- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•1Anggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#1410
Spoiler for Part 81:
Quote:
Gw: terus cowo itu? siapa?
Lia: dia..
Gw: dia siapa?
Lia: dia mantan aku, tapi cuma temen kok yank
Gw: temen ko pegangan tangan?
Lia: maafin aku, dia bilang masih sayang sama aku, tapi aku udah ga ada rasa sama dia
Gw pun hanya diam, lia juga diam. Temen-temen gw yang lain masih asik bermain di tengah lapangan, lia pun gak berani membuka pembicaraan lebih lanjut, ataupun memaksa gw berbicara. Terkadang beberapa siswa dari kelas lain memperhatikan lia, yang hanya duduk termenung, lesu menunggu gw berbicara. Suasana mulai canggung, setelah beberapa lama diam, gw pun berbicara
Quote:
Gw: yank, kamu sayang gak sih sama aku?
Lia: sayang banget
Gw: terus ko kenapa kamu kaya gitu?
Lia: iya aku yang salah, aku minta maaf, aku gak bakalan gitu lagi.
Gw: terus cowo itu?
Lia: aku bakalan jaga jarak sama dia, aku juga ga bakalan deketin cowo lain lagi, kalo temenen boleh kan yank?
Gw: ya boleh lah, temenan sama siapa juga boleh. Kapan aku ngelarang-larang kamu?
Lia: iya, maaf
aku janji ga bakalan kaya gitu lagi. Janji
( sambil tersenyum ke arah gw )Gw: emmm gimana ya..
Lia: maafin aku yank
kok gamau maafin aku sih?Gw: aku mau ko maafin kamu, tapi kalo kamu kaya gitu lagi gimana?
Lia: ga bakalan aku kaya gitu lagi, aku janji.

Gw: iya aku maafin kamu, tapi kalo kamu ngelakuin kaya gitu lagi...
Lia: kenapa?
Gw: gak apa-apa

Lia: kamu pasti putusin aku kan?
Gw: harus
Lia: iya aku ngerti ko, makanya aku gak bakalan kaya gitu lagi.
Gw: mudah-mudahan. kamu gimana bisa masuk kesini? nekat banget
Lia: ya masuk aja kaya yang lain, emang gak boleh?

Gw: ya itu kan ada satpam di depan gerbang
Lia: aku bilang ikut parkir

Gw:

Lia: masih marah gak sama aku?
Gw: enggak, cuma masih nyesek

Lia: maaf
aku gak bakalan kaya gitu-gitu lagi, Janji yank 
Gw: iya iya udah, jangan ngerengek kaya gitu, malu diliatin orang-orang

Lia: iya, makasih ya
. eh iya yank. Gw: kenapa?
Lia: kantin kamu dimana? laper

Gw: jam berapa nih, udah tutup kantinnya juga

Lia: yaudah cari makan yuk

Gw: makan ya? ( gw pun berniat iseng kepada lia )
Lia: iya, disini apa aja yang enak ?
Gw: ada tuh di depan, mie, uuhhh enak banget, mau?
Lia: mau mau
( girangnya bukan main )Gw: yaudah yukk, ( lalu gw dan lia pun berdiri dan pergi meninggalkan lapangan )
Lia: dimana? pake mobil gak?
Gw: enggak udah, jalan aja, tuh di depan sekolah. Semuanya, gw ke mas ato dulu ya ( berteriak ke teman-teman gw )
Teman-teman: OK sip !
Lia: mas ato?
Gw: iya mas ato

Lia: siapa mas ato ?
Gw: tukang mie

Lia: emang kita mau makan dimana sih?
Gw: mau apa engga nih? kalo gak mau yaudah beli goyobod aja

Lia: mau makan, laper aku dari sekolah mikirin kamu terus

Gw: ah kamu bisa aja

Mas ato, ya begitulah gw dan seisi sekolah memanggil kedai mie dan kopi yang terletak didepan sekolah gw. Sebuah warung kopi yang menyediakan mie, kopi dan bubur kacang hijaunya yang terkenal. Setelah sampai di warung mas ato.
Quote:
Gw: nih disini yank

