- Beranda
- Stories from the Heart
☆ Dijodohin? hm share aja yah ☆
...
TS
bntown
☆ Dijodohin? hm share aja yah ☆

Hai hai gan and sist...

sorry ya. cuma mau share cerita di mari aja nih..

oke jujur ini ane pake kloningan, soalnya akun prime yang asli udah ada temen yang tahu.. jadi dari pada ntar dibully ama mereka, jadi pakai kloningan aja ya..

oke, maaf kalo agak sedikit berantakan soalnya kagak biasa bikin kayak ginian, paling trit-trit GJ yang pernah ane buat di prime

Spoiler for rules:
Spoiler for Q&A:
oke ini dulu aja intro nya.. masih mau merangkai kata biar indah, oke bro.. makasih..
Spoiler for "index":
Thanx for agan whyushintoryubuat bikinin index versi docx ane

Spoiler for index doc:
PDF format.. many thanx agan nd1tnt1
Spoiler for PDF:
Diubah oleh bntown 02-09-2014 22:51
Arsana277 dan anasabila memberi reputasi
2
507.9K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bntown
#332
Tanggapan doi
wah kangen selvy nih.. gimana ya keadaan tuh anak.. ambil HH
ane : ping
selvy : apa mas?
ane : gak apa apa.. gak kangen sama aku?
selvy : gak mas (ok fine..)
ane : uah kok gitu sih..
selvy : hahaha..
ada apa mas?
ane : gak apa apa.. pingin pov gak?
selvy : gak ada yang marah mas? aku takut sama id buya85


