- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#3045
Spoiler for Part 104:
Setelah sampai di sekolah lia. Gw dan anji sempat lewat depan sekolahnya, dan melewati mobil lia, ternyata benar lia masih ada di sekolahnya. Gw dan anji pun parkir agak jauh dari tempat mobil lia parkir. Setelah menunggu agak lama, terdengar dari jauh suara bel sekolah lia. siswa siswi mulai berhamburan pulang ke rumahnya masing-masing. tapi gw belum melihat batang hidung lia sekalipun.
Quote:
Anji: bener kan apa kata gw, cewenya cantik-cantik

Gw: gak peduli gw, gw kan nunggu lia

Anji: eh ndra ndra, tuh liat tuh
Gw: apa apa? lia?
Anji: bukan, itu cewe yang rambutnya panjang, cantik banget

Gw: eh iya cantik banget , kenalan gih
#Dasar cowo 
Emang bener apa yang dibilang anji, cewe itu cantik banget. tapi sangat disayangkan setelah cewe itu agak jauh, ada cowo yang gak kalah ganteng dengan gw menggandeng tangannya
Quote:
Anji: anjirrrrr, udah ada monyetnya

Gw: yaiyalah, masa iya cewe secantik gitu belum ada yang punya.

Anji: cewe lu mana sih? kok ga keluar-keluar?
Gw: gak tau, tuh mobilnya juga masih ada
Anji: yaudah tungguin aja, gak mungkin sampe lama banget, lagian ngapain juga di sekolahan lama-lama
Gw: iya tungguin dulu
Sejenak perasaan gak enak gw hilang. Menjadi tenang, tapi lia belum muncul juga sampai akhirnya.
Quote:
Gw: nah itu cewe gw tuh
Anji: mana?
Gw: itu yang lagi jalan ke mobil yang gw tunjuk tadi
Anji: oh itu, jadi gimana sekarang? mau diikutin?
Gw: gak usah, lu balik aja sana. gw mau nyamperin dia. Dia pasti kaget kalo tiba-tiba gw ada disini
Anji: terus nanti lu pulang gimana?
Gw: gampang, gw bisa pulang sendiri
Anji: yaudah deh, lagian gw juga ada urusan dikit. Gak apa-apa nih gw tinggal?
Gw: gak apa-apa, udah sana lu balik aja
Anji: yaudah gw duluan
Anji pergi dengan menggunakan sepeda motornya meninggalkan gw. Lalu gw berjalan ke arah lia yang sedang membuka pintu mobilnya. Lalu gw mendekati lia, dan lia melihat gw
Quote:
Lia: yank? ngapain kesini? kok ga bilang-bilang dulu
Gw: emang kenapa yank? ga boleh?
Lia: ya boleh tapi bilang dulu kan bisa?
Gw: emang kenapa sih?
Dari gerak gerik lia gw bisa liat dia kebingungan, tapi keliatan takut juga. Tapi apa yang dia takutin? Sampe akhirnya semua terjawab. Ada seorang cowo datang dari arah gerbang sekolah.
Quote:
Cowo: langsung pulang ?
Lia: eh, iya langsung pulang. emm emmm
Gw: siapa yank?
Cowo: temen lia ya? kenalin gw cowonya lia
Ngedenger kata-kata itu serasa di sambar petir tapi kayanya gede banget, karena gw denger dari cowo atau bisa disebut cowo lia yang lainnya. Hati gw langsung gak tentu, deg-degan, rasanya hancur. Lia cuma bisa diem aja gak ngomong apa-apa
Quote:
Gw: maksudnya? gw cowonya lia
Cowo: jangan becanda bro,
Gw: gw cowonya lia, gw cowonya bener-bener cowonya
Cowo: gw sama lia udah jalan 1 bulan bro
Serasa disambar petir yang lebih gede lagi untuk kedua kalinya. Gw bener-bener gak bisa ngomong apa-apa lagi selain
Quote:
Gw: gw udah 8 bulan sama dia.
Cowo: bener lia?
Lia: ( lia cuma ngangguk-ngangguk doang )
Cowo: gw gak nyangka, ternyata gw jadi yang kedua
Lia: ( dia mulai nangis )
Cowo: sorry bro, gw beneran gak tau. Semenjak gw jadian ama lia dia bilang gak punya cowo
Gw: ..............
Cowo: sekarang mau kamu apa lia? pilih aku apa dia?
Lia: ( dia cuma geleng-geleng )
Gw yang gak bisa ngomong apa-apa lagi selain ngerasain sakit yang udah dibikin lia ke sekian kalinya cuma bisa diem sambil ngerasain sakitnya. Gw bener-bener gak nyangka ternyata lia udah jalan sama cowo lain selama 1 bulan dan gw bener-bener gak tau itu sama sekali. Lia bermain bersih, hampir sama sekali gw gak cium gerak gerik dia.
Quote:
Cowo: terserah lu aja li, gw gak mau ikut campur ( lalu cowo itu pergi sambil ngeliatin gw dan lia )
Lia gak nahan sama sekali cowo itu pergi, dia cuma diem sambil mainin kunci mobilnya.
Gw: yank, aku gak nyangka aku ngeliat ini sekali lagi
Lia: maafin aku yank
Gw: aku selalu maafin kamu kok, tapi kamu udah nyakitin perasaan aku
Lia: aku sayangnya sama kamu
Gw: terus apa yang kamu bilang ke cowo itu? kamu sayang dia juga?
Lia: aku .... aku bener-bener minta maaf
Gw: aku pulang
Gw pergi meninggalkan lia sendirian disana, cowo itu entah udah pergi kemana gw gak tau sama sekali. Gw bener-bener sakit waktu itu. Gw pengen nangis karena gw masih dalam proses yang labil-labilnya.
Gw berjalan dan terus berjalan, gw liat kebelakang, ternyata lia ngikutin gw. Gw berhenti, lalu lia berbicara ke gwQuote:
Lia: aku bisa jelasin semuanya
Gw: apa yang mesti dijelasin lagi sih?
Lia: aku bakalan jelasin semuanya
Gw: jelasinnya nanti aja, aku lagi sakit
Lia: aku minta maaf
Gw: udah lah , aku gak perlu maaf kamu lagi. Aku cape kamu kaya gini terus
Lia: aku mesti jelasin gimana kalo gitu?
Gw: apa yang mau kamu jelasin del!
Lia: aku sayangnya sama kamu ( matanya udah mulai berkaca-kaca )
Gw: udah jangan nangis, aku gak mau liat kamu nangis lagi
Lia: kenapa kamu gak mau dengerin aku?
Gw: kenapa kamu gak mau dengerin kata-kata aku dulu
Lia: aku minta maaf ndra, aku beneran minta maaf
Gw: aku udah gak butuh maaf kamu !
Lia: jadi aku mesti gimana biar kamu maafin kamu !
Gw: udah, aku mau sendiri dulu, kamu pulang aja
Lia: aku gak mau !
Gw: aku mau pulang
Lia: aku bener-bener minta maaf, aku tau kamu gak bakalan maafin aku lagi. Tapi aku bener-bener minta maaf. Aku bakalan jelasin semuanya.
Gw: gak perlu li, kamu mau sama cowo itu juga gak apa-apa. aku rela
Lia: kenapa kamu ngomong kaya gitu? kamu gak sayang sama aku?
Gw: aku sayang sama kamu, sayang banget
Lia: terus kenapa kamu nyuruh aku sama cowo itu?
Gw: perlu aku jawab lagi? ( sekarang mata gw yang berkaca-kaca )
Gw dan lia berdebat di pinggir jalan, jadi tontonan orang-orang yang ada disana. Kadang kalo gw lagi dijalan gw liat pasangan muda-mudi yang lagi berantem, gw jadi keinget lagi kejadian ini hahahaha #skip
Lia akhirnya gak ngomong apa-apa lagi, gw yang kadang ingin pergi, walau berat, karena gw udah sayang banget sama dia. Tapi kenapa dia kaya gitu terus? gw juga bingung apa yang ada di fikiran lia, kenapa dia gak bisa jaga hati cuma buat gw kalo emang dia bilang sayang. Selalu ujungnya dia ingin balik lagi sama gw, tapi apa gw sanggup kalo lia berkali-kali ngelakuin hal ini terus menerus? cowo manapun juga gak bakalan sanggup
Quote:
Gw: sekarang, kamu pulang. Kita omongin ini lagi nanti.
Lia: tapi
Gw: udah, aku janji bakalan dengerin semuanya nanti, sekarang pulang
Lia: aku anterin kamu
Gw: gak usah, aku bisa pulang sendiri
Lia:

Gw menunggu lia kembali ke mobilnya, akhirnya lia menyerah dan pergi meninggalkan gw masih dengan mata yang berkaca-kaca setelah bilang
Quote:
Lia: aku tunggu kamu
Gw: ( ngangguk-ngangguk )
Setelah lia pergi agak jauh sampe gw bener-bener gak bisa liat dia. Gw berjalan lalu duduk di sebuah warung kecil, lalu gw membeli beberapa batang roko. kebiasaan gw yang udah lama gak gw lakuin, ngeroko gw ulangi lagi. Tapi memang, nikotin bisa bikin perasaan gw jadi sedikit lebih tenang. Sambil menghisap asap demi asap kadang gw geleng-geleng, kadang gw senyum-senyum sendiri kenapa gw begitu bego, kenapa lia juga begitu bodo buat ngelakuin itu semua. Emang kadang gw juga mikir, gw masih muda banget, dan belum tentu lia itu jodoh buat gw, walaupun gw ragu tapi seenggaknya gw udah berusaha buat jaga kepercayaan dia, jaga hati gw cuma buat satu orang. Tapi gak dengan lia. Dia punya pemikiran lain yang gak gw tau sama sekali. Wanita itu rumit, emang rumit banget. Beda dengan dengan para cowo-cowo yang simple. Kalauu udah nemu cewe yang sempurna dimata dia, cewenya sayang, cowo itu juga bakalan sayang sama cewe itu dan bakalan berkorban apapun demi cewe itu.
Setelah menghabiskan roko beberapa batang dan beberapa minuman ringan. Gw yakin lia udah sampe rumahnya. Sedangkan gw masih ada di sekitar sekolahnya. Gw bener-bener hancur saat itu, gw emang maafin lia, tapi gw gak gak bisa lagi sama lia. Sesempurnanya seorang wanita di mata kita, kalau terus-terusan nyakitin kita, kita juga bakalan bosen dan rasa sayang itu bakalan hilang sedikit demi sedikit dan butuh waktu lama banget bahkan mungkin selamanya buat ngilangin rasa sayang itu. Jujur waktu itu ada rasa bimbang, antara gw ngelepasin lia atau balik lagi sama lia. gw bener-bener bingung harus pilih yang mana, rasa kesel gw bilang tinggalin lia, rasa sayang gw bilang balikan sama lia. Tapi gw bener-bener bingung haris pilih yang mana. Gw akhirnya pulang, setelah sampai di rumah gw mandi, menyegarkan badan gw, fikiran gw yang acak-acakan. dan sebenernya masih tetep acak-acakan. Gw cek HP, gw liat ada sms dari lia
Quote:
Lia: Maaf
Gw gak bales sms dari dia, gw bener-bener lagi pengen sendiri, gw drop. Gw gak tau mesti gimana, mesti ngalakuin apa, gw bener-bener buntu #CintaBIkinGila . Saking seringnya gw disakitin lia, semakin terbiasa gw ngehadepin ini semua, cuma cuma bisa nyengir sambil bilang " sudah biasa " lalu geleng-geleng, tarik nafas panjang, lalu galau lagi
Gw lalu istirahat, gw cape, bener-bener cape. Gw hampir gak percaya lagi sama yang namanya cewe pas waktu itu. Disekolah gw juga lebih sering diem, sms lia ataupun sms yang lainnya gw diemin. Gak gw respon sama sekali. Gw bener-bener pengen sendiri. Pulang sekolah gw memilih langsung pulang, sekolah lagi pulang lagi. Bisa dibilang gw ngegantungin lia. Gw salah? enggak gw gak salah, secara gak langsung sebenernya gw dan lia udah putus. Tapi gw gak tau lia masih anggap gw apa. Sampai suatu hari, gw yang pulang sore, bahkan sore banget gw baru pulang pelajaran terakhir. Sampai di gerbang sekolah, gw liat lia lagi duduk di goyobod, sendirian. Gw liat dia, tapi dia gak liat gw. Di fikiran gw waktu itu, samperin lia atau gw pergi pulang? akhirnya gw berjalan mendekati lia. Ada rasa bimbang, apa yang harus gw bilang ke lia? selama ini gw ngilang, gak tepatin janji gw mau dengerin penjelasan dari diaQuote:
Gw: hay li, lagi apa disini?
Lia: eh, gak apa-apa. aku lagi pengen kesini aja, sekalian nungguin kamu juga
Gw: kenapa gak sms aku?
Lia: emang bakalan kamu bales?
Gw: hehehehe

Lia: dengerin aja ya jangan protes. aku kesini cuma mau minta maaf, aku emang salah. salah banget udah mainin perasaan kamu. Aku tau aku bego, ternyata cowo itu gak jauh lebih baik dari kamu, dia kasar gak kaya kamu, dia gak bisa ngertiin aku jauh sama kamu yang lebih ngertiin aku, cuma akunya aja yang bego main api sama dia ( matanya udah berkaca-kaca )
Gw: udah, jangan nangis
Lia: dengerin aku, jangan dipotong. Aku tau kamu udah anggap aku bukan siapa-siapa kamu lagi dari sikap kamu ke aku selama ini, aku kesini cuma mau minta maaf sama kamu, aku pengen kita jadi temen baik
Gw: kamu selalu jadi yang terbaik kok buat aku
Lia: kamu yang selalu terbaik buat aku.
Gw: meskipun kita udah gak kaya dulu lagi, tapi aku bakal selalu ada kok buat kamu. Mau jalan-jalan, nemenin kamu kesana kesini, nyulik aku lagi kaya dulu juga boleh kok

Lia: iya ( menyeka air matanya dengan tangan, lalu dia tersenyum )
Gw: aku masih sayang sama kamu
Lia: aku juga sayang banget sama kamu
Gw: tapi gak apa-apa kan kita gak bisa kaya dulu lagi? kamu ngerti kan?
Lia: iya aku ngerti kok, aku bukan cewe yang cocok buat kamu
Gw: jangan bilang gitu dong, sebenernya kamu cocok buat aku, dimata aku kamu sempurna, cuma kita mungkin gak cocok aja. Gimana kabar cowo itu?
Lia: udah aku putusin hari itu juga. Aku ngerasa bersalah sama dia, terlebih-lebih sama kamu.
Gw: aku kira kamu masih sama dia. terus sekarang kamu sama siapa?
Lia: gak sama siapa-siapa. Sendiri aja, gak mau pacaran dulu. Aku terlalu bego buat jaga perasaan orang lain.
Gw: aku juga sama. aku terlalu bego gak bisa terus ada disamping orang yang aku sayang
Lia:.............. tapi kita tetep temenan kan?
Gw: U're my best friend forever

yuaufchauza dan rafifdx memberi reputasi
2
Kutip
Balas