- Beranda
- Stories from the Heart
Hidup Itu Berat, Jendral [True Story]
...
TS
Zega2714
Hidup Itu Berat, Jendral [True Story]
Misi para sesepuh SFTH, newbie sistah mau coba nulis story nih.. Real story tepatnya.. Jadi harap maklum klo penulisannya masih belepotan yak.. Mohon bantuan saran dan kritik nya biar tulisan ini bisa berada di jalan yang benar..
Cerita nyata ini terjadi dari taun 2006 sampe sekarang.. Perjalanan panjang ya.. Tapi jujur ane rada2 lupa di kisah2 awal.. Kenapakah? Amnesiakah ane??
Cerita nyata ini terjadi dari taun 2006 sampe sekarang.. Perjalanan panjang ya.. Tapi jujur ane rada2 lupa di kisah2 awal.. Kenapakah? Amnesiakah ane??

Nama-nama yang tercantum sengaja disamarkan untuk menghindari kepo yang merajalela..
Spoiler for The Rules:
Ane ga ngarep cendol ato rate 5.. Tapi tetep makasi klo ada yang ngasi.. Ane lebih ngarep komen, jangan jadi SR.. Komen adalah semangat terbesar ane buat apdet
No KEPO 
Dilarang keras buat nge junk
Spoiler for Sinopsis:
Gw Zega, cewe 26 tahun, dan berdomisili di Semarang.. Sejak lahir sampe SMA, gw tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Tengah.. Tapi bukan Semarang.. Gw pernah menjadi seorang mahasiswi Psikologi di salah satu universitas swasta di Bandung.. Dari awal perkuliahan gw itulah, kisah ini berawal.. Gw ketemu sama beberapa sosok pria.. Tapi ga semuanya seindah cerita dongeng.. Gw pun dapet banyak pandangan tentang arti cinta dan persahabatan.. Sampe akirnya gw menemukan seseorang yang gw anggep sebagai cinta terakhir gw.. Tapi semuanya tetap tidak berjalan mulus..
Keluarga gw pun termasuk keluarga yang luar biasa.. Gw dibesarkan oleh keluarga keturunan Tiong Hoa dan gw sendiri beragama Katolik.. Sampai suatu saat ada hal yang bikin gw ngrasa jauh dari keluarga gw sendiri..
Apa aja yang gw alami? Kisah seperti apa yang gw dapatin dari para pria di luar sana? Ada apa dengan keluarga gw?
Happy Reading.. Enjoy it..
Keluarga gw pun termasuk keluarga yang luar biasa.. Gw dibesarkan oleh keluarga keturunan Tiong Hoa dan gw sendiri beragama Katolik.. Sampai suatu saat ada hal yang bikin gw ngrasa jauh dari keluarga gw sendiri..
Apa aja yang gw alami? Kisah seperti apa yang gw dapatin dari para pria di luar sana? Ada apa dengan keluarga gw?
Happy Reading.. Enjoy it..
NB: bukan bermaksud SARA dengan memberitau latar belakang keluarga dan agama gw.. Gw hanya memberi info nyata karena ini adalah real story.. Dan tolong jangan ambil kesimpulan awal berdasar itu semua.. Gw yakin reader di sini cerdas kok..
Spoiler for Kepada Sahabat2ku yang patah hati:
Sakit hati bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya...
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya...
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya...
Spoiler for Quote from TS:
-Jika ingin benar2 mencintai, belajarlah untuk memaafkan.. (Mother Teresa)
-Anak dan Ibunya tak pernah benar2 berpisah.. Menyatu dalam detak jantung keduanya.. (Charlotte Gray)
-Semakin lanjut usia Ayah, tak ada yang lebih disayang daripada seorang anak perempuannya.. (Euripides)
-Cinta menyembuhkan manusia.. Baik yang memberikan maupun yang menerima.. (Karl Menninger)
-Aku bukan hanya ingin dicintai.. Tapi juga mendengar ungkapan bahwa aku dicintai.. (George Eliot)
-Hanya perlu ditunjukkan.. Tidak ada kata terlambat untuk cinta.. (Denise Jacoby)
-Cinta itu sederhana.. Jika engkau tidak mampu membuatnya tertawa, cukuplah untuk membuatnya tidak terluka..
