- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#2827
Spoiler for Part 102:
Setelah agak lama berjalan, akhirnya gw bertanya kepada tika
Gw: tik tik, kita mau kemana sih? kok lewat tempat yang ginian
Tika: .............
Gw: tikaaaaaaaa
Tika: apa sih, diem ini kuburan, gak boleh berisik, gak boleh ngomong sembarangan
Gw: ...........
Setelah beberapa lama berjalan melewati area pemakaman itu, akhirnya sampai di ujungnya dan masuk ke sebuah gang besar lagi. Gw heran, kosan si tika jauh banget. Dan dia jalan tiap hari mungkin, lalu gw bertanya
Gw: udah boleh ngomong?
Tika: ya boleh lah, emang kenapa?
Gw: kosan lu jauh banget, gak cape apa tiap hari bolak-balik jalan dari depan kesini, dari sini ke depan buat ke angkot?
Tika: enggak
Gw: hebat dong, ga pegel itu kaki
Tika: pegel lah, gw biasanya naik ojeg. Karena ada lo jadi aja jalan kaki, lemes nih gw
Gw:
kenapa gak ngomong. Mana lewat kuburan lagi . hiiiiii
Tika: hahahaha, gw juga sebenernya takut tiap lewat sana. Jarang ada orang yang lewat
Gw: kirain berani, terus kenapa lewat sini coba
Tika: kalo ada jalan lain gw lewat dah, ada tapi jauh banget muternya
Gw: terus ini kosan lu masih jauh?
Tika: udah deket kok
Gw: Ohhh
Tika bilang udah deket, berarti masih jauh
. Tapi ternyata gw salah lagi, ternyata kurang dari 1 menit udah sampe di depan kosannya
Gw kadang bingung ama cewe satu ini, susah ditebak, unik, dan selalu bikin gw gemes, gemes pengen nginjek-nginjek
. Kosan tika gak terlalu banyak, gak tingkat juga, cuma bentuknya memanjang, saling berhadapan. Dan gw liat kayanya cewek semua. Soalnya ada yang lagi nongkrong di depan kamarnya itu ada beberapa cewe, dengan bingung dan terheran-heran ngeliatin kegantengan gw
Gw: banyak cewe
Tika: emang kosan buat cewe, makanya banyak cewenya, Kalo kosan cowo ya banyak cowonya. kalo kosan campur ya ada cewe ada cowo
Gw: gw juga tau kali, gak usah di jelasin
Tika:
masuk yuk, ni kamar aku
Gw: kamar kamu
Tika: kenapa? keren ya
Gw: kaya kapal pecah
Tika: kan ini baru pindahan, belum diberesin
Gw: jadi ini udah pindahan? jadi bukan bantu pindahan ini mah, tapi bantu beres-beres
Tika: ada barang-barang berat yang belum dibawa kesini, makanya minta tolong. kalo beresin ya gw aja
Gw: ohh, emang dimana yang belum dipindahin?
Tika: ituh kamar itu tuh
Gw:
jauh banget
Tika: hehehehe
Gw: yaudah , ini tas aku ditaro dimana? ama ini nitip seragam, aku pake baju double kok ( gw klo sekolah selalu pake baju bebas di dalemnya )
Tika: disini aja, kalo udah nyusul aku kesana ya
Gw: iya.
Setelah menyimpan tas dan membuka seragam, gw langsung ke kamar yang ada di ujung, agak jauh emang. Setelah disana, ternyata emang sisa barang-barang yang berat, yang gak mungkin diangkat sama cewe sendirian, seperti lemari kecil, galon air, dan yang lain-lainnya. Gw pindahkan satu persatu, sendiri
