- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#1527
Spoiler for Part 84:
Quote:
Putri: nanti juga kamu tau sendiri ko ndra
Gw: emang tentang apa sih? setau gw dia baik kok
Putri: ya kan kamu belum kenal dia semuanya
Gw: oh gitu ya, biar waktu aja deh yang ngejawab put
Gw jadi bingung apa sebenernya yang putri tau tentang lia dan gw gak tau, atau emang cuma putri ngejelek-jelekin lia aja, soalnya yang gw tau putri, selvia dan lia itu musuhan. Dan gw gak tau semuanya tentang mereka, sedangkan mereka temenan udah sejak lama, sejak SD. Obrolan pun dilanjutkan putri, gak banyak emang, cuma bahas sekolah dia gimana, kakaknya dia disana gimana, ibunya juga. dan kadang ngebahas tentang gw dan putri pas dulu, semakin putri ngungkit-ngungkit, rasa sakit itu semakin balik lagi sedikit demi sedikit, tapi apa putri gak ngertiin gw ya, coba dulu putri gak selingkuh, dia juga gak bakalan di sakitin sama Rian yang sekarang udah jadi mantannya nya juga yang udah selingkuhin dia juga. Eh ko ane jadi curcol
#skip . Gw dan putri pun setuju, lusa esok mau datang ke rumah selvia, seengaknya buat mastiin keadaan dia gimana, kalo dia gak bisa atau gak punya temen ngobrol atau temen curhat, ke kita mungkin bisa, sahabat lamanya yang gak tau dia masih anggap atau engga, tapi buat gw sampe sekarang mereka semua masih gw anggap sahabat gw, walaupun sudah masing-masing dan berbeda kehidupan. Mereka yang sekarang gw yakin udahjauh dan jauh lebih baik daripada mereka jaman dulu, apalagi mereka yang sekarang sudah berkeluarga. Pastinya sudah menjadi ibu dan istri dari suaminya. Putri pun ingin pulang, karena katanya harus belajar, pertemuan gw dan putri pun gak lama, cuma menghabiskan segelas goyobod, putri yang sekarang udah beda, gak kaya putri yang 3 bulan lalu gw kenal, dia jauh lebih tegar, jauh lebih serius, dan jauh lebih pinter daripada gw yang tiap hari kerjaannya main bola
Gw dan putri pun naik angkot yang sama, dan putri turun di tempat yang sama seperti dulu. Rumah gw jauh banget kalo dibandingin putri. Gw pun gak lupa mengsms lia, dan lia ternyata juga baru sampe rumahnya, gw ditelepon, tapi gw masih di dalem angkot
Quote:
Gw: halo yank?
Lia: halo, ko berisik? lagi dimana? ama putri ya? jalan ya? awas kalo macem-macem
Gw: lagi diangkot, mana gak ada putri, aku lagi dijalan mau pulang
Lia: oh, kirain masih sama putri, gak ngapa-ngapain kan?
Gw: ya enggak lah, emangnya mau ngapain sih

Lia: yaudah nanti kalo udah sampe rumah kasih tau ya. dadah
Gw: dadah yank

Orang-orang di angkot :

Gw:
(
)Gw sampe rumah, gw sms lia dan gw juga menceritakan tujuan putri tadi datang ke sekolah gw, dan menceritakan juga tentang selvia, lia cuma iya iya aja, kadang hem hem aja, gak tau marah gak tau cemburu, tapi yang jelas gw udah yakinin dia gw gak ada apa-apa lagi dan udah gak ada rasa apa-apa ke selvia ataupun ke putri. Tapi ya itulah wanita, selalu saja curiga. ( wanita memang begitu ) Tapi lia sudah mengiyakan dan memperbolehkan gw, seengaknya gw gak main kucing-kucingan dan pura-pura atau berbohong kepada lia, gw mending jujur, kalo ga dibolehin juga gak apa-apa. Daripada bohong, nanti ketauan, soalnya rumah mereka deket

Hari H pun datang, setelah hari-hari gw sebagai pelajar gak ada yang perlu diceritain kayanya, karena belum saatnya
Gw udah janjian dengan putri pulang sekolah nanti, jam pelajaran gw juga sama dengan putri, sekitar pukul 1 siang gw baru pulang, setelah seharian belajar, gw langsung naik angkot dan pergi ke rumah putri, dari rumah putri nanti gw dan putri akan pergi ke rumah selvia, dan mudah-mudahan orangnya ada di rumah. Ijin dari lia sebenernya udah dapet, cuma lia tetep sellau sms, jangan ini jangan itu, awas kalo ini awas kalo itu, ya begitulah lia dulu
setelah 2 kali manaiki angkot yang berbeda gw sampai di depan jalan mau ke rumah putri, serasa dejavu, berbagai kenangan langsung terlintas, hati gw juga berasa deg-degan, apa gw masih ada rasa ya sama putri? gw pun langsung pergi ke rumahnya, ternyata putri ada di depan terasnya, masih menggunakan rok sekolahnya dengan kaos, kali ini bukan rok putih biru seperti dulu, tapi udah rok putih abu-abu. Quote:
Gw: hay put, lama ya? macet dijalan tadi
Putri: eh ndra, gak kok gak apa-apa, masuk dulu yuk
Gw: engga ah put, disini aja ya diteras
Putri: kita kan gak sekarang ke rumah selvianya, nanti agak sorean, panas gini, males gw juga jalannya
Gw: ah kamu gak bilang-bilang kalo kesananya mau sore, aku kan jadi gak buru-buru
Putri: hehehe, yaudah masuk dulu, ngopi-ngopi dulu
Gw: aku kan gak ngopi put
Putri: ya bukan kopi juga kali, apa aja deh yang didalam mau kamu sikat, sikat aja
Gw: apa ajalah

Putri: ah otaknya mesum, tuh wc aku sikat sana

Gw: hahahaha, yaudah gak apa-apa nih masuk ke dalem?
Putri: iya didalem aja, gak enak diluar ( loh ko obrolannya jadi begini ya
)Akhirnya gw dan putri masuk ke dalam rumahnya, masih sama seperti dulu, perabotannya juga masih sama, ada yang sedikit berbeda, putri punya gitar baru yang sedang tergeletak di kursinya dan juga beberapa buku pelajaran. Putri sekarang lebih banyak belajar daripada main, kata dia sih gitu. Kalaupun benar iya kaya gitu ya bagus , semuanya juga buat dia juga, dan cita-cita dia dulu juga masuk ke SMA favorit di bandung sudah terlaksana.
Quote:
Putri: mau minum apa ndra?
Gw: apa aja deh put, asalkan
Putri: pake es
Gw: itu tau hahaha
Putri: apa sih yang aku gak tau dari kamu
Gw:

Putri: yaudah bentar ya, mau sekalian mie pake cabe rawit ga? hahahah ( lalu pergi ngeloyor ke dapur )
Gw:

Suasana ini, tempat ini banyak sejarahnya, first kiss gw disini, dengan wanita yang ada disini juga. dengan wanita yang pertama kali benar-benar gw sayang juga. dan wanita yang pertama kalinya menghancurkan gw juga. Lengkap sudah semuanya ada di putri dan ada di sini, rumah putri.
Quote:
Putri: ini minumannya ndra
Gw: iya makasih ya, panas diluar hehehe

Putri: udah makan belum?
Gw: belum sih, tapi belum laper kok. eh apa kabar nenek kamu sama si mba?
Putri: mereka baik-baik aja kok, nenek ada di rumahnya, si mba juga beberapa hari kesini kok
Gw: sukur deh kalo baik-baik aja, kalo ketemu nanti salamin ya
Putri: iya, nanti kalo udah gak panas baru ke rumah selvia ya. aku juga udah sms tadi ke dia, kalo kita berdua mau main ke rumahnya
Gw: iya, eh itu gitar baru ya?
Putri: iya hehehehe, sekarang aku udah lumayan jago lohhh
Gw: hahaha bagus deh kalo udah hebat
Putri: siapa dulu yang ngajarinnya
Gw: hendraaaaa
Putri: hahhahahaha
Kehangatan bersama putri masih sama, seperti dulu. Cuma yang berbeda sekarang kita berdua jaga jarak, sebenernya gw yang jaga jarak dan jaga hati dari dia. Gw juga gak mau ngehianatin lia, dan gw juga gak mau ambil kesempatan atau ngambil hati putri lagi dengan tanpa sengaja.
Quote:
Gw: put, banyak banget buku pelajarannya
Putri: iya aku banyak tugas, lagian aku juga kan harus dapet nilai bagus ndra
Gw: karena orang tua kamu ya?
Putri: iya, kan udah tau, aku kalo nilainya bagus, pasti mereka mikir aku disini main aja
Gw: iya ngerti kok. Udah gak panas tuh, berangkat sekarang?
Putri: iya bentar lagi ya, aku ganti baju dulu
Gw: iya gak sekalian mandi?
Putri: nanti aja ah males