Lia: disini? enak gak?
Gw: enak kok. mau ga makan disini?
Lia: ga ada yang lain?
Gw: ada, tapi jauh, mau?
Lia: yaudah deh disini aja . aku mie goreng ya,
Gw: iya. Mas ato, mie gorengnya 2 pake telor ya
Mas ato: ............. ( memang begitu, mas ato ini cuma mendengarkan, tanpa berbicara sedikitpun )
Beberapa menit kemudian mie pun jadi,
Mas ato: ........... ( menyimpan 2 mangkok mie di depan gw dan lia, lengkap dengan teh tawar hangat )
Gw: udah jadi nih yank

Lia: ko cepet ya

Gw: iya dong
yaudah dimakan Lia: iya, fuhhh fuuhhh fuhhh ammmmm ( makan mie )
Gw: gimana? enak?
Lia: sama aja kaya mie yang biasanya

Gw: emang sama

Akhirnya kita berdua makan mie di sebuah kedai, satu yang gw salut dari lia, selama pacaran sama gw. Dia selalu nurut dan iya iya aja kalo masalah makanan. Lia sebenernya lebih suka makan di cafe, makanan cepat saji, restaurant dan tempat-tempat yang lainnya, dia hampir gak menyentuh makanan-makanan di pinggir jalan seperti begini sekarang. Awalnya memang dia gak mau, tapi kalo udah kepepet dia akhirnya mau juga. dan makanannya habis

Quote:
Lia: ah kenyangg.
Gw: abis ?

Lia: abis

Gw: enak ya?
Lia: enak aja deh, daripada kelaperan

Gw:

Lia: yank, mamah papah nanyain kamu loh
Gw: masa? nanyain apa?

Lia: nanyain kenapa gak pernah main lagi ke rumah
Gw: bukan gak pernah, tapi mereka aja yang gak tau aku kalo aku ke rumah kamu

Lia: iya ya,
. Ampe kapan ya kita kaya gini yank?Gw: mmmmm ( jujur, pertanyaan yang sulit gw jawab )
Lia: bingung ya? aku juga bingung yank. kita kan masih sekolah ya.
Gw: iya itu dia yank, mana aku masih kelas 1, kamu kelas 2

Lia: hahahah, udah ah jangan bahas itu, yang penting aku sayang kamu, kamu sayang aku
Gw: hahahah bahasanya si ayank , romantis lah

Lia: ah bisa aja

Gw: abis ini mau kemana?
Lia: gak tau. main yuk

Gw: gak mau, ke lapangan lagi aja yuk, liat temen-teman aku main. atau kamu mau main ?
Lia: yaudah kelapangan aja, gak bisa aku main bola yank

Gw: ya itu kan ada lapangan basket juga, main basket juga bisa, masa main bola

Lia: emang boleh ya

Gw: gak tau
yaudah masuk aja dulu yuk Lia: yukk
Gw pun membayar mie yang berdua kita makan, awalnya selalu lia yang ingin membayar, tapi gw tolak, selama gw bisa bayar ya gw bayar sendiri, emang harusnya begitu kan? cowo yang bayar makanan cewenya. Tapi beda ceritanya kalo lia ngajak gw makan di restoran hotel berbintang, gw cuma bisa diem aja
. Sesampainya di lapanganQuote:
Teman-teman:

Gw:

Lia:

Gw: apa sih pada liat-liat?

Teman-teman: akur lagi ndra?

Gw: iya udah baikan

Lia: eh kalian kok tau?

Teman-teman: tau lah, orang kemaren si hendra sama kita-kita disana. kita nungguin malah ampe malem

Lia: yank yank aku malu ih
( bisik-bisik )Gw: hhahaha, gak usah malu, tenang aja yuk duduk lagi disana,
Lia: iya
Hendra kopi: ndra main gak?
Gw: gak ah, males
Hendra kopi: eh itu pacarnya hendra, siapa namanya? mau main?
Lia: gak ah, gak bisa

Gw: bisa dia main basket
Hendra kopi: oh main basket. Oi barudak, urang main basket ayeuna lah ( oi temen-temen, sekarang kita main basket aja lah )
Teman-teman: hayuuuu
Hendra kopi: tuh kan main basket, yuk main

Lia:

Gw: hahahaha

Lia: malu ah yank

Gw: ga usah malu ah, udah sana main

Lia: gak apa-apa

Gw: gak apa-apa, semua temen sekelas aku kok, lagian sebagian besar udah kenal kamu semuanya kok
Hendra kopi: udah gak apa-apa neng lia, kan ada aa hendra

Lia: hendra ?
Gw: iya dia itu namanya juga hendra

Lia: namanya sama, tapi kok yang itu item ya

Hendra kopi:

Gw:
dia hendra kopi, aku hendra susu, karena putih. Dia item makanya dipangil kopi 
Hendra kopi: udah ah hayu main
Gw: nitip ni anak perawan ya, jangan diapa-apain

Hendra kopi: emangnya mau gw apain coba

Gw: yaudah sana yank, main aja aku nonton disini

Lia: iya, ditinggal ya
Lia pun pergi ketengah lapangan, lapangan yang asalnya dipakai main bola disulap menjadi lapangan basket, karena emang aslinya lapangan basket
. Lia pun bersalaman dengan teman-teman gw yang lain, satu-satunya cewe yang ada di tengah lapangan. Mereka pun bermain, dilapangan malah penuh dengan canda tawa karena tingkah lia, teman-teman gw malah lebih memilih mengalah dibandingkan merebut bola dari lia. dan disaat lia mau melempar bola semua diam, memberikan kesempatan kepada lia, bola kadang masuk, kadang engga. kalau bola masuk, semuanya bertepuk tangan, lia malah senyam senyum sendiri di tengah lapangan.
( inget gak del kejadian ini
) Seorang wanita bermain basket di tengah lapangan gw, lengkap dengan seragam dan rok nya, penuh dengan keringat
. Saat mereka sedang asik bermain gw pun pergi membeli sebuah air mineral untuk lia nantinya. bahkan lia gak sadar kalo gw pergi, saking asiknya bermain basket
Setelah sekian lama bermain, dan tim lia ternyata kalah, dan yang kalah push-up 
Lia cuma bending ( naik turun sambil megang pinggang ) lalu tim berganti, yang kalah diganti dengan tim lain untuk giliran main. Lia pun kembali ke tempat gw duduk
Quote:
Lia: huh hah huh hah cape hahahaha

Gw: cape malah ketawa
nih minum yank ( memberikan botol air mineral yang sudah dibuka )Lia: ih si ayank, makasih ya

Gw: apa sih ah, biasa aja kali

Lia: perhatian sama aku

Gw: ya emang harusnya gitu kan
Lia: ah engga ah, aku dulu kalo main basket, cowo aku nonton doang, boro-boro beliin minum

Gw: kalo aku beliin kan

Lia: iya makanya kamu beda dari yang lain

Gw: ah si ayank bisa aja
. abis ini main lagi gak lawan yang menang?Lia: ah enggak yank, cape ah, nih liat keringetan gini
Gw: yaudah nonton aja ya, apa mau pulang?
Lia: nanti aja ah pulangnya. Bareng ama kamu ya.
Gw: yaudah kalo gitu.
Lia: temen-temen kamu asik ya. cowo semua

Gw: namanya juga STM

Lia: bagus deh, jadi matanya jarang jelalatan
Gw: kalo mau juga tinggal nongkrong kali yank di depan goyobod, banyak dari sekolahan lain

Lia: oh gitu?

Gw: engga engga, itu kan kalo aku mau
Lia: terus, ko ga nongkrong di sana cari cewe?

Gw: kan aku udah punya kamu

Lia:
( senyum-senyum doang )Hari pun mulai sore, teman-teman gw beberapa sudah ada yang pulang, gw dan lia pun memutuskan untuk pulang. Setelah berpamitan dengan yang lain yang masih bermain basket, gw dan lia menuju ke mobilnya lia. Lalu mobil pun berjalan meninggalkan gerbang sekolah menyusuri jalanan buah batu yang sedang macet-macetnya dipenuhi yang pulang kerja. Di dalam mobil
Quote:
Lia: yank, maafin aku ya
Gw: maaf apa lagi?
Lia: maaf yang kemaren
Gw: kan udah minta maaf, aku juga udah maafin, tapi nanti-nanti jangan bohong ya. gak apa-apa jalan sama cowo lain juga, selama jaga batasan aja.
Lia: iya maaf, gak bakalan aku ulangin lagi. malem minggu nanti jalan-jalan ya
Gw: kemana? jangan jauh-jauh ya
Lia : gak bakalan jauh kok