tapi kuat sih, gw kan cowo, tenaganya lebih besar daripada seoeang cewe, apalagi tika badannya kecil, imut-imut yang selalu bikin gw gemes. Sedangkan tika membereskan kamarnya yang berantakan. Saat sedang membawa barang ke kamar tika. Gw liat satu orang cewe, cewe yang pernah gw liat sebelumnya, tapi dengan penampilan yang berbeda, keliatan cantik, imut, rambutnya panjang, pake kaos warna putih, masih memakai rok sekolah, ya dia adalah tika. Kerudungnya di lepas, sambil terheran-heran gw bertanya
Gw: tika?
Tika: apa?
Gw: kok beda? kerudungnya?
Tika: baru pertama ya liat aku kaya gini?
Gw: iya. baru keliatan kamu itu kaya gimana
Tika: iya tapi cuma disini kok atau main aku baru kaya gini
Gw: oh, jadi cuma di sekolah aja pake kerudung ya.
Tika: iya, kan emang peraturannya di sekolah kita gak boleh pake rok pendek ( sekolah gw kalo cewe pake rok rampel, rok panjang sampe bawah )
Gw: iya iya ngerti
Tika: itu minuman di meja ya ndra, makasih ya udah mau bantuin
Gw: iya tinggal dikit lagi kok,
Sebenernya barangnya gak berat, cuma banyak, kamarnya dia juga agak besar. Setelah semuanya beres gw pindahkan, dan tika juga sudah selesai membereskan kamarnya kita berdua istirahat
Gw: huhh cape
Tika: cape ya
Gw: liat nih keringetan
Tika: sini aku kipasin
( lalu dia ngipasin gw pake buku yang agak gede
)
Gw: eh gak usah, sini aku aja sendiri
Tika: gak apa-apa, kamu kan udah bantuin aku
Gw: yaudah, ademmmm
Tika: enak ya
Gw: iya
1 menit kemudian
Tika: gantian
Gw:
baru juga bentar
Tika: gerah nih
Gw: sini
Tika: ademmmm
Gw:
2 menit kemudian, 3 menit kemudian
Gw: pegel tik
Tika: yaudah kalo pegel, lagian suruh siapa lama-lama
Gw:
Lama-lama si tika bikin gw bener-bener gemes, sumpah, muka lucu + imutnya + badannya yang kecil yang rambutnya panjang, putih mulus, mata agak sipit
( nanti ane cari artis yang mirip deh )
Tika: mau bikin mie? atau makan nasi?
Gw: mie aja
gak terlalu laper soalnya
Tika: mie goreng apa mie rebus?
Gw: dua-duanya di rebus kan?
Tika:
yaiya, maksudnya mie goreng apa mie kuah?
Gw: mie goreng deh
Tika: yaudah bentar ya, dapurnya disana soalnya
Gw: ikut dong
Tika: yaudah yuk
Gw: yukk
Gw dan tika ke dapur yang gak jauh dari sana, ternyata disana dapurnya bersih banget. Karena kosan cewe kali ya. jadinya rapih, kompornya ada 2. perlengkapannya lengkap, gelas, piring, sendok garpu semua lengkap. Bersih rapih kerawat. Gw aja ampe bengong-bengong liatnya
Gw: rapih banget dapurnya tik
Tika: iya, disini kalo udah pake perlengkapan harus langsung cuci
Gw: terus yang punya barang-barang ini siapa?
Tika: ada yang punya ibu kostnya, ada juga yang patungan dari kita anak kostnya, ada juga yang donaturin barang-barang, kaya gelas, sendok gitu
Gw: ohhhh
Gw dan tika masak bareng, ternyata tika anaknya asik juga, gak jaim kaya dia pas di sekolah, keliatannya pendiem. Setelah selesai masak dan makan mie buatan masing-masing, tentunya makan di kamar tika. Tika gw liat cewe yang sederhana, keliatan mandiri banget, dengan cewe seumuran dia ngekost sendiri, rumahnya jauh. Pergi sekolah juga sendiri. Di kamar tika, gw liat ada komputer, karena tika ini adalah anak tekhnik komputer di sekolah gw.
Gw: komputer kamu tik?
Tika: iya,
Gw: bisa emang?
Tika: bisa lah, masa iya gak bisa
Gw: gw komputer taunya cuma bisa main CS
Tika: main game aja bisanya, belajar yang lain dong
Komputer dinyalakan, lalu tika mengajari gw, cara copy, paste, cut, dan hal-hal dasar yang gw gak pernah tau sebelumnya. Tika juga dalam masa pembelajaran, jadi dia gak begitu tau semua fungsi windows yang dia gunakan, Yang gw inget, waktu itu berujung nonton film, dan taukah anda film yang diputer apa? Titanik! mengingatkan gw kepada seseorang nan jauh disana. Cuma bedanya versi film yang ini udah di simpan di harddisk bukan di dalam kaset. Gw cuma bisa diem gak berkomentar dengan film yang diputer tika. Sampe akhirnya, tika duduk, mepet, mepet, terus deket sama gw, dan akhirnya dia senderan di bahu gw. Gw malah gak bisa gerak, dalam diri gw gak ada penolakan buat tika. Sampe akhirnya karena kebawa suasana gak tau ada setan yang ngikutin dijalan tadi, Tika tiduran di paha gw. Gw tambah gak bisa gerak. Adegan demi adegan berlalu, sampai akhirnya adegan di dalam mobil antik ( pasti tau ) Tika bangun, rambutnya acak-acakan. Terus dia liatin gw, gw liatin dia, sampe gw ngelakuin hal terbodoh saat itu juga, gw cium dia, tapi dia gak nolak. Waktu itu gw gak inget ke lia sama sekali, gw gelap mata, gelap hati. Karena suasana juga, gw juga yang salah yang mulai duluan. Setelah beberapa detik ciuman sama tika.
Gw: emmm sorry tik, gw gak maksud buat itu
Tika: gw juga, maaf.
Gw: beneran gw gak maksud tik, gw punya cewe
Tika: gw tau kok. Gw juga punya cowo
Dia punya cowo? Shitttttt kenapa gw gak tau, dan kenapa gw sama dia ngelakuin itu tadi. Mesti gimana gw. Secara gak langsung gw nghiatin lia. Lebih parah daripada dia selingkuhin gw 2 kali. Dan kenapa tika ini juga diem aja, dia tau gw punya pacar, sedangkan gw gak tau dia punya cowo. Gimana kalo lia tau? gimana kalo cowonya tau?
Quote:
Gw: tik tik, kita mau kemana sih? kok lewat tempat yang ginian
Tika: .............
Gw: tikaaaaaaaa
Tika: apa sih, diem ini kuburan, gak boleh berisik, gak boleh ngomong sembarangan
Gw: ...........
Setelah beberapa lama berjalan melewati area pemakaman itu, akhirnya sampai di ujungnya dan masuk ke sebuah gang besar lagi. Gw heran, kosan si tika jauh banget. Dan dia jalan tiap hari mungkin, lalu gw bertanya
Quote:
Gw: udah boleh ngomong?
Tika: ya boleh lah, emang kenapa?
Gw: kosan lu jauh banget, gak cape apa tiap hari bolak-balik jalan dari depan kesini, dari sini ke depan buat ke angkot?
Tika: enggak
Gw: hebat dong, ga pegel itu kaki
Tika: pegel lah, gw biasanya naik ojeg. Karena ada lo jadi aja jalan kaki, lemes nih gw
Gw:
kenapa gak ngomong. Mana lewat kuburan lagi . hiiiiiiTika: hahahaha, gw juga sebenernya takut tiap lewat sana. Jarang ada orang yang lewat

