Repot jg ya
Masa' harus ada korban polisi dulu baru dikasih sapi semi otomatis
Quote:
Original Posted By sriwijaya1►maap gan.... nubie mau coba ngasih pandangan nubie disini.
yang pertama harus diluruskan adalah... 2-2nya pistol kok... cuman yang satu revolver (karena ada drum yang berputar) yang satu lagi disebutnya sebagai self loading atau semi otomatis.
sepertinya alasan utama kenapa tidak menggunakan semi otomatis adalah tidak perlu... mengingat di Indonesia senjata api tidak diperbolehkan untuk diperjual belikan... jadi tidak terlihat adanya kepentingan Polri untuk menggunakan semi otomatis... jadi anggapannya adalah masyarakat senjata paling mematikannya adalah senjata tajam... jadi anggapannya 6 - 8 shot revolver dengan kaliber sampai dengan .38 cal dinilai masih cukup... dan kepentingan Polri "tidak untuk membunuh" tapi untuk melumpuhkan... dengan anggapan inilah akhirnya revolver dijadikan side arm organik untuk Polri... tingkat kesulitan menembakkan revolver lebih tinggi dibandingkan dengan semi otomatis... perbandingannya begini... perbedaan trigger pull (beratnya picu ketika di tarik) pada revolver bisa mencapai 8 pound (sekitar 4 kg) sedangkan di semi otomatis hanya sekitar 4 pound ( sekitar 2 kg)... dengan begitu ada kecepatan menembak antara 2 varian ini... belum lagi masalah kapasitas peluru dengan revolver hanya 8 paling banyak... sedangkan dengan semi otomatis dengan kaliber organik minimal 12 bahkan ada yang sampai dengan 18... belum lagi masalah perbedaan reload ( isi ulang ) dan lain-lain... akan tetapi urusan maintanance revolver jauh lebih mudah...
untuk beberapa personil yang menggunakan semi otomatis... biasanya mereka punya tugas khusus... entah mereka di pasukan khusus... atau tugas paket (pengawalan/ajudan)... personil2 ini memerlukan fire power yang lebih banyak... misalnya dengan pasukan khusus... tidak menutup kemungkinan kalau mereka harus menjalankan misi selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu...
tidak mentutup kemungkinan nanti kedepannya ketika kebijakan dalam negri dan/atau kebijakan pertahanan dan keamanan kita berubah bisa saja Polri di persenjatai dengan semi otomatis... seperti cerita kepolisian di salah satu negara bagian Amerika Serikat pada pertengahan tahun 90 an masih di persentai dengan rotating drum ( revolver )... kejadiannya sedang on foot chase (mengejar dengan berlari) dan berakhir dengan shoot out (tembak-tembakan)... si penjahat menggunakan semi otomatis... hasilnya adalah 2 anggota polisi menjadi korban... setelah kejadian itu... negara bagian tersebut menggunakan semi otomatis sebagai standarnya...
mohon di maafkan kalau nubie ada salah2 kata yah agan2...