-Bila kamu sering diam dan mengalah hanya untuk mempertahankan hubungan, maka kamu telah menjadikan dia orang yang egois dan selalu menganggapmu salah dalam kondisi apapun...
-Keputusan yang salah dalam pernikahan adalah keputusan untuk tidak setia.. Keluarga tanpa kesetiaan adalah keluarga yang pasti hancur.. Keputusan untuk menomor duakan keluarga, dibanding kesibukan.. Uang memang perlu dalam keluarga, namun bukan berarti demi uang boleh meninggalkan keluarga.. Pada dasarnya dalam pernikahan, kejujuran dan keterbukaan serta ketulusan adalah 3 modal utama...
-Anak dan Ibunya tak pernah benar2 berpisah.. Menyatu dalam detak jantung keduanya.. (Charlotte Gray)
-Semakin lanjut usia Ayah, tak ada yang lebih disayang daripada seorang anak perempuannya.. (Euripides)
-Cinta menyembuhkan manusia.. Baik yang memberikan maupun yang menerima.. (Karl Menninger)
-Aku bukan hanya ingin dicintai.. Tapi juga mendengar ungkapan bahwa aku dicintai.. (George Eliot)
-Hanya perlu ditunjukkan.. Tidak ada kata terlambat untuk cinta.. (Denise Jacoby)
-Cinta itu sederhana.. Jika engkau tidak mampu membuatnya tertawa, cukuplah untuk membuatnya tidak terluka..
-Bila kamu sering diam dan mengalah hanya untuk mempertahankan hubungan, maka kamu telah menjadikan dia orang yang egois dan selalu menganggapmu salah dalam kondisi apapun...
-Keputusan yang salah dalam pernikahan adalah keputusan untuk tidak setia.. Keluarga tanpa kesetiaan adalah keluarga yang pasti hancur.. Keputusan untuk menomor duakan keluarga, dibanding kesibukan.. Uang memang perlu dalam keluarga, namun bukan berarti demi uang boleh meninggalkan keluarga.. Pada dasarnya dalam pernikahan, kejujuran dan keterbukaan serta ketulusan adalah 3 modal utama...
Spoiler for Quote from Reader:
Quote:
Original Posted By flashercupz►Manusia Kalo sudah ketemu titik jenuh ya begitu....
padahal dalam hidup itu yang susah itu mempertahankan apa yang sudah di dapat bukan mendapatkan apa yang ingin di dapat
padahal dalam hidup itu yang susah itu mempertahankan apa yang sudah di dapat bukan mendapatkan apa yang ingin di dapat
Quote:
Original Posted By almondholic►Memang c,, cobaan akan selalu ada dalam berbagai hal dan berbagai bentuk.. dan aku yakin semua akan indah pada waktu-Nya.. tapi ga semua orang bisa menyadari dan tetap menjalani cobaan yang diberikan..
Quote:
Original Posted By excalib►Emang ya, hidup itu penuh misteri. Kita ga bakal pernah tau seperti apa kedepannya. Ga kayak pelem horor yg gampang ketebak, apalagi sinetron!
Quote:
Original Posted By flashercupz►Kadang tuhan memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan
Quote:
Original Posted By excalib►Namanya manusia pasti berubah2, kadang dikit kadang banyak kadang malah drastis. Itulah namanya jalan kehidupan.
Akhirnya sih, masa lalu ya masa lalu, kedewasaan terbentuk dari masa lalu kita dan pandangan kita ke masa depan. Tinggal gimana menyikapinya aja sih
Akhirnya sih, masa lalu ya masa lalu, kedewasaan terbentuk dari masa lalu kita dan pandangan kita ke masa depan. Tinggal gimana menyikapinya aja sih

Quote:
Original Posted By flashercupz►sabar itu tidak ada batasnya, yang membuat batas kesabaran manusia ya manusianya sendiri
Quote:
Original Posted By phitx►Pengen buat bangkit tapi kadang susah atau cuma bisa sesaat
Tapi ane yakin Tuhan ga tidur. Semua dah di atur sama Dia.
