- Beranda
- Stories from the Heart
My Life @Twitter
...
TS
shabutaro
My Life @Twitter
Setelah lama malang melintang di kaskus, gw rasa saatnya gw menimbun post dengan cara menuliskan sebuah cerita di forum SFTH 
"Sebuah tweet tidak berhenti sampai dengan karakter ke-140. Ada cerita lebih di di balik itu semua. Suka, tawa, tangis dan penyesalan ada di dalamnya. Kali ini ijinkan gw untuk membagi kisah gw yang gw rangkum dalam tweet gw..."
Perkenalkan, nama gw Ardi. Kali ini, gw bakalan bercerita tentang kehidupan gw yang gw ambil dari tweet gw di twitter.

"Sebuah tweet tidak berhenti sampai dengan karakter ke-140. Ada cerita lebih di di balik itu semua. Suka, tawa, tangis dan penyesalan ada di dalamnya. Kali ini ijinkan gw untuk membagi kisah gw yang gw rangkum dalam tweet gw..."
Perkenalkan, nama gw Ardi. Kali ini, gw bakalan bercerita tentang kehidupan gw yang gw ambil dari tweet gw di twitter.
Index
Quote:
Rules
Quote:
Diubah oleh shabutaro 05-06-2014 22:24
anasabila memberi reputasi
1
4.9K
35
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
shabutaro
#31
Tweet #242
“berbie hari ini hetrik, liverpool kalah. swt”
19 September 2010 9:30 PM
19 September 2010 9:30 PM
Ini salah satu momen yg ga bisa gw lupain. September 2010, waktu dimana Manchester United menjamu Liverpool di Old Trafford dalam “Super-Sunday” di pertandingan liga premier inggris. Secara itu ditayangin di tivi lokal (waktu itu tayangan liga premier inggris tayang di tivi kabel, dan tivi kabel gw ga ada liga inggrisnya XD) maka gw tontonlah itu pertandingan…
Gw pendukung Liverpool sejak Michael Owen menjadi fenomena di piala dunia 1998 (sudah 16 tahun sampe saat ini). Dan sodara gw mendukung Manchester United sejak David Beckham menjadi populer di Inggris. Kita berdua akhirnya nobar.
Pertandingan berjalan imbang dari awal, sebelum Berbatov membuka keunggulan 1-0 lewat sundulannya. Manchester United memimpin 1-0 atas Liverpool..
…
Eh, ga lama kemudian si Berbatov mencetak gol lagi. Gua udah lupa dengan golnya gimana, tapi yg pasti gw udah pasrah Liverpool tanpa poin dari Old Trafford. Waktu itu mungkin pendukung MU udah berharap Liverpool dibantai aja di Theatre of Dreams.
Eh… tiba-tiba harapan mulai ada. Steven Gerrard, kapten Liverpool akhirnya mencetak gol pengecil ketertinggalan. Ga lama berselang, ada “diving” yg dituding sama sodara gw (meski gw bilang itu ga diving), yg melahirkan tendangan bebas untuk Liverpool. Gerrard mengambil tendangan itu, dan GOAL!!! 2-2 untuk Liverpool.
Yg gw suka dari Liverpool adalah semangatnya ketika mengejar ketertinggalan, dan ketika menyamakan kedudukan, maka mereka akan beringas memburu gol lagi. Ditekannya MU habis habisan, sampe akhirnya satu gol Berbatov menghancurkan harapan Liverpool. 3-2 untuk tuan rumah…
Abis itu gw baca timeline twitter gw; baca tulisan di L4US Kaskus, dan ternyata mereka kecewa dengan kekalahan di atas dan ‘menjuluki’ Berbatov sebagai “Berbie” (fyi, buat org yg ga tau apa itu berbie, Berbie itu boneka perempuan yg biasanya dimainin anak kecil perempuan). Betapa hinanya Berbatov sampe dijuluki Berbie. Hahahahaha
Berbie hetrik (baca: Hattrick) Liverpool kalah. Swt…
.....
Epilog:
Kalo elo pernah baca tulisan “Accidentally in Love” karya bang boni, elo bakalan sadar, bahwa pertandingan yg gw bahas di chapter ini, adalah pertandingan yang ditonton sama Bang Boni dan Ines di Old Trafford. Pertandingan dimana bang boni dikasih jam tangan sama Ines, dan pertandingan yg gw benci karena kekalahan Liverpool.
Sedikit koreksi untuk ceritanya Boni, gol terakhir itu bukan dicetak oleh pemain bernomor punggung 16 (Michael Carrick), karena waktu itu Berbatov mencetak semua golnya Manchester United. Dan gw juga maklum kenapa Ines suka sama Gerrard. Bayangin, dia bisa bawa kedudukannya jadi 2-2, lewat free-kick cantik! Lagian, Gerrard kan gelandang, bukan penyerang. Hehehehe…
0
:

kalo bisa rate 5 