- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#4274
Spoiler for Part 115:
Meskipun gw lebih cenderung ke tika, alasannya karena dia cewe gw, tapi kadang gw cenderung ke lia disaat perasaan atau feeling gw gak enak tentang tika. Walaupun emang gw gak punya bukti. Semua cuma berdasarkan insting gw aja. Dan semua berbanding terbaik antara perasaan dan yang gw liat. Tika dimata gw setia, tapi perasaan gw bilang lain. Dan sifat kalemnya tika yang susah buat gw nebak siapa tika sebenernya. Walaupun gw dan tika bisa dibilang pasangan yang sebentar-sebentar berantem, sebentar balikan, Sebisa gw gak mau bilang putus lagi, walaupun kadang emang ngeganjel di hati gw, tapi mau gimana lagi? gw gak punya bukti. Gw cuma cemburu buta, sampai akhirnya waktu itu gw inget lagi berantem, masalah seperti biasa. Gw diajak teman gw ke warnet, tepatnya tempat game online, bukan warnet. Dinan, sang maniak game
Dinan: ndra, yuk main
Gw: gak ah, lagi males
Dinan: anak-anak udah pada kesana semua tuh
Gw: gak pada mau belajar apa?
Dinan: sampe pulang juga gak bakalan ada guru
Gw: kok gak pada pulang aja?
Dinan: kan dikasih tugas
Gw: kok pada main game?
Dinan:
Udah yuk lah, daripada bengong disini, palingan juga si tika
Gw: males gw beneran deh.
Dinan: ini ke warnet baru, semua masih baru. Di sebelah SMK * sana
Gw: sebelah smk itu?
Dinan: iya, beuhhh cewe-cewenya ndra.....
Gw: yuk berangkat #TSMemangBegituDulu
Setelah sampai ke warnet yang dituju, emang jalan agak jauh banget
Gw: ini?
Dinan: iya
Gw: anak-anak mana?
Dinan: di dalem, yuk
Gw: yukk
Ternyata bener kata si dinan, ini warnet di depannya banyak banget cewe-cewe pada ngumpul. Pemandangan yang asing banget karena di sekolah gw gak ada cewe sebanyak ini
Dan tentunya cowo seganteng TS juga pemandangan yang asing karena di sekolah mereka cowo-cowonya sedikit. Ya benar, ini adalah SMEA, alias SMK yang banyak dan isinya cewe semua. Gw pun masuk mengikuti dinan dari belakang.
Gw: punten
( permisi )
Cewe-cewe: mangga aa
( silahkan kaka )
Gw: hehehe
Cewe-cewe: ih ganteng ya. anak sekolah mana tuh. kenalan dong. hay cowo ( pada bisik-bisik, tapi gw bisa denger )
Sampe di dalem ternyata warnet itu isinya penuh sama temen-temen sekelas gw
Malah orang lain cuma ada beberapa dan akhirnya memlilih mundur karena situasi dan kondisi tidak bisa ditoleransi lagi.
Kayanya cewe-cewe yang di depan tadi kesini bukan mau ngenet, apalagi main game. Tujuan utama mereka adalah, ngecengin cowo-cowo yang lewat dan main di dalam warnet dan tentunya mereka juga cari pacar
Emang sih Mereka biasa-biasa aja, gak terlalu cantik, gak terlalu jelek sampai ada salah satu cewe berjalan dari luar. Tinggi, rambutnya panjang, putih, jutek banget tapi cantik masuk ke dalam warnet. Lalu berjalan ke meja operator, gw gak denger ngomong apa. Tapi udah itu dia duduk di deket sana, mungkin nunggu yang kosong. Dasar naluri cowo, gw pengen aja kenalan kalo ada cewe yang cantik, apalagi udah di depan mata, sendirian lagi
Gw tanya temen-temen gw, katanya mereka juga belum pernah liat cewe itu, mungkin pertama kalinya kesini, apa dia gak tau ya ini warnet buat game? ataukah dia gamers? cewek, feminim, gamers? 
Dengan sedikit basa basi gw berjalan ke arah cewe itu, lalu duduk gak jauh dari tempatnya duduk. Lalu mengambil minuman yang ada di kulkas sebelah gw duduk.
Gw: ehemm ( slurppppp ahhh )
Cewe: ........
Gw: mau?
Cewe:
Gw: kalo mau ambil aja ( sok kaya banget gw
)
Cewe: gak kak makasih
Gw: gak apa-apa sambil nunggu, masih lama kan?
Cewe: iya sih masih lama. tapi gak haus kok
Gw: diambilin ya. Nih
Cewe: ih kak, gak usah, jadi ngerepotin
Gw: gak apa-apa \
/ Hendra
Tasya: tasya. ( panggil saja begitu )
Lalu gak lama HP gw berbunyi, ada sms. Dari tika
