih melemparkan senyuman ke gw, tapi hari ini ternyata berbeda dengan sifatnya tika. Cara berbicaranya berbeda, ada sesuatu yang bebeda. Ya gw sih maklum, gw juga lagi berusaha buat jadi milik tika seutuhnya sekarang. Tika pulang dan gw juga pulang. Tasya ada sms, sms cuma basa basi. Gak gw bales. Lia, jangan ditanya lagi, lia sering sms, bahkan telepon, kalo telepon gak gw angkat, dia pasti nelepon ke rumah. Sungguh unik mahluk yang satu ini.
Kehidupan gw sama seperti biasanya, Tasya mulai menjauh, Lia sulit untuk dijauhi, Walaupun frekuensi bertemunya emang sekarang sudah berkurang. Jahat emang gw, tapi salah gw juga, salah lia juga, salah semuanya.
Sampai pada suatu hari. Di hubungan gw dengan tika yang sudah menginjak 6 atau 7 bulan gw lupa, ada gosip-gosip kalo tika punya cowo lain. Awalnya gw biasa aja, karena emang banyak yang ngaku-ngaku jadian sama tika, padahal enggak. Tapi ini berbeda, ada yang jemput tika pas pulang sekolah, cowo. Pakai motor, dan bukan anak sekolahan gw, alias gak pakai seragam putih abu-abu melainkan anak kuliahan. Itu baru katanya, gw belum pernah ngeliat sendiri dengan mata kepala gw. Sampai pada suatu hari ada sms dari tika
Tika: aku pulang duluan ya, aku ada perlu. Gak apa-apa kan gak bareng?
[/quote]
Sebuah hal biasa, kalo gw pulang duluan pasti gw nunggu tika, tapi kalo tika yang pulang duluan pasti gw ditinggal.
Gw: iya ati-ati, aku masih lama pulangnya
Gw pun melanjutkan belajar, sampai selesai jam pelajaran lain, dan dilanjut pelajaran lain sampai akhirnya gw pulang. Gw cek HP gak ada sms satu pun, gw masukkan lagi ke kantong lalu gw berjalan ke gerbang sekolah dan ada seseorang memanggil gw, seorang pria dari kelas lain, panggil saja dia yogi
Yogi: hey ndra
Gw: eh kenapa yog?
Yogi: lu putus?
Gw: hah? putus? enggak, kata siapa gw putus
Yogi: kata anak-anak putus?
Gw: anak-anak siapa?
Yogi: anak-anak kelas yang lain, gosip cepat menyebar bro
Gw: enak aja, gak putus kok
Yogi: katanya si tika udah jadian sama anak luar
Gw: kata siapa?
Yogi: anak-anak yang lain
Gw: anak-anak terus
Yogi: heheheh
gw juga menurut gosip sih . Banyak yang liat tika sama cowo lain
Gw: lu liat gak?
Yogi: enggak
kata anak-anak sih 
Gw: lu percaya ama anak-anak, gw gak percaya kalo gw gak liat sendiri
Yogi: gw kirain beneran udah putus
Gw: enak aja, gak putus, gw masih sama tika
Lalu gw pulang, tambah kesel aja gw denger gosip yang beredar dan tiap gw tanya ke tika juga jawabannya selalu sama. Dia gak selingkuh. Dan gw percaya. Gw pulang, lalu keesokan harinya gw ke sekolah lagi. Hari ini berbeda, gw gak nemuin tika, begitu juga dengan hari-hari berikutnya. SMS gw gak dibales, Tiap gw nunggu tika, tika selalu pulang lewat jalan lain. Karena pas gw tanya ke teman-temennya yang lain mereka bilang udah pulang juga. Kenapa tika gak nyari gw? apa bener tika mulai ngejauhin gw? apa bener yang orang-orang bilang? kalo tika itu ternyata udah punya cowo lain diluar sana? Karena gw penasaran gw tanya ke temen-temennya. Ternyata yang gw dapet, sama aja. Mereka sebenernya tau semuanya, tapi gak mau cerita ke gw, mereka lebih tau tika yang sebenernya kaya gimana. Tapi mereka gak mau cerita ke gw. Mereka cuma bilang, udah tika buat jujur ke gw. Tapi tika gak mau. Dan sampai saat itu gw belum tau, apa yang sebenernya tika sembunyiin dari gw. Gw pun semakin penasaran. Dan siapa orang yang bakalan gw minta tolong bantuin mata-matain tika? Sudah jelas. Dia lia
Gw telepon lia
Gw: halo? liaaa, eh bantuin aku dong mata-matain tika
Lia: iya apa? mata-matain gimana?
Gw: katanya orang-orang dia udah punya cowo lain lagi,
Lia: terus mata-matainnya gimana?
Gw: makanya aku minta tolong ke kamu, aku gak tau
Lia: yaudah tunggu, aku kesana sekarang
Gw: ya gak sekarang juga, besok aja
Lia: kirain sekarang,
yaudah nanti diomongin lagi, besok aku ke sekolah kamu
Gw: jangan ke sekolah dong, nanti ada yang curiga
Lia: terus gimana?
Gw: ketemu di tempat lain aja
Lia: yaudah kalo gitu besok kasih tau dimana
Gw: iya ( tut )
Gw akhirnya pulang dengan hati yang gondok. Perasaan gak tenang, masa iya tika yang selama ini setia sama gw tiba-tiba jadi kaya gitu? temen-temen kelasnya juga nyembunyiin sesuatu tentang tika. Sebenernya tika itu kenapa? kenapa tika dari awal selalu penuh dengan teka teki, dan gw gak pernah tau sedikitpun. Keesokan harinya, setelah gw pulang sekolah, gw sms lia yang masih ada pelajaran, karena gw masih pagi udah pulang. Tika masih seperti biasa, seperti ngehindarin gw, gw juga cuek aja, gw kaya gitu karena udah terlalu banyak orang yang bilang kalo si tika ini punya cowo lain selain gw. Dia yang selingkuh, kenapa gw yang ngerasa di benci sama tika. Siang pun datang, lia dalam perjalanan ke tempat kita bakalan ketemu. Setelah lia sampai di tempat, gw udah nunggu dia dari sebelumnya.
Lia: maaf lama, jadi beneran kalo cewe kamu itu?
Gw: ata orang-orang sih gitu, dia juga beda, jadi berubah sekarang-sekarang ini
Lia: terus kita ngapain sekarang?
Gw: kita tunggu disini aja, nanti dia naik angkot dari sana ( sambil menunjuk ujung jalan ) nanti kita ikutin angkotnya
Lia: siap boss, sabar ya ndra.
Gw: iya, udah biasa kok diginiin
Lia: sama si tika?
Gw: sama kamu dulu
Lia: ya kan udah minta maaf, masa masih dibahas aja sih
Gw: iya enggak-enggak. maaf gak sengaja
Lia: kalo misalnya tika beneran selingkuh, kamu mau gimana?
Gw: aku belum tau
Lia: hmmmm
Setelah beberapa lama gw menunggu tika pulang bersama lia di tempat yang gak jauh dari tempat tika naik angkot. Gw ngeliat temen-temen tika udah pulang. Tinggal siap-siap nunggu tika keluar. 1 menit 2 menit 3 menit 10 menit gak muncul batang hidungnya tika
Lia: mana?
Gw: gak tau
Lia: kok gak tau? udah lewat belum dia?
Gw: belum lewat, tapi temen-temennya udah lewat daritadi
Lia: hmmmm, yaudah tunggu bentar lagi
10 menit kemudian
Gw: gak ada, udah pulang aja
Lia: kok nyerah, mungkin aja masih ada di sekolah, tunggu dulu aja bentar lagi
Gw: udah biarin aja lah, pulang aja !
Lia: sms dulu coba
Gw: nanti dia curiga, aku juga tadi mau sms, tapi takut curiga
Lia: gak bakalan lah, coba sms dulu
Gw ngeluarin HP, terus gw sms tika, dan gak lama dibales tika
Gw: lagi dimana? udah pulang?
Tika: udah, ini lagi dijalan
[quote]
Ternyata tika udah dijalan mau pulang, tapi dia lewat mana? kok gw gak ngeliat
[quote]
Gw: udah dijalan lagi pulang
Lia: hah? kok bisa? emang ada jalan lain arah ke rumah dia?
Gw: banyak, lewat sana juga bisa, lewat sana juga bisa
Lia: kalo lewat sana naik angkot apa?
Gw: gak ada, malah muter jauh banget
Lia: hmmmm
Gw: hmmmm
Gw: tas, aku ke dalem dulu ya. Ada perlu
Tasya: oh yaudah
Gw: gak apa-apa ya ditinggal sendiri
Tasya: gak apa-apa kok, bentar lagi juga pulang
Gw: yaudah aku tinggal ya

Tasya: iya, nanti aku sms ya
Gw: iya
[/quote]
Lalu gw pergi ninggalin tasya dan masuk ke dalam sekolah. Mau ngapain dia sms gw? cantik sih, tapi... yasudahlah, gw gak mau nyakitin tika lagi. Walaupun dia gak tau, atau mungkin dia tau tapi dia diem aja? Gw juga gak tau. Setelah menunggu beberapa lama di di dekat lapangan tengah sekolah, kelas tika bubar, tika pulang, dia ngeliat gw, sikapnya biasa-biasa aja kaya biasanya, padahal di sms tadi kaya yang cemburu.
Tika: langsung pulang?
Gw: gak tau, kamu mau langsung pulang?
Tika: langsung pulang aja deh, aku cape
Gw: yaudah langsung pulang aja
Ternyata gw salah, walaupun wajahnya masih melemparkan senyuman ke gw, tapi hari ini ternyata berbeda dengan sifatnya tika. Cara berbicaranya berbeda, ada sesuatu yang bebeda. Ya gw sih maklum, gw juga lagi berusaha buat jadi milik tika seutuhnya sekarang. Tika pulang dan gw juga pulang. Tasya ada sms, sms cuma basa basi. Gak gw bales. Lia, jangan ditanya lagi, lia sering sms, bahkan telepon, kalo telepon gak gw angkat, dia pasti nelepon ke rumah. Sungguh unik mahluk yang satu ini.
Kehidupan gw sama seperti biasanya, Tasya mulai menjauh, Lia sulit untuk dijauhi, Walaupun frekuensi bertemunya emang sekarang sudah berkurang. Jahat emang gw, tapi salah gw juga, salah lia juga, salah semuanya.
Sampai pada suatu hari. Di hubungan gw dengan tika yang sudah menginjak 6 atau 7 bulan gw lupa, ada gosip-gosip kalo tika punya cowo lain. Awalnya gw biasa aja, karena emang banyak yang ngaku-ngaku jadian sama tika, padahal enggak. Tapi ini berbeda, ada yang jemput tika pas pulang sekolah, cowo. Pakai motor, dan bukan anak sekolahan gw, alias gak pakai seragam putih abu-abu melainkan anak kuliahan. Itu baru katanya, gw belum pernah ngeliat sendiri dengan mata kepala gw. Sampai pada suatu hari ada sms dari tikaTika: aku pulang duluan ya, aku ada perlu. Gak apa-apa kan gak bareng?
[/quote]
Sebuah hal biasa, kalo gw pulang duluan pasti gw nunggu tika, tapi kalo tika yang pulang duluan pasti gw ditinggal.
Quote:
Gw: iya ati-ati, aku masih lama pulangnya
Gw pun melanjutkan belajar, sampai selesai jam pelajaran lain, dan dilanjut pelajaran lain sampai akhirnya gw pulang. Gw cek HP gak ada sms satu pun, gw masukkan lagi ke kantong lalu gw berjalan ke gerbang sekolah dan ada seseorang memanggil gw, seorang pria dari kelas lain, panggil saja dia yogi
Quote:
Yogi: hey ndra
Gw: eh kenapa yog?
Yogi: lu putus?
Gw: hah? putus? enggak, kata siapa gw putus
Yogi: kata anak-anak putus?
Gw: anak-anak siapa?
Yogi: anak-anak kelas yang lain, gosip cepat menyebar bro
Gw: enak aja, gak putus kok
Yogi: katanya si tika udah jadian sama anak luar
Gw: kata siapa?
Yogi: anak-anak yang lain
Gw: anak-anak terus