Ini saatnya pembelajaran biar ane bisa lebih baik dari sebelumnya
Tapi ane yakin Tuhan ga tidur. Semua dah di atur sama Dia.
Ini saatnya pembelajaran biar ane bisa lebih baik dari sebelumnya
Quote:
Original Posted By excalib►
I'm what i'm.
Take it as a whole.
But never try to change me.
If you can't take it.
Don't get in my way.
Take it as a whole.
But never try to change me.
If you can't take it.
Don't get in my way.
Quote:
Original Posted By flashercupz►Berucap minta maaf itu mudah yang susah itu menjaga agar kata maaf itu ngga keluar lagi....
Ada Quote dari Alm. Nelson Mandela
Masa lalu harus di maafkan, tapi jangan di lupakan
Ada Quote dari Alm. Nelson Mandela
Masa lalu harus di maafkan, tapi jangan di lupakan
Spoiler for Index:
Part 1. Old and New
Part 2. Bye Mr Idiot
Part 3. Who is she?
Part 4. The Moment of Truth
Part 5. What should i do?
Part 6. Again?
Part 7. I'm so fucked up
Part 8. Like Alien
Part 9. She was so Misterious
Part 10. World is Stoped
Part 11. Mystery has been Solved
Part 12. Between Dark and Light
Part 13. Time is Running Out
Part 14. Thy will be done on Earth as it is in Heaven
Part 15. Last Time for My Eyes
Part 16. In Silence, there is Place
Part 17. Damn.. Again??
Part 18. The Worst Part
Part 19. I'm (not) OK
Part 20. My Superman
Part 21. New People
Part 22. Detro
Part 23. Between Green and Blue
Part 24. Smart Plan
Part 25. 1st Time
Part 26. Detro's Day
Part 27. Detro's Pal
Part 28. Little reunion
Part 29. Bad Habbit
Part 30. The Family
Part 31. And the winner is.....
Part 32. Bad Luck
Part 33. Simple Plan
Part 34. The Promise
Part 35. 1st Christmas
Part 36. Man with many Skills
Part 37. Crying? LOL
Part 38. The Research Begin
Part 39. Man of Steel
Part 40. God always Exist
Part 41. Heart is always Fragile
Part 42. Graduation!!!
Part 43. Pursuit of Happiness
Part 44. Happiness is Simple
Part 45. 1st Anniversary
Part 46. Surprise!!!
Part 47. Detro's B'Day
Part 48. Fiuuuhh...
Part 49. Gamers
Part 50. Lesbian? So what?
Part 51. New World
Part 52. Thank you, Detro
Part 53. Trial
Part 54. My Day!!!
Part 55. Life is Never Flat
Part 56. Preparation
Part 57. 2nd Anniversary
Part 58. My 1st Long Trip
Part 59. You did it again
Part 60. I don't know what sould i do
Part 61. My Diary (Part 1)
Part 62. Deep Inside
Part 63. One for Sorrow
Part 64. Depression
Part 65. My Diary (Part 2)
Part 66. Detro's 25th Birthday
Part 67. Move on
Part 68. Forgiving
Part 69. Sorry Dad
Part 70. Bottom of My Broken Heart
Part 71. Right Time
Part 72. Hardwork
Part 73. Hello Goodbye
Part 74. Liar
Part 75. You drive me Crazy
Part 76. The Answer and My Diary (Part 3)
Part 77. From the past
Part 78. Home
Part 79. Behind the Scene
Part 80. 4th anniversary
Part 81. Packing
Part 82. Bye Bandung
Part 83. Welcome Back
Part 84. Big Trouble
Part 85. This Means War
Part 86. You Raise me Up (Part 1)
Part 87. You Raise me Up (Part 2)
Part 88. Thank u, Dad
Part 89. My Last B'Day
Part 90. His name is Onta
Part 91. Prepare for Wedding
Part 92. What the hell with you?
Part 93. Change
Part 94. I still love you
Part 95. The Fact (Part 1)
Part 96. The Fact (Part 2)
Part 97. My Big Family
Part 98. Goodbye
Part 99. My Neighbour
Part 100. Busy!!!!
Part 101. His Plan
Part 102. H-7
Part 103. H-6
Part 104. H-5
Part 105. H-4
Part 106. H-3
Part 107. H-2
Part 108. H-1
Part 109. My Last Diary
Part 110. A Few Hours Before the Wedding


The Wedding (Part 1)
The Wedding (Part 2)
Epilog
Tentang Mereka...
Cuap2 dari TS
Part 2. Bye Mr Idiot
Part 3. Who is she?
Part 4. The Moment of Truth
Part 5. What should i do?
Part 6. Again?
Part 7. I'm so fucked up
Part 8. Like Alien
Part 9. She was so Misterious
Part 10. World is Stoped
Part 11. Mystery has been Solved
Part 12. Between Dark and Light
Part 13. Time is Running Out
Part 14. Thy will be done on Earth as it is in Heaven
Part 15. Last Time for My Eyes
Part 16. In Silence, there is Place
Part 17. Damn.. Again??
Part 18. The Worst Part
Part 19. I'm (not) OK
Part 20. My Superman
Part 21. New People
Part 22. Detro
Part 23. Between Green and Blue
Part 24. Smart Plan
Part 25. 1st Time
Part 26. Detro's Day
Part 27. Detro's Pal
Part 28. Little reunion
Part 29. Bad Habbit
Part 30. The Family
Part 31. And the winner is.....
Part 32. Bad Luck
Part 33. Simple Plan
Part 34. The Promise
Part 35. 1st Christmas
Part 36. Man with many Skills
Part 37. Crying? LOL
Part 38. The Research Begin
Part 39. Man of Steel
Part 40. God always Exist
Part 41. Heart is always Fragile
Part 42. Graduation!!!
Part 43. Pursuit of Happiness
Part 44. Happiness is Simple
Part 45. 1st Anniversary
Part 46. Surprise!!!
Part 47. Detro's B'Day
Part 48. Fiuuuhh...
Part 49. Gamers
Part 50. Lesbian? So what?
Part 51. New World
Part 52. Thank you, Detro
Part 53. Trial
Part 54. My Day!!!
Part 55. Life is Never Flat
Part 56. Preparation
Part 57. 2nd Anniversary
Part 58. My 1st Long Trip
Part 59. You did it again
Part 60. I don't know what sould i do
Part 61. My Diary (Part 1)
Part 62. Deep Inside
Part 63. One for Sorrow
Part 64. Depression
Part 65. My Diary (Part 2)
Part 66. Detro's 25th Birthday
Part 67. Move on
Part 68. Forgiving
Part 69. Sorry Dad
Part 70. Bottom of My Broken Heart
Part 71. Right Time
Part 72. Hardwork
Part 73. Hello Goodbye
Part 74. Liar
Part 75. You drive me Crazy
Part 76. The Answer and My Diary (Part 3)
Part 77. From the past
Part 78. Home
Part 79. Behind the Scene
Part 80. 4th anniversary
Part 81. Packing
Part 82. Bye Bandung
Part 83. Welcome Back
Part 84. Big Trouble
Part 85. This Means War
Part 86. You Raise me Up (Part 1)
Part 87. You Raise me Up (Part 2)
Part 88. Thank u, Dad
Part 89. My Last B'Day
Part 90. His name is Onta
Part 91. Prepare for Wedding
Part 92. What the hell with you?
Part 93. Change
Part 94. I still love you
Part 95. The Fact (Part 1)
Part 96. The Fact (Part 2)
Part 97. My Big Family
Part 98. Goodbye
Part 99. My Neighbour
Part 100. Busy!!!!
Part 101. His Plan
Part 102. H-7
Part 103. H-6
Part 104. H-5
Part 105. H-4
Part 106. H-3
Part 107. H-2
Part 108. H-1
Part 109. My Last Diary
Part 110. A Few Hours Before the Wedding


The Wedding (Part 1)
The Wedding (Part 2)
Epilog
Tentang Mereka...
Cuap2 dari TS
Spoiler for PDF:
Quote:
Original Posted By slaugh►ane sebagai SR yg kurang kerjaan
ada bikin versi pdf dari cerita sis Zega....
klo sis Zega keberatan, ane akan hapus linknya.
Note: untuk foto2 tdk semua ane masukin karena alasan privasi TS.
ada bikin versi pdf dari cerita sis Zega....
Spoiler for link pdf:
klo sis Zega keberatan, ane akan hapus linknya.
Note: untuk foto2 tdk semua ane masukin karena alasan privasi TS.
Spoiler for Twitter:
And follow my Twitter @Zega2714

Diubah oleh Zega2714 09-08-2014 11:35
efti108 dan 24 lainnya memberi reputasi
25
223.4K
Kutip
1.2K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Zega2714
#855
Part 96. The Fact (Part 2)
Spoiler for Part 96:
Obrolan gw sama Kenshi pas di Semarang, menyita separo lebih kapasitas otak gw.. Apa iya kenyataannya kya gitu? Sadis banget tu kakak gw klo emang bener..
Baru beberapa hari gw di rumah, pertengkaran itu dimulai lagi.. Yaaah, kya perkiraan gw, kakak gw itu masih labil maksimal.. Masalah nya kali ini lebih simple.. Jauh lebih simple.. Karena galon.. Gw yang abis ganti galon di dapur, langsung kluar buat ksi teh ke Papa.. Dalam pikiran gw, ntar gw balik lagi buat ambil tu galon.. Baru gw taro itu teh di depan Papa, suara sumbang itu pun terdengar lagi...
Rian: Galon!!!!!!
Papa: Apalagi sih!!!!!!!!!
Rian: Ni lho abis ganti galon ga dibawa keluar!!! G*bl*k!!
Papa: Rian!!!!!!
Gw ngrasa darah di badan gw ngalir deres, telapak tangan gw udah berbentuk kepalan yang siap hajar tu muka.. Tapi gw lebih ksian liat Papa... Dengan usia setua itu masih harus turun tangan dengan kelakuan anak2nya..
Entah apa yang ada di pikiran gw saat itu, gw langsung datengin Kak Rian dan gw pukul kepala bagian belakangnya.. Harapan gw cuman 1, dia mati.. Ga puas, pas Kak Rian balik badan buat bales pukulan gw, gw lebih dulu ninju perutnya sampe Kak Rian agak nunduk sambil megang perutnya.. Berasa ada kesempatan, gw pukul sekalian mukanya tepat di bagian idung.. Karena gw tau, pangkal idung tu daerah sensi buat dipukul..
Papa langsung narik gw dan berdiri di tengah2 gw sama Kak Rian..
Papa: Ze, sudah!! Rian!!! Ze!!! Papa mau jatuh ini...
Saat itu juga gw liat Papa kewalahan.. Gw akirnya brenti buat nyerang Kakak gw lagi..
Belum beberapa detik sejak gw brenti, Kak Rian udah siap buat mukul gw balik.. Tapi langsung dicegah sama Papa..
Zega: Napa sih demen banget ngrusuh?
Rian: Aku dah cape ngasi tau kamu!! Dah brapa kali aku bilang soal galon?
Zega: Baru sekali b*go!!
Papa: Rian!!
Rian: Iya baru sekali sih.. Tapi dia tu pergi2 terus.. Jarang di rumah.. Alesane ke Semarang padahal jalan2..
Papa: Rian!! Kamu klo ga tau apa2 ga usah ngomong ngawur!! Zega itu lagi nyiapin buat pernikahannya.. Nyiapin pernikahan macem apa yang cuman di rumah dan ga jalan2.. Masuk akal dikit klo ngomong.. Kenapa sih kamu seneng banget cari masalah sama adekmu? Zega tu sudah stres mikir nikahan.. Kamu pikir gampang? Smua diurus sendiri.. Mikir pake otak kamu!!
Gw makin ga enak dengan pembelaan Papa.. Karena Kak Rian bakal lebih jahat lagi ke Papa klo kya gini caranya..
