Kaskus

Hobby

  • Beranda
  • ...
  • Sipil
  • Tempat Nongkrongnya Pemerhati Mekanika Teknik/Analisis Struktur

Bridge EngineerAvatar border
TS
Bridge Engineer
Tempat Nongkrongnya Pemerhati Mekanika Teknik/Analisis Struktur
Tempat Nongkrongnya Pemerhati Mekanika Teknik/Analisis Struktur


  1. Struktur Pembahasan Thread
  2. Pengantar Mekanika Teknik

  3. Dasar-dasar Struktur Statis Tertentu
  4. Beberapa Contoh Struktur Statis Tertentu

  5. Analisa Penampang Profil

  6. Struktur Statis Tak Tentu

  7. Sepintas Tentang Dinamika Struktur Jembatan

  8. Beberapa Contoh Kasus

  9. Obrolan Santai

  10. Kepustakaan
  11. Sumbangan Kaskuser
  12. Dokumentasi Fabrikasi Struktur Jembatan yang TS Kunjungi di Luar Negeri



ngindeksnya masih dilanjutin...
selalu update untuk setiap pertanyaan/komentar tentang analisis struktur.
Diubah oleh Bridge Engineer 22-10-2017 17:45
pt.tsm.importAvatar border
alexsaputrraAvatar border
febrinxAvatar border
febrinx dan 8 lainnya memberi reputasi
9
417.5K
1.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sipil
Sipil
KASKUS Official
1.8KThread890Anggota
Tampilkan semua post
Bridge EngineerAvatar border
TS
Bridge Engineer
#369
Melanjutkan diskusi sebelumnya,

Spoiler for Bahasan Sebelumnya:


kita coba dengan pemahaman yang sederhana. Misalkan terdapat balok dengan perletakan sendi-rol. Panjang balok adalah L, kekakuannya EI dan menerima beban terpusat P di tengah bentang. Maka lendutan maksimum balok terjadi di tengah bentang sebesar Δ,

sudah agan/sist ketahui bahwa momen untuk beban terpusat P ditengah bentang adalah

M = Px/2

sesuai bentuk persamaan diferensial dari bahasan sebelumnya,

-EI v'' = M

-EI v'' = Px/2

-EI v' = Px²/4 + c

-EI v = Px³/12 + cx + C

syarat batas,

pada perletakan sendi atau rol,

v(0) = 0. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (kondisi 1)

dan di tengah bentang,

v'(L/2) = 0. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (kondisi 2)

penerapan pada kondisi 1,

-EI v = Px³/12 + cx + C

-EI * 0 = P * (0)³/12 + c * (0) + C

C = 0


penerapan pada kondisi 2,

-EI v' = Px²/4 + c

-EI * 0 = P * (L/2)²/4 + c

c = -PL²/16

maka solusi persamaan diferensial adalah :

-EI v = Px³/12 + cx + C

-EI v = Px³/12 - PL²x/16

posisi di tengah bentang, x = L/2

-EI v = P * (L/2)³/12 - PL² * (L/2)/16

v = PL³/(48EI)

jadi lendutan di tengah bentang adalah v = PL³/(48EI)




selanjutnya akan kita bahas penerapan hukum Euler-Bernoulli untuk permasalahan yang lebih kompleks.
Buat agan/sis yang mau bertanya, berkomentar, berkontribusi dll, silakan terbuka lebar.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.