Yogi: heheheh
gw juga menurut gosip sih . Banyak yang liat tika sama cowo lainGw: lu liat gak?
Yogi: enggak
kata anak-anak sih 
Gw: lu percaya ama anak-anak, gw gak percaya kalo gw gak liat sendiri
Yogi: gw kirain beneran udah putus

Gw: enak aja, gak putus, gw masih sama tika
Lalu gw pulang, tambah kesel aja gw denger gosip yang beredar dan tiap gw tanya ke tika juga jawabannya selalu sama. Dia gak selingkuh. Dan gw percaya. Gw pulang, lalu keesokan harinya gw ke sekolah lagi. Hari ini berbeda, gw gak nemuin tika, begitu juga dengan hari-hari berikutnya. SMS gw gak dibales, Tiap gw nunggu tika, tika selalu pulang lewat jalan lain. Karena pas gw tanya ke teman-temennya yang lain mereka bilang udah pulang juga. Kenapa tika gak nyari gw? apa bener tika mulai ngejauhin gw? apa bener yang orang-orang bilang? kalo tika itu ternyata udah punya cowo lain diluar sana? Karena gw penasaran gw tanya ke temen-temennya. Ternyata yang gw dapet, sama aja. Mereka sebenernya tau semuanya, tapi gak mau cerita ke gw, mereka lebih tau tika yang sebenernya kaya gimana. Tapi mereka gak mau cerita ke gw. Mereka cuma bilang, udah tika buat jujur ke gw. Tapi tika gak mau. Dan sampai saat itu gw belum tau, apa yang sebenernya tika sembunyiin dari gw. Gw pun semakin penasaran. Dan siapa orang yang bakalan gw minta tolong bantuin mata-matain tika? Sudah jelas. Dia lia
Gw telepon liaQuote:
Gw: halo? liaaa, eh bantuin aku dong mata-matain tika
Lia: iya apa? mata-matain gimana?
Gw: katanya orang-orang dia udah punya cowo lain lagi,
Lia: terus mata-matainnya gimana?
Gw: makanya aku minta tolong ke kamu, aku gak tau