Tika: jangan deket-deket sama cewe lain
Spontan gw langsung clingak-clinguk kiri kanan, tapi gak ada batang hidung tika ataupun teman-temannya. Lalu gw balas
Gw: enggak kok
Kadang gw bingung, tika bisa tau gw kalo gw ngapa-ngapain. Sedangkan gw mantau dia lewat mana? Tika seakan-akan bisa ngeliat gw dimanapun gw berada sama siapa, kapan. Tapi gw gak pernah tau caranya. Apa mungkin dia nyewa mata-mata buat ngikutin gw
Lalu gw lanjut ke tasya 
Gw: sekolah di mana?
Tasya: di SMK* tuh disebelah
Gw: ohhhh, anak sana ya. Suka kesini?
Tasya: suka kok, dulu pas baru-baru dibuka belum rame banget gini
Gw: kamu main game?
Tasya: hehehehe
Gw:
Tasya: kakak sekolah dimana?
Gw: di SMK * tuh depan goyobod
Tasya: ohhhh, tau tau . aku suka kesana kok
Gw: beli goyobod?
Tasya: enggak, lewat aja
Gw:
Eh kamu kelas berapa?
Tasya: kelas 2, kakak?
Gile, gw tiap deket ama cewe, kenapa selalu diatas gw, gw aja masih kelas 1
tengsin dong kalo gw bilang gw kelas 1 
Gw: jangan bilang kakak dong, sama kelas 2
Panggil hendra aja 
Tasya: oh iya hendra, panggil aku tasya aja
Gw: iya tasya. Eh aku mau ke depan dulu, kapan-kapan ngobrol-ngobrol lagi ya
Tasya: iya kalo ketemu lagi, aku kan jarang kesini
Gw: kalo sms an kan bisa?
Tasya: yaudah nanti sms an aja
Gw: iya nanti aku sms ya
Tasya: iya
Gw: dahhh
Tasya: nomernya gak di minta dulu ?
Gw: daritadi kek ngomongnya, kan emang gak punya nomer kamu
Tasya: hahaha, tapi jangan dikasih-kasih ke orang lain ya.
Gw: OK
duluan ya, mau ke depan
Tasya: iya, ini juga udah mau main
Gw: dahhhh
Dinan:
Gw: napa lu bro
Dinan: besok-besok gw gak bakalan ngajak lu kesini lagi
Gw: kenapa
Dinan: itu kan gebetan gw
Gw: emang lu kenal?
Dinan: udah sering liat, tapi namanya aja gw gak tau
Gw: namanya tasya, anak smk *, kelas 2, no HPnya juga ada
Dinan: Buuuuajjiiiinggannnnn
Gw:
Gw kadang heran ama temen-temen gw, mereka kadang takut kalo udah berhubungan sama yang namanya "perempuan" ,di kelas aja ribut banget ngomongin cewe, pas di depan mereka, ngomong buat kenalan aja gak berani
Tapi gw enggak.
Gw udah hampir gak punya malu
Gw dan tasya ini sering sms an, emang sih dia ngasih respon ke gw, tapi gak gw anggap berlebihan, karena gw masih punya tika, dan gw ngehargain dia, tasya cuma sebatas teman ngobrol disaat gw kesel sama tika, kadangs smsan sama lia juga. Sampai pada suatu hari, gw lagi duduk-duduk di depan kelas, mendengerkan lagu dari HP, ada sms dari tika
Tika: ehemm
Gw: udah ke kantin?
Tika: tasya siapa?
Gw:
Tika: dia siapa kamu?
Tika tau tasya dari mana? gw kadang bingung, siapa sebenernya mata-matanya tika. Kenapa gw gak pernah ngeliat orang yang mencurigakan dimanapun, padahal gw selalu sama temen-temen sekelas gw, tapi gw gak ngeliat satupun temannya tika. Apa jangan-jangan? mata-matanya tika adalah temen sekelas gw sendiri? Memang, selalu ada udang dibalik bakwan #Hmmmm Gak lama langsung gw bales sms dari tika
Gw: bukan siapa-siapa aku kok, cuma kenal di warnet aja
Tika: kamu ngelarang aku sms an telepon-teleponan ama yang lain, sedangkan kamu sendirinya gitu
Gw: iya maaf, tapi kan kamu juga masih tetep sms an ama teleponan ama yang lain juga kan?
Lia: ndra nanti malem minggu temenin gw jalan
Gw: kemana? nanti malem dong malem minggu? ( send to lia )
Tika: tapi kan itu semua cuma temen aku
Gw: iya tasya juga cuma temen kok ( send to tika )
Lia: kemana aja, yaudah nanti ketemu di tempat biasa
Gw: ok ( send to lia )
Tika: Tapi kan kamu kenalannya baru, kalo aku kan temen-temen lama aku
Gw: terserah deh, aku bilang cuma temen ya cuma temen ( send to tika )
Wanita memang begitu, disaat kita gak boleh ngelakuin ini itu, dia sendiri ngelakuin. Disaat kita marah dia ngelakuin itu, dia selalu bisa jawab " kamu juga kan kaya gitu, masa aku gak boleh " Hubungan gw dengan tika emang gak harmonis, tapi diantara kita berdua gak ada yang mau putus satupun. Gw sebenernya kesel, tapi gw gak berani bilang putus, takut kejadian ama yang udah-udah, putri dan lia. Disamping itu juga sebenernya gw sayang sama tika, walaupun dia gak selingkuh, tapi sifat dan kelakuannya yang bikin kepala gw kadang panas banget
Dan disaat sebuah hubungan seperti itu, apa yang para pria cari? tentunya adalah orang ketiga, gw punya lia. Tentunya lia ini adalah sahabat gw, bukan pacar atau gebetan gw. Gw dan dia saling sayang, tapi cuma sebagai temen, udah cukup itu aja. Seenggaknya sampai saat ini.
Gw gak perduli sama tika, sikapnya dia yang kadang terlalu berlebihan, sedangkan dia gak ngeliat diri dia sendiri kaya gimana. Gak adil, dia selalu ngelakuin hal yang gak gw suka, tapi pas gw ngelakuin hal yang sama, dia marah. Malam ini malam minggu, gw lebih memilih ngedate bersama lia dibanding dengan tika. Karena gw biasa ngedate juga cuma di kostannya
Dari rumah, gw langsung pergi ke tempat biasa lia nunggu gw, dan masih sama seperti dulu, dari dalam angkot gw udah bisa ngeliat mobilnya lia.
Gw turun lalu berjalan ke arah lia
Gw: maaf lama, macet biasa
Lia: udah biasa, masuk
Gw: mau kemana nih ?
Lia: gak tau hahahaha
Gw:
Lia: mamah papah lagi gak ada di rumah, lagi ke luar kota, makanya aku ngajak kamu main, Kan cuma kamu yang bisa aku culik ampe tengah malem
Gw: emang mau kemana coba ampe tengah malem?
Lia: ya enggak sampe tengah malem juga, aku udah beberapa malam minggu jam 8 udah di teleponin papah, suruh pulang suruh pulang, kadang di rumah aja. Bengong
Gw:
Lia: kaya yang kamu pergi kemana-mana aja
Gw: tapi aku kan sama pacar aku
Lia: emang pacarannya dimana?
Gw: di kostan dia
Lia: sudah kuduga.
Gw: orang dianya gak mau aku ajak jalan-jalan kesana kesini, katanya takut pulang malem.
Lia: ya emang cewe kaya gitu ya gitu, pacaran di kostan. Ati-ati pacarannya keceplosan
Gw: keceplosan gimana?
Lia: itu tuh
Gw: apa sih ?
Lia: yang kaya kita hampir lakuin
Gw: ohhh
Lia:
Gw: heheheh
Lia: malah ketawa. jangan-jangan
Gw: apa sih, belum lah. gak berani
Eh ini kita mau kemana? 
Lia: ke rumah gw dulu, gak liat nih masa jalan baju gw kaya gini, belum mandi juga
Gw: pantesan
Lia: pantesan apa?
Gw: mobilnya wangi banget, mandi parfum ya
Lia:
Masih gak berubah, dari dulu kalo lia gak mandi dan ngejemput gw, badannya selalu di semprot parfum segitu banyaknya. jendela mobil ditutup, ampe gw susah napas
Setelah sampai di rumah lia
Gw: ( planga-plongo )
Lia: nyari siapa?
Gw: Papah mamah kamu
Lia: kan udah dibilang ke luar kota
Gw: kali aja kamu bohong, biasanya kan gitu
Lia: gak ada, cuma ada si mbok aja , yaudah yuk masuk, tungguin aku mandi, ganti baju
Gw: iya,
Lalu gw masuk, lia ke dalam kamarnya. Gw nonton di tempat biasa, serasa nostalgia. Udah lama banget gw gak kesini, bukan apa-apa, gw takut sama bapanya
Gw nunggu sambil nonton TV, setelah beberapa lama, lia keluar, sudah selesai mandi, tapi belum ganti baju, masih pake kaos. Lalu duduk di sebelah gw sambil mengeringkan rambutnya.
Gw: nah gitu dong, kan wangi, cantik
Lia:
Gw: terus kita mau kemana?
Lia: belum tau, kaya biasa aja wara wiri
. Eh aku mau tanya sesuatu ama kamu
Gw: tanya apa?
Lia: si tika cewe kamu tau gak kamu jalan sama aku?
Gw: ya enggak lah, kalo tau gimana ceritanya.
Lia: sekarang kalo misalkan si tika di posisi kamu. Dia jalan sama cowo lain, berduaan kaya gini. Apa reaksi kamu
Gw: ....................
Lia: bingung kan?
Quote:
Dinan: ndra, yuk main
Gw: gak ah, lagi males
Dinan: anak-anak udah pada kesana semua tuh
Gw: gak pada mau belajar apa?
Dinan: sampe pulang juga gak bakalan ada guru
Gw: kok gak pada pulang aja?
Dinan: kan dikasih tugas
Gw: kok pada main game?

Dinan:
Udah yuk lah, daripada bengong disini, palingan juga si tikaGw: males gw beneran deh.
Dinan: ini ke warnet baru, semua masih baru. Di sebelah SMK * sana
Gw: sebelah smk itu?
Dinan: iya, beuhhh cewe-cewenya ndra.....
Gw: yuk berangkat #TSMemangBegituDulu
Setelah sampai ke warnet yang dituju, emang jalan agak jauh banget
Quote:
Gw: ini?
Dinan: iya
Gw: anak-anak mana?
Dinan: di dalem, yuk
Gw: yukk
Ternyata bener kata si dinan, ini warnet di depannya banyak banget cewe-cewe pada ngumpul. Pemandangan yang asing banget karena di sekolah gw gak ada cewe sebanyak ini
Dan tentunya cowo seganteng TS juga pemandangan yang asing karena di sekolah mereka cowo-cowonya sedikit. Ya benar, ini adalah SMEA, alias SMK yang banyak dan isinya cewe semua. Gw pun masuk mengikuti dinan dari belakang.Quote:
Gw: punten
( permisi )Cewe-cewe: mangga aa
( silahkan kaka )Gw: hehehe

Cewe-cewe: ih ganteng ya. anak sekolah mana tuh. kenalan dong. hay cowo ( pada bisik-bisik, tapi gw bisa denger )
Sampe di dalem ternyata warnet itu isinya penuh sama temen-temen sekelas gw
Malah orang lain cuma ada beberapa dan akhirnya memlilih mundur karena situasi dan kondisi tidak bisa ditoleransi lagi.
Kayanya cewe-cewe yang di depan tadi kesini bukan mau ngenet, apalagi main game. Tujuan utama mereka adalah, ngecengin cowo-cowo yang lewat dan main di dalam warnet dan tentunya mereka juga cari pacar
Emang sih Mereka biasa-biasa aja, gak terlalu cantik, gak terlalu jelek sampai ada salah satu cewe berjalan dari luar. Tinggi, rambutnya panjang, putih, jutek banget tapi cantik masuk ke dalam warnet. Lalu berjalan ke meja operator, gw gak denger ngomong apa. Tapi udah itu dia duduk di deket sana, mungkin nunggu yang kosong. Dasar naluri cowo, gw pengen aja kenalan kalo ada cewe yang cantik, apalagi udah di depan mata, sendirian lagi
Gw tanya temen-temen gw, katanya mereka juga belum pernah liat cewe itu, mungkin pertama kalinya kesini, apa dia gak tau ya ini warnet buat game? ataukah dia gamers? cewek, feminim, gamers? 
Dengan sedikit basa basi gw berjalan ke arah cewe itu, lalu duduk gak jauh dari tempatnya duduk. Lalu mengambil minuman yang ada di kulkas sebelah gw duduk.
Quote:
Gw: ehemm ( slurppppp ahhh )
Cewe: ........
Gw: mau?
Cewe:

Gw: kalo mau ambil aja ( sok kaya banget gw
)Cewe: gak kak makasih
Gw: gak apa-apa sambil nunggu, masih lama kan?
Cewe: iya sih masih lama. tapi gak haus kok
Gw: diambilin ya. Nih
Cewe: ih kak, gak usah, jadi ngerepotin
Gw: gak apa-apa \
/ Hendra Tasya: tasya. ( panggil saja begitu )
Lalu gak lama HP gw berbunyi, ada sms. Dari tika
Tika: jangan deket-deket sama cewe lain
Spontan gw langsung clingak-clinguk kiri kanan, tapi gak ada batang hidung tika ataupun teman-temannya. Lalu gw balas
Quote:
Gw: enggak kok
Kadang gw bingung, tika bisa tau gw kalo gw ngapa-ngapain. Sedangkan gw mantau dia lewat mana? Tika seakan-akan bisa ngeliat gw dimanapun gw berada sama siapa, kapan. Tapi gw gak pernah tau caranya. Apa mungkin dia nyewa mata-mata buat ngikutin gw
Lalu gw lanjut ke tasya 
Quote:
Gw: sekolah di mana?
Tasya: di SMK* tuh disebelah
Gw: ohhhh, anak sana ya. Suka kesini?
Tasya: suka kok, dulu pas baru-baru dibuka belum rame banget gini
Gw: kamu main game?
Tasya: hehehehe