Gw: kirain berani, terus kenapa lewat sini coba

Tika: kalo ada jalan lain gw lewat dah, ada tapi jauh banget muternya

Gw: terus ini kosan lu masih jauh?
Tika: udah deket kok
Gw: Ohhh
Tika bilang udah deket, berarti masih jauh
. Tapi ternyata gw salah lagi, ternyata kurang dari 1 menit udah sampe di depan kosannya
Gw kadang bingung ama cewe satu ini, susah ditebak, unik, dan selalu bikin gw gemes, gemes pengen nginjek-nginjek
. Kosan tika gak terlalu banyak, gak tingkat juga, cuma bentuknya memanjang, saling berhadapan. Dan gw liat kayanya cewek semua. Soalnya ada yang lagi nongkrong di depan kamarnya itu ada beberapa cewe, dengan bingung dan terheran-heran ngeliatin kegantengan gw
Quote:
Gw: banyak cewe

Tika: emang kosan buat cewe, makanya banyak cewenya, Kalo kosan cowo ya banyak cowonya. kalo kosan campur ya ada cewe ada cowo
Gw: gw juga tau kali, gak usah di jelasin

Tika:
masuk yuk, ni kamar aku Gw: kamar kamu

Tika: kenapa? keren ya

Gw: kaya kapal pecah

Tika: kan ini baru pindahan, belum diberesin

Gw: jadi ini udah pindahan? jadi bukan bantu pindahan ini mah, tapi bantu beres-beres

Tika: ada barang-barang berat yang belum dibawa kesini, makanya minta tolong. kalo beresin ya gw aja

Gw: ohh, emang dimana yang belum dipindahin?
Tika: ituh kamar itu tuh
Gw:
jauh bangetTika: hehehehe

Gw: yaudah , ini tas aku ditaro dimana? ama ini nitip seragam, aku pake baju double kok ( gw klo sekolah selalu pake baju bebas di dalemnya )
Tika: disini aja, kalo udah nyusul aku kesana ya
Gw: iya.
Setelah menyimpan tas dan membuka seragam, gw langsung ke kamar yang ada di ujung, agak jauh emang. Setelah disana, ternyata emang sisa barang-barang yang berat, yang gak mungkin diangkat sama cewe sendirian, seperti lemari kecil, galon air, dan yang lain-lainnya. Gw pindahkan satu persatu, sendiri
tapi kuat sih, gw kan cowo, tenaganya lebih besar daripada seoeang cewe, apalagi tika badannya kecil, imut-imut yang selalu bikin gw gemes. Sedangkan tika membereskan kamarnya yang berantakan. Saat sedang membawa barang ke kamar tika. Gw liat satu orang cewe, cewe yang pernah gw liat sebelumnya, tapi dengan penampilan yang berbeda, keliatan cantik, imut, rambutnya panjang, pake kaos warna putih, masih memakai rok sekolah, ya dia adalah tika. Kerudungnya di lepas, sambil terheran-heran gw bertanyaQuote:
Gw: tika?

Tika: apa?
Gw: kok beda? kerudungnya?
Tika: baru pertama ya liat aku kaya gini?
Gw: iya. baru keliatan kamu itu kaya gimana
Tika: iya tapi cuma disini kok atau main aku baru kaya gini
Gw: oh, jadi cuma di sekolah aja pake kerudung ya.
Tika: iya, kan emang peraturannya di sekolah kita gak boleh pake rok pendek ( sekolah gw kalo cewe pake rok rampel, rok panjang sampe bawah )
Gw: iya iya ngerti
Tika: itu minuman di meja ya ndra, makasih ya udah mau bantuin

Gw: iya tinggal dikit lagi kok,
Sebenernya barangnya gak berat, cuma banyak, kamarnya dia juga agak besar. Setelah semuanya beres gw pindahkan, dan tika juga sudah selesai membereskan kamarnya kita berdua istirahat
Quote:
Gw: huhh cape
Tika: cape ya

Gw: liat nih keringetan

Tika: sini aku kipasin
( lalu dia ngipasin gw pake buku yang agak gede
)Gw: eh gak usah, sini aku aja sendiri
Tika: gak apa-apa, kamu kan udah bantuin aku
Gw: yaudah, ademmmm

Tika: enak ya

Gw: iya

1 menit kemudian
Quote:
Tika: gantian
Gw:
baru juga bentarTika: gerah nih

Gw: sini

Tika: ademmmm

Gw:
2 menit kemudian, 3 menit kemudian
Quote:
Gw: pegel tik

Tika: yaudah kalo pegel, lagian suruh siapa lama-lama
Gw:

Lama-lama si tika bikin gw bener-bener gemes, sumpah, muka lucu + imutnya + badannya yang kecil yang rambutnya panjang, putih mulus, mata agak sipit
( nanti ane cari artis yang mirip deh ) Quote:
Tika: mau bikin mie? atau makan nasi?
Gw: mie aja
gak terlalu laper soalnyaTika: mie goreng apa mie rebus?
Gw: dua-duanya di rebus kan?
Tika:
yaiya, maksudnya mie goreng apa mie kuah?Gw: mie goreng deh

