- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#3476
Spoiler for Part 106:
Quote:
Gw: aku mau nanya tentang kita
Lia: kita? maksudnya?
Gw: kita bisa kaya gini terus kan?
Lia: aku gak ngerti
Gw: maksudnya, kamu gak bakalan berubah kan jadi lia yang lain?
Lia: hahaha, gak bakalan. Aku bakalan selalu ada buat kamu kalo kamu butuh, kita kan teman

Gw: kalau nanti kamu udah punya cowo ?
Sejenak dia berfikir, lalu dia menjawab
Lia: kalau aku nanti ada cowo lain, kamu harus ngertiin aku
Gw: kalau aku nanti ada cewe lain, kamu juga harus ngertiin aku
Lia: deal

Gw: deal
. Yaudah sana pulang ati-ati, nanti jangan lupa diobatin lagi ya. Kalau ada apa-apa, kasih tau akuLia: siap bos. dah ndra, aku pulang dulu. salam ya ke mamah
Gw: iya ati-ati
Lalu lia pergi menjauh dari rumah gw. Hidup gw rasanya lebih enak kaya gini, pacaran cuma bikin gw patah hati, sakitnya sebenernya gak seberapa, tapi kalo ngerasainnya lama itu kesiksa banget. Kehidupan gw sebagai anak sekolah masih sama aja, dateng, belajar, nongkrong, pulang. Kadang ada lia ke sekolah gw, walaupun jarang banget. Kadang juga gw ngerasa kembali ke masa lalu, pas gw pulang sekolah, tiba-tiba lia ada di depan sekolah gw sambil nyengir terus gw diculik suruh temenin dia belanja atau nonton. Ya itulah lia, dan gw. Yang lain banyak yang mikir kita bedua pacaran, tapi ternyata kita berdua lebih nyaman dengan keadaan yang sekarang, walaupun kadang gw nyesek pas denger cerita dari dia kalo ada cowo yang lagi deketin dia. Rasa gak rela dan gak ihklas itu selalu ada, gw gak tau perasaan lia ke gw kaya gimana kalo gw nyeritain cewe atau gw lagi deket sama cewe lain. Karena emang gak ada cewe yang deketin gw
Alasannya simple, karena mereka mungkin tau nya gw masih sama lia. Gw gak ambil pusing, terserah mereka mau mikir lia itu cewe gw atau bukan, kecuali mereka nanya langsung ke gw. Seperti cewe yang satu ini. Suatu hari entah hari apa gw gak inget sama sekali, pagi atau siang atau sore juga gw gak inget, yang gw inget gw ada di depan kelas lagi liatin temen-temen gw main bola ngelawan kelas lain. Yang ternyata itu adalah kelasnya tika . Kelas gw VS kelas Tika. Quote:
Tika: ehemmm
Gw:

Tika: kelas lo ya?
Gw: iya, kenapa emang?
Tika: kenapa lo gak main?
Gw: gak ah males. lagi gak pengen main. Lagian kalo gw main nanti malah kalah

Tika:
. tumben banget soalnya gak main bola, biasanya pulang sekolah paling kucel sendirianGw: ya kucel kan gak ngerepotin orang lain ( gw nyuci baju sendiri waktu sekolah )
Tika: hebat mana sama gw?

Gw: hebat lo kemana-mana lah, lo kan mandiri, tinggal sendiri, apa-apa sendiri, cantik locu ehhh
Tika: gw dibilang cantik? lucu?
Gw:

Tika: eh, apa kabar cewe lo?
Gw: cewe yang mana?
Tika: emang cewe lo ada berapa sih?