Gw:

Putri: gak mau ikut ke kamar?

Gw: gak mau ah

Putri: yaudah

Gw: ah putri nih mancing-mancing aja

Putri: mancing apa? mancing ikan ?

Gw:

Putri: yaudah bentar ya ndra
Gw: iya, yang lama
Putri: hahahaha
Setelah beberapa menit putri berganti pakaian, dia keluar dan gw juga bersiap-siap untuk pergi ke rumah selvia dan putri, setelah mengunci rumah, kita berdua berjalan ke arah rumah selvia, yang gak begitu jauh, jauh sih sebenernya

Quote:
Gw: emang udah dibales sama selvia kalo kita mau kesana?
Putri: udah kok, katanya iya kesana aja langsung, ditunggu sama dia
Gw: ohh, yaudah, takutnya nanti kita malah kaya orang ilang diem di depan rumahnya
Putri: hahahaha, kalo dia gak ada ya balik lagi aja kita ndra
Gw:

Akhirnya kita berdua sampai di rumah putri, rumah yang masih sama seperti dulu. Setelah beberapa lama menunggu selvia pun akhirnya keluar. ada yang berbeda dengan selvia, dia tidak seceria dulu, ada apa dengan selvia? gw terlalu lama meninggalkan mereka berdua sampe gw gak tau kejadian apa aja yang udah terjadi, dan mereka juga gak pernah cerita ke gw.
Quote:
Gw: hay vi,sehat?
Selvia: sehat ndra, kamu apa kabar?
Gw: baik, nih keliatan kan sehat walafiat

Putri: sehat sih sehat, tapi badannya tetep aja kurus gak bisa gendut-gendut

Gw: kan emang darisananya udah kaya begini

Selvia: hahaha, yaudah yuk masuk
Gw: iya vi

Putri: ( langsung ngeloyor seperti biasanya
)Selvia: udah lama banget kamu gak kesini ndra
Gw: iya sibuk, lagian kan jauh sekolah aku juga

Selvia: tapi sekolah kita kan deket
Gw: terus kenapa kamu gak main ke sekolah aku?

Selvia: ihh ngapain, cewe nyamperin cowo, ada juga kamu yang main ke sekolah aku

Gw:

Putri: mau minum apa ndra?
Gw: nanti aja put, masih kenyang
Selvia: udah put nanti aja gw yang bikin minuman nya, semangat amat hahaha

Putri:

Gw:

Selvia: eh ko pada tumben main ke rumah sih, kamu juga ndra, pasti ada apa-apa nih
Gw: gak tau tuh putri, ngajakin gw kesini
Selvia: kalian balikan lagi ya?

Gw:

Putri:

Selvia: hahahaha, balikan kan?
Putri: engga kok, hendra kan udah jadi pacarnya lia sekarang
Selvia: lia? serius ndra ama lia?
Gw: iya, kenapa emangnya?
Selvia: gak apa-apa, gak nyangka aja bisa jadian ama dia.
Gw: emang kenapa sih? kasih tau dong
Selvia: gak kenapa-kenapa sih, lia baik ko, tapi lu gak tau ama keluarganya?
Gw: tau kok, udah ketemu juga sama papah mamahnya
Putri:

Selvia:

Gw: pernah makan malem bareng juga, gw yang masakin
Putri:

Selvia:

Gw: kenapa sih mukanya pada kaya gitu

sormin180 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas