- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#2478
Spoiler for Part 99:
Quote:
Lia: maaf

Gw: maaf kenapa?
Lia: maaf ndra
( terus dia peluk gw )Gw: kamu kenapa sih ? (
dalam hati, padahal gw udah nyesek banget, pengen nangis )Lia: aku tau kok kamu liat

Gw: udah pulang sana, udah malem
Lia: gak mau
Gw: aku mau pulang, cape nih. Yuk der balik
Dery: ...............
Lia: jahat kamu mau ninggalin aku disini
Gw: jahatan mana sama kamu ( melepaskan pelukan lia )
Lia: aku kan udah bilang maaf ! ( dia bentar gw di depan muka gw )
Gw: aku maafin kamu
( lalu gw pergi )Hari itu gw udah sakit beneran sumpah, cewe yang gw sayang, emang hubungan gw sama lia renggang, tapi gw gak pernah berani deketin cewe lain, karena gw sayang sama dia. Tiap ada cewe deket, gw selalu inget lia. Selalu ada rasa bersalah, termasuk dengan putri. Gw ngerasa bersalah banget, tapi gw bohong juga buat temen gw. Buat bantu mereka, gw waktu itu emang masih kecil, masih ngerasain yang namanya cinta monyet, labil bener-bener labil. Jujur saat itu, adalah titik paling puncak gw ngerasain patah hati, berbeda dengan putri, berbeda juga dengan mantan-mantan gw sampe sekarang. Lia lah yang paling berkesan dan yang paling banyak ninggalin sakit, sebenernya bukan banyak, tapi gw ngerasain paling berasa banget. ( #maaf aku curcol del
Kan udah ijin sama kamu
) Gw berjalan pulang menjauh dari lia, gw sekali nengok ke belakang, lia masih berdiri nutupin mukanya ditemani temen-temen gw yang dia kenal. Tapi ada satu yang gw aneh, cowo yang bareng lia mana? Jangan-jangan gw salah. Jangan-jangan itu bukan selingkuhan lia? gimana kalo cuma temen? Tapi mereka pegangan tangan dan lia udah bohong sama gw. Itu yang jadi bahan pertimbangan gw. Soalnya dia juga pasti bisa ngerasain kalo ada di posisi gw sekarang. Dan yang dia lakuin itu salah. Kalo yang lain mikir gw tegar, hebat, bisa punya pemikiran gitu, cewenya salah, terus gw pergi gitu aja. Biar dia ngerasain sakit yang udah dia bikin ke gw, salah . Sampe rumah gw bertambah kacau, boro-boro mikirin perut, tidur gak bisa, pengen nangis malu, walaupun dikit-dikit nangis dibawah bantal
Malam itu semua kenangan berputar-putar di kepala gw, berulang terus menerus gw mikirin lia, semua yang udah dilakuin, kesan pertama ketemu, semua hadiah-hadiah dari dia, semua malam minggu sama dia. Malam itu gw kaya orang gila. HP gw gak sentuh sama sekali, AKhirnya gw terlelap karena lelahKeesokan paginya, gw bangun. Bangun dalam keadaan nyesek, perasaan itu masih ada. Mungkin pas gw tidur juga masih kerasa, sampe pas gw bangun rasanya belum ilang. Patah hati iya, gw egois iya, karena gw gak mau dengerin penjelasan lia dan pergi gitu aja. Di rumah gw malah makin galau, kalo kata orang hidup segan mati tak mau. Mungkin ini yang selvia alamin waktu itu, tapi beban selvia lebih berat daripada yang gw alamin. Gw beraniin cek HP . Ada puluhan, Gw inget 20 misscall lebih, dan beberapa sms dari lia
Quote:
Lia: Maafin aku
Lia: angkat teleponnya yank, aku mau ngomong
Lia: hendra! angkat teleponnya, aku mau ngomong!
Lia: yaudah kalo itu mau kamu
Lia: maafin aku, emang salah aku
Lia: angkat please
SMS terakhir gw liat pagi banget, mungkin subuh. Lia coba neleponin gw sampe sepagi itu, dan gw yakin dia gak tidur. Perasaan gw jadi gak beraturan, satu sisi gw sakit hati, satu sisi lagi gw sayang banget sama dia. Dan yang menang adalah rasa sayang gw dan penyesalan gw, gw tiba-tiba jadi takut banget kehilangan dia. Langsung gw telepon dia, dan langsung di angkat
Quote:
Lia: haloo ( suaranya serak )
Gw: halo? siapa ini?
Lia: ini aku
Gw: kok suara kamu?
Lia: gak apa-apa kok
Gw: kamu kenapa sih gituin aku
Lia: iya aku tau aku salah, aku cuma iseng. Aku udah putusin dia tadi malem
Gw: jadi itu bener pacar kamu yang lain?
Lia: iya maaf, aku cuma main-main kok sama dia. Aku sayangnya sama kamu
Gw: ......
Lia: maaf
Gw: iya aku maafin kamu, tapi
Lia: tapi apa?
Gw: tapi aku gak tau apa aku masih percaya sama kamu
Lia: gak apa-apa kamu gak percaya lagi sama aku, asalkan kamu sayang sama aku
Gw: aku sayang sama kamu kok, cuma kamu yang keliatan gak sayang sama aku
Lia: aku sayang banget sama kamu ( terdengar disana dia mulai menangis )
Gw: udah jangan nangis
Lia: kamu mau gak ke rumah sekarang
Gw: ngapain?
Lia: ke rumah aja, aku tunggu
Gw: yaudah bentar lagi aku kesana.
Lia: iya aku tunggu
Gw: bye ( tut )
Kenapa dengan gw? kenapa gw gampang banget maafin cewe yang udah nyakitin gw, sama kaya waktu diselingkuhin putri. Perbedaan waktu sama putri, gw ngelepasin dia, dan akhirnya gw nyesel, gw gak mau itu keulang lagi. Dan lia ini udah dapet kesempatan yang ke 3. di BSM, di braga, dan sekarang. Gw pun siap-siap, mandi buat berangkat ke rumah lia. Setelah pamit, gw langsung pergi, gw gak sms lia seama di perjalanan, gw juga gak bakalan minta di jemput di tempat biasa, gw langsung ke rumahnya. Setelah sampai di rumahnya, gw sms dia, kalo gw udah ada di depan rumah
Quote:
Gw: aku udah di depan rumah
Lia: kok dak bilang dijalan, sebentar aku ke depan
Gak lama lia keluar dari rumahnya. Lia udah mandi, udah rapih, tapi dia gak bisa nutupin matanya yang jadi gede karena nangis dan mukanya yang kucel karena kurang tidur.
Quote:
Lia: maaf lama
Gw: gak apa-apa

Lia: yuk masuk
Gw: iya
Setelah di dalam rumah
Quote:
Gw: bau gosong ?
Lia: iya lagi masak
Gw: si mbok lagi masak? tumben gosong
Lia: iya si mbok, gak tau. kita makan bareng ya. Udah jadi kok, udah disiapin si mbok juga
Gw: Iya, papah mamah kamu kemana? ini kan minggu
Lia: pergi tadi pagi banget, gak tau kemana
Gw: ohhh, jarang banget aku ngeliat papah mamah kamu
Lia: iya gak apa-apa, udah biasa kok
Mbok: non, udah siap, mas makan dulu.
Lia: yuk
Gw: iya mbok
Setelah di meja makan ada yang berbeda, makananya agak aneh bentuknya

Quote:
Mbok: maaf ya mas, ini ayamnya agak gosong. non lia yang masak, tadi saya tinggal sebentar . eh gak dibalik ayamnya, jadi aja item sebelah
Gw: lia masak mbok?
Lia: .......... ( cuma nunduk doang )
Mbok: iya, malah belanjanya sama mbok di depan rumah ada tukang sayur lewat
Lia: ......... ( masih nunduk )
Gw: tumben
Mbok: gak tau mbok juga. tumben udah bangun pagi terus maksa mau bantuin masak
Gw: ohhh bangun pagi ( padahal belum tidur )
Mbok: yaudah ditinggal dulu ya ( lalu si mbok pergi )
Gw: iya mbok
Lia: aku gak bisa masak, ( suaranya kecil )
Gw: apa?
Lia: ( ngeliatin gw, keliatan matanya udah berkaca-kaca
)Gw: jangan nang....
Lia: ( meluk gw, tapi gak ngomong apa-apa, terus dia nangis )
Gw: ( cuma bisa ngelus-ngelus rambutnya )
Lia: Maaf hikks hikss
Gw: iya ( gw mau lepas pelukannya, tapi )
Lia: enggak enggak gak mau , jangan dilepas dulu hikss hikss ( masih meluk gw )
Gw masih inget nih kejadian ini, gak pernah lupa gak tau kenapa
) Lia meluk gw sambil nangis, baju gw basah sama air mata dia. Seinget gw, cuma beberapa cewe yang mau ngeluarin air matanya buat gw, termasuk lia. Setelah lia puas meluk gw sambil nangis, gw liat dia, matanya tambah gede, gimana kalo orang tuanya tau, bisa gw yang dimarahin
Gw liat dia, dia ngeliatin gw, usap air matanya, terus gw elus-elus rambutnya. Tapi Quote:
Lia:
( meluk gw lagi,lebih erat nangis lagi, nangisnya beneran nangis, sesenggukkan . Dia kan cengeng
#ehhh
)Gw:
( pegel )Kalo udah kaya gini, cowo mana yang gak luluh? gw termasuk cowo tersebut. Sejenak bakalan lupa yang namanya pernah diselingkuhin, dikhianatin, benci, kesel. Yang ada cuma rasa nyaman, tenang, dipeluk sama orang yang kita sayang.
yuaufchauza dan rafifdx memberi reputasi
2
Kutip
Balas