Gw: emang mau kemana?
Lia: belum tau, tapi pengen jalan-jalan, ke tempat yang sepi ke dago atas aja ya

Gw: boleh, mau ngapain disana?
Lia: ya liatin kota bandung aja dari sana.
Gw: iya deh, liat nanti aja ya.
Lia: iya
Gw dan lia lagi-lagi dipisahkan oleh perempatan tegallega
. Lia berbelok ke kanan, sedangkan gw lurus untuk disambung dengan angkot yang lain. Hubungan gw dan lia pun kembali baik-baik saja, semua salah paham, walaupun memang lia mencoba bermain api. Tapi memang dia gak berniat selingkuh dari gw. Hari-hari gw dan lia kembali seperti dulu, bahkan setelah kejadian itu, lia menjadi lebih perhatian, sms lebih sering, telepon lebih sering. Walaupun gw kadang yang lebih sibuk dibandingkan dia, karena jadwal pelajaran gw yang berbeda. Hari ini hari sabtu, malam minggu. Gw punya janji dengan lia menemani dia ke dago atas. Katanya sih mau liat pemandangan, tapi ternyata lebih dari itu. Sepulang sekolah gw pulang, mandi lalu berganti pakaian, dan pergi ke rumah lia. Tentunya gak sampe ke rumahnya, lia menunggu di pinggir jalan yang biasanya kita bertemu disana. Ya emang, gw dan lia pacaran masih backstreet. Orang tua lia entah tau entah gak tau anaknya pacaran sama gw. Setelah sampai, lia sudah menunggu di tempat biasanya dia menunggu gw. Gw turun dari angkot lalu menuju ke mobil liaQuote:
Gw: udah lama yank?
Lia: baru kok, ni sambil dandan

Gw: udah cantik ko dandan terus

Lia: ih apa sih

Gw: jalan sekarang?
Lia: iya, tapi kita ke B*P dulu ya, baru nanti kalo udah gelap baru kesana
Gw: ngapain dulu kesana?
Lia: jalan-jalan aja

Mobil dinyalakan, lalu berjalan menuju ke arah yang diinginkan lia. Penampilan lia sama aja setiap ketemu sama gw, selalu tampil cantik apa adanya, memakai celana jeans, kadang pakai rok, yang membuat lia menjadi super manis dan berbeda dari cewe lainnya adalah jika lia memakai bando ( sekarang gw liat cewe yang pakai bando udah jarang ya gan, sedikit memang, padahal itu bikin mereka jadi lebih manis, tapi kata mereka, jadi kaya anak kecil ) Setelah sampai disana, mobil diparkir, lalu gw dan lia berjalan-jalan ke dalam, sekedar berputar-putar kadang lia ingin membeli ini beli itu, tapi gw larang. Kadang saat melewati kaca yang besar, gw liat gw dan lia. Mimpi apa gw bisa dapetin cewe secantik ini. Ada juga hal unik yang dilakukan lia jika melihat kaca besar, bibirnya suka monyong-monyong
( hayoo ngaku
) Akhirnya setelah berkeliling naik turun naik turun eskalator, gw dan lia pergi ke lantai atas, lantai foodcourt, tempat bersejarah buat gw dan lia . tempat gw melihat putri pertama kalinya selingku di depan mata gw, dibantu lia waktu itu. Setelah mendapat tempat duduk dan memesan makanan.Quote:
Gw: yank, inget gak?
Lia: inget apa?
Gw: tempat ini
Lia: .... ( mukanya kaya lagi mikir )
Gw: putri
Lia: oh iya, ini kan. kamu masih inget putri ya?
Gw: engga lah sekarang, udah ga ada rasa lagi kok ( padahal )
Lia: iya disana kan waktu itu ( menunjuk sebuah tempat )
Gw: iya iya, udah ah jangan dibahas

Lia: hahahaha, yaudah makan dulu yank, udah gitu langsung ke atas ya

Gw: iya , ngebet banget sih pengen kesana, ada apa sih?
Lia: liat aja nanti

sormin180 dan yuaufchauza memberi reputasi
2
Kutip
Balas