Gw:

Tasya: kakak sekolah dimana?
Gw: di SMK * tuh depan goyobod

Tasya: ohhhh, tau tau . aku suka kesana kok
Gw: beli goyobod?
Tasya: enggak, lewat aja
Gw:
Eh kamu kelas berapa?Tasya: kelas 2, kakak?
Gile, gw tiap deket ama cewe, kenapa selalu diatas gw, gw aja masih kelas 1
tengsin dong kalo gw bilang gw kelas 1 
Quote:
Gw: jangan bilang kakak dong, sama kelas 2
Panggil hendra aja 
Tasya: oh iya hendra, panggil aku tasya aja

Gw: iya tasya. Eh aku mau ke depan dulu, kapan-kapan ngobrol-ngobrol lagi ya
Tasya: iya kalo ketemu lagi, aku kan jarang kesini
Gw: kalo sms an kan bisa?

Tasya: yaudah nanti sms an aja
Gw: iya nanti aku sms ya

Tasya: iya

Gw: dahhh

Tasya: nomernya gak di minta dulu ?
Gw: daritadi kek ngomongnya, kan emang gak punya nomer kamu
Tasya: hahaha, tapi jangan dikasih-kasih ke orang lain ya.
Gw: OK
duluan ya, mau ke depanTasya: iya, ini juga udah mau main

Gw: dahhhh
Dinan:

Gw: napa lu bro

Dinan: besok-besok gw gak bakalan ngajak lu kesini lagi
Gw: kenapa

Dinan: itu kan gebetan gw

Gw: emang lu kenal?
Dinan: udah sering liat, tapi namanya aja gw gak tau

Gw: namanya tasya, anak smk *, kelas 2, no HPnya juga ada
Dinan: Buuuuajjiiiinggannnnn

Gw:
Gw kadang heran ama temen-temen gw, mereka kadang takut kalo udah berhubungan sama yang namanya "perempuan" ,di kelas aja ribut banget ngomongin cewe, pas di depan mereka, ngomong buat kenalan aja gak berani
Tapi gw enggak.
Gw udah hampir gak punya malu
Gw dan tasya ini sering sms an, emang sih dia ngasih respon ke gw, tapi gak gw anggap berlebihan, karena gw masih punya tika, dan gw ngehargain dia, tasya cuma sebatas teman ngobrol disaat gw kesel sama tika, kadangs smsan sama lia juga. Sampai pada suatu hari, gw lagi duduk-duduk di depan kelas, mendengerkan lagu dari HP, ada sms dari tikaQuote:
Tika: ehemm
Gw: udah ke kantin?
Tika: tasya siapa?
Gw:

Tika: dia siapa kamu?
Tika tau tasya dari mana? gw kadang bingung, siapa sebenernya mata-matanya tika. Kenapa gw gak pernah ngeliat orang yang mencurigakan dimanapun, padahal gw selalu sama temen-temen sekelas gw, tapi gw gak ngeliat satupun temannya tika. Apa jangan-jangan? mata-matanya tika adalah temen sekelas gw sendiri? Memang, selalu ada udang dibalik bakwan #Hmmmm Gak lama langsung gw bales sms dari tika
Quote:
Gw: bukan siapa-siapa aku kok, cuma kenal di warnet aja
Tika: kamu ngelarang aku sms an telepon-teleponan ama yang lain, sedangkan kamu sendirinya gitu
Gw: iya maaf, tapi kan kamu juga masih tetep sms an ama teleponan ama yang lain juga kan?
Lia: ndra nanti malem minggu temenin gw jalan
Gw: kemana? nanti malem dong malem minggu? ( send to lia )
Tika: tapi kan itu semua cuma temen aku
Gw: iya tasya juga cuma temen kok ( send to tika )
Lia: kemana aja, yaudah nanti ketemu di tempat biasa
Gw: ok ( send to lia )
Tika: Tapi kan kamu kenalannya baru, kalo aku kan temen-temen lama aku
Gw: terserah deh, aku bilang cuma temen ya cuma temen ( send to tika )
Wanita memang begitu, disaat kita gak boleh ngelakuin ini itu, dia sendiri ngelakuin. Disaat kita marah dia ngelakuin itu, dia selalu bisa jawab " kamu juga kan kaya gitu, masa aku gak boleh " Hubungan gw dengan tika emang gak harmonis, tapi diantara kita berdua gak ada yang mau putus satupun. Gw sebenernya kesel, tapi gw gak berani bilang putus, takut kejadian ama yang udah-udah, putri dan lia. Disamping itu juga sebenernya gw sayang sama tika, walaupun dia gak selingkuh, tapi sifat dan kelakuannya yang bikin kepala gw kadang panas banget
Dan disaat sebuah hubungan seperti itu, apa yang para pria cari? tentunya adalah orang ketiga, gw punya lia. Tentunya lia ini adalah sahabat gw, bukan pacar atau gebetan gw. Gw dan dia saling sayang, tapi cuma sebagai temen, udah cukup itu aja. Seenggaknya sampai saat ini. Gw gak perduli sama tika, sikapnya dia yang kadang terlalu berlebihan, sedangkan dia gak ngeliat diri dia sendiri kaya gimana. Gak adil, dia selalu ngelakuin hal yang gak gw suka, tapi pas gw ngelakuin hal yang sama, dia marah. Malam ini malam minggu, gw lebih memilih ngedate bersama lia dibanding dengan tika. Karena gw biasa ngedate juga cuma di kostannya
Dari rumah, gw langsung pergi ke tempat biasa lia nunggu gw, dan masih sama seperti dulu, dari dalam angkot gw udah bisa ngeliat mobilnya lia. Quote:
Gw turun lalu berjalan ke arah lia
Gw: maaf lama, macet biasa
Lia: udah biasa, masuk
Gw: mau kemana nih ?
Lia: gak tau hahahaha
Gw:

Lia: mamah papah lagi gak ada di rumah, lagi ke luar kota, makanya aku ngajak kamu main, Kan cuma kamu yang bisa aku culik ampe tengah malem

Gw: emang mau kemana coba ampe tengah malem?
Lia: ya enggak sampe tengah malem juga, aku udah beberapa malam minggu jam 8 udah di teleponin papah, suruh pulang suruh pulang, kadang di rumah aja. Bengong
Gw:

Lia: kaya yang kamu pergi kemana-mana aja
Gw: tapi aku kan sama pacar aku

Lia: emang pacarannya dimana?

Gw: di kostan dia

Lia: sudah kuduga.
Gw: orang dianya gak mau aku ajak jalan-jalan kesana kesini, katanya takut pulang malem.
Lia: ya emang cewe kaya gitu ya gitu, pacaran di kostan. Ati-ati pacarannya keceplosan
Gw: keceplosan gimana?

Lia: itu tuh

Gw: apa sih ?

Lia: yang kaya kita hampir lakuin
Gw: ohhh

Lia:

Gw: heheheh

Lia: malah ketawa. jangan-jangan

Gw: apa sih, belum lah. gak berani
Eh ini kita mau kemana? 
Lia: ke rumah gw dulu, gak liat nih masa jalan baju gw kaya gini, belum mandi juga
Gw: pantesan

Lia: pantesan apa?

Gw: mobilnya wangi banget, mandi parfum ya

Lia:

Masih gak berubah, dari dulu kalo lia gak mandi dan ngejemput gw, badannya selalu di semprot parfum segitu banyaknya. jendela mobil ditutup, ampe gw susah napas
Setelah sampai di rumah liaQuote:
Gw: ( planga-plongo )
Lia: nyari siapa?

Gw: Papah mamah kamu
Lia: kan udah dibilang ke luar kota

Gw: kali aja kamu bohong, biasanya kan gitu

Lia: gak ada, cuma ada si mbok aja , yaudah yuk masuk, tungguin aku mandi, ganti baju
Gw: iya,
Lalu gw masuk, lia ke dalam kamarnya. Gw nonton di tempat biasa, serasa nostalgia. Udah lama banget gw gak kesini, bukan apa-apa, gw takut sama bapanya
Gw nunggu sambil nonton TV, setelah beberapa lama, lia keluar, sudah selesai mandi, tapi belum ganti baju, masih pake kaos. Lalu duduk di sebelah gw sambil mengeringkan rambutnya.Quote:
Gw: nah gitu dong, kan wangi, cantik

Lia:

Gw: terus kita mau kemana?
Lia: belum tau, kaya biasa aja wara wiri
. Eh aku mau tanya sesuatu ama kamuGw: tanya apa?
Lia: si tika cewe kamu tau gak kamu jalan sama aku?
Gw: ya enggak lah, kalo tau gimana ceritanya.
Lia: sekarang kalo misalkan si tika di posisi kamu. Dia jalan sama cowo lain, berduaan kaya gini. Apa reaksi kamu
Gw: ....................
Lia: bingung kan?
Diubah oleh dingdingding 18-06-2014 19:44
rafifdx memberi reputasi
1
Kutip
Balas