- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#2651
Spoiler for Part 100:
Beberapa menit lia meluk gw, dalam beberapa menit juga semua kesel, marah, kecewa tiba-tiba aja ilang. Berubah jadi takut , " gw takut gw gak bisa meluk lia kaya gini lagi "
Gw: udah
Lia: makasih ya mau maafin aku. Aku janji beneran janji gak bakalan kaya gitu lagi
Gw: iya percaya. Terus cowo yang tadi malem?
Lia: dia satu sekolah sama aku cuma beda kelas, kata temen-temen aku dia suka sama aku, tapi aku biasa-biasa aja
Gw: terus?
Lia: Beberapa hari yang lalu aku kesel sama kamu, auk jadian sama dia. tapi aku sebenernya gak serius. Beneran. Asalnya aku BT sama kamu, terus dia ngajakin jalan, dan aku ternyata di ajak kesana sama dia.
Gw: terus ketemu sama aku disana
Lia: iya maaf, aku udah putusin kok tadi malem. Karena dia marah pas nyusul kamu dan ninggalin dia disana
Gw: yaudah, gak usah dibahas lagi
Lia: makan yuk, maaf kalo gak enak
Gw: kamu daritadi minta maaf terus, ini kamu yang masak?
Lia: iya
dibantuin mbok
Gw: mbok bilang mbok yang masak dibantuin kamu, mana yang bener sih
Lia: aku ih yang dibantuin mbok
Gw: iya deh
"Aku janji beneran janji gak bakalan kaya gitu lagi" Itu kata-kata lia, kata-kata yang sebelumnya pernah gw denger, sekarang gw denger lagi buat yang kedua kalinya beserta kesempatan yang ketiga kalinya. Waktu itu gw yakin banget sama kata-kata lia, gw juga gak tau kenapa, perasaan gw bilang kalo lia juga sayang sama gw. Tapi kepercayaan gw sama lia udah jelas jadi berkurang. Sekarang semuanya tergantung lia, gw sebagai cowo juga gak bakalan ngalah terus kaya gini, kalo lia masih kaya gitu juga, cowo manapun gak bakalan ada yang bisa sanggup. Masalah pertama dia jalan sama cowo di BSM gw cepet bisa lupain, masalah yang kedua di braga tadi malam sebenernya masih nyesek, tapi ada rasa iba kalo ngeliat cewe di posisi kaya gini, dan gw juga masih sayang sama dia. Gw gak mau kejadian waktu sama putri keulang, gw masih sayang dia, dia masih sayang gw. Tapi gw nyuruh dia sama selingkuhannya yang akhirnya dia diselingkuhin. Siklus pacaran emang kaya gitu #terbukti
Setelah selesai makan, yang sebenernya enak sih, karena itu sebenernya buatan si mbok, lia cuma bantu goreng-goreng aja dan telat ngebalik masakannya, makanya jadi gosong
( Lia sekarang udah jago masak #jempol ) Setelah selesai makan, gw bisa liat lia murung banget, mungkin dia kecapean, mungkin juga dia tertekan, mungkin juga dia takut.
Gw: kok lemes gitu yank
Lia: aku takut
Gw: takut apa? ada juga aku kali yang takut digituin lagi sama kamu
Lia: maaf yank. aku takut kamu jadi beda
Gw: sebisa mungkin aku gak bakalan beda kok
Lia: yakin?
Gw: mungkin
Lia: ko mungkin?
Gw: ya aku sama kamu kan gak tau kedepannya mau gimana, kita cuma berusaha
Lia: iya, tapi jangen beda ya sama aku
Gw: kamu juga, kalo ada apa-apa bilang sama aku. Kenapa sih cewe lebih milih bahasa tubuh dibanding ngomong langsung?
Lia: iya, sekarang kita baikan kan?
Gw: iya baikan kok, udah jangan sedih kaya gitu. Kamu mendingan tidur, istirahat, besok sekolah gimana?
Lia: iya, nanti agak siang. Kamu pulang dong?
Gw: sekarang udah siang, mau tidur jam berapa, nanti bangunnya kesorean, malemnya jadi gak bisa tidur gimana? ya iya pulang, masa nungguin kamu tidur ampe bangun lagi
Lia: yaudah bentar lagi tidur. Ide bagus
Gw: ide bagus apanya?
Lia:
Gw: perasaan aku jadi gak enak
Lia: temenin ya
tapi kamu tidurnya dibawah 
Gw: kalo mamah papah kamu pulang gimana
Lia: oh iya ya, yaudah tidur di sofa aja deh, kamu di bawah
Gw: masa kamu tidur di sof...
Lia pergi ke dalam kamarnya, lalu keluar membawa beberapa bantal guling dan selilmut lalu melemparkannya
Gw: masa kamu tidur di sofa, gak enak nanti tidurnya
Lia: gak apa-apa, asalkan ada kamu
Gw:
yaudah gimana ayank aja,
Lia yang emang udah kelelahan, ditambah kenyang abis makan. Merem sebentar, awalnya masih gw ajak ngoobrol sambil dia merem. Gw sambil nonton TV, lama-lama omongan gw gak dia bales, dia ternyata udah tidur. Tidur keadaan meluk tangan gw, tidur yang bener-bener pules. Udah lega mungkin, tangan kanan gw masih bebas, rencananya gw mau sambil sms an. Tapi berhubung HP gw en geg
gimana cara pake HP en geg pake satu tangan?
akhirnya tangan kanan gw dipake buat mencet-mencet remote aja
. hari minggu jaman gw dulu, TV isinya kartun semua, kalo sekarang gak semuanya ya. 1 jam 2 jam 3 4 5 lia gak bangun-bangun, tangan gw udah dilepas gak tau jam berapa. Tiba-tiba pintu rumah lia terbuka, mamah papahnya pulang Mati gw ( tepok jidat )
Gw:
Mamah lia:
Papah lia: eh ada hendra
Gw: eh om , tante
Mamah lia:
( kayanya mamahnya lupa sama gw
)
Papah lia: lianya mana?
Gw: ini om, tidur disini, saya disuru nemenin
Papah lia: hahaha, biarin aja, udah biasa dia tidur disini sambil nonton
Mamah lia: ohhh yang waktu itu ya ( baru inget )
Gw: iya tante
Mamah lia: yaudah ditinggal dulu ya, huh tante cape abis shopping hahahaha
Papah lia:
( geleng-geleng kepala, dan gw yakin ngomong di dalam hati #WanitaMemangBegitu
)
Papah lia: ni ndra, ada makanan, makan aja kalo mau, ditinggal aja disini ya. om cape mau istirahat. Lia dari jam berapa tidur?
Gw: udah hampir 5 jam om
Papah lia: 5 jam? pasti begadang lagi dia. yaudah biarin aja.
Gw: iya om,
Papah lia: eh bentar bentar, ada yang aneh nih
Gw: apa om?
Papah: stttt, masa orang tidur senyum-senyum ( bisik-bisik ke gw, mendekati lia lalu menyentuh pinggang lia )
Lia: papahhhhhhhhhh, hahahaah geli
Papah lia: tuh liat, pura-pura dia haahahaha
Gw:
Papah Lia: kamu pura-pura juga tidur selama 5 jam? hebat banget
Lia:hahahaha
Gw: Shitttt, gw ditipu ( dalam hati
)
Papah: ah udah ah, papah mau tidur dulu cape
Lia: yaudah sana, jadi aja ketauan
Papah lia:
Gw: Shitttttttt ( masih dalam hati
)
Lia: apa tuh? wah makanan, wah pizza, emmm enak nyam nyam nyam. mau gak yank? aaaa
Gw: gak ah makasih, masih kenyang. ( sambil mencet-mencet remote TV )
Lia: yeee ngambek ya?
aku baru bangun kok 
Gw: bohong, kamu gak tidur kan?
Lia: tidur kok
Gw: ah masa
Lia: hihihihi
Gw: malah nyengir
Lia: kebangun pas mamah papah pulang kok
Gw: ah masa?
Lia: beneran ih
Gw: yaudah tidur lagi, masih ngantuk kan
Lia: masih dikit, pusing tapi.
Gw: yaiya pusing.
Lia: tapi masih ngantuk
Gw gak ngomong apa-apa, gw elus-elus rambutnya, biar dia mau tidur lagi, dia nutup matanya. Setelah beberapa detik
Lia: lama banget ( masih merem )
Gw:
Kirain udah tidur
Lia: sun dulu
Gw: daritadi nungguin itu toh?
Cupppp di pinggir bibir
.Tapi kepala gw ditarik dan.... U know what i mean 
Gw: udah tidur, nanti mamah papah kamu kesini gimana coba
Lia: biarin aja
Gw yang asalnya mau nina boboin lia, malah jadi gw ketiduran sambil duduk sambil senderan ke sofa
Gw gak inget apa-apa, gw juga ngantuk sebenernya karena malem kurang tidur juga. Yang gw inget pas gw bangun udah sore banget, posisi gw di bawah sofa, tapi di kepala gw ada bantal dan gw diselimutin
Gw bengang-bengong nyari orang pada kemana, Lia gak ada, rumah juga sepi. Gw cek hp, lalu gw sms lia.
Gw: yank dimana? pada kemana kok sepi banget?
Lalu lia keluar dari kamarnya
Gw kira semua orang pergi, ternyata ada
Lia: eh udah bangun, tidurnya kamu bentar ya, aku gak bisa tidur lagi
Gw: kok sepi gini?
Lia: ada kok, di kamarnya. Emang biasa kaya gini. Oia, hp kamu tadi ada sms
Gw: sms? dari siapa?
Lia: gak tau, nanyain buku
Gw: buku? siapa ya?
Quote:
Gw: udah
Lia: makasih ya mau maafin aku. Aku janji beneran janji gak bakalan kaya gitu lagi
Gw: iya percaya. Terus cowo yang tadi malem?
Lia: dia satu sekolah sama aku cuma beda kelas, kata temen-temen aku dia suka sama aku, tapi aku biasa-biasa aja
Gw: terus?
Lia: Beberapa hari yang lalu aku kesel sama kamu, auk jadian sama dia. tapi aku sebenernya gak serius. Beneran. Asalnya aku BT sama kamu, terus dia ngajakin jalan, dan aku ternyata di ajak kesana sama dia.
Gw: terus ketemu sama aku disana
Lia: iya maaf, aku udah putusin kok tadi malem. Karena dia marah pas nyusul kamu dan ninggalin dia disana
Gw: yaudah, gak usah dibahas lagi
Lia: makan yuk, maaf kalo gak enak
Gw: kamu daritadi minta maaf terus, ini kamu yang masak?
Lia: iya
dibantuin mbokGw: mbok bilang mbok yang masak dibantuin kamu, mana yang bener sih

Lia: aku ih yang dibantuin mbok

Gw: iya deh

"Aku janji beneran janji gak bakalan kaya gitu lagi" Itu kata-kata lia, kata-kata yang sebelumnya pernah gw denger, sekarang gw denger lagi buat yang kedua kalinya beserta kesempatan yang ketiga kalinya. Waktu itu gw yakin banget sama kata-kata lia, gw juga gak tau kenapa, perasaan gw bilang kalo lia juga sayang sama gw. Tapi kepercayaan gw sama lia udah jelas jadi berkurang. Sekarang semuanya tergantung lia, gw sebagai cowo juga gak bakalan ngalah terus kaya gini, kalo lia masih kaya gitu juga, cowo manapun gak bakalan ada yang bisa sanggup. Masalah pertama dia jalan sama cowo di BSM gw cepet bisa lupain, masalah yang kedua di braga tadi malam sebenernya masih nyesek, tapi ada rasa iba kalo ngeliat cewe di posisi kaya gini, dan gw juga masih sayang sama dia. Gw gak mau kejadian waktu sama putri keulang, gw masih sayang dia, dia masih sayang gw. Tapi gw nyuruh dia sama selingkuhannya yang akhirnya dia diselingkuhin. Siklus pacaran emang kaya gitu #terbukti
Setelah selesai makan, yang sebenernya enak sih, karena itu sebenernya buatan si mbok, lia cuma bantu goreng-goreng aja dan telat ngebalik masakannya, makanya jadi gosong
( Lia sekarang udah jago masak #jempol ) Setelah selesai makan, gw bisa liat lia murung banget, mungkin dia kecapean, mungkin juga dia tertekan, mungkin juga dia takut. Quote:
Gw: kok lemes gitu yank
Lia: aku takut
Gw: takut apa? ada juga aku kali yang takut digituin lagi sama kamu
Lia: maaf yank. aku takut kamu jadi beda
Gw: sebisa mungkin aku gak bakalan beda kok
Lia: yakin?
Gw: mungkin
Lia: ko mungkin?
Gw: ya aku sama kamu kan gak tau kedepannya mau gimana, kita cuma berusaha
Lia: iya, tapi jangen beda ya sama aku
Gw: kamu juga, kalo ada apa-apa bilang sama aku. Kenapa sih cewe lebih milih bahasa tubuh dibanding ngomong langsung?

Lia: iya, sekarang kita baikan kan?
Gw: iya baikan kok, udah jangan sedih kaya gitu. Kamu mendingan tidur, istirahat, besok sekolah gimana?
Lia: iya, nanti agak siang. Kamu pulang dong?
Gw: sekarang udah siang, mau tidur jam berapa, nanti bangunnya kesorean, malemnya jadi gak bisa tidur gimana? ya iya pulang, masa nungguin kamu tidur ampe bangun lagi
Lia: yaudah bentar lagi tidur. Ide bagus
Gw: ide bagus apanya?

Lia:

Gw: perasaan aku jadi gak enak

Lia: temenin ya
tapi kamu tidurnya dibawah 
Gw: kalo mamah papah kamu pulang gimana

Lia: oh iya ya, yaudah tidur di sofa aja deh, kamu di bawah

Gw: masa kamu tidur di sof...
Lia pergi ke dalam kamarnya, lalu keluar membawa beberapa bantal guling dan selilmut lalu melemparkannya

Gw: masa kamu tidur di sofa, gak enak nanti tidurnya
Lia: gak apa-apa, asalkan ada kamu
Gw:
yaudah gimana ayank aja, Lia yang emang udah kelelahan, ditambah kenyang abis makan. Merem sebentar, awalnya masih gw ajak ngoobrol sambil dia merem. Gw sambil nonton TV, lama-lama omongan gw gak dia bales, dia ternyata udah tidur. Tidur keadaan meluk tangan gw, tidur yang bener-bener pules. Udah lega mungkin, tangan kanan gw masih bebas, rencananya gw mau sambil sms an. Tapi berhubung HP gw en geg
gimana cara pake HP en geg pake satu tangan?
akhirnya tangan kanan gw dipake buat mencet-mencet remote aja
. hari minggu jaman gw dulu, TV isinya kartun semua, kalo sekarang gak semuanya ya. 1 jam 2 jam 3 4 5 lia gak bangun-bangun, tangan gw udah dilepas gak tau jam berapa. Tiba-tiba pintu rumah lia terbuka, mamah papahnya pulang Mati gw ( tepok jidat )Quote:
Gw:

Mamah lia:

Papah lia: eh ada hendra

Gw: eh om , tante

Mamah lia:
( kayanya mamahnya lupa sama gw
)Papah lia: lianya mana?
Gw: ini om, tidur disini, saya disuru nemenin

Papah lia: hahaha, biarin aja, udah biasa dia tidur disini sambil nonton
Mamah lia: ohhh yang waktu itu ya ( baru inget )
Gw: iya tante
Mamah lia: yaudah ditinggal dulu ya, huh tante cape abis shopping hahahaha
Papah lia:
( geleng-geleng kepala, dan gw yakin ngomong di dalam hati #WanitaMemangBegitu
)Papah lia: ni ndra, ada makanan, makan aja kalo mau, ditinggal aja disini ya. om cape mau istirahat. Lia dari jam berapa tidur?
Gw: udah hampir 5 jam om
Papah lia: 5 jam? pasti begadang lagi dia. yaudah biarin aja.
Gw: iya om,
Papah lia: eh bentar bentar, ada yang aneh nih
Gw: apa om?

Papah: stttt, masa orang tidur senyum-senyum ( bisik-bisik ke gw, mendekati lia lalu menyentuh pinggang lia )
Lia: papahhhhhhhhhh, hahahaah geli

Papah lia: tuh liat, pura-pura dia haahahaha
Gw:

Papah Lia: kamu pura-pura juga tidur selama 5 jam? hebat banget

Lia:hahahaha

Gw: Shitttt, gw ditipu ( dalam hati
)Papah: ah udah ah, papah mau tidur dulu cape
Lia: yaudah sana, jadi aja ketauan

Papah lia:

Gw: Shitttttttt ( masih dalam hati
)Lia: apa tuh? wah makanan, wah pizza, emmm enak nyam nyam nyam. mau gak yank? aaaa
Gw: gak ah makasih, masih kenyang. ( sambil mencet-mencet remote TV )
Lia: yeee ngambek ya?
aku baru bangun kok 
Gw: bohong, kamu gak tidur kan?

Lia: tidur kok

Gw: ah masa

Lia: hihihihi

Gw: malah nyengir

Lia: kebangun pas mamah papah pulang kok
Gw: ah masa?

Lia: beneran ih

Gw: yaudah tidur lagi, masih ngantuk kan
Lia: masih dikit, pusing tapi.

Gw: yaiya pusing.
Lia: tapi masih ngantuk

Gw gak ngomong apa-apa, gw elus-elus rambutnya, biar dia mau tidur lagi, dia nutup matanya. Setelah beberapa detik
Lia: lama banget ( masih merem )
Gw:
Kirain udah tidurLia: sun dulu
Gw: daritadi nungguin itu toh?
Cupppp di pinggir bibir
.Tapi kepala gw ditarik dan.... U know what i mean 
Quote:
Gw: udah tidur, nanti mamah papah kamu kesini gimana coba

Lia: biarin aja

Gw yang asalnya mau nina boboin lia, malah jadi gw ketiduran sambil duduk sambil senderan ke sofa
Gw gak inget apa-apa, gw juga ngantuk sebenernya karena malem kurang tidur juga. Yang gw inget pas gw bangun udah sore banget, posisi gw di bawah sofa, tapi di kepala gw ada bantal dan gw diselimutin
Gw bengang-bengong nyari orang pada kemana, Lia gak ada, rumah juga sepi. Gw cek hp, lalu gw sms lia. Quote:
Gw: yank dimana? pada kemana kok sepi banget?
Lalu lia keluar dari kamarnya
Gw kira semua orang pergi, ternyata adaLia: eh udah bangun, tidurnya kamu bentar ya, aku gak bisa tidur lagi
Gw: kok sepi gini?
Lia: ada kok, di kamarnya. Emang biasa kaya gini. Oia, hp kamu tadi ada sms
Gw: sms? dari siapa?
Lia: gak tau, nanyain buku
Gw: buku? siapa ya?
yuaufchauza dan rafifdx memberi reputasi
2
Kutip
Balas