Tika: yaudah bentar ya, dapurnya disana soalnya
Gw: ikut dong

Tika: yaudah yuk
Gw: yukk

Gw dan tika ke dapur yang gak jauh dari sana, ternyata disana dapurnya bersih banget. Karena kosan cewe kali ya. jadinya rapih, kompornya ada 2. perlengkapannya lengkap, gelas, piring, sendok garpu semua lengkap. Bersih rapih kerawat. Gw aja ampe bengong-bengong liatnya
Quote:
Gw: rapih banget dapurnya tik
Tika: iya, disini kalo udah pake perlengkapan harus langsung cuci
Gw: terus yang punya barang-barang ini siapa?
Tika: ada yang punya ibu kostnya, ada juga yang patungan dari kita anak kostnya, ada juga yang donaturin barang-barang, kaya gelas, sendok gitu
Gw: ohhhh
Gw dan tika masak bareng, ternyata tika anaknya asik juga, gak jaim kaya dia pas di sekolah, keliatannya pendiem. Setelah selesai masak dan makan mie buatan masing-masing, tentunya makan di kamar tika. Tika gw liat cewe yang sederhana, keliatan mandiri banget, dengan cewe seumuran dia ngekost sendiri, rumahnya jauh. Pergi sekolah juga sendiri. Di kamar tika, gw liat ada komputer, karena tika ini adalah anak tekhnik komputer di sekolah gw.
Quote:
Gw: komputer kamu tik?
Tika: iya,
Gw: bisa emang?
Tika: bisa lah, masa iya gak bisa

Gw: gw komputer taunya cuma bisa main CS

Tika: main game aja bisanya, belajar yang lain dong
Komputer dinyalakan, lalu tika mengajari gw, cara copy, paste, cut, dan hal-hal dasar yang gw gak pernah tau sebelumnya. Tika juga dalam masa pembelajaran, jadi dia gak begitu tau semua fungsi windows yang dia gunakan, Yang gw inget, waktu itu berujung nonton film, dan taukah anda film yang diputer apa? Titanik! mengingatkan gw kepada seseorang nan jauh disana. Cuma bedanya versi film yang ini udah di simpan di harddisk bukan di dalam kaset. Gw cuma bisa diem gak berkomentar dengan film yang diputer tika. Sampe akhirnya, tika duduk, mepet, mepet, terus deket sama gw, dan akhirnya dia senderan di bahu gw. Gw malah gak bisa gerak, dalam diri gw gak ada penolakan buat tika. Sampe akhirnya karena kebawa suasana gak tau ada setan yang ngikutin dijalan tadi, Tika tiduran di paha gw. Gw tambah gak bisa gerak. Adegan demi adegan berlalu, sampai akhirnya adegan di dalam mobil antik ( pasti tau ) Tika bangun, rambutnya acak-acakan. Terus dia liatin gw, gw liatin dia, sampe gw ngelakuin hal terbodoh saat itu juga, gw cium dia, tapi dia gak nolak. Waktu itu gw gak inget ke lia sama sekali, gw gelap mata, gelap hati. Karena suasana juga, gw juga yang salah yang mulai duluan. Setelah beberapa detik ciuman sama tika.
Quote:
Gw: emmm sorry tik, gw gak maksud buat itu
Tika: gw juga, maaf.
Gw: beneran gw gak maksud tik, gw punya cewe
Tika: gw tau kok. Gw juga punya cowo
Dia punya cowo? Shitttttt kenapa gw gak tau, dan kenapa gw sama dia ngelakuin itu tadi. Mesti gimana gw. Secara gak langsung gw nghiatin lia. Lebih parah daripada dia selingkuhin gw 2 kali. Dan kenapa tika ini juga diem aja, dia tau gw punya pacar, sedangkan gw gak tau dia punya cowo. Gimana kalo lia tau? gimana kalo cowonya tau?
Diubah oleh dingdingding 06-06-2014 20:34
yuaufchauza dan rafifdx memberi reputasi
2
Kutip
Balas