- Beranda
- Stories from the Heart
[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu
...
TS
primenumbers
[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu
Konichiwa minna-san! Hajimemashite, watashi no namae wa Eric desu. Dozo Yoroshiku 
Artinya : Hallo semuanya! Perkenalkan, nama gue Eric. Senang bertemu dengan kalian
Selama ini gue cuma jadi silent reader abadi di SFTH, dan setelah banyak membaca cerita2 disini yg sangat inspiratif, menarik, dan unik. Gue juga memberanikan diri untuk menulis cerita gue sendiri
Gue orangnya nggak suka basa basi dan banyak ngomong. Jadi kita langsung ke ceritanya aja yah
Buat yg udah mampir arigatou onegaishimasu and happy reading
--
Buat temen2 yg udah tau/ngerti arti judulnya, gak usah di share dimari ya translate nya.
Cukup disimpen dalem hati aja dulu
Yg pasti nanti di last episode akan gue kasih tau artinya
Sankyu

Artinya : Hallo semuanya! Perkenalkan, nama gue Eric. Senang bertemu dengan kalian

Selama ini gue cuma jadi silent reader abadi di SFTH, dan setelah banyak membaca cerita2 disini yg sangat inspiratif, menarik, dan unik. Gue juga memberanikan diri untuk menulis cerita gue sendiri

Gue orangnya nggak suka basa basi dan banyak ngomong. Jadi kita langsung ke ceritanya aja yah

Buat yg udah mampir arigatou onegaishimasu and happy reading

--
Buat temen2 yg udah tau/ngerti arti judulnya, gak usah di share dimari ya translate nya.

Cukup disimpen dalem hati aja dulu

Yg pasti nanti di last episode akan gue kasih tau artinya

Sankyu

Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 34 suara
Who is your favourite character?
Eric :cool:
15%
Florina :kisss
24%
Desma :kisss
44%
Arman :cool:
18%
Diubah oleh primenumbers 13-07-2014 23:47
anasabila memberi reputasi
1
96.6K
856
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
primenumbers
#724
Eps 35
"Ric" Pesan pendek dari Desma
"Ya, Des" Balas gue
"Besok pagi sibuk nggak?"
"Nggak, kenapa?"
"CFD yuk"
"Car Free Day?"
"Yoa"
"Naek apa?"
"Busway aja"
"Nggak janji deh, takut gak bisa bangun pagi"
"Pasang alarm aja"
"Ya udah liat besok, kalo batal sorry ya"
"Oke"
Ini Desma kenapa bikin acara mendadak sih? Bukan karna gue males, tapi karna gue orangnya paling susah buat bangun pagi. Sholat subuh aja gue harus minta tolong ke nyokap buat bangunin.
Setelah memasang alarm di handphone, gue langsung meletakkan badan gue di kasur untuk tidur.
Sekitar jam lima pagi kurang lima menit, ada panggilan masuk dari Desma. Gue yg masih dalam keadaan mengantuk mengangkat telepon itu.
"Halo, Eric"
"Ya, halo"
"Udah siap belom lo? Ketemuan di halte Salemba ya"
"Emang jadi?" Kata gue ngelantur
"Jadi lah, gue udah siap begini masa kagak jadi"
"Oh.. Ya udah, tapi gue mandi dan sholat subuh dulu ya"
"Cepetan ya, gue jalan sekarang nih"
"Sip"
Selesai mandi dan sholat, gue langsung berangkat menuju meeting point. Terlihat disana Desma sedang duduk di kursi yg ada di dalam halte menunggu gue. Gue dan Desma sejenak saling berpandangan ketika bertemu.
"Kenapa ngeliatin? Suka?" Kata Desma
"Geer banget lo. Sorry Des, you're not my type"
"Belagu lo"
Kita berdua langsung menaiki bus dari halte Salemba UI dan turun di halte Bank Indonesia. Begitu keluar dari halte, jalanan sudah tampak ramai oleh orang2 yg sudah beraktifitas di pagi hari. Car Free Day memang bagaikan surga mingguan untuk setiap warga Jakarta, sangat sayang jika dilewatkan.
"Yuk, kita santai aja jalannya" Gue menjulurkan tangan ke Desma
"Iya, boleh" Sahut Desma
"Ngomong2 dalam rangka apa kita lari pagi hari ini?"
"Ya olahraga lah, sekalian ningkatin kemampuan berpikir otak"
"Masa sih?"
"Beneran gue. Makanya jangan males jadi orang"
"Tau deh yg lebih rajin dari gue"
"Hahaha"
Setelah kurang lebih setengah jam berjalan kaki dari Bank Indonesia menuju Bunderan HI. Beristirahatlah kita berdua di salah satu bangku taman yg ada di kawasan Thamrin-Sudirman. Sembari meminum air mineral yg dibeli di pedagang asongan.
Disini Desma mulai bercerita tentang mimpi anehnya.
"Kemaren malem gue mimpi, Ric"
"Mimpi apa?"
"Mimpi yg aneh"
"Aneh gimana?"
"Gue kayak ada di suatu tempat, suatu tempat yg belom pernah gue datengin sebelomnya"
"Di Indonesia? Atau di luar negeri?"
"Nggak tau, Tapi dari tempat itu, gue bisa melihat semuanya dengan jelas. Awan2 yg berterbangan, lautan yg biru, cahaya matahari yg menyinari bumi"
"Ada orang laen di mimpi lo itu?"
"Cuma gue sendiri, nggak ada siapa2"
"Yg lo rasa?"
"Rasanya hati ini damai, nyaman, tentram"
Mendengar keseluruhan mimpi misterius Desma, tiba2 gue mempunyai firasat yg buruk, diikuti dengan keringat dingin gue yg menetes. Namun Desma memperlihatkan reaksi yg berbeda, senyum puas menyembul di wajahnya ketika gue menanyakan apa yg ia rasakan di dalam mimpi itu.