Zega: Terus terang ajalah.. Napa sih?
Rian: Gakpapa
Zega: Napa? Kamu takut aku bakal minta macem2 sama Papa sampe akirnya kamu ga dapet apa2? Mikir!! Papa masih idup!! Papa masih ada di depanmu!! Kamu dah bahas soal warisan!! Sakit jiwa!!! Mending Papah priksain dia deh ke psikiater..
Rian: Trus apa tujuanmu di sini klo ga buat manfaatin?
Papa: Rian!!!! Kenapa jadi bahas soal harta gini?!! Itu urusan Papa.. Semua udah Papa atur!!!
Zega: Aku di sini cuman pengen ngabisin waktu sama Papa sebelum aku nikah dan akirnya ga tinggal sama Papa lagi!! Cuman itu!!! Apa yang kamu lakuin buat Papa? Apa kamu nemenin Papa kemana2? Apa kamu bantuin Papa naik turun gudang? Kamu cuman sibuk sama figur2 ga jelas!!!
Papa: Rian!!! Kamu keterlaluan!!!!!
Papa narik tangan gw dan ninggalin Kak Rian sendirian.. Papa ngajak gw pergi dari rumah buat nenangin ati gw.. Gw diajak jalan2, makan, tapi air mata gw tetep aja pengen eksis...
Papa: Sabar ya Ze.. Sabar aja.. Klo kamu di sini mau nemenin Papa, kamu nurut sama Papa aja.. Ga usah didengerin omongan Rian..
Zega: Ya tapi terus2an gini aku ga kuat juga Pa.. Aku udah banyak mikir soal wedding, ketambahan kya gini.. Aku stress.. Aku tertekan..
Papa: Iya Papa ngerti.. Udahlah, Papa aja udah males ngomongin Rian.. Dia itu aneh.. Nyentrik.. Jadi ya diemin aja..
Di satu sisi, gw pengen cepet nikah biar ga bermasalah lagi sama Kak Rian.. Tapi di sisi laen, gw ga bisa ninggalin Papa sendirian dengan orang macem Kak Rian gitu...
Dan sepertinya Papa tau apa yang ada di pikiran gw..
Papa: Kamu fokus aja soal nikahan ya.. Ga usah pikirin Papa.. Berani apa sih Rian sama Papa hahahaha...
Ke PD an Papa bikin gw antara pengen ketawa tapi juga kuatir sama Papa.. Cuman kya nya kali ini lagi2 Papa bener.. Kak Rian ga bisa apa2 klo yang diadepin Papa..
Papa: Nanti klo kamu udah nikah, Papa boleh ke Semarang nengok2 mantu?
Zega: Boleh lah Pa.. Tapi yang ditengok cuman mantu ni? Klo kangen sama aku gimana Pa?
Papa: Yaaa, nanti Papa telp aja cukup..
Zega: Paaa.....
Papa: Kamu pengen pelihara anjing juga di rumah?
Zega: Iya Pa...
Papa: Nanti itu batu kecil2 pinggir kolam diacak2 lagi sama anjingnya..
Zega: Udah ada anjing sih sebenernya Pa.. Detro bawa anjing hibahan dari temennya tuh..
Papa: Ooh gitu.. Ya klo Detro yang bawa ya gakpapa..
Zega: Huh aku dianaktirikan..
Papa: Hahahaha ga donk Ze.. Oya, Papa sebenernya bingung mau ngomong ini.. Nanti dikira rasis..
Zega: Kenapa gitu Pa?
Papa: Kamu sama Detro kan beda.. Dari keluarga juga beda didikannya.. Klo Detro boros uang buat beli2 barang yang ga mutu, ingetin aja..
Zega: Iya tu Pa, Detro tu susah ditahan klo udah pengen beli HP..
Papa: Ya nanti diomongin pelan2..
Gitulah Papa.. Kya nya nemu aja cara biar gw ga cembetut lagi.. Ga pasang muka minta ditabok lagi.. Papa punya beribu cara biar gw normal lagi kya biasanya..