Lia: yaudah tunggu, aku kesana sekarang
Gw: ya gak sekarang juga, besok aja
Lia: kirain sekarang,
yaudah nanti diomongin lagi, besok aku ke sekolah kamuGw: jangan ke sekolah dong, nanti ada yang curiga
Lia: terus gimana?
Gw: ketemu di tempat lain aja
Lia: yaudah kalo gitu besok kasih tau dimana
Gw: iya ( tut )
Gw akhirnya pulang dengan hati yang gondok. Perasaan gak tenang, masa iya tika yang selama ini setia sama gw tiba-tiba jadi kaya gitu? temen-temen kelasnya juga nyembunyiin sesuatu tentang tika. Sebenernya tika itu kenapa? kenapa tika dari awal selalu penuh dengan teka teki, dan gw gak pernah tau sedikitpun. Keesokan harinya, setelah gw pulang sekolah, gw sms lia yang masih ada pelajaran, karena gw masih pagi udah pulang. Tika masih seperti biasa, seperti ngehindarin gw, gw juga cuek aja, gw kaya gitu karena udah terlalu banyak orang yang bilang kalo si tika ini punya cowo lain selain gw. Dia yang selingkuh, kenapa gw yang ngerasa di benci sama tika. Siang pun datang, lia dalam perjalanan ke tempat kita bakalan ketemu. Setelah lia sampai di tempat, gw udah nunggu dia dari sebelumnya.
Quote:
Lia: maaf lama, jadi beneran kalo cewe kamu itu?
Gw: ata orang-orang sih gitu, dia juga beda, jadi berubah sekarang-sekarang ini
Lia: terus kita ngapain sekarang?
Gw: kita tunggu disini aja, nanti dia naik angkot dari sana ( sambil menunjuk ujung jalan ) nanti kita ikutin angkotnya
Lia: siap boss, sabar ya ndra.
Gw: iya, udah biasa kok diginiin

Lia: sama si tika?

Gw: sama kamu dulu

Lia: ya kan udah minta maaf, masa masih dibahas aja sih
Gw: iya enggak-enggak. maaf gak sengaja
Lia: kalo misalnya tika beneran selingkuh, kamu mau gimana?
Gw: aku belum tau
Lia: hmmmm
Setelah beberapa lama gw menunggu tika pulang bersama lia di tempat yang gak jauh dari tempat tika naik angkot. Gw ngeliat temen-temen tika udah pulang. Tinggal siap-siap nunggu tika keluar. 1 menit 2 menit 3 menit 10 menit gak muncul batang hidungnya tika
Quote:
Lia: mana?
Gw: gak tau
Lia: kok gak tau? udah lewat belum dia?
Gw: belum lewat, tapi temen-temennya udah lewat daritadi
Lia: hmmmm, yaudah tunggu bentar lagi
10 menit kemudian
Quote:
Gw: gak ada, udah pulang aja
Lia: kok nyerah, mungkin aja masih ada di sekolah, tunggu dulu aja bentar lagi
Gw: udah biarin aja lah, pulang aja !
Lia: sms dulu coba
Gw: nanti dia curiga, aku juga tadi mau sms, tapi takut curiga
Lia: gak bakalan lah, coba sms dulu
Gw ngeluarin HP, terus gw sms tika, dan gak lama dibales tika
Quote:
Gw: lagi dimana? udah pulang?
Tika: udah, ini lagi dijalan
[quote]
Ternyata tika udah dijalan mau pulang, tapi dia lewat mana? kok gw gak ngeliat
[quote]
Gw: udah dijalan lagi pulang
Lia: hah? kok bisa? emang ada jalan lain arah ke rumah dia?
Gw: banyak, lewat sana juga bisa, lewat sana juga bisa
Lia: kalo lewat sana naik angkot apa?
Gw: gak ada, malah muter jauh banget
Lia: hmmmm
Gw: hmmmm
rafifdx memberi reputasi
1
Kutip
Balas