ane : gak kok, id itu udah aku jinakin (kayak ular aja
)
selvy : oke deh mas.. ntar kalo dia macem macem masukin karung ya mas..
ane : beres.. udah pov ya
------------------------------------------------------------------------
Ya perjalanan ziarah walisongo kemaren sangat lancar. Memang ada beberapa hal yang aku tangkep dari Mas Yanis yaitu:
1. Orang nya gak suka macem macem. (Ane kan emang pemalu
)
2. Dia suka bercanda. Bahkan candaannya pernah membuat aku GeeR (yang mana ya neng?
)
3. Dia sepertinya punya sesuatu spesial sama adikku Putri.
Memang aku gak tahu apa dugaan terakhirku tadi benar atau salah. Tapi sebagai wanita, aku tahu kalau hubungan mereka lebih dari yang mereka tampakkan
. Tapi buat apa aku suudzon dengan mereka. Mas Yanis juga belum mau terburu buru, pun demikian aku. Jadi aku memutuskan untuk menekuni apa yang aku jalani saat ini.
Yah, sekarang aku kelas 12 SMA. Alhamdulillah sekolah di pondokku sudah terakreditasi, jadi aku gak perlu belajar di tempat lain agar setara dengan SMA umum
. Kelas 12 ini merupakan tahun terakhirku juga di pondok ini, selebihnya aku akan kembali ke rumah. Dan memulai hal baru seperti kuliah, bekerja, atau yah menikah.
Beberapa kali aku menghubungi keluargaku, entah papa, mama, putri, bahkan mas yanis beberapa kali aku telpon
(maaf ya gak aku share.
). Mendengar nama terakhir aku ingat perbedaan ketika pertama kali ketemu dan pertemuan kedua.
Pada kesempatan pertama, dia terlihat cuek dan menghindar dariku. Aku bisa maklumi karena aku memang belum pernah berhubungan dengan lelaki mana pun. Mas Yanis adalah lelaki pertama yang benar benar menjalin komunikasi denganku. Jadi pasti aku bersifat menyebalkan dan membuat dia bete
.
Pada kesempatan kedua, dia lebih relaks. Dia mulai membuat candaan, mulai ngomong gak ada artinya (sekali lagi beda tipis ane dengan hal gak wajar, kali ini ane beda tipis sama orang gila.
), dan yang paling penting dia pandai menempatkan diri di berbagai situasi.
Dia juga punya kekurangan, matanya terkadang jelalatan kalau ada wanita yang kece.
(Maaf neng itu sifat alami cowok ane gak bisa merubahnya.
) Yah tapi apa pun dia gak pernah jebol pertahanan imannya meski dia sendiri yang suka memancing agar imannya bisa jebol.
(Ane agak gak enak sama narasi ini.. ntar ane pikir dulu apa yang aneh
).
Setelah ziarah itu selesai aku berpisah dengan putri dan mas yanis. Seperti biasa, aku mengonsultasikan hal yang aku dapatkan dengan ustadzah
. Beliau juga diam diam aku minta tolong untuk memantau Mas Yanis. Dan beliau juga menyimpulkan sebenarnya dia anak baik (kok pake sebenarnya neng?
) Tapi ada satu laporan yang bikin aku was was.
Ustadzah : tapi aku lihat di Muria dia dan adikmu bergandengan tangan.
Aku langsung merenungkan apa yang diberitahu ustadzah itu
. Melihat kecemasanku beliau melanjutkan
Ustadzah : tenang sel, sepertinya adikmu sakit sebelum itu. Ustadz Amir juga di dekat tkp waktu itu dan bilang ke aku kalo adikmu sempet sakit.
Mendengar hal itu, aku jadi lega saat itu
. Aku semakin sering mengumpulkan info tentang mas yanis entah dari putri, atau papa
. Aku benar benar gak bisa memikirkan ini sepanjang waktu karena jadwal ujian sangat ketat. Aku mengisi hari hariku di pondok dengan belajar lebih giat. (cemungud kakak
)
Suatu hari aku pernah telepon ke mas yanis, yah sebenarnya karena Semua orang rumah sudah aku hubungi
.. (buneng ane dijadiin pilihan terakhir
.. gak apa apa lah keep the best for the last.
)
Aku : assalamualaikum
Yanis : waalaikumsalam
, Selvy ya?
Aku : hehehe, iya mas
gimana mas kabarnya?
Yanis : Alhamdulillah baik.
Tumben nelfon sel?
Aku : iya mas, mumpung masih ada bonusan
(yah kan, sangat polos sekali
)
Yanis : oh, kirain kangen aku
.. hahaha..
Aku : eh kangen kok mas, beneran deh..
(semriwing semriwing)
Yanis : wah tahu gak Sel kamu beda banget loh kalo lagi telepon.
Aku : beda apanya mas? Kayaknya aku sama aja?9
Yanis : entahlah, kamu seakan gak membatasi diri kamu kalo bicara lewat telpon gini
.. seandainya kamu mau terbuka, yah mungkin bisa memengaruhi keputusan kita nanti.
Aku cuma diam, yap aku menangkap sinyal sepertinya dia mau membuka hati asal aku mau sedikit membuka diri
(sifatnya ya, bukan buka diri secara harfiah
).
Kita mengobrol cukup lama ya 10 menit lah.. meski buat orang yang pacaran itu disebut singkat, bagiku 10 menit bicara dengan lawan jenis bukan muhrim merupakan hal luar biasa bagiku
.. setelah hampir 10 menit..
Aku : eh udah mas ya, bonusannya mau habis
(oh snap.. beneran deh menohok nih anak
)
Yanis : oh yah, gak apa apa..
Aku : assalamualaikum.
Yanis : waalaikumsalam.
yah segitu dulunya..
kapan kapan disambung, kan kak selvy lagi di pondok.. oke..
ane : ping
selvy : apa mas?
ane : gak apa apa.. gak kangen sama aku?

selvy : gak mas (ok fine..)
ane : uah kok gitu sih..

selvy : hahaha..
ada apa mas?ane : gak apa apa.. pingin pov gak?
selvy : gak ada yang marah mas? aku takut sama id buya85



ane : gak kok, id itu udah aku jinakin (kayak ular aja
)selvy : oke deh mas.. ntar kalo dia macem macem masukin karung ya mas..