Gw: lu pikir gw playboy

Tika: ya terus?
Gw: udah putus, yang lu maksud lia kan?
Tika: iya itu. kenapa putus? gara-gara.....
Gw: bukan gara-gara itu kok, rahasia itu gak pernah gw kasih tau ke siapa-siapa. cuma lu dan gw yang tau
Tika: ooooo, sorry ya, gw gak tau
Gw: gak apa-apa, sekarang kita temenan kok

Tika: bagus dong, mendingan temenan. Bebas

Gw: iya, eh gw pulang duluan ya
Tika: yaudah yuk bareng, gw juga mau pulang
Gw: bareng gimana? lu kemana, gw kemana

Tika: maksudnya sampe depan jalan dodol

Gw: yaudah ayoo
Gw pulang, tika juga pulang. Gw awalnya gak ada rasa sama tika ini, gw cuma kagum sama dia, dia emang cantik, manis, lucu. tapi perasaan gw masih nyangkut di lia. Gw juga gak ngerti kenapa, padahal lia udah sering banget nyakitin gw, tapi gw selalu dan masih sayang sama dia. Ya mungkin kalo bahasa sekarang gw belum bisa "move on" . Masa kelas 1 gw sebenernya belum dan gak terlalu berwarna, terutama sejak lia pergi, tambah jadi gak berwarna. Gw kadang ngehibur diri di lapangan sekolah, atau di warnet atau sekedar nongkrong di goyobod, ngecengin cewe-cewe
. Ada beberapa cewe yang deket sama gw setelah gw dengan lia, tapi semua kayanya gak perlu diceritain disini, yang gw inget ada ovi dan tresya, tapi kandas di tengah jalan
cuma beberapa hari bahkan paling lama 2 minggu, terus putus. Karena emang gak cocok sama sekali, ovi cemburunya gak tanggung-tanggung, cemburu dikit, gw langsung diputusin. Sedangkan tresya, harus ya gw ceritain? gw ternyata cuma yang kedua, sebenernnya dia udah punya cowo #SakitLagiTapi karena emang rasa itu belum muncul, gw gak ngerasain sakit yang lama kaya gw menjalin dengan putri atau lia, yang hubungannya lama, rasa sakit yang membekas juga lama banget buat ilangnya, terutama rasa sayangnya, butuh waktu seumur hidup buat gak sayang lagi sama mereka. Ini adalah kisah cewe selanjutnya yang jadi pacar gw. Waktu itu gw lupa lagi apa, hari apa, udah gak inget sama sekali. Yang gw inget, waktu itu tika lagi duduk di depan kelas sore hari
Quote:
Gw: hay tik
Tika: ........
Gw: diem aja, lagi apa? kok gak pulang? pulang bareng yuk sampe depan
Tika: pusing

Gw: kenapa? ( gw pegang tangannya, panas banget, ternyata si tika ini sakit )
Gw: sakit? temen-temen kamu kemana?
Tika: udah pulang daritadi semuanya juga
Gw: terus kenapa kamu gak ngomong ama mereka? kenapa ga pulang daritadi?
Tika: pusing gimana mau pulang? gak mau ah bilang ama mereka
Gw: gengsi

Tika: gw udah minum obat kok, tapi masih pusing
Gw: ya minum obat juga harus sama istirahatnya dong. Aduhh gimana nih
Lalu muncul Ibu Susi
Quote:
Gw: eh ibu

Ibu susi: ngapain kamu masih disini? kenapa gak pulang ( dengan nada khasnya yang menggelegar )
Gw: ini sakit bu ( sambil menunjuk tika )
Ibu susi: kamu sakit tik? udah minum obat?
Tika: ( ngangguk-ngangguk )
Ibu susi: yaudah kamu pulang sana, kok malah disini bukannya istirahat
Gw: rumahnya jauh bu
Tika: kostan
Gw: eh iya kostan
Dengan simplenya ibu susi menjawab
Quote:
Ibu susi: yaudah kamu anterin dia pulang, masa harus ibu yang nganterin
Gw:

Sebenernya gw bimbang, antara nganterin tika ampe dia naik angkot, atau anterin sampe jalan, atau sampe kosannya aja gw bingung. Mana udah sore gini lagi. Akhirnya karena kasihan, gw anterin dia, di angkot tika cuma bisa diem, gw pegang tangannya panas banget, apalagi badannya. Setelah perjalanan di angkot yang agak lama, karena emang jauh, gw dan tika turun dari angkot, lalu ada sebuah motor mendekatinya.
Quote:
Ojeg: kenapa neng tika nya a? ( kenapa si tika mas ? )
Gw: mas siapa ya?
Ojeg: saya ojeg langganannya neng tika
Gw: ohhhh, ini dia lagi sakit
Ojeg: waduh, yaudah sekalian sama si masnya naik, bonceng 3 daripada nanti neng tikanya jatoh
Gw: dengan senang hati ( daripada gw cari ojeg lain/ jalan kaki
)Perjalanan dengan menggunakan motor emang lebih cepat sampe di depan gang yang besar itu, tapi ojeg cuma sampe sana
Quote:
Ojeg: udah sampe mas,
Gw: oh iya
Ojeg: permisi mas, duluan
Gw:

Ongkos ojegnya belum di bayar dia udah main pergi aja. Tukang ojegnya baik hati kah? atau tukang ojeg itu pacarnya tika ?
Gw memapah tika berjalan ke arah kosannya, hari udah mulai gelap, belum terlalu gelap, tapi udah senja, dan gw harus ngelewatin kuburan itu lagi
. Tapi gw lebih khawatir sama tika yang lagi sakit ini, panasnya bener-bener panas, gw heran sama temen-temennya, kemana mereka semua. Apa mereka gak mau bantuin tika, atau tika ini yang ga pernah bilang kalo ada apa-apa. Harusnya dia deket sama temen-temennya karena dia disini merantau, gak ada orang deket selain temen sekolah dia sendiri. Akhirnya setelah berjalan cukup lama, gw sampe. Tika langsung mengeluarkan kunci dari tasnya. Lalu masuk ke dalam kamarnya, sedangkan gw? gw ditinggal gitu aja di depan pintu
Tika gak ngomong apa-apa, mungkin udah cape banget. Gw intip dari luar, ternyata dia udah tergeletak tak berdaya ( bahasa gw
) Karena gw kasian, akhirnya gw benerin posisi tidurnya dia, gw selimutin, gw buka sepatunya, tasnya gw simpen. Tapi kayanya gak enak banget kalo gw liat dia tidur kaya posisi begini, akhirnya gw coba bangunin dia. Pertamanya susah, tapi akhirnya dia mau bangun. Gw suruh dia ganti baju, sedangkan gw tunggu diluar ( masa gw bantuin juga
) Lalu pintu terbuka kembali, terlihat wajah pucatnya tika, gw yakin dia belum makan, tapi gw binung mau cari makan dimana? gw gak tau tempat ini
mana semua pintu kostan gak ada yang kebuka, temen-temen kostan nya gak tau ada dimana. Quote:
Gw: tik, kalo beli makanan dimana?
Tika: di depan
Gw: depan mana?
Tika: depan sana ahhh, nanya terus, pusing nih
Gw:
kan buat elu juga tik Tika: gw gak laper
Gw: tapi lu mesti makan
Tika: dibilangin gak laper !
Gw:
Gw pergi ke dapur tika, kali aja gw nemu apa gitu disana
. Ternyata ada mie satu dus, udah kebuka, gak tau deh mie siapa, gw minta ( minjem ) mie itu , terus gw bikin, udah jadi gw bawa lagi ke kamar tika. Ternyata tika udah gak tiduran, dia lagi duduk ngelamunQuote:
Tika: gw kira lo udah pergi terus lupa tas kamu
Gw:
enggak, ini abis bikin mieTika: gw kan gak mau makan, gak laper
Gw: tapi harus makan
Tika: gak mau ah, buat lo aja
Gw: fuhhh fuhhh fuhhh, aaaaaa
Tika:

Gw: aaaaaaaaaaaaa aaaaaaa
Tika: ammmmm
Gw: ihh pinter
. lagi lagi lagi. fuhhh fuhhh fuhhhh aaaaaaa ( fuh fuh nya jangan dibaca
)Tika: ammmmm
Tika bilang gak laper, tapi mienya abis walaupun dia lagi sakit
Quote:
Gw: abis, obat kamu mana?
Tika: ini ( sambil memperlihatkan obat ke gw, obat sakit kepala )
Gw: biasa minum ini?
Tika: engga sih, tapi tadi siang minum itu langsung keringetan, agak mendingan sekarang
Gw: bagus berarti, yaudah diminum lagi, abis makan
Tika: iya.
Gw: gw pulang ya
Tika: makasih ya ndra
Gw: iya sama-sama
Hari itu gw ngerasa puas udah bantuin tika, apalagi dia lagi sakit, gw juga gak mau lama-lamaan disana. takut terjadi hal-hal yang diinginkan
Saking fokusnya gw ngurusin tika, gw gak tau jam berapa sekarang, dan pas gw liat ternyata jam 7 malem
Gang yang tadi sore gw lewatin gelap banget, terus kuburannya? terus abis gang kejalan raya yang 2Km itu?
Gw agak ragu pas jalan, sempet gw berhenti langkah kaki, bukan berfikir, tapi kaya ada yang gak beres di depan gw, padahal kuburan itu masih agak jauh. Akhirnya gw menunggu orang lain melewati gw, biar bisa barengan gitu jalannya
Setelah menunggu beberapa lama, ada seorang bapak-bapak yang berjalan, gw ikutin, dalam hati gw "ahkhirnya ada temen " di depan pun kuburan yang gw lewati tadi sore, ah tenang aja ada bapa-bapa ini
. Ternyata bapa-bapa itu belok ke gang yang satunya lagi, sebuah gang kecil
Kaki gw gak bergerak lagi, diem di tempat, di depan gw jalan setapak dengan penerangan seadanya, sepi, gak ada orang sama sekali, dan kiri kanan batu nisan
Gw hampir menyerah, tapi gw harus pulang, akhirnya karena udah kepalang tanggung udah di depan sini juga, gw paksain jalan, gak nengok kanan kiri, fokus lurus ke depan. Tapi HP gw malah bunyi, gw ambil, gw liat layarnya. Tika
Quote:
Gw: halo tik?
Tika: halo? makasih ya ndra
Gw: iya sama sama
Tika: masih dijalan ya?
Gw: iya masih, kenapa?
Tika: gak takut?
Gw: husss... ( mendadak gw jadi merinding )
Tika: gw cuma mau ngasih tau, pas di belokan kosan gw, belok ke kiri aja, jangan lurus lewat kuburan, nanti keluarnya itu dijalan raya yang di depan.
Gw: fakkkkkkkkkk
( dalam hati )Tika: maaf ya dulu cuma ngerjain lo hehehehe
Gw: gak apa-apa tik, makasih ya ( padahal gw gendok setengah mati )
Tika: kayanya udah baikan kok ini, besok juga bisa sekolah kayanya
Gw: ijin aja kalo masih gak enak badan, nanti aku bilangin ke KM kelas lo
Tika: yaudah deh, nanti dikabarin ( tut )
Sialan, kenapa sih setiap cewe ngerjain gw, gak putri, selvia, lia, sekarang tika, kalau tika emang keliatan dari awalnya sih emang jail. Ngobrol sama tika di telepon bikin gw gak sadar gw udah ngelewatin kuburan tadi, gw langsung jalan cepet-cepet, sampai akhirnya gw di depan jalan raya
. Indah banget ngeliat banyak motor, mobil, banyak orang
. gw langsung naik angkot jurusan gw pulang ke rumah. Gw sampe rumah, seperti biasa, orang rumah cuek-cuek aja, emang sih agak malem gw sampe rumah. Jam 9 malem
( sekolah mana yang pelajarannya ampe jam 9 malem
) Gw cek HP lagi, ada sms dari tika, dan dari liaQuote:
Tika: ati-ati dijalan, makasih sekali lagi
Lia: ndra,malam minggu jalan yokk
Gw langsung bales
Tika: iya sama-sama
Lia: ok
Gw ama lia emang kegiatannya hampir sama kaya waktu pacaran, cuma yang beda itu status. Bahkan lia malam minggu dan ngedatenya ama gw bukan ama cowo lain
( tapi gak berlaku selamanya
)Keesokan harinya, di sekolah gw gak ngeliat si tika, belum masuk mungkin. Gw tanya ke temen sekelasnya lina ( ada yang masih inget lina? )
Quote:
Gw: eh lin, tika gak masuk ya
Lina: iya sakit katanya sih, ini katanya cewe-ceweknya mau pada kesana kok nengokin
Gw: ohhh.. iya tengokin dong. kan kasian. dia sakit kok gak ada yang tau sih kemaren?
Lina: enak aja gak tau, gw tau kok, tapi dia bilang gak apa-apa,
Gw: gak apa-apa gimana? pulangnya gw yang nganterin
Lina: masa sih? oh jadi yang dia bilang superman itu kamu
Gw: hah?

Lina: iya tadi gw sms an ama tika, katanya tadi malem dia diselametin ama superman

Gw: masa gw disebut superman

Lina: kaya yang gak tau tika aja, bikin bingung ama sifatnya

Gw: iya juga sih

Lina: mau ikut nengok lagi gak? pulang jam berapa?
Gw: satu jam pelajaran lagi
Lina: yaudah gw duluan deh, kita udah pada pulang. Nanti ketemu disana ya
Gw: iya, gak janji yaa
Lia: iya gak apa-apa
Temen-temen tika katanya mau nengokin tika yang lagi sakit, bagus deh. Kasian juga dia, udah sendiri, pacarnya gak pernah gw liat, orangnya gengsian lagi buat minta tolong
. Setelah pelajaran terakhir gw selesai, gw sebenernya inget sama si lina yang nengokin si tika, tapi masa gw mesti nengokin lagi sih? awalnya gw ragu, gak enak, kan cewe-cewe semua
Tapi gw udah dijalan lagi naik angkot ke kostan dia
Yaudah gak apa-apa, sekalian kenal sama temen-temen kelasnya
( kelas tika adalah kelas yang paling banyak ada cewenya, kalo gak salah ada 7 atau 9 seinget gw ) gw turun dari angkot, kata tika ada jalan lain buat ke kosannya, tapi gw gak tau, sampe akhirnya gw sadar banyak anak sekolah lewat jalan sana, gw ikutin aja. ternyata bener tembus ke jalan sesudah kuburan, emang jalannya agak jauh, tapi lurus gak belok-belok, dan tentunya gak ngelewatin kuburan
. Gw sampe di depan kostan tika. TapiQuote:
Gw:

Lina:

Gw: mau kemana lu?
Lina: mau pulang lah,
Gw: gw aja baru dateng
Lina: gw disini udah 2 jam setengah tau
Gw: terus tikanya masih ada?
Lina: ya ada, emang dia mau kemana lagi coba

Gw: hay semua

Cewe-cewe: hayy
ganteng ih, namanya siapa? kapan-kapan jalan yuk? #Suka-suka TS mau ngetik apa 
Mereka adalah lina dan geng nya, baru mau pulang, sedangkan gw baru dateng
Quote:
Lina: yaudah gw duluan ya. yuk semua
Gw: yaudah deh,
Cewe-cewe: "duluan ya ndra"
Eh salah satu diantara mereka ada yang tau nama gw
. Siapa ya dia ?
kenalan aja belum pernah, apa se terkenal itu gw di sekolah ampe dia tau nama gw?
. Lalu gw melanjutkan ke kostan tika yang berjarak beberapa meter lagi. Quote:
Gw:

Tika: eh kesini lagi?

Gw: udah baikan?
Tika: udah kok
Gw: eh gw balik lagi aja ah ( gw beneran waktu itu bingung mau ngapain
)Tika: baru juga dateng, minum dulu
Gw: iya juga sih, haus nih

Tika: ambil sendiri ya, gelasnya di dapur, airnya juga di dapur
Gw: iya,
Gw pergi ke dapur, mengambil gelas tapi gw gak nemui airnya dimana, lalu gw berteriak dari dapur
Gw: air minumnya dimanaaa?
Tika: di bakkkkkkk
Gw:
Lalu gw kembali ke kamar tika
Quote:
Gw: ah jangan becanda dong, masa gw minum air bak

Tika: hehehehe
ini nih airnya disini, orang galonnya aja lu yang mindahin, tapi malah nanya Gw: lupa

Tika: makasih ya udah mau nengokin lagi
Gw: iya sama-sama, tadinnya ma ama temen-temen lo, eh mereka pulang
Tika: iya pas mereka pulang lo dateng,
Gw: cowo lo udah nengok belum?
Tika: cowo gw?
Gw: iya cowo lo
Tika: bukannya cowo gw itu kan lo?
Gw:

yuaufchauza dan rafifdx memberi reputasi
2
Kutip
Balas