Soal Detro yang beli HP, sebenernya gw ada kejengkelan tersendiri soal itu.. Detro pernah ngeluh pas duit ga kekumpul2.. Eh giliran udah ada duit, malah dipake buat beli HP.. Mending klo dituker tambah sama yang lama.. Lhah ini, HP 2 biji udah macem penagih utang aja.. Gw ksi tau sampe mulut berbusa juga percuma.. Apa sih wewenang gw di mata Detro??
Tapi tenang Det, rahasia lu yang 1 ini aman dari Papa..
Baru beberapa hari gw di rumah, pertengkaran itu dimulai lagi.. Yaaah, kya perkiraan gw, kakak gw itu masih labil maksimal.. Masalah nya kali ini lebih simple.. Jauh lebih simple.. Karena galon.. Gw yang abis ganti galon di dapur, langsung kluar buat ksi teh ke Papa.. Dalam pikiran gw, ntar gw balik lagi buat ambil tu galon.. Baru gw taro itu teh di depan Papa, suara sumbang itu pun terdengar lagi...
Rian: Galon!!!!!!
Papa: Apalagi sih!!!!!!!!!

Rian: Ni lho abis ganti galon ga dibawa keluar!!! G*bl*k!!
Papa: Rian!!!!!!
Gw ngrasa darah di badan gw ngalir deres, telapak tangan gw udah berbentuk kepalan yang siap hajar tu muka.. Tapi gw lebih ksian liat Papa... Dengan usia setua itu masih harus turun tangan dengan kelakuan anak2nya..
Entah apa yang ada di pikiran gw saat itu, gw langsung datengin Kak Rian dan gw pukul kepala bagian belakangnya.. Harapan gw cuman 1, dia mati.. Ga puas, pas Kak Rian balik badan buat bales pukulan gw, gw lebih dulu ninju perutnya sampe Kak Rian agak nunduk sambil megang perutnya.. Berasa ada kesempatan, gw pukul sekalian mukanya tepat di bagian idung.. Karena gw tau, pangkal idung tu daerah sensi buat dipukul..
Papa langsung narik gw dan berdiri di tengah2 gw sama Kak Rian..
Papa: Ze, sudah!! Rian!!! Ze!!! Papa mau jatuh ini...
Saat itu juga gw liat Papa kewalahan.. Gw akirnya brenti buat nyerang Kakak gw lagi..
Belum beberapa detik sejak gw brenti, Kak Rian udah siap buat mukul gw balik.. Tapi langsung dicegah sama Papa..
Zega: Napa sih demen banget ngrusuh?
Rian: Aku dah cape ngasi tau kamu!! Dah brapa kali aku bilang soal galon?
Zega: Baru sekali b*go!!
Papa: Rian!!
Rian: Iya baru sekali sih.. Tapi dia tu pergi2 terus.. Jarang di rumah.. Alesane ke Semarang padahal jalan2..
Papa: Rian!! Kamu klo ga tau apa2 ga usah ngomong ngawur!! Zega itu lagi nyiapin buat pernikahannya.. Nyiapin pernikahan macem apa yang cuman di rumah dan ga jalan2.. Masuk akal dikit klo ngomong.. Kenapa sih kamu seneng banget cari masalah sama adekmu? Zega tu sudah stres mikir nikahan.. Kamu pikir gampang? Smua diurus sendiri.. Mikir pake otak kamu!!

Gw makin ga enak dengan pembelaan Papa.. Karena Kak Rian bakal lebih jahat lagi ke Papa klo kya gini caranya..
Zega: Terus terang ajalah.. Napa sih?
Rian: Gakpapa
Zega: Napa? Kamu takut aku bakal minta macem2 sama Papa sampe akirnya kamu ga dapet apa2? Mikir!! Papa masih idup!! Papa masih ada di depanmu!! Kamu dah bahas soal warisan!! Sakit jiwa!!! Mending Papah priksain dia deh ke psikiater..
Rian: Trus apa tujuanmu di sini klo ga buat manfaatin?
Papa: Rian!!!! Kenapa jadi bahas soal harta gini?!! Itu urusan Papa.. Semua udah Papa atur!!!
Zega: Aku di sini cuman pengen ngabisin waktu sama Papa sebelum aku nikah dan akirnya ga tinggal sama Papa lagi!! Cuman itu!!! Apa yang kamu lakuin buat Papa? Apa kamu nemenin Papa kemana2? Apa kamu bantuin Papa naik turun gudang? Kamu cuman sibuk sama figur2 ga jelas!!!

Papa: Rian!!! Kamu keterlaluan!!!!!

Papa narik tangan gw dan ninggalin Kak Rian sendirian.. Papa ngajak gw pergi dari rumah buat nenangin ati gw.. Gw diajak jalan2, makan, tapi air mata gw tetep aja pengen eksis...
Papa: Sabar ya Ze.. Sabar aja.. Klo kamu di sini mau nemenin Papa, kamu nurut sama Papa aja.. Ga usah didengerin omongan Rian..
Zega: Ya tapi terus2an gini aku ga kuat juga Pa.. Aku udah banyak mikir soal wedding, ketambahan kya gini.. Aku stress.. Aku tertekan..
Papa: Iya Papa ngerti.. Udahlah, Papa aja udah males ngomongin Rian.. Dia itu aneh.. Nyentrik.. Jadi ya diemin aja..
Di satu sisi, gw pengen cepet nikah biar ga bermasalah lagi sama Kak Rian.. Tapi di sisi laen, gw ga bisa ninggalin Papa sendirian dengan orang macem Kak Rian gitu...
Dan sepertinya Papa tau apa yang ada di pikiran gw..
Papa: Kamu fokus aja soal nikahan ya.. Ga usah pikirin Papa.. Berani apa sih Rian sama Papa hahahaha...
Ke PD an Papa bikin gw antara pengen ketawa tapi juga kuatir sama Papa.. Cuman kya nya kali ini lagi2 Papa bener.. Kak Rian ga bisa apa2 klo yang diadepin Papa..
Papa: Nanti klo kamu udah nikah, Papa boleh ke Semarang nengok2 mantu?
Zega: Boleh lah Pa.. Tapi yang ditengok cuman mantu ni? Klo kangen sama aku gimana Pa?
Papa: Yaaa, nanti Papa telp aja cukup..
Zega: Paaa.....
Papa: Kamu pengen pelihara anjing juga di rumah?
Zega: Iya Pa...
Papa: Nanti itu batu kecil2 pinggir kolam diacak2 lagi sama anjingnya..
Zega: Udah ada anjing sih sebenernya Pa.. Detro bawa anjing hibahan dari temennya tuh..
Papa: Ooh gitu.. Ya klo Detro yang bawa ya gakpapa..
Zega: Huh aku dianaktirikan..

Papa: Hahahaha ga donk Ze.. Oya, Papa sebenernya bingung mau ngomong ini.. Nanti dikira rasis..
Zega: Kenapa gitu Pa?
Papa: Kamu sama Detro kan beda.. Dari keluarga juga beda didikannya.. Klo Detro boros uang buat beli2 barang yang ga mutu, ingetin aja..
Zega: Iya tu Pa, Detro tu susah ditahan klo udah pengen beli HP..
Papa: Ya nanti diomongin pelan2..
Gitulah Papa.. Kya nya nemu aja cara biar gw ga cembetut lagi.. Ga pasang muka minta ditabok lagi.. Papa punya beribu cara biar gw normal lagi kya biasanya..
Soal Detro yang beli HP, sebenernya gw ada kejengkelan tersendiri soal itu.. Detro pernah ngeluh pas duit ga kekumpul2.. Eh giliran udah ada duit, malah dipake buat beli HP.. Mending klo dituker tambah sama yang lama.. Lhah ini, HP 2 biji udah macem penagih utang aja.. Gw ksi tau sampe mulut berbusa juga percuma.. Apa sih wewenang gw di mata Detro??
Tapi tenang Det, rahasia lu yang 1 ini aman dari Papa..
Diubah oleh Zega2714 30-06-2014 21:49
khuman dan lumut66 memberi reputasi
2
Kutip
Balas