ane : beres.. udah pov ya

------------------------------------------------------------------------
Ya perjalanan ziarah walisongo kemaren sangat lancar. Memang ada beberapa hal yang aku tangkep dari Mas Yanis yaitu:
1. Orang nya gak suka macem macem. (Ane kan emang pemalu
)2. Dia suka bercanda. Bahkan candaannya pernah membuat aku GeeR (yang mana ya neng?
)3. Dia sepertinya punya sesuatu spesial sama adikku Putri.
Memang aku gak tahu apa dugaan terakhirku tadi benar atau salah. Tapi sebagai wanita, aku tahu kalau hubungan mereka lebih dari yang mereka tampakkan
. Tapi buat apa aku suudzon dengan mereka. Mas Yanis juga belum mau terburu buru, pun demikian aku. Jadi aku memutuskan untuk menekuni apa yang aku jalani saat ini.
Yah, sekarang aku kelas 12 SMA. Alhamdulillah sekolah di pondokku sudah terakreditasi, jadi aku gak perlu belajar di tempat lain agar setara dengan SMA umum
. Kelas 12 ini merupakan tahun terakhirku juga di pondok ini, selebihnya aku akan kembali ke rumah. Dan memulai hal baru seperti kuliah, bekerja, atau yah menikah.
Beberapa kali aku menghubungi keluargaku, entah papa, mama, putri, bahkan mas yanis beberapa kali aku telpon
(maaf ya gak aku share.
). Mendengar nama terakhir aku ingat perbedaan ketika pertama kali ketemu dan pertemuan kedua.Pada kesempatan pertama, dia terlihat cuek dan menghindar dariku. Aku bisa maklumi karena aku memang belum pernah berhubungan dengan lelaki mana pun. Mas Yanis adalah lelaki pertama yang benar benar menjalin komunikasi denganku. Jadi pasti aku bersifat menyebalkan dan membuat dia bete
.Pada kesempatan kedua, dia lebih relaks. Dia mulai membuat candaan, mulai ngomong gak ada artinya (sekali lagi beda tipis ane dengan hal gak wajar, kali ini ane beda tipis sama orang gila.
), dan yang paling penting dia pandai menempatkan diri di berbagai situasi.
Dia juga punya kekurangan, matanya terkadang jelalatan kalau ada wanita yang kece.
(Maaf neng itu sifat alami cowok ane gak bisa merubahnya.
) Yah tapi apa pun dia gak pernah jebol pertahanan imannya meski dia sendiri yang suka memancing agar imannya bisa jebol.
(Ane agak gak enak sama narasi ini.. ntar ane pikir dulu apa yang aneh
).Setelah ziarah itu selesai aku berpisah dengan putri dan mas yanis. Seperti biasa, aku mengonsultasikan hal yang aku dapatkan dengan ustadzah
. Beliau juga diam diam aku minta tolong untuk memantau Mas Yanis. Dan beliau juga menyimpulkan sebenarnya dia anak baik (kok pake sebenarnya neng?
) Tapi ada satu laporan yang bikin aku was was.Ustadzah : tapi aku lihat di Muria dia dan adikmu bergandengan tangan.

Aku langsung merenungkan apa yang diberitahu ustadzah itu
. Melihat kecemasanku beliau melanjutkanUstadzah : tenang sel, sepertinya adikmu sakit sebelum itu. Ustadz Amir juga di dekat tkp waktu itu dan bilang ke aku kalo adikmu sempet sakit.

Mendengar hal itu, aku jadi lega saat itu
. Aku semakin sering mengumpulkan info tentang mas yanis entah dari putri, atau papa
. Aku benar benar gak bisa memikirkan ini sepanjang waktu karena jadwal ujian sangat ketat. Aku mengisi hari hariku di pondok dengan belajar lebih giat. (cemungud kakak
)Suatu hari aku pernah telepon ke mas yanis, yah sebenarnya karena Semua orang rumah sudah aku hubungi
.. (buneng ane dijadiin pilihan terakhir
.. gak apa apa lah keep the best for the last.
)Aku : assalamualaikum

Yanis : waalaikumsalam
, Selvy ya?
Aku : hehehe, iya mas
gimana mas kabarnya?
Yanis : Alhamdulillah baik.
Tumben nelfon sel?
Aku : iya mas, mumpung masih ada bonusan
(yah kan, sangat polos sekali
)Yanis : oh, kirain kangen aku
.. hahaha..
Aku : eh kangen kok mas, beneran deh..
(semriwing semriwing)Yanis : wah tahu gak Sel kamu beda banget loh kalo lagi telepon.

Aku : beda apanya mas? Kayaknya aku sama aja?9

Yanis : entahlah, kamu seakan gak membatasi diri kamu kalo bicara lewat telpon gini
.. seandainya kamu mau terbuka, yah mungkin bisa memengaruhi keputusan kita nanti.
Aku cuma diam, yap aku menangkap sinyal sepertinya dia mau membuka hati asal aku mau sedikit membuka diri
(sifatnya ya, bukan buka diri secara harfiah
).Kita mengobrol cukup lama ya 10 menit lah.. meski buat orang yang pacaran itu disebut singkat, bagiku 10 menit bicara dengan lawan jenis bukan muhrim merupakan hal luar biasa bagiku
.. setelah hampir 10 menit..Aku : eh udah mas ya, bonusannya mau habis
(oh snap.. beneran deh menohok nih anak
)Yanis : oh yah, gak apa apa..

Aku : assalamualaikum.

Yanis : waalaikumsalam.

yah segitu dulunya..
kapan kapan disambung, kan kak selvy lagi di pondok.. oke..
0
)