- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#1903
Spoiler for Part 91:
1 jam setengah film di putar, 1 jam setengah juga gw ngerasa sendiri. Walaupun sebelah gw akmal, sebelah akmal selvia dan sebelah selvia itu putri. Gw gak begitu inget waktu itu ngapain aja, filmnya komedi atau drama atau action atau horor gw juga lupa, gak ada yang berkesan disana. Yang gw inget film selesai, kita semua keluar lalu gw kembali ke smoking area dan menyalakan HP. Ada 2 sms, satu dari temen gw, dan satu dari lia
Lia: udah pulang belum yank? aku bentar lagi kayanya sampe deh
Dari jam pengirimnya, belum begitu lama, sekitar 15 menit yang lalu, langsung gw balas sms dari lia
Gw: iya ini udah selesai, bentar lagi mau pulang, cape mau langsung tidur
Lia: aku mau telepon ya, nanti pas udah sampe rumah kasih tau
Gw: iya
Mati gw, yang ada di fikiran gw lia bakalan nelepon gw ke rumah, apa jadinya kalo gw bilang udah di rumah sedangkan gw gak ada
gw cuma berharap lia nelepon gw ke hp, tapi kalau gw masih dijalan gimana
Tambah bingung aja jadinya. Ingat, sekali kita berbohong, kita akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan yang sebelumnya kita buat.
Gw jadi bingung sendiri, gak tenang sendiri, sedangkan yang lain asik membicarakan film yang tadi diputar, gw sama sekali gak mood, tapi gw ada temen, ternyata cowo teman lia itu juga hanya diam, yang ribut gak jelas cuma selvia, akmal dan putri. Sedangkan Angga gak begitu sibuk, kalo bahasa sundanya "riweuh"
Ada temen juga gw, kenapa ya dia, apa dia lagi galau? apa dia lagi ada masalah? atau dia gak biasa ke tempat kaya gini? kayanya gak mungkin , dari dandanannya keliatan dia cukup gaul. Tapi kenapa dia sama kaya gw, kaya ada yang lagi dipikirin.
Gw: eh ayo pulang, gw takut nih sama lia
Selvia: hahaha, gitu aja takut, yaudah yuk pulang, tapi makan dulu ya
Gw: langsung aja deh, makan di rumah masing-masing
Akmal: gw laper nih
Putri: pengen pecel lele
Gw: yaudah ayok cepetan, makan dibawah aja
Selvia: yuk yuk

Angga: gw langsung pulang aja deh kayanya, gak apa-apa kan?
Gw: eh kenapa ngga? ikut kita dulu aja yuk , gak apa-apa kok
Selvia: iya, masih jam segini kok, gak apa-apa kan pulang malem?
Angga: gak apa-apa sih, tapi bener nih gak apa-apa?
Gw: gak apa-apa
yaudah sana duluan cewe-cewe, gw nyusul ama akmal
Putri: yuk vi, pengen pecel lele
Selvia: ah gw mau ayam goreng .
Gw: udah terserah sana mau pada makan apa, tapi cepetan ya makannya
Selvia: iya bawel
Lalu mereka berdua berjalan di depan kami, lebih tepatnya akmal tepat di belakang selvia dan putri dan gw sejajar dengan angga, gw pun iseng bertanya
Gw: ngga, kelas 2 ya? gw manggilnya kaka dong
Angga: hahaha, gak usah ndra, angga aja gak apa-apa kok, sama aja
Gw: ok dah
kalo boleh tau nih ndra, rumah nya dimana ya?
Angga: di Dip**i Uk*r ndra, lo dimana?
Gw: wah deket lo, gw di cibaduyut
Angga: jauh banget lo main, gak dimarahin sama ortu?
Gw: enggak, udah bilang kok, lagian gw lebih takut pacar gw
Angga: hahaha, gw malah kebalikannya. Ini aja gw takut dimarahin sama ortu gw, pulang malem
Gw: emang lo gak boleh pulang malem ya? terus cewe lo?
Angga: boleh sih, tapi jarang, dan baru sekarang lagi gw pulang malem. Itu juga karena permintaannya putri. gw gak punya cewe hahahaha
Gw: oh gitu, kok mau disuruh putri, dia kan kadang ngerepotin
Angga: hahaha, gak tau gw juga, kenapa dia minta gw temenin, emang sih kadang anaknya di sekolah rese, tapi dia pinter, baik lagi anaknya
Gw: iya emang sih, hahaha
Dari kesimpulan obrolan gw dengan angga, kemungkinan putri suka sama angga ini, atau mungkin cuma angga ini yang bisa dipercaya buat nemenin dia karena mereka deket di sekolah, atau putri nyaman sama angga ini? gw gak tau . Yang jelas kalo cewe udah nyaman sama cowo, pasti dan hampir selalu berujung suka dan selalu butuh cowo itu. Kesimpulan tentang angga, angga juga mungkin suka sama putri, disamping mereka deket, angga mungkin gak enak kalo nolak ajakan putri, soalnya gw tau banget kalo putri minta sesuatu bakalan maksa dan harus diturutin
Cewe-cewe makan begitu juga akmal dan angga, gw gak makan, gw kenyang gak kenyang. Gw kenyang sama rasa bersalah
Gw mau bohong apalagi ke lia, apa gw mesti ngaku? gak mungkin. Yang gw mesti lakuin adalah menyudahin kebohongan ini tanpa lia tau kalo gw bohong. Akhirnya gw silent HP gw, gw gak perduli sms ataupun telepon yang masuk dari lia, karena kalo gw angkat juga bakalan ketauan gw lagi diluar. Disaat yang lain makan, gw bengong-bengong liatin mobil yang lewat, sampe akhirnya
Putri: aaaaaa
Gw:
Putri: makan ndra. aaaaa
Gw: ammmm
Selvia:
Akmal:
Angga:
Putri: lagi ya, bentar. Mang minta nasinya setengah lagi, sama ikannya satu lagi sama sembelnya lagi ya
Mang pecel: sebentar neng
Gw disuapin putri
di depan mereka semua, di depan si angga, apa maksud putri ngelakuin itu . Gw gak ngerti gw bingung. Gw juga gak mau mikir terlalu jauh, takutnya gw kepedean sendiri
Putri: aaaaaaa
Gw: ammmm, put udah put, malu
masa gw disuapin sih 
Putri: aku tau lu belum makan dari siang, aku aja yang dari sore laper, apalagi kamu
Gw: tapi aku gak pengen makan put
Putri: gara-gara mikirin lia kan? ini aaaaaaa
Gw: ammmm, panas
Putri: lupa ikannya baru ngegoreng
panas ya? 
Akmal: uhukkk uhukkkk , keselek gara-gara si putri lah, bikin ketawa aja. Mang minta airnya lagi mang
Gw: iya panas
Putri: tiup dulu deh fuhhh fuhhh fuhhh aaaaaa
Gw: ammmmm
udah put, kenyang kenyang
Selvia: mal, aaaaa
Akmal: ih ogah disuapin elu
Selvia:
makan ga? aaaaa 
Akmal: gak mau, malu gw diliatin orang
Selvia: makan gak!
Akmal: iya iya ammm
Gw:
Angga: hahahaha, akur ya kalian semua .
Gw: hehehe, ya beginilah ngga, maaf ya kalo pada riweuh
( ribut, gak bisa diem )
Putri: ni terakhir nih, aaaaa
Gw: katanya yang tadi yang terakhir, ini terakhir apaan? terakhir part 2? nanti terakhir part 3? terus 5, 6, 7 ?
( 4nya mana nih
)