Bersambung
"Ya, Des" Balas gue
"Besok pagi sibuk nggak?"
"Nggak, kenapa?"
"CFD yuk"
"Car Free Day?"
"Yoa"
"Naek apa?"
"Busway aja"
"Nggak janji deh, takut gak bisa bangun pagi"
"Pasang alarm aja"
"Ya udah liat besok, kalo batal sorry ya"
"Oke"
Ini Desma kenapa bikin acara mendadak sih? Bukan karna gue males, tapi karna gue orangnya paling susah buat bangun pagi. Sholat subuh aja gue harus minta tolong ke nyokap buat bangunin.

Setelah memasang alarm di handphone, gue langsung meletakkan badan gue di kasur untuk tidur.
Sekitar jam lima pagi kurang lima menit, ada panggilan masuk dari Desma. Gue yg masih dalam keadaan mengantuk mengangkat telepon itu.
"Halo, Eric"
"Ya, halo"
"Udah siap belom lo? Ketemuan di halte Salemba ya"
"Emang jadi?" Kata gue ngelantur
"Jadi lah, gue udah siap begini masa kagak jadi"
"Oh.. Ya udah, tapi gue mandi dan sholat subuh dulu ya"
"Cepetan ya, gue jalan sekarang nih"
"Sip"
Selesai mandi dan sholat, gue langsung berangkat menuju meeting point. Terlihat disana Desma sedang duduk di kursi yg ada di dalam halte menunggu gue. Gue dan Desma sejenak saling berpandangan ketika bertemu.
"Kenapa ngeliatin? Suka?" Kata Desma

"Geer banget lo. Sorry Des, you're not my type"

"Belagu lo"
Kita berdua langsung menaiki bus dari halte Salemba UI dan turun di halte Bank Indonesia. Begitu keluar dari halte, jalanan sudah tampak ramai oleh orang2 yg sudah beraktifitas di pagi hari. Car Free Day memang bagaikan surga mingguan untuk setiap warga Jakarta, sangat sayang jika dilewatkan.
"Yuk, kita santai aja jalannya" Gue menjulurkan tangan ke Desma

"Iya, boleh" Sahut Desma

"Ngomong2 dalam rangka apa kita lari pagi hari ini?"
"Ya olahraga lah, sekalian ningkatin kemampuan berpikir otak"
"Masa sih?"
"Beneran gue. Makanya jangan males jadi orang"
"Tau deh yg lebih rajin dari gue"

"Hahaha"

Setelah kurang lebih setengah jam berjalan kaki dari Bank Indonesia menuju Bunderan HI. Beristirahatlah kita berdua di salah satu bangku taman yg ada di kawasan Thamrin-Sudirman. Sembari meminum air mineral yg dibeli di pedagang asongan.
Disini Desma mulai bercerita tentang mimpi anehnya.
"Kemaren malem gue mimpi, Ric"
"Mimpi apa?"
"Mimpi yg aneh"
"Aneh gimana?"
"Gue kayak ada di suatu tempat, suatu tempat yg belom pernah gue datengin sebelomnya"
"Di Indonesia? Atau di luar negeri?"
"Nggak tau, Tapi dari tempat itu, gue bisa melihat semuanya dengan jelas. Awan2 yg berterbangan, lautan yg biru, cahaya matahari yg menyinari bumi"
"Ada orang laen di mimpi lo itu?"
"Cuma gue sendiri, nggak ada siapa2"
"Yg lo rasa?"
"Rasanya hati ini damai, nyaman, tentram"
Mendengar keseluruhan mimpi misterius Desma, tiba2 gue mempunyai firasat yg buruk, diikuti dengan keringat dingin gue yg menetes. Namun Desma memperlihatkan reaksi yg berbeda, senyum puas menyembul di wajahnya ketika gue menanyakan apa yg ia rasakan di dalam mimpi itu.

Bersambung

JabLai cOY memberi reputasi
1
![[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu](https://s.kaskus.id/images/2014/04/09/6430330_20140409050230.jpg)



![[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu](https://dl.kaskus.id/bethhart.com/wp-content/uploads/2013/04/Twitter11.png)