Kaskus

News

lilianaaAvatar border
TS
lilianaa
[Hatrajasa Bocccor ]4 Juta TKI Sumbang Devisa Rp 100 Triliun ke Negara
[Hatrajasa Bocccor ]4 Juta TKI Sumbang Devisa Rp 100 Triliun ke Negara
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di berbagai negara Asia dan Eropa telah menyumbang devisa Rp 100 triliun per tahun ke negara.

"Kontribusi yang cukup besar tersebut diperoleh dari empat juta TKI yang bekerja di berbagai sektor di negara di asia, seperti Jepang, Korea, Thailand, China dan termasuk beberapa negara di Eropa," kata Deputi Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Agustin Subiantoro di Bangka Belitung, seperti dikutip dari Antara, Selasa (26/11/2013).

Dia menyatakan kontribusi yang nilainya cukup besar tersebut dapat membantu negara dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia baik melalui pembangunan infrastruktur maupun bidang lainnya yang bermanfaat.

Pemerintah, lanjut dia, juga tidak mendorong untuk bekerja di luar negeri, namun jika hal tersebut menjadi alternatif, maka bisa saja untuk menjadi pegangan dalam bekerja harus dilaksanakan dengan benar atau sesuai dengan prosedur yang ada.

"Menjadi TKI  merupakan pilihan, namun kalau bisa bekerja di dalam negeri karena hal tersebut bisa menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri," ungkapnya.

Agustin menjelaskan, BNP2TKI ini merupakan badan yang mengurusi masalah TKI dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. Badan ini berfungsi untuk membantu dan melayani masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri sehingga tidak menemui hambatan jika telah bekerja.

Untuk menghindari persoalan bagi TKI setelah bekerja di luar negeri, BNP2TKI juga akan memberikan pembekalan keterampilan bagi calon TKI dari semua bidang pekerjaan mulai dari pekerja di pabrik, rumah tangga maupun sektor lainnya.

"BNP2TKI ini juga memberikan perlindungan ketika mau berangkat, dan sedang bekerja di luar negeri maupun ketika pulang lagi ke Indonesia," jelasnya.
http://bisnis.liputan6.com/read/7567...liun-ke-negara
TKI Sumbang Devisa Negara Rp 88,6 T
Tak salah bila Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dijuluki pahlawan devisa negara. Catatan dari BNP2TKI periode Januari-Desember 2013, uang kiriman yang bersumber dari TKI asal luar negeri (remitansi) sebesar USD 7,403.

Alokasi anggaran setara dengan Rp 88,6 triliun (dengan asumsi USD 1 = RP 12.000). Nilai itu naik bila dibanding tahun 2012 yang hanya berkisar USD 7,02 miliar atau setara dengan Rp 67,87 triliun (dengan asumsi nilai tukar rupiah masih Rp 9.670 per USD 1).

Kepala BNP2TKI  M Jumhur Hidayat mengatakan, jumlah TKI saat ini mencapai tak kurang dari enam juta orang. Jumlah itu mampu menyumbang devisi yang cukup besar bagi negara Indonesia.

“Di 2013 lalu , jumlah itu belum termasuk uang tunai yang dibawa atau dititipkan ke teman sesama TKI pulang ke Tanah Air. Selain itu masih ada alokasi anggaran yang dikirim lewat jasa lain di luar perbankan,” ungkap Jumhur.

Bila ditotal secara keseluruhan, remitansi TKI per tahun kurang lebih mencapai Rp 120 triliunan. Tingginya remitansi itu diikuti oleh pertumbuhan dunia usaha di dalam negeri. BNP2TKI mengklaim telah melakukan pemberdayaan dengan memberikan edukasi keuangan dan kewirausahaan kepada TKI.

Jumhur menambahkan, edukasi ini penting agar keluarga yang mendapat kiriman dari luar negeri mampu mengolah. “Dalam hal pemberdayaan ini, 2014 BNP2TKI akan meningkatkan jumlahnya menjadi 32 ribu orang nantinya,” tambahnya.

Menurut dia, perberdayaan itu sebagai upaya agar para pekerja dapat memanfaatkan penghasilannya. Semisal untuk membangun usaha sendiri dan tidak perlu lagi kembali bekerja di luar negeri.

Berdasarkan data dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) P3TKI  Surabaya, Tenaga Kerja Indonesia dari Jawa Timur ke luar negeri sepanjang 2013 mengalami penyusutan berkisar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penyusutan ini diakibatkan pemerintah telah melakukan pengetatan persyaratan, penertiban dokumen, serta semakin selektifnya pelayanan penempatan TKI. Sepanjang 2013, jumlah buruh migran asal Jawa Timur tercatat  52.571 orang. Angka itu lebih besar jika dibandingkan penempatan di sepanjang 2012 yang sebanyak 68.003 orang.

“Untuk yang memperpanjang kontrak kerja atau re-entry, tidak termasuk. Jadi sebanyak 52.500-an TKI yang berangkat ke luar negeri tahun lalu, itu benar-benar pertama kali berangkat,” papar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) P3TKI Surabaya Hariyadi Budihardjo

Dia menambahkan, jujukan para TKI yang paling banyak diminati diantaranya Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Arab Saudi. Sementara TKI asal Jatim tertinggi masih didominasi Kabupaten Malang sebanyak  5.823.

Disusul Kabupaten Blitar 5.179 orang, Kabupaten Ponorogo  5.151 orang dan Tulungagung sebanyak 3.293 orang.(wh)
http://www.enciety.co/tki-sumbang-de...gara-rp-886-t/
Kometar Hatara jasa Bocor Merendahkan TKI emoticon-Najis
Diubah oleh lilianaa 30-06-2014 00:47
0
1.3K
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.4KThread57.5KAnggota
Tampilkan semua post
njiingAvatar border
njiing
#2
Njrit berita 1 taun yang lalu masih lo post aja emoticon-Nohope
Mata lo gak bisa baca aturan ya?
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.