Putri: kalo makan gak boleh ngomong. masih banyak nih, cepetan makan
Gw: ammmm
Sesi suap menyuap akhirnya selesai, gw akhirnya makan juga. Gw tau putri ada rasa sama angga ini, tapi kenapa dia ngelakuin hal ini di depan si angga? kalo gw jadi angga, udah panas kepala gw, mungkin udah meledak
Akhirnya kita semua pulang, gw akmal putri dan selvia menaiki angkot yang sama, sedangkan angga menaiki angkot yang berbeda. Angga ini type cowo yang gimana ya gw agak susah jelasinnya. Dia ganteng (#masihgantenganTS) baik juga kayanya, sopan udah jelas. Kalau gw disuruh nyari pacar buat si putri, gw gak bakalan jauh-jauh, gw pasti nyuruh si angga ini buat jadi pacarnya si putri. Gw yakin si angga ini bisa jaga cewe yang gw sayang ( tentunya sayang sebagai temen )
Kejadian malam minggu itu serasa dejavu, kita berempat kaya dulu lagi. Ngobrol-ngobrol, bercanda, sama kaya dulu, cuma yang bedanya, sekarang gw bukan pacar putri lagi. Kadang gw ngerasa aneh banget, tapi kelakuan putri, hampir sama sekali gak berubah, cuma status dengan gw yang berubah. Gw tau acara hari ini putri yang atur, tapi gw juga tau, ini buat ngehibur selvia. Atau bukan? atau gw salah? Analisa gw begitu soalnya
Setelah beberapa lama di angkot, akhirnya sampai di depan jalan rumah putri, kita semua turun. dari kami berempar, cuma gw yang rumahnya jauh
gw harus naik angkot 1 kali lagi baru sampe rumah. Karena udah malam, gw langsung pamit, gak lupa gw bilang terimakasih, terutama ke putri
Gw: gw pulang duluan ya. udah malem nih
Selvia: yang ada gw kali yang sampe rumah duluan
Gw:
Akmal: kekenyangan gw
Putri: gak mau mampir dulu ke rumah ndra?
Gw: gak ah put, gak enak, udah malem
Putri: oh yaudah ati-ati ya pulangnya.
Gw: iya put, pulang dulu ya semuanya, makasih ya put
Selvia: ati-ati
Akmal: ok ndra
Putri: iya sama-sama
Gw langsung berjalan, agak cepat, gw belum berani cek HP gw. Gw yakin disana nanti pasti ada sms atau misscall dari lia. Daripada gw bingung cek hp atau engga, gw lebih mikirin gimana caranya cepet sampe ke rumah. Setelah di dalam angkot, gw mikir, gw mesti sms lia kaya gimana. Gw akhirnya memberanikan diri mengecek HP, ada satu sms, bukan dari lia, tapi dari putri. Kenapa ya putri sms gw? baru juga ketemu udah sms lagi. Lalu gw buka sms dari putri, ternyata isinya adalah
Putri: ati-ati ya ndra, makasih ya buat hari ini
Gw bengong-bengong, isi smsnya kayanya gw pernah baca, sama kaya dulu gw jalan sama putri sebagai pacar, cuma kata ndra diganti dengan kata yank. Apa maksud dari putri? apa cuma gw yang kegeeran?
Quote:
Lia: udah pulang belum yank? aku bentar lagi kayanya sampe deh
Dari jam pengirimnya, belum begitu lama, sekitar 15 menit yang lalu, langsung gw balas sms dari lia
Gw: iya ini udah selesai, bentar lagi mau pulang, cape mau langsung tidur
Lia: aku mau telepon ya, nanti pas udah sampe rumah kasih tau
Gw: iya
Mati gw, yang ada di fikiran gw lia bakalan nelepon gw ke rumah, apa jadinya kalo gw bilang udah di rumah sedangkan gw gak ada
gw cuma berharap lia nelepon gw ke hp, tapi kalau gw masih dijalan gimana
Tambah bingung aja jadinya. Ingat, sekali kita berbohong, kita akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan yang sebelumnya kita buat. Gw jadi bingung sendiri, gak tenang sendiri, sedangkan yang lain asik membicarakan film yang tadi diputar, gw sama sekali gak mood, tapi gw ada temen, ternyata cowo teman lia itu juga hanya diam, yang ribut gak jelas cuma selvia, akmal dan putri. Sedangkan Angga gak begitu sibuk, kalo bahasa sundanya "riweuh"
Ada temen juga gw, kenapa ya dia, apa dia lagi galau? apa dia lagi ada masalah? atau dia gak biasa ke tempat kaya gini? kayanya gak mungkin , dari dandanannya keliatan dia cukup gaul. Tapi kenapa dia sama kaya gw, kaya ada yang lagi dipikirin.Quote:
Gw: eh ayo pulang, gw takut nih sama lia
Selvia: hahaha, gitu aja takut, yaudah yuk pulang, tapi makan dulu ya

Gw: langsung aja deh, makan di rumah masing-masing

Akmal: gw laper nih

Putri: pengen pecel lele

Gw: yaudah ayok cepetan, makan dibawah aja

Selvia: yuk yuk


Angga: gw langsung pulang aja deh kayanya, gak apa-apa kan?
Gw: eh kenapa ngga? ikut kita dulu aja yuk , gak apa-apa kok

Selvia: iya, masih jam segini kok, gak apa-apa kan pulang malem?
Angga: gak apa-apa sih, tapi bener nih gak apa-apa?
Gw: gak apa-apa
yaudah sana duluan cewe-cewe, gw nyusul ama akmalPutri: yuk vi, pengen pecel lele

Selvia: ah gw mau ayam goreng .
Gw: udah terserah sana mau pada makan apa, tapi cepetan ya makannya
Selvia: iya bawel
Lalu mereka berdua berjalan di depan kami, lebih tepatnya akmal tepat di belakang selvia dan putri dan gw sejajar dengan angga, gw pun iseng bertanya
Quote:
Gw: ngga, kelas 2 ya? gw manggilnya kaka dong
Angga: hahaha, gak usah ndra, angga aja gak apa-apa kok, sama aja
Gw: ok dah
kalo boleh tau nih ndra, rumah nya dimana ya? Angga: di Dip**i Uk*r ndra, lo dimana?
Gw: wah deket lo, gw di cibaduyut

Angga: jauh banget lo main, gak dimarahin sama ortu?
Gw: enggak, udah bilang kok, lagian gw lebih takut pacar gw

Angga: hahaha, gw malah kebalikannya. Ini aja gw takut dimarahin sama ortu gw, pulang malem
Gw: emang lo gak boleh pulang malem ya? terus cewe lo?
Angga: boleh sih, tapi jarang, dan baru sekarang lagi gw pulang malem. Itu juga karena permintaannya putri. gw gak punya cewe hahahaha
Gw: oh gitu, kok mau disuruh putri, dia kan kadang ngerepotin

Angga: hahaha, gak tau gw juga, kenapa dia minta gw temenin, emang sih kadang anaknya di sekolah rese, tapi dia pinter, baik lagi anaknya
Gw: iya emang sih, hahaha
Dari kesimpulan obrolan gw dengan angga, kemungkinan putri suka sama angga ini, atau mungkin cuma angga ini yang bisa dipercaya buat nemenin dia karena mereka deket di sekolah, atau putri nyaman sama angga ini? gw gak tau . Yang jelas kalo cewe udah nyaman sama cowo, pasti dan hampir selalu berujung suka dan selalu butuh cowo itu. Kesimpulan tentang angga, angga juga mungkin suka sama putri, disamping mereka deket, angga mungkin gak enak kalo nolak ajakan putri, soalnya gw tau banget kalo putri minta sesuatu bakalan maksa dan harus diturutin
Cewe-cewe makan begitu juga akmal dan angga, gw gak makan, gw kenyang gak kenyang. Gw kenyang sama rasa bersalah
Gw mau bohong apalagi ke lia, apa gw mesti ngaku? gak mungkin. Yang gw mesti lakuin adalah menyudahin kebohongan ini tanpa lia tau kalo gw bohong. Akhirnya gw silent HP gw, gw gak perduli sms ataupun telepon yang masuk dari lia, karena kalo gw angkat juga bakalan ketauan gw lagi diluar. Disaat yang lain makan, gw bengong-bengong liatin mobil yang lewat, sampe akhirnya Quote:
Putri: aaaaaa
Gw:

Putri: makan ndra. aaaaa
Gw: ammmm

Selvia:

Akmal:

Angga:

Putri: lagi ya, bentar. Mang minta nasinya setengah lagi, sama ikannya satu lagi sama sembelnya lagi ya
Mang pecel: sebentar neng
Gw disuapin putri
di depan mereka semua, di depan si angga, apa maksud putri ngelakuin itu . Gw gak ngerti gw bingung. Gw juga gak mau mikir terlalu jauh, takutnya gw kepedean sendiri
Quote:
Putri: aaaaaaa
Gw: ammmm, put udah put, malu
masa gw disuapin sih 
Putri: aku tau lu belum makan dari siang, aku aja yang dari sore laper, apalagi kamu
Gw: tapi aku gak pengen makan put
Putri: gara-gara mikirin lia kan? ini aaaaaaa
Gw: ammmm, panas

Putri: lupa ikannya baru ngegoreng
panas ya? 
Akmal: uhukkk uhukkkk , keselek gara-gara si putri lah, bikin ketawa aja. Mang minta airnya lagi mang

Gw: iya panas

Putri: tiup dulu deh fuhhh fuhhh fuhhh aaaaaa
Gw: ammmmm
udah put, kenyang kenyangSelvia: mal, aaaaa
Akmal: ih ogah disuapin elu

Selvia:
makan ga? aaaaa 
Akmal: gak mau, malu gw diliatin orang

Selvia: makan gak!
Akmal: iya iya ammm

Gw:

Angga: hahahaha, akur ya kalian semua .
Gw: hehehe, ya beginilah ngga, maaf ya kalo pada riweuh
( ribut, gak bisa diem )Putri: ni terakhir nih, aaaaa
Gw: katanya yang tadi yang terakhir, ini terakhir apaan? terakhir part 2? nanti terakhir part 3? terus 5, 6, 7 ?
( 4nya mana nih
)Putri: kalo makan gak boleh ngomong. masih banyak nih, cepetan makan

Gw: ammmm

Sesi suap menyuap akhirnya selesai, gw akhirnya makan juga. Gw tau putri ada rasa sama angga ini, tapi kenapa dia ngelakuin hal ini di depan si angga? kalo gw jadi angga, udah panas kepala gw, mungkin udah meledak

Akhirnya kita semua pulang, gw akmal putri dan selvia menaiki angkot yang sama, sedangkan angga menaiki angkot yang berbeda. Angga ini type cowo yang gimana ya gw agak susah jelasinnya. Dia ganteng (#masihgantenganTS) baik juga kayanya, sopan udah jelas. Kalau gw disuruh nyari pacar buat si putri, gw gak bakalan jauh-jauh, gw pasti nyuruh si angga ini buat jadi pacarnya si putri. Gw yakin si angga ini bisa jaga cewe yang gw sayang ( tentunya sayang sebagai temen )
Kejadian malam minggu itu serasa dejavu, kita berempat kaya dulu lagi. Ngobrol-ngobrol, bercanda, sama kaya dulu, cuma yang bedanya, sekarang gw bukan pacar putri lagi. Kadang gw ngerasa aneh banget, tapi kelakuan putri, hampir sama sekali gak berubah, cuma status dengan gw yang berubah. Gw tau acara hari ini putri yang atur, tapi gw juga tau, ini buat ngehibur selvia. Atau bukan? atau gw salah? Analisa gw begitu soalnya
Setelah beberapa lama di angkot, akhirnya sampai di depan jalan rumah putri, kita semua turun. dari kami berempar, cuma gw yang rumahnya jauh
gw harus naik angkot 1 kali lagi baru sampe rumah. Karena udah malam, gw langsung pamit, gak lupa gw bilang terimakasih, terutama ke putriQuote:
Gw: gw pulang duluan ya. udah malem nih
Selvia: yang ada gw kali yang sampe rumah duluan

Gw:

Akmal: kekenyangan gw

Putri: gak mau mampir dulu ke rumah ndra?
Gw: gak ah put, gak enak, udah malem
Putri: oh yaudah ati-ati ya pulangnya.
Gw: iya put, pulang dulu ya semuanya, makasih ya put

Selvia: ati-ati
Akmal: ok ndra
Putri: iya sama-sama

Gw langsung berjalan, agak cepat, gw belum berani cek HP gw. Gw yakin disana nanti pasti ada sms atau misscall dari lia. Daripada gw bingung cek hp atau engga, gw lebih mikirin gimana caranya cepet sampe ke rumah. Setelah di dalam angkot, gw mikir, gw mesti sms lia kaya gimana. Gw akhirnya memberanikan diri mengecek HP, ada satu sms, bukan dari lia, tapi dari putri. Kenapa ya putri sms gw? baru juga ketemu udah sms lagi. Lalu gw buka sms dari putri, ternyata isinya adalah
Quote:
Putri: ati-ati ya ndra, makasih ya buat hari ini
Gw bengong-bengong, isi smsnya kayanya gw pernah baca, sama kaya dulu gw jalan sama putri sebagai pacar, cuma kata ndra diganti dengan kata yank. Apa maksud dari putri? apa cuma gw yang kegeeran?
sormin180 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas