- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#1876
Spoiler for Part 90:
Quote:
Gw: siapa sih vi ?

Selvia: apanya?
Gw: dia yang kalian omongin
Selvia: oh, temennya putri. Kenapa emang?
Gw: oh, eh cewe apa cowo?

Selvia: cowo, hahahaha, kenapa lu? cemburu ya?

Gw: oh cowo toh, gak apa-apa kok

Putri sama cowo? Kalo selvia sama akmal, putri sama cowo itu, gw sama siapa dong?
Apa dia cowonya putri yang baru? kok putri gak pernah cerita ke gw ya. Tapi putri bilang dia lagi gak pengen pacaran dulu, atau lagi pdkt? ah sialan, gw jadi kambing conge nih
Yang awalnya gw takut putri sendirian karena lia ikut, malah berbalik jadi gw yang sendirian
Setelah sampai di atasQuote:
Putri: dia lagi naik ke atas nih
Gw: ( deg deg, deg deg )
Selvia: yaudah tunggu disini dulu, barengan aja beli tiketnya
Putri: yaudah bentar ya, gw mau ke toilet dulu
Selvia: buruan, gw kan baru ketemu dia sekali, gak terlalu kenal gw
Putri: iya bawel ( lalu putri pergi ke toilet )
Gw: .......
Selvia: ndra, kenapa lu? bengong-bengong aja

Gw: gak apa-apa
. Eh siapa sih dia? cowonya putri? Selvia: ada deh , mau tau aja lu ah

Gw: gw nanya serius juga

Selvia: kenapa lu? cemburu ya?

Gw: enggak

Selvia: hahahaha, si putri bilangnya sih temen doang, lu tau gak, si putri ngerasa bersalah ngajakin tu cowo
Gw: kenapa?
Selvia: soalnya tadinya dia takut sendiri karena lu bawa lia, eh ternyata lu sendiri, sedangkan dia bawa cowo, jadi lu yang sendiri sekarang

Gw: iya gw juga mikirin itu kok tadi
Yaudah mau gimana lagi cobaSelvia: sabar ya ndra
, atau lu mau cari lagi disini? tu banyak yang bening-bening 
Gw: gak ah, satu aja udah cukup
. Eh akmal mana?Selvia: tuhh
( sambil menunjuk akmal yang sedang duduk di foodcourt dengan 2 cewe )Gw: ebuset dah tu anak, dari dulu gak rubah-rubah kelakuannya

Selvia: gw sih udah gak aneh

Gw:

Putri: maaf ya lama hehehehe

Selvia:
mana kok belum sampe juga ke atas sih put?Putri: gak tau nih, eh itu dia ngga! ( sambil berteriak ke arah seorang pria )
Dari ujung eskalator ada seorang cowo, tinggi, gak terlalu putih, gak terlalu item, rambutnya di "mohawk" pake kaos di tutup dengan jaket.
Lalu dia datang ke arah gw dan selvia
Cowo: maaf ya put lama, macet tadi dijalannya, hay selvia

Putri: enggak kok, kita juga baru sampe belum lama
Selvia: hay Angga

Putri: yeee genit
ndra kenalin ini Angga temen aku, Angga ini kenalin hendraGw: hendra
( salaman )Angga: Angga
( salaman juga. Senyumnya itu loh bro, bikin klepek-klepek
)Putri: akmal mana?
Selvia: tuh ( sambil menunjuk akmal )
Putri: oi mal ! ( berteriak ke akmal )
Akmal:
( lalu datang ke arah kami ) Apa sih? 
Putri: kenalin ini Angga, Angga ini akmal
Akmal: akmal

Angga: Angga

Putri: udah pada kenal semuanya kan, yaudah yuk pesen tiket dulu
Akmal: bentar deh, gw belum dapet nomer hp itu cewe
Selvia: udah nanti nyari lagi aja, masih banyak kok di bawah
Akmal: dimana?

Selvia: di tempat jualan daleman ibu-ibu

Akmal: sialan lo

Putri: yaudah yuk ah
Selvia: yukkk
Gw yang asalnya semangat 45 jadi kaya anak ilang di BIP. Gw lebih banyak diem, saat akmal dan selvia ngobrol, serta putri dan Angga itu juga ngobrol. Gw ngobrol sama siapa ? tembok ?
Setelah membeli tiket nonton, semuanya duduk-duduk lagi sambil menunggu. Daripada gw BT gw menyibukkan sms an dengan lia, yang ternyata cuma dibales sekali dan gak dibales lagi
. Akhirnya gw menyibukkan diri main game, untung Hp gw eng geg
Tapi gw kalah terus, yang mengakibatkan BT bertambah akut, sampai akhirnya gw menyibukkan diri dengan membaca kontak satu persatu
Quote:
Selvia: ndra, sini lu malah diem aja sendiri, ngobrol kek
Gw: iya hehehehe

Akmal: ah lu pura-pura gak ngerti vi

Gw: gak apa-apa mal, sudah biasa

Akmal: lagian cewe lu kenapa gak jadi ikut ? tapi ada bagusnya sih

Gw: apa bagusnya?

Akmal: gw takut ama dia, masih ada dendam pribadi dia ama gw

Gw: tentang apaan sih?
Akmal: gak apa-apa becanda doang
, gw cuma gak enak aja kalo ketemu dia, gak tau deh kenapa 
Selvia: beli makanan ama minuman dong mal
Akmal: iya deh, ayo ndra anterin gw, daripada lu bt kaya gitu
Gw: yaudah deh ayo.
Selvia: si hendra jangan lu ajarin yang gak bener mal
Akmal: gimana nanti aja deh

Gw:

Gw dan akmal pergi ke supermarket, membeli cemilan untuk para wanita
Diperjalanan, gw baru tau kelakuan si akmal kaya gimana, tiap ada cewe bening sedikit, selalu bilang 'hay' . Beberapa cewe merasa risih, ada juga yang senyum-senyum, ada juga yang mukanya tanpa expresi, ada juga yang say 'hay too' Dan itulah yang jadi target sasaran akmal. Gak tanggung-tanggung, minta kenalan, minta no hp, nanya alamat rumah + kata ajaib "kalo aku telepon kamu, ada yang marah gak?"
Bener-bener udah ahli cowo yang satu ini, muka sih pas-pasan sebenerya, gantengan juga gw
Gw kadang cuma bisa geleng-geleng sambil meninggalkan dia lalu dia menyusul gw. Setelah selesai berbelanja, gw dan akmal kembali ke tempat cewe-cewe. Quote:
Akmal: ndra, itu cowonya si putri bukan ya?
Gw: bukan katanya sih, cuma temen, itu juga buat nemenin dia tadinya, karena gw sama lia
Akmal: ohh, gw kira pacarnya. Tapi kalo akhirnya mereka jadian gimana ya?
Gw: mana gw tau, ya biarin aja kalo mereka jadian
Akmal: gakan cemburu gitu?

Gw: hahahahaha, gak tau deh
Akmal: kalo gw sih ga terlalu setuju kalo si putri jadian ama tu cowo
Gw: kenapa emangnya?
Akmal: cowo kok dingin gitu, lagian gw gak suka sama mukanya
Gw: karena muka dia lebih ganteng dari lo

Akmal: sialan lo

Gw: ya kalo jadian juga gak apa-apa lah, gw juga bukan siapa-siapa dia, masa gw mau larang dia jadian sama siapa. Emang sih gw juga agak ga suka ama cowo itu. Tapi ya gimana lagi, biar putri yang memilih
Akmal: yaudah deh, gimana lu aja dah
Dan kami sampai di tempat semula, kali ini selvia dan putri sedang mengobrol, sedangkan si Angga ini diem, duduk, sambil mainan HP. Lalu dia akhirnya berbicara.
Quote:
Angga: eh gw tinggal bentar gak apa-apa ya?
Selvia: mau kemana lo ngga? gak jauh kan?
Angga: gw mau sholat dulu, udah mau isya nih, sebentar aja kok . Gw tinggal ya, Assalamualaikum ( lalu dia pergi )
Gw:

Akmal:

Selvia:

Putri: heh, ngapain pada bengong? heran ya?

Akmal: pa ustad lu gebet juga put?

Putri: hahaha, dia ketua anak-anak mesjid di sekolah gw.
Gw:

Selvia: udah ganteng, tinggi, cool, rajin sholat lagi, gw mau dong yang kaya gitu

Akmal: iya, gak kaya si hendra
Gw: enak aja, bukannya lu juga

Akmal: hehehehe

Gw: lagi pdkt ya put? ( gw akhirnya bertanya )
Putri: gak juga kok, dia cuma temen gw, lagian di sekolah dia alim. Dia kelas 2 ndra
Gw: oh kelas 2 toh, pantesan tinggi
Putri: iya karena anak basket juga
Selvia: anak basket, rajin sholat juga, buat gw dong

Putri:

Akmal: terus kenapa lu gak jadian ama dia ( dengan polosnya akmal bertanya )
Putri: apa sih? gw nganggap dia kaka gw ko. Dia suka bantuin gw kalo di sekolah
Akmal: lama-lama bisa suka loh

Putri:

Gw:
( dalam hati )Kok gw ngerasa gak rela kalo putri deket atau jalan sama cowo lain? Kenapa juga gw kok egois banget kayanya, itu kan hak nya putri, dan gw juga udah punya lia, terkadang gw pengen banget memiliki putri dan juga lia, tapi itu sepertinya gak mungkin
Tapi seengaknya gw tau calon pacarnya putri dan cowo yang sedang deket sama putri itu cowo yang kaya gimana, Gw rela gak rela kalau nantinya putri jadian sama si Angga ini, beneran deh rela 
Beberapa menit kemudian, angga datang. Memang beda cowo yang satu ini, memang kulitnya gak putih-putih banget, tapi keliatan cerah karena selalu dan sering dibasuh dengan air ( baca: berwudhu )
Quote:
Angga: sorry ya lama hehehe

Putri: gak apa-apa kok, daripada 2 cowo itu tuh
Gw: hah?

Akmal: pasti gw

Putri: bentar lagi filmnya mulai, nunggu di depannya aja yukk
Gw: yaudah yuk
Kami semua berjalan ke teater.. ( lupa gw nomer berapa
) Sedang berjalan, HP gw geter-geter, ada telepon ternyata. Lia !Gw: eh, temen-temen, bentar, ( muka tanpa expresi )
Selvia: kenapa lu?
Gw: ini? ( sambil menunjuk-nunjuk layar HP gw yang masih kedip-kedip )
Selvia: apa sih? Lia? mati lo

Gw: gimana nih? angkat jangan?
Selvia: angkat aja, bilang lo lagi di BIP lagi nonton

Gw: ah becanda aja nih, eh mati nih teleponnya, syukurlah

Ternyata lia nelepon untuk yang kedua kalinnya
Gw: bunyi lagi

Putri: cari tempat yang sepi ndra, terus angkat
Gw clingak-clinguk kiri kanan, cari tempat yang sepi. Dan disana ada "smoking area" . Gw langsung lari, masuk ke dalem, emang bener, gak berisik, cuma kedengeran gema dari musik aja, dan gw yakin gak bakalan kedenger oleh lia. Lalu gw angkat
Quote:
Gw: halo yank?
Lia: kemana aja sih? baru diangkat? tadi aku telepon ke rumah kamu tau
Gw: maaf yank, ni lagi bakar-bakar di rumah temen, gak jauh kok dari rumah

Lia: iya mamah kamu tadi udah bilang kok ( good job mom :* )
Gw: oh tau dari mamah. Udah sampe emangnya?
Lia: sampe apanya? macet gini yank, papah lupa kalo ini malem minggu.
Gw:aku kira udah sampe , kalo udah sampe kabarin lagi ya
Lia: iya nanti aku kabarin lagi ya. dadah
Gw: dadah ( tut ) Yeyyyy \
/Gw keluar dari smoking area kembali ke arah teman-teman gw
Selvia: ngapain lu cengar cengir gitu?

Gw: gak apa-apa

Akmal: yaudah yuk ah, pegel gw pengen duduk
Gw: yaudah yukk,

Selvia: ndra, daripada nanti pas kita lagi nonton lia nelepon lagi, mendingan lu matiin aja hp lu
Gw: iya juga ya, gimana kalo dia nanti nelepon lagi pas lagi nonton, bisa kacau

Gw sms lia pura-pura kalo HP gw lowbat, lupa gw cas. Padahal batrenya awet + masih full banget
Gak lupa juga gw sms nyokap gw kalo ada yang nelepon lagi bilang aja gw nginep di rumah tetangga gw
Lalu gw mematikan HP. Setelah beberapa lama menunggu, film akhirnya dimulai juga. Filmnya gw lupa film apaan, yang gw inget gw waktu itu nonton film gak nyaman, gak enak, gak menikmati, ada rasa bersalah gw muncul terhadap lia, karena gw bohongin dia, mungkin karena pelarian gw ke putri gagal, yang tadinya gw fikir gw bakal bareng putri, ternyata malah gw yang jadi sendirian
Pengen banget tangan gw mencet tombol ON di HP gw, sms an dengan lia. Tapi gw juga takut, kalo lia nelepon gw, gak mungkin gw buru-buru keluar cari tempat yang sepi buat angkat telepon dari dia. Gw yang awalnya mikir semuanya lancar, ternyata engga. Semua gak sama dengan apa yang gw rencanain dan gak sama dengan apa yang gw harapkan.
sormin180 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas